البَقَرَة

Al-Baqarah

Sapi Betina · Madaniyah · 286 ayat

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Dengan nama Allah Yang Mahaluas dan kekal belas kasih-Nya kepada orang mukmin lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.

Ciri-Ciri Orang Mukmin

2:1

الٓمٓ ١

Alif Laam Miim.

2:2

ذَٰلِكَ ٱلۡكِتَٰبُ لَا رَيۡبَۛ فِيهِۛ هُدٗى لِّلۡمُتَّقِينَ ٢

Itulah Al-Qur’an yang tidak diragukan kebenarannya datang dari Allah, menjadi petunjuk bagi orang-orang yang taat kepada Allah dan bertauhid,

2:3

ٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡغَيۡبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقۡنَٰهُمۡ يُنفِقُونَ ٣

yaitu orang-orang yang beriman kepada yang ghaib, melaksanakan shalat, dan mengeluarkan zakat dari harta yang Kami karuniakan kepada mereka,

2:4

وَٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبۡلِكَ وَبِٱلۡأٓخِرَةِ هُمۡ يُوقِنُونَ ٤

dan orang-orang yang beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepada Muhammad dan kitab-kitab yang diturunkan kepada rasul-rasul sebelum Muhammad, serta mereka meyakini adanya hari akhirat.

2:5

أُوْلَٰٓئِكَ عَلَىٰ هُدٗى مِّن رَّبِّهِمۡۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ ٥

Mereka itulah orang-orang yang mengikuti Islam, agama yang datang dari Tuhannya; dan mereka itulah orang-orang yang beruntung di akhirat.

Ciri-Ciri Orang Kafir

2:6

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ سَوَآءٌ عَلَيۡهِمۡ ءَأَنذَرۡتَهُمۡ أَمۡ لَمۡ تُنذِرۡهُمۡ لَا يُؤۡمِنُونَ ٦

Wahai Muhammad, sesungguhnya orang-orang kafir selalu mengingkari keesaan Allah dan kerasulanmu. Bagi mereka sama saja, engkau ancam dengan adzab akhirat atau tidak kamu ancam, mereka tetap tidak akan beriman.

2:7

خَتَمَ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمۡ وَعَلَىٰ سَمۡعِهِمۡۖ وَعَلَىٰٓ أَبۡصَٰرِهِمۡ غِشَٰوَةٞۖ وَلَهُمۡ عَذَابٌ عَظِيمٞ ٧

Karena kekafiran mereka, maka Allah jadikan hati, pendengaran, dan penglihatan mereka tertutup untuk memahami kebenaran Islam. Kelak di akhirat, mereka mendapatkan adzab yang sangat berat.

Ciri Orang Munafik

2:8

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ وَبِٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِ وَمَا هُم بِمُؤۡمِنِينَ ٨

Ada manusia yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan hari akhirat,” padahal sebenarnya hati mereka sama sekali tidak beriman.

2:9

يُخَٰدِعُونَ ٱللَّهَ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَمَا يَخۡدَعُونَ إِلَّآ أَنفُسَهُمۡ وَمَا يَشۡعُرُونَ ٩

Dengan perkataan itu, orang-orang munafik telah mendurhakai Allah dan mengelabui orang-orang beriman, namun mereka tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya hanya mengelabui dirinya sendiri.

2:10

فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٞ فَزَادَهُمُ ٱللَّهُ مَرَضٗاۖ وَلَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمُۢ بِمَا كَانُواْ يَكۡذِبُونَ ١٠

Hati orang-orang munafik dipenuhi kebimbangan terhadap kebenaran Islam. Kemudian Allah tunjukkan fakta kebenaran Islam untuk menghilangkan kebimbangan mereka, tetapi mereka bertambah dengki kepada kaum mukmin. Kelak di akhirat, orang-orang munafik mendapatkan adzab yang sangat pedih disebabkan mereka telah memberikan pengakuan dusta.

2:11

وَإِذَا قِيلَ لَهُمۡ لَا تُفۡسِدُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ قَالُوٓاْ إِنَّمَا نَحۡنُ مُصۡلِحُونَ ١١

Apabila orang mukmin berkata kepada orang-orang munafik: “Janganlah kalian menyesatkan manusia di muka bumi dengan cara menimbulkan keraguan kepada Islam,” mereka menjawab: “Sesungguhnya kami justru mengajak manusia berbuat kebaikan.”

2:12

أَلَآ إِنَّهُمۡ هُمُ ٱلۡمُفۡسِدُونَ وَلَٰكِن لَّا يَشۡعُرُونَ ١٢

Wahai Muhammad, ketahuilah bahwa orang-orang munafik itu sebenarnya adalah orang-orang yang melakukan perbuatan menyesatkan manusia di muka bumi, tetapi mereka tidak menyadari.

2:13

وَإِذَا قِيلَ لَهُمۡ ءَامِنُواْ كَمَآ ءَامَنَ ٱلنَّاسُ قَالُوٓاْ أَنُؤۡمِنُ كَمَآ ءَامَنَ ٱلسُّفَهَآءُۗ أَلَآ إِنَّهُمۡ هُمُ ٱلسُّفَهَآءُ وَلَٰكِن لَّا يَعۡلَمُونَ ١٣

Apabila orang mukmin berkata kepada orang-orang munafik: “Berimanlah kalian kepada Muhammad sebagaimana para shahabat Nabi beriman,” mereka menjawab: “Patutkah kami beriman kepada Muhammad seperti orang-orang dungu itu beriman?” Wahai Muhammad, ketahuilah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang dungu, tetapi mereka tidak menyadari.

2:14

وَإِذَا لَقُواْ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ قَالُوٓاْ ءَامَنَّا وَإِذَا خَلَوۡاْ إِلَىٰ شَيَٰطِينِهِمۡ قَالُوٓاْ إِنَّا مَعَكُمۡ إِنَّمَا نَحۡنُ مُسۡتَهۡزِءُونَ ١٤

Apabila orang-orang munafik bertemu dengan orang-orang mukmin, mereka berkata: “Kami telah beriman kepada Muhammad.” Akan tetapi, bila orang-orang munafik itu berkumpul bersama kelompok sesat, mereka berkata: “Sesungguhnya kami tetap kafir bersama kalian, kami hanya mengolok-olok orang-orang mukmin.”

2:15

ٱللَّهُ يَسۡتَهۡزِئُ بِهِمۡ وَيَمُدُّهُمۡ فِي طُغۡيَٰنِهِمۡ يَعۡمَهُونَ ١٥

Allah pasti menghukum kaum munafik yang mengolok-olok kaum mukmin. Allah membiarkan pikiran kaum munafik kacau, dan hati mereka bingung karena mereka mengikuti kekafiran.

2:16

أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ ٱشۡتَرَوُاْ ٱلضَّلَٰلَةَ بِٱلۡهُدَىٰ فَمَا رَبِحَت تِّجَٰرَتُهُمۡ وَمَا كَانُواْ مُهۡتَدِينَ ١٦

Orang-orang munafik itu lebih memilih kekafiran daripada mengikuti Islam. Maka dengan pilihannya itu, orang-orang munafik tidak akan beruntung dan tidak akan memperoleh hidayah Islam.

2:17

مَثَلُهُمۡ كَمَثَلِ ٱلَّذِي ٱسۡتَوۡقَدَ نَارٗا فَلَمَّآ أَضَآءَتۡ مَا حَوۡلَهُۥ ذَهَبَ ٱللَّهُ بِنُورِهِمۡ وَتَرَكَهُمۡ فِي ظُلُمَٰتٖ لَّا يُبۡصِرُونَ ١٧

Keadaan orang-orang munafik itu bagaikan orang yang menyalakan api. Ketika nyala api itu menerangi sekitarnya, tiba-tiba Allah matikan api yang menerangi mereka, dan membiarkan orang-orang munafik dalam kegelapan, sehingga mereka tidak dapat melihat.

2:18

صُمُّۢ بُكۡمٌ عُمۡيٞ فَهُمۡ لَا يَرۡجِعُونَ ١٨

Orang-orang munafik itu bagaikan orang tuli, bisu, dan buta; sehingga mereka tidak dapat melepaskan diri dari kekafiran.

2:19

أَوۡ كَصَيِّبٖ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ فِيهِ ظُلُمَٰتٞ وَرَعۡدٞ وَبَرۡقٞ يَجۡعَلُونَ أَصَٰبِعَهُمۡ فِيٓ ءَاذَانِهِم مِّنَ ٱلصَّوَٰعِقِ حَذَرَ ٱلۡمَوۡتِۚ وَٱللَّهُ مُحِيطُۢ بِٱلۡكَٰفِرِينَ ١٩

Atau mereka laksana orang yang tertimpa hujan lebat yang turun dari langit, suasananya gelap gulita, guntur bergemuruh, dan petir berkilatan. Orang-orang munafik itu menyumbat telinga-telinga mereka dengan jari-jarinya, karena takut mati disambar petir. Allah tidak akan membiarkan orang-orang kafir terbebas dari adzab-Nya.

2:20

يَكَادُ ٱلۡبَرۡقُ يَخۡطَفُ أَبۡصَٰرَهُمۡۖ كُلَّمَآ أَضَآءَ لَهُم مَّشَوۡاْ فِيهِ وَإِذَآ أَظۡلَمَ عَلَيۡهِمۡ قَامُواْۚ وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ لَذَهَبَ بِسَمۡعِهِمۡ وَأَبۡصَٰرِهِمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ ٢٠

Nyaris kilat menyambar penglihatan orang-orang munafik itu. Setiap kali kilat menyinari mereka, mereka pun berjalan. Akan tetapi apabila cahaya kilat itu hilang, mereka berhenti. Sekiranya Allah menghendaki untuk mengadzab orang-orang munafik di dunia ini, niscaya Allah dapat menjadikan mereka benar-benar tuli dan buta. Sungguh Allah Mahakuasa berbuat apa saja.

Perintah Mengesakan Allah

2:21

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱعۡبُدُواْ رَبَّكُمُ ٱلَّذِي خَلَقَكُمۡ وَٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ ٢١

Wahai manusia, taatlah kalian kepada Tuhan kalian yang telah menciptakan kalian dan orang-orang yang ada sebelum kalian, supaya kalian selamat dari siksa-Nya di akhirat.

