47:1
ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَصَدُّواْ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ أَضَلَّ أَعۡمَٰلَهُمۡ ١
Orang-orang kafir dan orang-orang yang menyimpang dari agama Allah, Allah jadikan semua amal usaha mereka sia-sia.
مُحمد
Nabi Muhammad SAW · Madaniyah · 38 ayat
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Mahaluas dan kekal belas kasih-Nya kepada orang mukmin lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.
Syari’at Perang dalam Islam
ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَصَدُّواْ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ أَضَلَّ أَعۡمَٰلَهُمۡ ١
Orang-orang kafir dan orang-orang yang menyimpang dari agama Allah, Allah jadikan semua amal usaha mereka sia-sia.
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَءَامَنُواْ بِمَا نُزِّلَ عَلَىٰ مُحَمَّدٖ وَهُوَ ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّهِمۡ كَفَّرَ عَنۡهُمۡ سَيِّـَٔاتِهِمۡ وَأَصۡلَحَ بَالَهُمۡ ٢
Orang-orang yang beriman, beramal shalih, dan beriman kepada Al-Qur’an sebagai kebenaran yang turun dari Tuhan mereka, Allah akan ampuni dosa-dosa mereka, dan nasib mereka kelak di akhirat dijadikan baik.
ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ ٱتَّبَعُواْ ٱلۡبَٰطِلَ وَأَنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّبَعُواْ ٱلۡحَقَّ مِن رَّبِّهِمۡۚ كَذَٰلِكَ يَضۡرِبُ ٱللَّهُ لِلنَّاسِ أَمۡثَٰلَهُمۡ ٣
Begitulah ketetapan Allah. Sebab orang-orang kafir mengikuti kebatilan, sedangkan orang-orang mukmin mengikuti syari’at dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah memberikan perbandingan antara golongan kafir dan golongan mukmin kepada manusia.
فَإِذَا لَقِيتُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فَضَرۡبَ ٱلرِّقَابِ حَتَّىٰٓ إِذَآ أَثۡخَنتُمُوهُمۡ فَشُدُّواْ ٱلۡوَثَاقَ فَإِمَّا مَنَّۢا بَعۡدُ وَإِمَّا فِدَآءً حَتَّىٰ تَضَعَ ٱلۡحَرۡبُ أَوۡزَارَهَاۚ ذَٰلِكَۖ وَلَوۡ يَشَآءُ ٱللَّهُ لَٱنتَصَرَ مِنۡهُمۡ وَلَٰكِن لِّيَبۡلُوَاْ بَعۡضَكُم بِبَعۡضٖۗ وَٱلَّذِينَ قُتِلُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ فَلَن يُضِلَّ أَعۡمَٰلَهُمۡ ٤
Wahai orang-orang mukmin, jika kalian bertemu orang kafir di medan perang, maka pukullah tengkuknya untuk melemahkan mereka, sehingga mereka dapat kalian tangkap. Setelah perang berhenti, jika kalian suka, boleh kalian tawan, atau kalian lepaskan. Begitulah ketetapan Allah. Sekiranya Allah menghendaki orang-orang mukmin menang, niscaya mereka dimenangkan tanpa perang. Akan tetapi Allah ingin menguji sebagian orang mukmin dengan peperangan melawan orang kafir. Orang-orang mukmin yang mati dalam jihad, sesungguhnya pahala amal mereka tidak akan disia-siakan.
سَيَهۡدِيهِمۡ وَيُصۡلِحُ بَالَهُمۡ ٥
Allah akan memberikan hidayah kepada orang-orang mukmin dan urusan mereka di akhirat dijadikan baik.
وَيُدۡخِلُهُمُ ٱلۡجَنَّةَ عَرَّفَهَا لَهُمۡ ٦
Allah akan memasukkan orang-orang mukmin ke dalam surga yang pernah diperkenalkan kepada mereka di dunia.
Kaum Mukmin Pasti Menang dan Kaum Kafir Pasti Kalah
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِن تَنصُرُواْ ٱللَّهَ يَنصُرۡكُمۡ وَيُثَبِّتۡ أَقۡدَامَكُمۡ ٧
Wahai orang-orang beriman, jika kalian berjihad untuk membela Islam, niscaya Allah akan menolong kalian dan meneguhkan langkah-langkah kalian.
وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فَتَعۡسٗا لَّهُمۡ وَأَضَلَّ أَعۡمَٰلَهُمۡ ٨
Orang-orang kafir itu akan tersungkur di dalam neraka. Allah akan jadikan semua usaha mereka sia-sia.
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ كَرِهُواْ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ فَأَحۡبَطَ أَعۡمَٰلَهُمۡ ٩
Begitulah ketetapan Allah. Karena orang-orang kafir telah membenci Al-Qur’an yang Allah turunkan kepada Muhammad, maka semua amal usaha mereka menjadi sia-sia.
۞ أَفَلَمۡ يَسِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَيَنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡۖ دَمَّرَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِمۡۖ وَلِلۡكَٰفِرِينَ أَمۡثَٰلُهَا ١٠
Mengapa kaum kafir Quraisy tidak mau berkelana di muka bumi, lalu mereka memperhatikan akibat buruk perbuatan umat-umat kafir sebelum mereka? Allah telah menghancur binasakan mereka. Orang-orang kafir itu akan menerima nasib buruk semacam itu.
ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ مَوۡلَى ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَأَنَّ ٱلۡكَٰفِرِينَ لَا مَوۡلَىٰ لَهُمۡ ١١
Begitulah ketetapan Allah. Allah menjadi pelindung orang-orang mukmin, sedangkan orang-orang kafir sama sekali tidak mempunyai pelindung.
إِنَّ ٱللَّهَ يُدۡخِلُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ يَتَمَتَّعُونَ وَيَأۡكُلُونَ كَمَا تَأۡكُلُ ٱلۡأَنۡعَٰمُ وَٱلنَّارُ مَثۡوٗى لَّهُمۡ ١٢
Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan beramal shalih ke dalam surga-surga, yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Orang-orang kafir ketika di dunia mendapatkan kesenangan dan makanan sama halnya hewan-hewan ternak. Tempat tinggal mereka di akhirat adalah neraka.
وَكَأَيِّن مِّن قَرۡيَةٍ هِيَ أَشَدُّ قُوَّةٗ مِّن قَرۡيَتِكَ ٱلَّتِيٓ أَخۡرَجَتۡكَ أَهۡلَكۡنَٰهُمۡ فَلَا نَاصِرَ لَهُمۡ ١٣
Wahai Muhammad, amat banyak negeri yang lebih kuat daripada negeri Makkah yang telah mengusirmu dari Makkah. Penduduk negeri-negeri itu telah Kami binasakan. Tidak seorang pun dapat memberi pertolongan kepada penduduk negeri-negeri itu.
أَفَمَن كَانَ عَلَىٰ بَيِّنَةٖ مِّن رَّبِّهِۦ كَمَن زُيِّنَ لَهُۥ سُوٓءُ عَمَلِهِۦ وَٱتَّبَعُوٓاْ أَهۡوَآءَهُم ١٤
Apakah orang yang mengikuti syari’at Tuhannya sama dengan orang yang menganggap perbuatan-perbuatan dosanya sebagai amal baik, karena mereka mengikuti hawa nafsunya?
مَّثَلُ ٱلۡجَنَّةِ ٱلَّتِي وُعِدَ ٱلۡمُتَّقُونَۖ فِيهَآ أَنۡهَٰرٞ مِّن مَّآءٍ غَيۡرِ ءَاسِنٖ وَأَنۡهَٰرٞ مِّن لَّبَنٖ لَّمۡ يَتَغَيَّرۡ طَعۡمُهُۥ وَأَنۡهَٰرٞ مِّنۡ خَمۡرٖ لَّذَّةٖ لِّلشَّٰرِبِينَ وَأَنۡهَٰرٞ مِّنۡ عَسَلٖ مُّصَفّٗىۖ وَلَهُمۡ فِيهَا مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ وَمَغۡفِرَةٞ مِّن رَّبِّهِمۡۖ كَمَنۡ هُوَ خَٰلِدٞ فِي ٱلنَّارِ وَسُقُواْ مَآءً حَمِيمٗا فَقَطَّعَ أَمۡعَآءَهُمۡ ١٥
Apakah surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang taat kepada Allah dan bertauhid sama dengan neraka yang menjadi tempat tinggal kekal bagi orang-orang kafir? Di dalam surga mengalir sungai-sungai. Sungai di surga airnya tidak berubah. Sungai di surga mengalirkan susu yang rasanya tidak berubah. Sungai di surga juga mengalirkan khamr yang lezat bagi orang-orang yang meminumnya. Sungai di surga juga mengalirkan madu yang murni. Penghuni surga mendapatkan setiap macam buah-buahan, dan ampunan dari Tuhan mereka. Sedangkan orang-orang kafir kekal di dalam neraka. Penghuni neraka dihidangi air mendidih yang mencabik-cabik usus di dalam perut mereka.