2:22

ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُمُ ٱلۡأَرۡضَ فِرَٰشٗا وَٱلسَّمَآءَ بِنَآءٗ وَأَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءٗ فَأَخۡرَجَ بِهِۦ مِنَ ٱلثَّمَرَٰتِ رِزۡقٗا لَّكُمۡۖ فَلَا تَجۡعَلُواْ لِلَّهِ أَندَادٗا وَأَنتُمۡ تَعۡلَمُونَ ٢٢

Allah lah yang telah menciptakan bumi yang terhampar dan langit yang terangkat tinggi untuk kalian. Allah menurunkan air hujan dari langit, lalu dengan air hujan itu Allah menumbuhkan buah-buahan sebagai makanan bagi kalian. Wahai manusia, karena itu janganlah kalian mengatakan bahwa Allah mempunyai sekutu dalam mengurus makhluk-Nya, padahal kalian mengetahui kesesatan anggapan itu.

Tantangan terhadap Orang yang Meragukan Kebenaran Al-Qur’an

2:23

وَإِن كُنتُمۡ فِي رَيۡبٖ مِّمَّا نَزَّلۡنَا عَلَىٰ عَبۡدِنَا فَأۡتُواْ بِسُورَةٖ مِّن مِّثۡلِهِۦ وَٱدۡعُواْ شُهَدَآءَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ٢٣

Wahai kaum kafir Quraisy, jika kalian tetap bimbang terhadap Al-Qur’an yang Kami turunkan kepada Muhammad, buatlah satu surat saja seperti itu. Minta tolonglah kepada tuhan-tuhan kalian selain Allah, jika memang benar dugaan kalian.

2:24

فَإِن لَّمۡ تَفۡعَلُواْ وَلَن تَفۡعَلُواْ فَٱتَّقُواْ ٱلنَّارَ ٱلَّتِي وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلۡحِجَارَةُۖ أُعِدَّتۡ لِلۡكَٰفِرِينَ ٢٤

Wahai kaum kafir Quraisy, sekiranya kalian belum dapat melakukan hal itu, dan kalian tidak akan pernah dapat melakukannya, maka takutlah kalian kepada api neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan berhala-berhala yang kalian sembah. Neraka itu disediakan bagi orang-orang kafir.

Janji Allah kepada Orang Mukmin

2:25

وَبَشِّرِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أَنَّ لَهُمۡ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُۖ كُلَّمَا رُزِقُواْ مِنۡهَا مِن ثَمَرَةٖ رِّزۡقٗا قَالُواْ هَٰذَا ٱلَّذِي رُزِقۡنَا مِن قَبۡلُۖ وَأُتُواْ بِهِۦ مُتَشَٰبِهٗاۖ وَلَهُمۡ فِيهَآ أَزۡوَٰجٞ مُّطَهَّرَةٞۖ وَهُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ ٢٥

Wahai Muhammad, gembirakanlah orang-orang yang beriman dan beramal shalih. Sesungguhnya orang-orang mukmin kelak di akhirat mendapatkan surga-surga. Di bawah surga itu mengalir sungai-sungai. Setiap kali orang-orang mukmin dikaruniai makanan dari buah-buahan surga, mereka berkata: “Ini adalah makanan yang pernah dijanjikan kepada kami di dunia dahulu.” Mereka pun diberi makanan yang serupa dengan itu. Orang-orang mukmin mendapatkan istri-istri yang suci, mereka kekal di dalam surga.

Hikmah Perumpamaan dalam Al-Qur’an

2:26

۞ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَسۡتَحۡيِۦٓ أَن يَضۡرِبَ مَثَلٗا مَّا بَعُوضَةٗ فَمَا فَوۡقَهَاۚ فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ فَيَعۡلَمُونَ أَنَّهُ ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّهِمۡۖ وَأَمَّا ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فَيَقُولُونَ مَاذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِهَٰذَا مَثَلٗاۘ يُضِلُّ بِهِۦ كَثِيرٗا وَيَهۡدِي بِهِۦ كَثِيرٗاۚ وَمَا يُضِلُّ بِهِۦٓ إِلَّا ٱلۡفَٰسِقِينَ ٢٦

Sungguh Allah tidak malu membuat perumpamaan berupa seekor nyamuk atau hewan yang lebih kecil daripada itu. Orang-orang beriman meyakini bahwa perumpamaan itu benar datang dari Tuhan mereka. Adapun orang-orang kafir akan berkata: “Apa yang dikehendaki oleh Allah dengan memberikan perumpamaan semacam ini?” Banyak manusia menjadi sesat karena tidak memahami makna perumpamaan ini. Sebaliknya, banyak pula manusia yang mendapat hidayah karena perumpamaan itu. Hanya orang-orang fasiklah yang salah dalam memahami makna perumpamaan itu.

2:27

ٱلَّذِينَ يَنقُضُونَ عَهۡدَ ٱللَّهِ مِنۢ بَعۡدِ مِيثَٰقِهِۦ وَيَقۡطَعُونَ مَآ أَمَرَ ٱللَّهُ بِهِۦٓ أَن يُوصَلَ وَيُفۡسِدُونَ فِي ٱلۡأَرۡضِۚ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡخَٰسِرُونَ ٢٧

Orang-orang fasik adalah orang-orang yang melanggar perintah Allah yang telah diberikan kepada mereka, yang memutuskan hubungan kerabat yang Allah perintahkan untuk dipelihara, dan yang mengajak berbuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang jauh dari rahmat Allah.

Bukti-Bukti Kekuasaan Allah

2:28

كَيۡفَ تَكۡفُرُونَ بِٱللَّهِ وَكُنتُمۡ أَمۡوَٰتٗا فَأَحۡيَٰكُمۡۖ ثُمَّ يُمِيتُكُمۡ ثُمَّ يُحۡيِيكُمۡ ثُمَّ إِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ ٢٨

Wahai manusia, mengapa kalian ingkar kepada Allah? Padahal semula kalian tidak ada, lalu Allah ciptakan kalian bernyawa. Kemudian Allah mematikan kalian, lalu menghidupkan kalian kembali. Kemudian kalian akan dikembalikan kepada-Nya.

2:29

هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَ لَكُم مَّا فِي ٱلۡأَرۡضِ جَمِيعٗا ثُمَّ ٱسۡتَوَىٰٓ إِلَى ٱلسَّمَآءِ فَسَوَّىٰهُنَّ سَبۡعَ سَمَٰوَٰتٖۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٞ ٢٩

Allah lah yang menciptakan segala yang ada di bumi untuk kepentingan kalian. Kemudian Allah naik ke atas, lalu menciptakan tujuh langit dengan sempurna. Allah Maha Mengetahui apa saja.

Penempatan Manusia di Muka Bumi

2:30

وَإِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلَٰٓئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٞ فِي ٱلۡأَرۡضِ خَلِيفَةٗۖ قَالُوٓاْ أَتَجۡعَلُ فِيهَا مَن يُفۡسِدُ فِيهَا وَيَسۡفِكُ ٱلدِّمَآءَ وَنَحۡنُ نُسَبِّحُ بِحَمۡدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَۖ قَالَ إِنِّيٓ أَعۡلَمُ مَا لَا تَعۡلَمُونَ ٣٠

Wahai Muhammad, ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sungguh Aku akan menciptakan manusia sebagai pengelola di muka bumi.” Para malaikat berkata: “Apakah Engkau akan menciptakan makhluk yang akan melakukan kerusakan dan menumpahkan darah di muka bumi? Padahal kami selalu taat kepada-Mu dengan memuji-Mu dan memuliakan-Mu.” Firman-Nya: “Wahai malaikat, Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui.”

2:31

وَعَلَّمَ ءَادَمَ ٱلۡأَسۡمَآءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمۡ عَلَى ٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ فَقَالَ أَنۢبِـُٔونِي بِأَسۡمَآءِ هَٰٓؤُلَآءِ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ٣١

Allah telah mengajarkan semua nama benda kepada Adam. Kemudian Allah tunjukkan benda-benda itu kepada malaikat, lalu firman-Nya: “Wahai malaikat, sebutkanlah nama-nama benda ini kepada-Ku, jika tuduhan kalian kepada manusia itu benar.”

2:32

قَالُواْ سُبۡحَٰنَكَ لَا عِلۡمَ لَنَآ إِلَّا مَا عَلَّمۡتَنَآۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡعَلِيمُ ٱلۡحَكِيمُ ٣٢

Para malaikat menjawab: “Engkau Mahasuci dari segala kekurangan, kami tidak mengetahui apa pun, kecuali yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Sungguh Engkau benar-benar Maha Mengetahui lagi Mahabenar dalam memutuskan perkara.”

2:33

قَالَ يَٰٓـَٔادَمُ أَنۢبِئۡهُم بِأَسۡمَآئِهِمۡۖ فَلَمَّآ أَنۢبَأَهُم بِأَسۡمَآئِهِمۡ قَالَ أَلَمۡ أَقُل لَّكُمۡ إِنِّيٓ أَعۡلَمُ غَيۡبَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَأَعۡلَمُ مَا تُبۡدُونَ وَمَا كُنتُمۡ تَكۡتُمُونَ ٣٣

Allah berfirman: “Wahai Adam, beritahukanlah nama-nama benda itu kepada para malaikat.” Ketika Adam memberitahukan nama-nama benda itu kepada para malaikat, Allah berfirman: “Wahai malaikat, bukankah Aku telah berkata kepada kalian, sesungguhnya Aku mengetahui semua yang ghaib di langit dan di bumi. Aku mengetahui ketaatan yang kalian tampakkan dan keinginan yang kalian sembunyikan di dalam hati.”

2:34

وَإِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلَٰٓئِكَةِ ٱسۡجُدُواْ لِأٓدَمَ فَسَجَدُوٓاْ إِلَّآ إِبۡلِيسَ أَبَىٰ وَٱسۡتَكۡبَرَ وَكَانَ مِنَ ٱلۡكَٰفِرِينَ ٣٤

Wahai Muhammad, ingatlah ketika Kami berfirman kepada para malaikat dan jin: “Sujudlah kalian kepada Adam.” Para malaikat pun bersujud, tetapi iblis dari golongan jin tidak mau bersujud. Iblis benci kepada Adam dan bersikap congkak kepada Allah. Iblis termasuk golongan kafir.

2:35

وَقُلۡنَا يَٰٓـَٔادَمُ ٱسۡكُنۡ أَنتَ وَزَوۡجُكَ ٱلۡجَنَّةَ وَكُلَا مِنۡهَا رَغَدًا حَيۡثُ شِئۡتُمَا وَلَا تَقۡرَبَا هَٰذِهِ ٱلشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ ٣٥

Kami berfirman: “Wahai Adam, tinggallah kamu bersama istrimu di surga, makanlah sesukamu makanan yang ada di surga. Tetapi kamu berdua jangan mendekati pohon ini. Jika kamu berdua mendekatinya, niscaya kamu berdua termasuk golongan orang sesat.”

2:36

فَأَزَلَّهُمَا ٱلشَّيۡطَٰنُ عَنۡهَا فَأَخۡرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيهِۖ وَقُلۡنَا ٱهۡبِطُواْ بَعۡضُكُمۡ لِبَعۡضٍ عَدُوّٞۖ وَلَكُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ مُسۡتَقَرّٞ وَمَتَٰعٌ إِلَىٰ حِينٖ ٣٦

Kemudian setan menggoda Adam dan istrinya secara licik, sehingga mereka terpedaya. Kemudian Allah keluarkan Adam dan istrinya dari surga, tempat semula mereka berada. Kami berfirman kepada mereka: “Wahai Adam, Hawa, dan setan, turunlah kalian dari surga ini. Wahai manusia dan setan, kalian satu sama lain menjadi musuh. Kalian akan tinggal di bumi untuk sementara, dan kalian mendapatkan kesenangan di dunia untuk sementara waktu.”

2:37

فَتَلَقَّىٰٓ ءَادَمُ مِن رَّبِّهِۦ كَلِمَٰتٖ فَتَابَ عَلَيۡهِۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ ٣٧

Adam kemudian menerima beberapa perintah dari Tuhannya, lalu Tuhan menerima taubatnya. Sungguh Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.

2:38

قُلۡنَا ٱهۡبِطُواْ مِنۡهَا جَمِيعٗاۖ فَإِمَّا يَأۡتِيَنَّكُم مِّنِّي هُدٗى فَمَن تَبِعَ هُدَايَ فَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ ٣٨

Kami berfirman kepada manusia dan setan: “Turunlah kalian semua dari surga ini. Apabila kelak datang petunjuk dari-Ku kepada kalian, maka siapa saja yang mengikuti petunjuk-Ku, mereka tidak akan merasa takut menghadapi siksa akhirat dan tidak merasa sedih kehilangan kesenangan dunia.”

2:39

وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَكَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَآ أُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلنَّارِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ ٣٩

Adapun orang-orang yang mengingkari dan mendustakan Muhammad Rasul Allah dan Al-Qur’an, mereka kelak adalah penghuni neraka, dan mereka kekal di dalamnya.

Peringatan kepada Bani Israil

2:40

يَٰبَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتِيَ ٱلَّتِيٓ أَنۡعَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ وَأَوۡفُواْ بِعَهۡدِيٓ أُوفِ بِعَهۡدِكُمۡ وَإِيَّٰيَ فَٱرۡهَبُونِ ٤٠

Wahai Bani Israil, ingatlah nikmat-nikmat yang telah Aku berikan kepada kalian di padang pasir Tih. Maka penuhilah janji kalian untuk beriman kepada Muhammad Rasul-Ku, niscaya Aku berikan pahala kepada kalian. Dan hanya kepada-Ku lah kalian harus takut berbuat dosa.

2:41

وَءَامِنُواْ بِمَآ أَنزَلۡتُ مُصَدِّقٗا لِّمَا مَعَكُمۡ وَلَا تَكُونُوٓاْ أَوَّلَ كَافِرِۭ بِهِۦۖ وَلَا تَشۡتَرُواْ بِـَٔايَٰتِي ثَمَنٗا قَلِيلٗا وَإِيَّٰيَ فَٱتَّقُونِ ٤١

Wahai Bani Israil, berimanlah kalian kepada Al-Qur’an yang telah Aku turunkan, yang membenarkan Taurat dan Injil yang ada pada kalian. Janganlah kalian menjadi orang-orang yang pertama kafir kepada Al-Qur’an. Janganlah kalian menukar pahala keimanan kepada Muhammad dengan kesenangan dunia yang sedikit. Dan hendaklah kalian taat hanya kepada-Ku.

2:42

وَلَا تَلۡبِسُواْ ٱلۡحَقَّ بِٱلۡبَٰطِلِ وَتَكۡتُمُواْ ٱلۡحَقَّ وَأَنتُمۡ تَعۡلَمُونَ ٤٢

Wahai Bani Israil, janganlah kalian mengubah kebenaran Taurat dan Injil dengan mencampurkan perkataan dusta ke dalam kitab-kitab Allah itu. Janganlah kalian menyembunyikan kebenaran kenabian Muhammad, padahal kalian mengetahui dosa pemalsuan itu.

2:43

وَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُواْ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱرۡكَعُواْ مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ ٤٣

Wahai Bani Israil, laksanakanlah shalat dan keluarkanlah zakat. Taatlah kalian bersama orang-orang yang taat melaksanakan shalat dan mengeluarkan zakat.

2:44

۞ أَتَأۡمُرُونَ ٱلنَّاسَ بِٱلۡبِرِّ وَتَنسَوۡنَ أَنفُسَكُمۡ وَأَنتُمۡ تَتۡلُونَ ٱلۡكِتَٰبَۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ ٤٤

Wahai Bani Israil, patutkah kalian menyuruh manusia beriman kepada Muhammad, sementara kalian sendiri tidak beriman kepadanya? Padahal kalian telah membaca Taurat dan Injil. Apakah kalian tidak mau memikirkan bahwa tindakan kalian itu sangat bodoh?

2:45

وَٱسۡتَعِينُواْ بِٱلصَّبۡرِ وَٱلصَّلَوٰةِۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى ٱلۡخَٰشِعِينَ ٤٥

Wahai Bani Israil, jadikanlah sabar dan shalat sebagai cara untuk membantu diri kalian menghadapi ujian dari Allah. Sesungguhnya shalat itu amat berat untuk dilaksanakan, kecuali oleh orang yang ikhlas melaksanakannya.

2:46

ٱلَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُم مُّلَٰقُواْ رَبِّهِمۡ وَأَنَّهُمۡ إِلَيۡهِ رَٰجِعُونَ ٤٦

Orang-orang yang ikhlas itu meyakini bahwa diri mereka pasti akan menemui ajal yang ditentukan oleh Tuhan mereka. Mereka yakin akan kembali ke negeri akhirat yang telah ditetapkan oleh Tuhan mereka.

2:47

يَٰبَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتِيَ ٱلَّتِيٓ أَنۡعَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ وَأَنِّي فَضَّلۡتُكُمۡ عَلَى ٱلۡعَٰلَمِينَ ٤٧

Wahai Bani Israil, ingatlah nikmat-nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepada kalian di padang pasir Tih. Sungguh Aku akan memberikan pahala kepada kalian lebih dari manusia lain di muka bumi, jika kalian beriman kepada Muhammad.

2:48

وَٱتَّقُواْ يَوۡمٗا لَّا تَجۡزِي نَفۡسٌ عَن نَّفۡسٖ شَيۡـٔٗا وَلَا يُقۡبَلُ مِنۡهَا شَفَٰعَةٞ وَلَا يُؤۡخَذُ مِنۡهَا عَدۡلٞ وَلَا هُمۡ يُنصَرُونَ ٤٨

Wahai Bani Israil, takutlah kalian menghadapi hari pengadilan di akhirat. Pada hari akhirat itu tidak ada seorang pun dapat menolong orang lain, dan tidak akan diterima sedikit pun pertolongan orang lain kepadanya. Tidak akan ada tebusan bagi diri orang yang berdosa, dan mereka pun tidak akan ditolong oleh Allah.

2:49

وَإِذۡ نَجَّيۡنَٰكُم مِّنۡ ءَالِ فِرۡعَوۡنَ يَسُومُونَكُمۡ سُوٓءَ ٱلۡعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبۡنَآءَكُمۡ وَيَسۡتَحۡيُونَ نِسَآءَكُمۡۚ وَفِي ذَٰلِكُم بَلَآءٞ مِّن رَّبِّكُمۡ عَظِيمٞ ٤٩

Wahai Bani Israil, ingatlah ketika Kami selamatkan kalian dari penindasan kejam kaum Fir’aun; mereka menyiksa kalian dengan siksaan yang sangat berat. Mereka menyembelih anak-anak lelaki kalian dan membiarkan hidup anak-anak perempuan kalian. Peristiwa itu merupakan ujian berat dari Tuhan kalian Yang Mahaagung.

2:50

وَإِذۡ فَرَقۡنَا بِكُمُ ٱلۡبَحۡرَ فَأَنجَيۡنَٰكُمۡ وَأَغۡرَقۡنَآ ءَالَ فِرۡعَوۡنَ وَأَنتُمۡ تَنظُرُونَ ٥٠

Wahai Bani Israil, ingatlah ketika Kami membelah laut menjadi jalan yang dapat kalian lalui. Kemudian Kami selamatkan kalian dan Kami tenggelamkan kaum Fir’aun. Kalian menyaksikan sendiri kejadian itu.

2:51

وَإِذۡ وَٰعَدۡنَا مُوسَىٰٓ أَرۡبَعِينَ لَيۡلَةٗ ثُمَّ ٱتَّخَذۡتُمُ ٱلۡعِجۡلَ مِنۢ بَعۡدِهِۦ وَأَنتُمۡ ظَٰلِمُونَ ٥١

Wahai Bani Israil, ingatlah ketika Kami memerintahkan kepada Musa supaya bermunajat selama 40 malam; lalu sepeninggal Musa kalian membuat patung anak sapi untuk disembah. Sungguh kalian telah melakukan perbuatan syirik.

2:52

ثُمَّ عَفَوۡنَا عَنكُم مِّنۢ بَعۡدِ ذَٰلِكَ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ ٥٢

Setelah kejadian itu, Kami maafkan kalian, supaya kalian mau menaati-Ku.

2:53

وَإِذۡ ءَاتَيۡنَا مُوسَى ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡفُرۡقَانَ لَعَلَّكُمۡ تَهۡتَدُونَ ٥٣

Wahai Bani Israil, ingatlah ketika Kami berikan Taurat dan syari’at kepada Musa untuk membedakan antara yang hak dan yang batil, sehingga kalian memperoleh petunjuk untuk memahami kebenaran ajaran Musa.