وَمِنۡهُم مَّن يَسۡتَمِعُ إِلَيۡكَ حَتَّىٰٓ إِذَا خَرَجُواْ مِنۡ عِندِكَ قَالُواْ لِلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ مَاذَا قَالَ ءَانِفًاۚ أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ طَبَعَ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمۡ وَٱتَّبَعُوٓاْ أَهۡوَآءَهُمۡ ١٦
Wahai Muhammad, sebagian kaum munafik Madinah ada yang mendengarkan kamu membaca Al-Qur'an. Ketika mereka pergi meninggalkan kamu, mereka bertanya kepada ulama Yahudi dan Nasrani: "Apa sebenarnya yang dibaca oleh Muhammad itu?" Kaum munafik Madinah adalah orang-orang yang telah Allah kunci mati hati mereka karena kekafirannya. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya sendiri.
وَٱلَّذِينَ ٱهۡتَدَوۡاْ زَادَهُمۡ هُدٗى وَءَاتَىٰهُمۡ تَقۡوَىٰهُمۡ ١٧
Orang-orang yang diberi hidayah oleh Allah, mereka mendapatkan tambahan pemahaman agama terus menerus. Allah memberikan semangat kepada orang-orang mukmin untuk taat kepada Allah dan bertauhid.
فَهَلۡ يَنظُرُونَ إِلَّا ٱلسَّاعَةَ أَن تَأۡتِيَهُم بَغۡتَةٗۖ فَقَدۡ جَآءَ أَشۡرَاطُهَاۚ فَأَنَّىٰ لَهُمۡ إِذَا جَآءَتۡهُمۡ ذِكۡرَىٰهُمۡ ١٨
Apakah kaum munafik Madinah menantikan adzab yang datang dengan tiba-tiba kepada mereka? Sungguh tanda-tanda adzab itu telah datang. Karena itu, bagaimana nasib kaum munafik Madinah ketika adzab itu benar-benar datang kepada mereka?
فَٱعۡلَمۡ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَٱسۡتَغۡفِرۡ لِذَنۢبِكَ وَلِلۡمُؤۡمِنِينَ وَٱلۡمُؤۡمِنَٰتِۗ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ مُتَقَلَّبَكُمۡ وَمَثۡوَىٰكُمۡ ١٩
Wahai Muhammad, ketahuilah bahwa tidak ada tuhan yang patut disembah selain Allah. Mohonlah ampun kepada Allah atas dosamu sendiri dan dosa orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Allah mengetahui tempat kembali dan tempat tinggal kalian di akhirat kelak.
وَيَقُولُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَوۡلَا نُزِّلَتۡ سُورَةٞۖ فَإِذَآ أُنزِلَتۡ سُورَةٞ مُّحۡكَمَةٞ وَذُكِرَ فِيهَا ٱلۡقِتَالُ رَأَيۡتَ ٱلَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٞ يَنظُرُونَ إِلَيۡكَ نَظَرَ ٱلۡمَغۡشِيِّ عَلَيۡهِ مِنَ ٱلۡمَوۡتِۖ فَأَوۡلَىٰ لَهُمۡ ٢٠
Orang-orang mukmin Madinah berkata: “Alangkah baiknya sekiranya diturunkan sebuah surah Al-Qur’an yang jelas tentang perintah perang.” Wahai Muhammad, ketika surah Al-Qur’an yang jelas tentang perintah perang diturunkan, kamu saksikan orang-orang munafik itu memandang kamu dengan kebingungan karena takut mati. Seharusnya yang lebih patut mereka lakukan
طَاعَةٞ وَقَوۡلٞ مَّعۡرُوفٞۚ فَإِذَا عَزَمَ ٱلۡأَمۡرُ فَلَوۡ صَدَقُواْ ٱللَّهَ لَكَانَ خَيۡرٗا لَّهُمۡ ٢١
adalah taat dan menyambut secara baik perkara yang telah diperintahkan oleh Allah. Bila orang-orang itu jujur kepada Allah, niscaya menaati perintah perang itu lebih baik bagi mereka.