2:54

وَإِذۡ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوۡمِهِۦ يَٰقَوۡمِ إِنَّكُمۡ ظَلَمۡتُمۡ أَنفُسَكُم بِٱتِّخَاذِكُمُ ٱلۡعِجۡلَ فَتُوبُوٓاْ إِلَىٰ بَارِئِكُمۡ فَٱقۡتُلُوٓاْ أَنفُسَكُمۡ ذَٰلِكُمۡ خَيۡرٞ لَّكُمۡ عِندَ بَارِئِكُمۡ فَتَابَ عَلَيۡكُمۡۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ ٥٤

Wahai Bani Israil, ingatlah ketika Musa berkata kepada kalian: “Wahai kaumku, kalian sungguh-sungguh telah menzhalimi diri kalian sendiri, karena telah menjadikan patung anak sapi sebagai tuhan yang kalian sembah. Maka bertaubatlah kalian kepada Tuhan yang telah menciptakan kalian. Bunuhlah golongan kalian yang menyembah patung anak sapi itu. Membunuh kaum musyrik itu lebih baik bagi kalian dalam pandangan Tuhan yang telah menciptakan kalian, lalu Allah menerima taubat kalian. Sungguh Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.”

2:55

وَإِذۡ قُلۡتُمۡ يَٰمُوسَىٰ لَن نُّؤۡمِنَ لَكَ حَتَّىٰ نَرَى ٱللَّهَ جَهۡرَةٗ فَأَخَذَتۡكُمُ ٱلصَّٰعِقَةُ وَأَنتُمۡ تَنظُرُونَ ٥٥

Wahai Bani Israil, ingatlah ketika kalian berkata: “Wahai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sampai kami dapat melihat Allah dengan jelas.” Kemudian sebagian dari kalian disambar petir, dan sebagian lainnya menyaksikan kejadian itu.

2:56

ثُمَّ بَعَثۡنَٰكُم مِّنۢ بَعۡدِ مَوۡتِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ ٥٦

Kemudian Kami hidupkan kalian yang telah mati itu, supaya kalian taat kepada-Ku.

2:57

وَظَلَّلۡنَا عَلَيۡكُمُ ٱلۡغَمَامَ وَأَنزَلۡنَا عَلَيۡكُمُ ٱلۡمَنَّ وَٱلسَّلۡوَىٰۖ كُلُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقۡنَٰكُمۡۚ وَمَا ظَلَمُونَا وَلَٰكِن كَانُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ يَظۡلِمُونَ ٥٧

Wahai Bani Israil, Kami berikan naungan awan kepada kalian, dan Kami turunkan makanan Manna dan Salwa kepada kalian ketika kalian berada di padang Tih. Makanlah makanan yang halal yang dikaruniakan kepada kalian. Orang-orang yang menyembah patung anak sapi itu tidaklah merugikan Kami sedikit pun, tetapi merekalah yang merugikan diri mereka sendiri.

2:58

وَإِذۡ قُلۡنَا ٱدۡخُلُواْ هَٰذِهِ ٱلۡقَرۡيَةَ فَكُلُواْ مِنۡهَا حَيۡثُ شِئۡتُمۡ رَغَدٗا وَٱدۡخُلُواْ ٱلۡبَابَ سُجَّدٗا وَقُولُواْ حِطَّةٞ نَّغۡفِرۡ لَكُمۡ خَطَٰيَٰكُمۡۚ وَسَنَزِيدُ ٱلۡمُحۡسِنِينَ ٥٨

Wahai Bani Israil, ingatlah ketika Kami berfirman kepada kalian: “Masuklah kalian ke negeri Palestin. Makanlah dengan senang makanan yang ada di negeri itu sesuka kalian. Masuklah kalian melalui pintu gerbangnya dengan bersujud seraya mengucapkan: ‘Kami mohon ampun kepada Allah.’ Kami pasti mengampuni kesalahan-kesalahan kalian, dan menambah pahala kepada orang-orang yang bertaubat dan taat.”

2:59

فَبَدَّلَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ قَوۡلًا غَيۡرَ ٱلَّذِي قِيلَ لَهُمۡ فَأَنزَلۡنَا عَلَى ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ رِجۡزٗا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ بِمَا كَانُواْ يَفۡسُقُونَ ٥٩

Terbukti kaum Bani Israil menyalahi perintah bersujud dan mohon ampun kepada Allah ketika memasuki Palestin, mereka justru berkata buruk dan berbuat dosa. Sebab itu, Kami turunkan adzab dari langit kepada Bani Israil yang zhalim itu, karena dosa-dosa mereka sebelumnya.

2:60

۞ وَإِذِ ٱسۡتَسۡقَىٰ مُوسَىٰ لِقَوۡمِهِۦ فَقُلۡنَا ٱضۡرِب بِّعَصَاكَ ٱلۡحَجَرَۖ فَٱنفَجَرَتۡ مِنۡهُ ٱثۡنَتَا عَشۡرَةَ عَيۡنٗاۖ قَدۡ عَلِمَ كُلُّ أُنَاسٖ مَّشۡرَبَهُمۡۖ كُلُواْ وَٱشۡرَبُواْ مِن رِّزۡقِ ٱللَّهِ وَلَا تَعۡثَوۡاْ فِي ٱلۡأَرۡضِ مُفۡسِدِينَ ٦٠

Wahai Bani Israil, ingatlah ketika Musa memohon kepada Allah untuk memberikan minuman bagi kaumnya. Kemudian Kami perintahkan kepada Musa: “Pukulkanlah tongkatmu ke batu yang ada di hadapanmu!” Kemudian memancarlah dari batu itu dua belas mata air. Tiap-tiap suku Bani Israil mengetahui tempat minum mereka. Kami berfirman kepada Bani Israil: “Makanlah dan minumlah dari sebagian rezeki Allah. Janganlah kalian melakukan perbuatan-perbuatan dosa di muka bumi.”

Pembalasan terhadap Sikap dan Perbuatan Bani Israil

2:61

وَإِذۡ قُلۡتُمۡ يَٰمُوسَىٰ لَن نَّصۡبِرَ عَلَىٰ طَعَامٖ وَٰحِدٖ فَٱدۡعُ لَنَا رَبَّكَ يُخۡرِجۡ لَنَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلۡأَرۡضُ مِنۢ بَقۡلِهَا وَقِثَّآئِهَا وَفُومِهَا وَعَدَسِهَا وَبَصَلِهَاۖ قَالَ أَتَسۡتَبۡدِلُونَ ٱلَّذِي هُوَ أَدۡنَىٰ بِٱلَّذِي هُوَ خَيۡرٌۚ ٱهۡبِطُواْ مِصۡرٗا فَإِنَّ لَكُم مَّا سَأَلۡتُمۡۗ وَضُرِبَتۡ عَلَيۡهِمُ ٱلذِّلَّةُ وَٱلۡمَسۡكَنَةُ وَبَآءُو بِغَضَبٖ مِّنَ ٱللَّهِۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ كَانُواْ يَكۡفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَيَقۡتُلُونَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ بِغَيۡرِ ٱلۡحَقِّۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَواْ وَّكَانُواْ يَعۡتَدُونَ ٦١

Wahai Bani Israil, ingatlah ketika kalian berkata: “Wahai Musa, kami tidak akan bersabar menerima satu macam makanan. Karena itu, mohonlah kepada Tuhanmu makanan lain untuk kami, agar Tuhan memberikan kepada kami sebagian dari tanaman yang tumbuh di bumi, sayur-mayur, buah-buahan, bawang putih, kacang, dan bawang merah.” Allah berfirman kepada Bani Israil: “Apakah kalian mengambil yang lebih jelek mutunya dengan meninggalkan yang lebih baik? Masuklah kalian ke negeri Palestin, kalian akan memperoleh makanan yang kalian minta itu.” Lalu Allah timpakan kehinaan dan kemiskinan kepada Bani Israil. Mereka patut mendapatkan kemurkaan dari Allah, disebabkan Bani Israil telah kafir kepada nabi-nabi Allah, dan membunuh beberapa nabi dengan dalih yang tidak benar. Allah murka karena mereka mengingkari perintah Allah. Sejak dahulu Bani Israil sudah biasa berbuat dosa berlebih-lebihan.

Pahala untuk Orang Beriman

2:62

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَٱلَّذِينَ هَادُواْ وَٱلنَّصَٰرَىٰ وَٱلصَّٰبِـِٔينَ مَنۡ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِ وَعَمِلَ صَٰلِحٗا فَلَهُمۡ أَجۡرُهُمۡ عِندَ رَبِّهِمۡ وَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ ٦٢

Orang-orang yang beriman kepada para nabi sebelum Muhammad, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Shabiin, lalu mereka beriman kepada Muhammad, mengesakan Allah, dan beriman kepada hari akhirat, serta melaksanakan amal-amal shalih yang diajarkan Islam, mereka akan mendapatkan pahala di sisi Tuhan mereka. Mereka tidak akan merasa takut menghadapi hari akhirat, dan tidak sedih kehilangan kesenangan dunia.

Bani Israil Melanggar Janji Lalu Dihukum

2:63

وَإِذۡ أَخَذۡنَا مِيثَٰقَكُمۡ وَرَفَعۡنَا فَوۡقَكُمُ ٱلطُّورَ خُذُواْ مَآ ءَاتَيۡنَٰكُم بِقُوَّةٖ وَٱذۡكُرُواْ مَا فِيهِ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ ٦٣

Wahai Bani Israil, ingatlah tatkala Kami menerima janji kalian untuk melaksanakan perintah-perintah Taurat, dan Kami mengangkat gunung Tursina di atas kalian sebagai saksi, Kami berfirman kepada kalian: “Patuhilah dengan sungguh-sungguh perintah-perintah yang telah Kami berikan kepada kalian. Ingatlah semua isi perintah itu, niscaya kalian akan selamat dari siksa-Nya di akhirat.”

2:64

ثُمَّ تَوَلَّيۡتُم مِّنۢ بَعۡدِ ذَٰلِكَۖ فَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ وَرَحۡمَتُهُۥ لَكُنتُم مِّنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ ٦٤

Wahai Bani Israil, ternyata di kemudian hari kalian melanggar perjanjian itu. Sekiranya bukan karena rahmat Allah dan kasih sayang-Nya kepada kalian, niscaya kalian menjadi golongan yang rugi karena tertimpa adzab.

2:65

وَلَقَدۡ عَلِمۡتُمُ ٱلَّذِينَ ٱعۡتَدَوۡاْ مِنكُمۡ فِي ٱلسَّبۡتِ فَقُلۡنَا لَهُمۡ كُونُواْ قِرَدَةً خَٰسِـِٔينَ ٦٥

Wahai Bani Israil, kalian benar-benar mengetahui adanya sebagian orang di antara kalian yang berbuat durhaka pada hari Sabtu. Kemudian Kami berfirman kepada mereka: “Jadilah kalian manusia yang bernasib buruk dan berakhlak rendah laksana kera.”

2:66

فَجَعَلۡنَٰهَا نَكَٰلٗا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيۡهَا وَمَا خَلۡفَهَا وَمَوۡعِظَةٗ لِّلۡمُتَّقِينَ ٦٦

Kami jadikan peristiwa itu sebagai pelajaran bagi manusia pada masa itu dan pada masa berikutnya. Juga Kami jadikan peristiwa itu sebagai nasehat bagi orang-orang yang taat kepada Allah dan bertauhid.

Kisah Penyembelihan Sapi Betina

2:67

وَإِذۡ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوۡمِهِۦٓ إِنَّ ٱللَّهَ يَأۡمُرُكُمۡ أَن تَذۡبَحُواْ بَقَرَةٗۖ قَالُوٓاْ أَتَتَّخِذُنَا هُزُوٗاۖ قَالَ أَعُوذُ بِٱللَّهِ أَنۡ أَكُونَ مِنَ ٱلۡجَٰهِلِينَ ٦٧

Wahai Bani Israil, ingatlah ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Sungguh Allah menyuruh kalian untuk menyembelih seekor sapi betina.” Akan tetapi, mereka menyahut: “Wahai Musa, apakah engkau hanya ingin mengejek kami?” Musa berkata: “Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi golongan yang bodoh karena mengatas-namakan omonganku sendiri kepada Allah.”

2:68

قَالُواْ ٱدۡعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّن لَّنَا مَا هِيَۚ قَالَ إِنَّهُۥ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٞ لَّا فَارِضٞ وَلَا بِكۡرٌ عَوَانُۢ بَيۡنَ ذَٰلِكَۖ فَٱفۡعَلُواْ مَا تُؤۡمَرُونَ ٦٨

Bani Israil berkata: “Wahai Musa, mohonlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Allah menjelaskan kepada kami apa ciri-ciri sapi betina yang dimaksud.” Musa berkata: “Tuhan berfirman bahwa sapi betina itu adalah seekor sapi yang tidak tua dan tidak pula muda, tetapi umurnya tengah-tengah. Karena itu, lakukanlah penyembelihan sapi yang diperintahkan kepada kalian.”

2:69

قَالُواْ ٱدۡعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّن لَّنَا مَا لَوۡنُهَاۚ قَالَ إِنَّهُۥ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٞ صَفۡرَآءُ فَاقِعٞ لَّوۡنُهَا تَسُرُّ ٱلنَّٰظِرِينَ ٦٩

Bani Israil berkata: “Wahai Musa, mohonlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Allah menjelaskan kepada kami warna sapi betina itu.” Musa berkata: “Allah berfirman bahwa sapi itu berwarna kuning emas. Warnanya menarik bagi orang-orang yang melihat.”

2:70

قَالُواْ ٱدۡعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّن لَّنَا مَا هِيَ إِنَّ ٱلۡبَقَرَ تَشَٰبَهَ عَلَيۡنَا وَإِنَّآ إِن شَآءَ ٱللَّهُ لَمُهۡتَدُونَ ٧٠

Bani Israil berkata: “Wahai Musa, mohonlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Allah menjelaskan kepada kami ciri khusus sapi betina itu. Sapi betina yang dimaksud masih tidak jelas bagi kami. Insya Allah kami akan mendapatkan petunjuk.”

2:71

قَالَ إِنَّهُۥ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٞ لَّا ذَلُولٞ تُثِيرُ ٱلۡأَرۡضَ وَلَا تَسۡقِي ٱلۡحَرۡثَ مُسَلَّمَةٞ لَّا شِيَةَ فِيهَاۚ قَالُواْ ٱلۡـَٰٔنَ جِئۡتَ بِٱلۡحَقِّۚ فَذَبَحُوهَا وَمَا كَادُواْ يَفۡعَلُونَ ٧١

Musa berkata: “Allah berfirman bahwa sapi betina yang dimaksud tidak pernah digunakan untuk membajak sawah, mengairi sawah, dan tidak ada cacatnya.” Bani Israil berkata: “Wahai Musa, engkau sekarang telah memberikan keterangan yang jelas tentang sapi betina itu.” Bani Israil lalu menyembelih sapi betina yang dimaksud. Akan tetapi nyaris mereka tidak mau melaksanakannya.

2:72

وَإِذۡ قَتَلۡتُمۡ نَفۡسٗا فَٱدَّٰرَٰءۡتُمۡ فِيهَاۖ وَٱللَّهُ مُخۡرِجٞ مَّا كُنتُمۡ تَكۡتُمُونَ ٧٢

Wahai Bani Israil, ingatlah ketika sebagian dari kalian membunuh seseorang, lalu karena pembunuhan itu, kalian saling menuduh. Kemudian Allah mengungkapkan pelaku pembunuhan yang kalian rahasiakan sebelumnya.

2:73

فَقُلۡنَا ٱضۡرِبُوهُ بِبَعۡضِهَاۚ كَذَٰلِكَ يُحۡيِ ٱللَّهُ ٱلۡمَوۡتَىٰ وَيُرِيكُمۡ ءَايَٰتِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ ٧٣

Kami berfirman kepada Musa: “Pukulkanlah sebagian daging sapi yang kalian sembelih itu kepada mayat orang yang terbunuh itu.” Begitulah Allah menghidupkan orang yang telah mati dan menunjukkan tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada kalian, supaya kalian mau memikirkan kebenaran kenabian Musa.

2:74

ثُمَّ قَسَتۡ قُلُوبُكُم مِّنۢ بَعۡدِ ذَٰلِكَ فَهِيَ كَٱلۡحِجَارَةِ أَوۡ أَشَدُّ قَسۡوَةٗۚ وَإِنَّ مِنَ ٱلۡحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنۡهُ ٱلۡأَنۡهَٰرُۚ وَإِنَّ مِنۡهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخۡرُجُ مِنۡهُ ٱلۡمَآءُۚ وَإِنَّ مِنۡهَا لَمَا يَهۡبِطُ مِنۡ خَشۡيَةِ ٱللَّهِۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعۡمَلُونَ ٧٤

Wahai Bani Israil, ternyata hati kalian kemudian menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras daripada batu. Padahal di antara batu-batu itu ada yang menjadi mata air sungai, dan ada pula yang terbelah, lalu mengeluarkan air. Ada pula batu yang jatuh dari bukit-bukit karena takut kepada Allah. Allah sama sekali tidak lengah mencatat perbuatan-perbuatan kalian.

Jangan Berharap Orang Yahudi Masuk Islam

2:75

۞ أَفَتَطۡمَعُونَ أَن يُؤۡمِنُواْ لَكُمۡ وَقَدۡ كَانَ فَرِيقٞ مِّنۡهُمۡ يَسۡمَعُونَ كَلَٰمَ ٱللَّهِ ثُمَّ يُحَرِّفُونَهُۥ مِنۢ بَعۡدِ مَا عَقَلُوهُ وَهُمۡ يَعۡلَمُونَ ٧٥

Wahai kaum muslim, apakah kalian masih mengharapkan kaum Yahudi akan beriman bersama kalian? Sebelum Muhammad datang, sebagian kaum Yahudi telah mendengarkan firman Allah tentang kenabian Muhammad dalam Taurat. Kemudian mereka mengubah ayat-ayat Taurat itu, padahal mereka mengetahui bahwa ayat-ayat itu benar.

2:76

وَإِذَا لَقُواْ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ قَالُوٓاْ ءَامَنَّا وَإِذَا خَلَا بَعۡضُهُمۡ إِلَىٰ بَعۡضٖ قَالُوٓاْ أَتُحَدِّثُونَهُم بِمَا فَتَحَ ٱللَّهُ عَلَيۡكُمۡ لِيُحَآجُّوكُم بِهِۦ عِندَ رَبِّكُمۡۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ ٧٦

Ketika kaum Yahudi bertemu dengan orang-orang mukmin, mereka berkata: “Kami beriman kepada Al-Qur’an dan Muhammad.” Akan tetapi, ketika kaum Yahudi berkumpul sesama mereka, orang Yahudi yang tidak bertemu dengan orang-orang mukmin berkata kepada yang bertemu: “Apakah kalian bercerita kepada sahabat-sabahat Muhammad tentang ayat-ayat Taurat yang telah Allah turunkan kepada kalian yang menyebut kenabian Muhammad, sehingga orang-orang mukmin dapat membantah kalian dengan ayat-ayat Taurat? Apakah kalian tidak memikirkan akibat buruknya?”

2:77

أَوَلَا يَعۡلَمُونَ أَنَّ ٱللَّهَ يَعۡلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعۡلِنُونَ ٧٧

Apakah kaum Yahudi menyadari bahwa Allah mengetahui perkara yang mereka rahasiakan dan yang mereka nyatakan secara terang-terangan?

2:78

وَمِنۡهُمۡ أُمِّيُّونَ لَا يَعۡلَمُونَ ٱلۡكِتَٰبَ إِلَّآ أَمَانِيَّ وَإِنۡ هُمۡ إِلَّا يَظُنُّونَ ٧٨

Di antara kaum Yahudi ada yang tidak tahu agama. Mereka tidak memahami isi Taurat dan hanya sekadar bisa membaca. Mereka melaksanakan agamanya hanya mengikuti ajaran sesat para pendeta, karena mereka tidak memahami isi Taurat yang sebenarnya.