فَهَلۡ عَسَيۡتُمۡ إِن تَوَلَّيۡتُمۡ أَن تُفۡسِدُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَتُقَطِّعُوٓاْ أَرۡحَامَكُمۡ ٢٢
Wahai kaum munafik, jika kalian menjauhkan diri dari agama Allah, tentulah kalian akan melakukan kedurhakaan kepada Allah di muka bumi dan memutuskan hubungan silaturahim.
أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ لَعَنَهُمُ ٱللَّهُ فَأَصَمَّهُمۡ وَأَعۡمَىٰٓ أَبۡصَٰرَهُمۡ ٢٣
Orang-orang munafik adalah orang-orang yang dilaknat Allah. Karena itu Allah jadikan mereka itu tuli dan buta hatinya untuk memahami kebenaran agama Allah.
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ ٱلۡقُرۡءَانَ أَمۡ عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقۡفَالُهَآ ٢٤
Mengapa orang-orang munafik tidak mau memperhatikan Al-Qur’an itu dengan saksama? Ataukah memang hati mereka telah tertutup oleh setan?
إِنَّ ٱلَّذِينَ ٱرۡتَدُّواْ عَلَىٰٓ أَدۡبَٰرِهِم مِّنۢ بَعۡدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ ٱلۡهُدَى ٱلشَّيۡطَٰنُ سَوَّلَ لَهُمۡ وَأَمۡلَىٰ لَهُمۡ ٢٥
Sungguh orang-orang yang keluar dari Islam setelah mereka mendapati bukti kebenaran yang jelas, setanlah yang menguasai mereka. Setan membisikkan kesesatan kepada mereka.
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَالُواْ لِلَّذِينَ كَرِهُواْ مَا نَزَّلَ ٱللَّهُ سَنُطِيعُكُمۡ فِي بَعۡضِ ٱلۡأَمۡرِۖ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ إِسۡرَارَهُمۡ ٢٦
Begitulah ketetapan Allah. Orang-orang munafik berkata kepada kaum Yahudi dan Nasrani yang tidak menyukai Al-Qur’an yang telah Allah turunkan kepada Muhammad: “Sungguh kami mau menaati ajakan kalian yang menyalahi ketentuan Allah.” Allah mengetahui rahasia hati orang-orang munafik.
فَكَيۡفَ إِذَا تَوَفَّتۡهُمُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ يَضۡرِبُونَ وُجُوهَهُمۡ وَأَدۡبَٰرَهُمۡ ٢٧
Bagaimanakah nasib kaum munafik ketika malaikat mencabut nyawa mereka? Malaikat memukul wajah-wajah mereka dan pantat-pantat mereka.
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمُ ٱتَّبَعُواْ مَآ أَسۡخَطَ ٱللَّهَ وَكَرِهُواْ رِضۡوَٰنَهُۥ فَأَحۡبَطَ أَعۡمَٰلَهُمۡ ٢٨
Begitulah ketetapan Allah. Orang-orang munafik mengikuti jalan yang dimurkai Allah. Mereka membenci jalan yang diridhai Allah. Karena itu Allah jadikan semua hasil usaha mereka sia-sia.
أَمۡ حَسِبَ ٱلَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌ أَن لَّن يُخۡرِجَ ٱللَّهُ أَضۡغَٰنَهُمۡ ٢٩
Apakah orang-orang munafik itu mengira bahwa Allah tidak akan menampakkan kepada orang-orang mukmin kedengkian yang mereka rahasiakan dalam hati mereka?
وَلَوۡ نَشَآءُ لَأَرَيۡنَٰكَهُمۡ فَلَعَرَفۡتَهُم بِسِيمَٰهُمۡۚ وَلَتَعۡرِفَنَّهُمۡ فِي لَحۡنِ ٱلۡقَوۡلِۚ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ أَعۡمَٰلَكُمۡ ٣٠
Wahai Muhammad, sekiranya Kami mau, rahasia dalam hati orang-orang munafik pasti Kami perlihatkan kepadamu. Tetapi kamu dapat mengetahui dari tanda-tanda yang ada pada mereka. Kamu dapat mengetahui dari nada bicara mereka. Allah mengetahui apa saja yang kalian perbuat.
وَلَنَبۡلُوَنَّكُمۡ حَتَّىٰ نَعۡلَمَ ٱلۡمُجَٰهِدِينَ مِنكُمۡ وَٱلصَّٰبِرِينَ وَنَبۡلُوَاْ أَخۡبَارَكُمۡ ٣١
Wahai orang-orang beriman, Kami akan menguji kalian, sehingga dapat Kami buktikan siapa di antara kalian yang mau berjihad dan bersabar menghadapi musuh Allah. Kami akan menampakkan keadaan yang sebenarnya dari kalian semua.
إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَصَدُّواْ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ وَشَآقُّواْ ٱلرَّسُولَ مِنۢ بَعۡدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ ٱلۡهُدَىٰ لَن يَضُرُّواْ ٱللَّهَ شَيۡـٔٗا وَسَيُحۡبِطُ أَعۡمَٰلَهُمۡ ٣٢
Orang-orang kafir dan orang-orang munafik serta mereka yang menentang perintah Rasul setelah datang kepada mereka bukti kebenaran kerasulannya, mereka tidak dapat merugikan Allah sedikit pun. Allah akan menjadikan semua hasil usaha mereka sia-sia di akhirat kelak.
۞ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُواْ ٱلرَّسُولَ وَلَا تُبۡطِلُوٓاْ أَعۡمَٰلَكُمۡ ٣٣
Wahai orang-orang beriman, taatlah kepada Allah, taatlah kepada Rasul, dan janganlah kalian menjadikan hasil usaha kalian sia-sia di akhirat kelak.
إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَصَدُّواْ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ثُمَّ مَاتُواْ وَهُمۡ كُفَّارٞ فَلَن يَغۡفِرَ ٱللَّهُ لَهُمۡ ٣٤
Orang-orang kafir, orang-orang munafik dan orang-orang yang mati dalam keadaan kafir, sungguh Allah tidak akan mengampuni dosa-dosa mereka sedikit pun.
فَلَا تَهِنُواْ وَتَدۡعُوٓاْ إِلَى ٱلسَّلۡمِ وَأَنتُمُ ٱلۡأَعۡلَوۡنَ وَٱللَّهُ مَعَكُمۡ وَلَن يَتِرَكُمۡ أَعۡمَٰلَكُمۡ ٣٥
Wahai orang-orang mukmin, janganlah kalian merasa lemah menghadapi musuh Allah, dan kalian jangan minta damai kepada musuh, karena kalian lebih mulia dan Allah bersama kalian. Allah tidak akan menjadikan hasil usaha kalian sia-sia di akhirat.
إِنَّمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا لَعِبٞ وَلَهۡوٞۚ وَإِن تُؤۡمِنُواْ وَتَتَّقُواْ يُؤۡتِكُمۡ أُجُورَكُمۡ وَلَا يَسۡـَٔلۡكُمۡ أَمۡوَٰلَكُمۡ ٣٦
Kehidupan dunia ini bagi orang-orang kafir hanyalah untuk bersenang-senang dan hiburan. Wahai manusia, jika kalian benar-benar beriman dan taat kepada Allah, maka Allah akan memberikan pahala kepada kalian. Allah tidak akan meminta harta kalian sedikit pun.
إِن يَسۡـَٔلۡكُمُوهَا فَيُحۡفِكُمۡ تَبۡخَلُواْ وَيُخۡرِجۡ أَضۡغَٰنَكُمۡ ٣٧
Sekiranya Allah meminta harta kalian, maka Allah akan terus menuntut kalian untuk memberikan harta itu, sehingga kalian menjadi bakhil. Allah akan menampakkan kebencian kalian untuk berderma.
هَٰٓأَنتُمۡ هَٰٓؤُلَآءِ تُدۡعَوۡنَ لِتُنفِقُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ فَمِنكُم مَّن يَبۡخَلُۖ وَمَن يَبۡخَلۡ فَإِنَّمَا يَبۡخَلُ عَن نَّفۡسِهِۦۚ وَٱللَّهُ ٱلۡغَنِيُّ وَأَنتُمُ ٱلۡفُقَرَآءُۚ وَإِن تَتَوَلَّوۡاْ يَسۡتَبۡدِلۡ قَوۡمًا غَيۡرَكُمۡ ثُمَّ لَا يَكُونُوٓاْ أَمۡثَٰلَكُم ٣٨
Wahai orang-orang mukmin, kalian diseru untuk mendermakan harta untuk membela Islam. Di antara kalian ada yang bakhil. Siapa saja yang bakhil, sesungguhnya ia bakhil kepada dirinya sendiri. Allah Mahakaya, sedangkan kalian adalah orang-orang yang fakir. Jika kalian menyimpang dari syari’at Allah, maka Allah akan mengganti kalian dengan kaum lain yang lebih baik. Kemudian kaum itu tidak durhaka seperti kalian.