2:79

فَوَيۡلٞ لِّلَّذِينَ يَكۡتُبُونَ ٱلۡكِتَٰبَ بِأَيۡدِيهِمۡ ثُمَّ يَقُولُونَ هَٰذَا مِنۡ عِندِ ٱللَّهِ لِيَشۡتَرُواْ بِهِۦ ثَمَنٗا قَلِيلٗاۖ فَوَيۡلٞ لَّهُم مِّمَّا كَتَبَتۡ أَيۡدِيهِمۡ وَوَيۡلٞ لَّهُم مِّمَّا يَكۡسِبُونَ ٧٩

Celakalah pendeta-pendeta Yahudi yang menulis kitab-kitab agama sesuai kehendak mereka sendiri, kemudian mereka mengatakan: “Kitab ini dari sisi Allah.” Mereka melakukan hal itu untuk mendapatkan kesenangan dunia yang sedikit. Celakalah orang-orang yang menulis kitab-kitab agama sesuai kehendak mereka sendiri. Dan celakalah mereka yang memalsukan agama Allah.

2:80

وَقَالُواْ لَن تَمَسَّنَا ٱلنَّارُ إِلَّآ أَيَّامٗا مَّعۡدُودَةٗۚ قُلۡ أَتَّخَذۡتُمۡ عِندَ ٱللَّهِ عَهۡدٗا فَلَن يُخۡلِفَ ٱللَّهُ عَهۡدَهُۥٓۖ أَمۡ تَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ مَا لَا تَعۡلَمُونَ ٨٠

Kaum Yahudi berkata: “Api neraka akan menyentuh kami hanya beberapa hari saja.” Wahai Muhammad, katakanlah: “Apakah kalian telah mendapatkan janji seperti itu dari Allah? Jika benar, Allah sama sekali tidak akan pernah menyalahi janji-Nya. Ataukah kalian berkata dusta atas nama Allah dalam hal yang kalian sama sekali tidak tahu kebenarannya?”

2:81

بَلَىٰۚ مَن كَسَبَ سَيِّئَةٗ وَأَحَٰطَتۡ بِهِۦ خَطِيٓـَٔتُهُۥ فَأُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلنَّارِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ ٨١

Wahai kaum Yahudi, janganlah kalian beranggapan begitu. Siapa pun yang berbuat dosa dan terus melakukannya sampai mati, mereka kelak menjadi penghuni neraka, dan mereka kekal di dalamnya.

2:82

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلۡجَنَّةِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ ٨٢

Adapun orang-orang yang beriman dan beramal shalih, mereka itulah ahli surga, dan mereka kekal di dalamnya.

Bani Israil Gemar Mengingkari Janji

2:83

وَإِذۡ أَخَذۡنَا مِيثَٰقَ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ لَا تَعۡبُدُونَ إِلَّا ٱللَّهَ وَبِٱلۡوَٰلِدَيۡنِ إِحۡسَانٗا وَذِي ٱلۡقُرۡبَىٰ وَٱلۡيَتَٰمَىٰ وَٱلۡمَسَٰكِينِ وَقُولُواْ لِلنَّاسِ حُسۡنٗا وَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُواْ ٱلزَّكَوٰةَ ثُمَّ تَوَلَّيۡتُمۡ إِلَّا قَلِيلٗا مِّنكُمۡ وَأَنتُم مُّعۡرِضُونَ ٨٣

Wahai Bani Israil, ingatlah tatkala Kami menerima janji kalian untuk beribadah hanya kepada Allah semata, berbuat baik kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, kaum miskin, serta berkata baik kepada manusia, melaksanakan shalat, dan mengeluarkan zakat. Kemudian ternyata kalian melanggar janji itu, kecuali sedikit sekali dari kalian yang tetap taat. Kalian selalu menyalahi janji.

2:84

وَإِذۡ أَخَذۡنَا مِيثَٰقَكُمۡ لَا تَسۡفِكُونَ دِمَآءَكُمۡ وَلَا تُخۡرِجُونَ أَنفُسَكُم مِّن دِيَٰرِكُمۡ ثُمَّ أَقۡرَرۡتُمۡ وَأَنتُمۡ تَشۡهَدُونَ ٨٤

Wahai Bani Israil, ingatlah tatkala Kami menerima janji kalian untuk tidak saling membunuh, dan tidak mengusir sebagian kalian dari negeri-negeri kalian. Kemudian kalian menerima janji itu dan kalian menyaksikannya sendiri.

2:85

ثُمَّ أَنتُمۡ هَٰٓؤُلَآءِ تَقۡتُلُونَ أَنفُسَكُمۡ وَتُخۡرِجُونَ فَرِيقٗا مِّنكُم مِّن دِيَٰرِهِمۡ تَظَٰهَرُونَ عَلَيۡهِم بِٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡعُدۡوَٰنِ وَإِن يَأۡتُوكُمۡ أُسَٰرَىٰ تُفَٰدُوهُمۡ وَهُوَ مُحَرَّمٌ عَلَيۡكُمۡ إِخۡرَاجُهُمۡۚ أَفَتُؤۡمِنُونَ بِبَعۡضِ ٱلۡكِتَٰبِ وَتَكۡفُرُونَ بِبَعۡضٖۚ فَمَا جَزَآءُ مَن يَفۡعَلُ ذَٰلِكَ مِنكُمۡ إِلَّا خِزۡيٞ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَاۖ وَيَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ يُرَدُّونَ إِلَىٰٓ أَشَدِّ ٱلۡعَذَابِۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعۡمَلُونَ ٨٥

Wahai Bani Israil, ternyata kalian saling membunuh, dan sebagian kalian mengusir sebagian lainnya dari negeri mereka, demi membantu musuh dengan cara-cara dosa dan permusuhan. Ketika sebagian Bani Israil yang menjadi tawanan musuh datang kepada sebagian kalian yang membantu musuh untuk minta bantuan tebusan, sebagian kalian mau membantu mereka. Padahal membantu musuh itu telah diharamkan bagi kalian. Wahai Bani Israil, apakah kalian beriman kepada sebagian Taurat, tetapi kafir kepada sebagian lainnya? Balasan bagi sebagian kalian yang berbuat demikian adalah kehinaan dalam kehidupan dunia. Pada hari kiamat kelak mereka akan dimasukkan ke dalam adzab neraka yang sangat pedih. Allah sama sekali tidak lengah mencatat semua perbuatan kalian.

2:86

أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ ٱشۡتَرَوُاْ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا بِٱلۡأٓخِرَةِۖ فَلَا يُخَفَّفُ عَنۡهُمُ ٱلۡعَذَابُ وَلَا هُمۡ يُنصَرُونَ ٨٦

Mereka itu adalah orang-orang yang menukar kehidupan akhirat dengan kesenangan dunia. Karena itu, adzab untuk mereka tidak akan diringankan. Mereka tidak akan diberi pertolongan menghadapi siksa neraka.

Kaum Yahudi Mengingkari para Rasul dan Kitab-Kitab Allah

2:87

وَلَقَدۡ ءَاتَيۡنَا مُوسَى ٱلۡكِتَٰبَ وَقَفَّيۡنَا مِنۢ بَعۡدِهِۦ بِٱلرُّسُلِۖ وَءَاتَيۡنَا عِيسَى ٱبۡنَ مَرۡيَمَ ٱلۡبَيِّنَٰتِ وَأَيَّدۡنَٰهُ بِرُوحِ ٱلۡقُدُسِۗ أَفَكُلَّمَا جَآءَكُمۡ رَسُولُۢ بِمَا لَا تَهۡوَىٰٓ أَنفُسُكُمُ ٱسۡتَكۡبَرۡتُمۡ فَفَرِيقٗا كَذَّبۡتُمۡ وَفَرِيقٗا تَقۡتُلُونَ ٨٧

Kami telah menurunkan Taurat kepada Musa. Sesudah Musa, Kami susulkan beberapa orang rasul. Kami telah memberikan mukjizat-mukjizat kepada ‘Isa bin Maryam, dan Kami kuatkan ‘Isa dengan Malaikat Jibril. Wahai Bani Israil, apakah setiap ada seorang rasul datang kepada kalian dengan membawa ajaran yang tidak sesuai dengan hawa nafsu kalian, lalu kalian menentang rasul itu? Kalian juga mendustakan sebagian dari rasul-rasul itu, bahkan membunuh sebagian lainnya.

2:88

وَقَالُواْ قُلُوبُنَا غُلۡفُۢۚ بَل لَّعَنَهُمُ ٱللَّهُ بِكُفۡرِهِمۡ فَقَلِيلٗا مَّا يُؤۡمِنُونَ ٨٨

Bani Israil berkata: “Hati kami telah tertutup.” Bukan hanya begitu, bahkan Allah melaknat mereka karena kekafiran mereka. Sedikit sekali dari Bani Israil yang mau beriman kepada rasul-rasul Allah.

2:89

وَلَمَّا جَآءَهُمۡ كِتَٰبٞ مِّنۡ عِندِ ٱللَّهِ مُصَدِّقٞ لِّمَا مَعَهُمۡ وَكَانُواْ مِن قَبۡلُ يَسۡتَفۡتِحُونَ عَلَى ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فَلَمَّا جَآءَهُم مَّا عَرَفُواْ كَفَرُواْ بِهِۦۚ فَلَعۡنَةُ ٱللَّهِ عَلَى ٱلۡكَٰفِرِينَ ٨٩

Ketika Al-Qur’an, sebuah kitab dari sisi Allah yang membenarkan Taurat dan Injil datang kepada kaum Yahudi, mereka mengingkarinya. Padahal sebelumnya kaum Yahudi memohon kepada Allah supaya diberi kemenangan melawan orang-orang kafir. Maka ketika datang seorang nabi yang ciri-cirinya sudah mereka kenal sebelumnya, ternyata mereka mendustakannya. Karena itu, laknat Allah menimpa orang-orang Yahudi yang kafir itu.

2:90

بِئۡسَمَا ٱشۡتَرَوۡاْ بِهِۦٓ أَنفُسَهُمۡ أَن يَكۡفُرُواْ بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ بَغۡيًا أَن يُنَزِّلَ ٱللَّهُ مِن فَضۡلِهِۦ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنۡ عِبَادِهِۦۖ فَبَآءُو بِغَضَبٍ عَلَىٰ غَضَبٖۚ وَلِلۡكَٰفِرِينَ عَذَابٞ مُّهِينٞ ٩٠

Amat buruk kekafiran yang dipilih oleh kaum Yahudi itu. Sebab mereka kafir kepada Al-Qur’an yang Allah turunkan kepada Muhammad. Kaum Yahudi dengki terhadap karunia kenabian yang Allah berikan kepada Muhammad sesuai dengan kehendak Allah dalam memilih hamba-Nya. Karena itu, kaum Yahudi patut mendapatkan kemurkaan demi kemurkaan dari Allah. Orang-orang Yahudi yang kafir itu mendapatkan adzab yang hina di akhirat.

2:91

وَإِذَا قِيلَ لَهُمۡ ءَامِنُواْ بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ قَالُواْ نُؤۡمِنُ بِمَآ أُنزِلَ عَلَيۡنَا وَيَكۡفُرُونَ بِمَا وَرَآءَهُۥ وَهُوَ ٱلۡحَقُّ مُصَدِّقٗا لِّمَا مَعَهُمۡۗ قُلۡ فَلِمَ تَقۡتُلُونَ أَنۢبِيَآءَ ٱللَّهِ مِن قَبۡلُ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ ٩١

Wahai Bani Israil, ingatlah ketika Allah berfirman: “Berimanlah kalian kepada Al-Qur’an yang telah Allah turunkan kepada Muhammad.” Mereka menjawab: “Kami, kaum Yahudi telah beriman kepada Taurat yang diturunkan kepada kami.” Kaum Yahudi kafir kepada Al-Qur’an, padahal Al-Qur’an itu adalah kitab yang benar yang mengakui kebenaran kitab Taurat dan Injil yang ada pada mereka. Wahai Muhammad, katakanlah: “Wahai kaum Yahudi, mengapa dahulu kalian membunuh para nabi Bani Israil, jika kalian benar-benar beriman kepada kitab suci kalian?”

Bangsa Yahudi Bermental Materialistis

2:92

۞ وَلَقَدۡ جَآءَكُم مُّوسَىٰ بِٱلۡبَيِّنَٰتِ ثُمَّ ٱتَّخَذۡتُمُ ٱلۡعِجۡلَ مِنۢ بَعۡدِهِۦ وَأَنتُمۡ ظَٰلِمُونَ ٩٢

Wahai Bani Israil, Musa telah datang kepada kalian membawa mukjizat-mukjizat yang jelas. Kemudian, selama Musa pergi ke padang Tih, kalian membuat patung seekor anak sapi untuk disembah. Sungguh kalian telah berbuat syirik.

2:93

وَإِذۡ أَخَذۡنَا مِيثَٰقَكُمۡ وَرَفَعۡنَا فَوۡقَكُمُ ٱلطُّورَ خُذُواْ مَآ ءَاتَيۡنَٰكُم بِقُوَّةٖ وَٱسۡمَعُواْۖ قَالُواْ سَمِعۡنَا وَعَصَيۡنَا وَأُشۡرِبُواْ فِي قُلُوبِهِمُ ٱلۡعِجۡلَ بِكُفۡرِهِمۡۚ قُلۡ بِئۡسَمَا يَأۡمُرُكُم بِهِۦٓ إِيمَٰنُكُمۡ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ ٩٣

Wahai Bani Israil, ingatlah tatkala Kami menerima janji kalian dan Kami angkat gunung Tursina di atas kalian sebagai saksi. Firman-Ku kepada kalian: “Patuhilah dengan sungguh-sungguh perintah-perintah yang telah Kami berikan kepada kalian, dan dengarkanlah.” Bani Israil berkata: “Kami dengar perintah itu, tetapi kami menyalahinya.” Bani Israil telah dipengaruhi rasa cinta kepada patung anak sapi, karena kekafiran mereka. Wahai Musa, katakanlah kepada Bani Israil: “Amat buruklah iman kalian yang menyuruh kalian berbuat syirik itu. Padahal kalian mengaku beriman kepada kitab Taurat.”

2:94

قُلۡ إِن كَانَتۡ لَكُمُ ٱلدَّارُ ٱلۡأٓخِرَةُ عِندَ ٱللَّهِ خَالِصَةٗ مِّن دُونِ ٱلنَّاسِ فَتَمَنَّوُاْ ٱلۡمَوۡتَ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ٩٤

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum Yahudi Madinah: “Jika kalian menganggap negeri akhirat hanya untuk kalian, bukan untuk manusia lainnya, maka mintalah mati segera kepada Allah, jika kalian benar-benar yakin akan ucapan kalian itu.”

2:95

وَلَن يَتَمَنَّوۡهُ أَبَدَۢا بِمَا قَدَّمَتۡ أَيۡدِيهِمۡۚ وَٱللَّهُ عَلِيمُۢ بِٱلظَّٰلِمِينَ ٩٥

Selamanya kaum Yahudi tidak akan berani meminta mati, karena mereka telah banyak berbuat dosa. Allah Maha Mengetahui orang-orang yang menzhalimi dirinya sendiri.

2:96

وَلَتَجِدَنَّهُمۡ أَحۡرَصَ ٱلنَّاسِ عَلَىٰ حَيَوٰةٖ وَمِنَ ٱلَّذِينَ أَشۡرَكُواْۚ يَوَدُّ أَحَدُهُمۡ لَوۡ يُعَمَّرُ أَلۡفَ سَنَةٖ وَمَا هُوَ بِمُزَحۡزِحِهِۦ مِنَ ٱلۡعَذَابِ أَن يُعَمَّرَۗ وَٱللَّهُ بَصِيرُۢ بِمَا يَعۡمَلُونَ ٩٦

Wahai Muhammad, kamu akan mendapati kaum Yahudi dan Nasrani sebagai manusia yang sangat rakus kepada kesenangan hidup di dunia, bahkan lebih rakus daripada orang-orang musyrik. Setiap orang dari golongan Yahudi, Nasrani dan kaum musyrik menginginkan umurnya dipanjangkan sampai seribu tahun. Padahal umur panjang tidak akan menyelamatkan mereka dari adzab neraka. Allah Maha Mengawasi semua perbuatan yang mereka lakukan.

Kaum Yahudi Membenci Malaikat Jibril

2:97

قُلۡ مَن كَانَ عَدُوّٗا لِّـجِبۡرِيلَ فَإِنَّهُۥ نَزَّلَهُۥ عَلَىٰ قَلۡبِكَ بِإِذۡنِ ٱللَّهِ مُصَدِّقٗا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيۡهِ وَهُدٗى وَبُشۡرَىٰ لِلۡمُؤۡمِنِينَ ٩٧

Wahai Muhammad, siapa saja yang memusuhi Jibril, maka Jibril adalah malaikat yang telah membawa Al-Qur’an turun ke dalam hatimu dengan izin Allah. Al-Qur’an membenarkan kitab Taurat yang turun sebelumnya, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang beriman.

2:98

مَن كَانَ عَدُوّٗا لِّلَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَرُسُلِهِۦ وَجِبۡرِيلَ وَمِيكَىٰلَ فَإِنَّ ٱللَّهَ عَدُوّٞ لِّلۡكَٰفِرِينَ ٩٨

Siapa saja yang memusuhi Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril, dan Mikail, maka sungguh Allah memusuhi orang-orang kafir itu.

2:99

وَلَقَدۡ أَنزَلۡنَآ إِلَيۡكَ ءَايَٰتِۭ بَيِّنَٰتٖۖ وَمَا يَكۡفُرُ بِهَآ إِلَّا ٱلۡفَٰسِقُونَ ٩٩

Wahai Muhammad, Kami telah menurunkan mukjizat-mukjizat yang jelas kepadamu. Hanya orang-orang durhakalah yang mengingkari kenabianmu.

2:100

أَوَكُلَّمَا عَٰهَدُواْ عَهۡدٗا نَّبَذَهُۥ فَرِيقٞ مِّنۡهُمۚ بَلۡ أَكۡثَرُهُمۡ لَا يُؤۡمِنُونَ ١٠٠

Bukankah setiap kali kaum Yahudi membuat janji, sebagian mereka selalu mengingkarinya? Sebagian besar kaum Yahudi tidak beriman kepada Allah.

2:101

وَلَمَّا جَآءَهُمۡ رَسُولٞ مِّنۡ عِندِ ٱللَّهِ مُصَدِّقٞ لِّمَا مَعَهُمۡ نَبَذَ فَرِيقٞ مِّنَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ كِتَٰبَ ٱللَّهِ وَرَآءَ ظُهُورِهِمۡ كَأَنَّهُمۡ لَا يَعۡلَمُونَ ١٠١

Ketika Muhammad datang kepada kaum Yahudi Madinah untuk menguatkan kebenaran kenabiannya yang tersebut dalam Taurat, ternyata sebagian dari mereka yang telah menerima Taurat itu mengingkari Al-Qur’an. Kaum Yahudi Madinah seolah-olah tidak mengenal Muhammad sebagai seorang rasul yang pernah dijanjikan kepada mereka.

Kaum Yahudi Menuduh Nabi Sulaiman

2:102

وَٱتَّبَعُواْ مَا تَتۡلُواْ ٱلشَّيَٰطِينُ عَلَىٰ مُلۡكِ سُلَيۡمَٰنَۖ وَمَا كَفَرَ سُلَيۡمَٰنُ وَلَٰكِنَّ ٱلشَّيَٰطِينَ كَفَرُواْ يُعَلِّمُونَ ٱلنَّاسَ ٱلسِّحۡرَ وَمَآ أُنزِلَ عَلَى ٱلۡمَلَكَيۡنِ بِبَابِلَ هَٰرُوتَ وَمَٰرُوتَۚ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنۡ أَحَدٍ حَتَّىٰ يَقُولَآ إِنَّمَا نَحۡنُ فِتۡنَةٞ فَلَا تَكۡفُرۡۖ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنۡهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِۦ بَيۡنَ ٱلۡمَرۡءِ وَزَوۡجِهِۦۚ وَمَا هُم بِضَآرِّينَ بِهِۦ مِنۡ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذۡنِ ٱللَّهِۚ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمۡ وَلَا يَنفَعُهُمۡۚ وَلَقَدۡ عَلِمُواْ لَمَنِ ٱشۡتَرَىٰهُ مَا لَهُۥ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ مِنۡ خَلَٰقٖۚ وَلَبِئۡسَ مَا شَرَوۡاْ بِهِۦٓ أَنفُسَهُمۡۚ لَوۡ كَانُواْ يَعۡلَمُونَ ١٠٢

Kaum Yahudi mengikuti mantra-mantra yang dibacakan oleh setan-setan pada masa kekuasaan Sulaiman. Sulaiman tidaklah kafir, tetapi setan-setan kafir itu yang mengajarkan sihir kepada kaum Yahudi. Kaum Yahudi juga mengikuti kedua malaikat yang ada di Baabil, yaitu Haaruut dan Maaruut. Sebelum mengajarkan sihir kepada seseorang, kedua malaikat ini berpesan: “Sesungguhnya kami berdua datang untuk menguji keimanan kalian. Karena itu, kalian jangan menjadi kafir karena sihir.” Orang-orang itu pun mempelajari sihir dari kedua malaikat itu untuk menceraikan suami dari istrinya. Sebenarnya para penyihir tidak dapat mencelakakan seorang pun dengan sihirnya. Beruntung atau celaka seseorang hanyalah karena takdir Allah. Ternyata kaum Yahudi mempelajari sihir yang tidak dapat mencelakakan mereka di dunia, dan tidak menguntungkan mereka di akhirat. Kaum Yahudi benar-benar tahu bahwa orang yang melakukan sihir itu tidak akan mendapatkan keuntungan sedikit pun di akhirat. Amat buruk sihir yang dipilih oleh kaum Yahudi untuk diri mereka, sekiranya mereka menyadari kerugiannya di akhirat.

2:103

وَلَوۡ أَنَّهُمۡ ءَامَنُواْ وَٱتَّقَوۡاْ لَمَثُوبَةٞ مِّنۡ عِندِ ٱللَّهِ خَيۡرٞۚ لَّوۡ كَانُواْ يَعۡلَمُونَ ١٠٣

Sekiranya kaum Yahudi mau beriman dan taat kepada Allah, mereka pasti akan mendapatkan pahala yang baik di sisi Allah, jika mereka mau menyadari adanya kehidupan akhirat.

Kaum Yahudi Tidak Sopan kepada Rasulullah SAW. dan Shahabatnya

2:104

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَقُولُواْ رَٰعِنَا وَقُولُواْ ٱنظُرۡنَا وَٱسۡمَعُواْۗ وَلِلۡكَٰفِرِينَ عَذَابٌ أَلِيمٞ ١٠٤

Wahai orang-orang mukmin, janganlah kalian meniru perkataan kaum Yahudi kepada Nabi: “Hai Nabi, dengar dulu omongan kami, barulah kami mau mendengar omonganmu!” Akan tetapi ketika kalian berhadapan dengan Nabi, ucapkanlah: “Wahai Nabi, tolong perhatikan kami.” Wahai orang-orang mukmin, dengarkanlah dengan sungguh-sungguh ucapan Nabi kepada kalian. Orang-orang yang merendahkan Nabi, di akhirat kelak mendapatkan adzab yang pedih.

2:105

مَّا يَوَدُّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ وَلَا ٱلۡمُشۡرِكِينَ أَن يُنَزَّلَ عَلَيۡكُم مِّنۡ خَيۡرٖ مِّن رَّبِّكُمۡۚ وَٱللَّهُ يَخۡتَصُّ بِرَحۡمَتِهِۦ مَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ ذُو ٱلۡفَضۡلِ ٱلۡعَظِيمِ ١٠٥

Wahai orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi dan Nasrani yang kafir serta kaum musyrik Makkah sangat ingin kalian tidak mendapatkan nasib baik dari Tuhan kalian. Akan tetapi Allah tetap memberikan rahmat-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Allah yang memiliki semua karunia lagi Mahabesar kekuasaan-Nya.

Penggantian Mukjizat

2:106

۞ مَا نَنسَخۡ مِنۡ ءَايَةٍ أَوۡ نُنسِهَا نَأۡتِ بِخَيۡرٖ مِّنۡهَآ أَوۡ مِثۡلِهَآۗ أَلَمۡ تَعۡلَمۡ أَنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٌ ١٠٦

Kami tiada menghapus suatu mukjizat, atau menjadikan Muhammad lupa pada suatu ayat, melainkan Kami akan menggantinya dengan yang lebih baik atau yang setara. Wahai Muhammad, apakah kamu tidak tahu bahwa Allah Mahakuasa berbuat apa saja?

2:107

أَلَمۡ تَعۡلَمۡ أَنَّ ٱللَّهَ لَهُۥ مُلۡكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۗ وَمَا لَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ مِن وَلِيّٖ وَلَا نَصِيرٍ ١٠٧

Wahai Muhammad, apakah kamu tidak tahu bahwa Allah memiliki kekuasaan di seluruh langit dan bumi. Tidak ada sesuatu pun kekuatan selain dari Allah yang menjadi penolong dan pembela bagi kalian kelak di akhirat.

2:108

أَمۡ تُرِيدُونَ أَن تَسۡـَٔلُواْ رَسُولَكُمۡ كَمَا سُئِلَ مُوسَىٰ مِن قَبۡلُۗ وَمَن يَتَبَدَّلِ ٱلۡكُفۡرَ بِٱلۡإِيمَٰنِ فَقَدۡ ضَلَّ سَوَآءَ ٱلسَّبِيلِ ١٠٨

Wahai kaum kafir Quraisy, apakah kalian ingin meminta kepada Rasul kalian untuk dapat melihat Allah secara langsung, seperti yang dahulu pernah diminta oleh kaum Yahudi kepada Musa? Siapa saja yang menukar keimanan dengan kekafiran, sungguh jalan hidupnya sangat sesat.

2:109

وَدَّ كَثِيرٞ مِّنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ لَوۡ يَرُدُّونَكُم مِّنۢ بَعۡدِ إِيمَٰنِكُمۡ كُفَّارًا حَسَدٗا مِّنۡ عِندِ أَنفُسِهِم مِّنۢ بَعۡدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ ٱلۡحَقُّۖ فَٱعۡفُواْ وَٱصۡفَحُواْ حَتَّىٰ يَأۡتِيَ ٱللَّهُ بِأَمۡرِهِۦٓۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ ١٠٩

Wahai orang-orang mukmin, sebagian besar kaum Yahudi dan Nasrani menginginkan kalian menjadi kafir setelah kalian beriman. Mereka dengki kepada kalian setelah bukti-bukti kerasulan Muhammad jelas bagi mereka. Karena itu, maafkanlah dan berilah tempo kepada orang-orang kafir sampai Allah menimpakan adzab-Nya kepada mereka. Sungguh Allah Mahakuasa mengatur apa saja.

2:110

وَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُواْ ٱلزَّكَوٰةَۚ وَمَا تُقَدِّمُواْ لِأَنفُسِكُم مِّنۡ خَيۡرٖ تَجِدُوهُ عِندَ ٱللَّهِۗ إِنَّ ٱللَّهَ بِمَا تَعۡمَلُونَ بَصِيرٞ ١١٠

Wahai orang-orang mukmin, laksanakanlah shalat dan keluarkanlah zakat. Amal shalih apapun yang telah kalian lakukan sebagai bekal kalian untuk kehidupan akhirat, maka kalian akan memperoleh pahalanya di sisi Allah. Sungguh Allah Maha Mengawasi semua perbuatan kalian.

2:111

وَقَالُواْ لَن يَدۡخُلَ ٱلۡجَنَّةَ إِلَّا مَن كَانَ هُودًا أَوۡ نَصَٰرَىٰۗ تِلۡكَ أَمَانِيُّهُمۡۗ قُلۡ هَاتُواْ بُرۡهَٰنَكُمۡ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ١١١

Orang Yahudi berkata: “Tidak akan bisa masuk surga selain orang Yahudi.” Orang Nasrani berkata: “Tidak akan bisa masuk surga selain orang Nasrani.” Itulah angan-angan mereka masing-masing. Wahai Muhammad, katakanlah kepada mereka: “Tunjukkanlah bukti kebenaran pengakuan kalian, jika kalian memang benar.”

2:112

بَلَىٰۚ مَنۡ أَسۡلَمَ وَجۡهَهُۥ لِلَّهِ وَهُوَ مُحۡسِنٞ فَلَهُۥٓ أَجۡرُهُۥ عِندَ رَبِّهِۦ وَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ ١١٢

Pengakuan orang Yahudi dan Nasrani semacam itu adalah dusta. Siapa saja yang taat kepada Allah dan beramal shalih, dia akan memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Orang mukmin tiada takut menghadapi hari akhirat, dan tiada sedih kehilangan kesenangan dunia.

2:113

وَقَالَتِ ٱلۡيَهُودُ لَيۡسَتِ ٱلنَّصَٰرَىٰ عَلَىٰ شَيۡءٖ وَقَالَتِ ٱلنَّصَٰرَىٰ لَيۡسَتِ ٱلۡيَهُودُ عَلَىٰ شَيۡءٖ وَهُمۡ يَتۡلُونَ ٱلۡكِتَٰبَۗ كَذَٰلِكَ قَالَ ٱلَّذِينَ لَا يَعۡلَمُونَ مِثۡلَ قَوۡلِهِمۡۚ فَٱللَّهُ يَحۡكُمُ بَيۡنَهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ فِيمَا كَانُواْ فِيهِ يَخۡتَلِفُونَ ١١٣

Kaum Yahudi berkata: “Kaum Nasrani tidak mengikuti agama yang benar.” Kaum Nasrani berkata: “Kaum Yahudi tidak mengikuti agama yang benar.” Padahal kaum Yahudi membaca Taurat dan kaum Nasrani membaca Injil. Perkataan mereka semacam itu juga merupakan perkataan kaum musyrik dahulu yang tidak mempunyai kitab suci. Pada hari kiamat kelak Allah akan mengadili perselisihan kaum Yahudi dan Nasrani ketika mereka di dunia.

Celaan terhadap Orang yang Merintangi Kebebasan Beribadah

2:114

وَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّن مَّنَعَ مَسَٰجِدَ ٱللَّهِ أَن يُذۡكَرَ فِيهَا ٱسۡمُهُۥ وَسَعَىٰ فِي خَرَابِهَآۚ أُوْلَٰٓئِكَ مَا كَانَ لَهُمۡ أَن يَدۡخُلُوهَآ إِلَّا خَآئِفِينَۚ لَهُمۡ فِي ٱلدُّنۡيَا خِزۡيٞ وَلَهُمۡ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٞ ١١٤

Wahai Muhammad, siapakah yang lebih zhalim daripada kaum kafir Quraisy yang merintangi orang-orang mukmin melaksanakan shalat di masjid-masjid, dan berusaha menghancurkan masjid-masjid itu? Sehingga kaum mukmin tidak bebas memasuki masjid-masjid itu, karena rasa takut. Kaum kafir Quraisy yang berlaku zhalim itu akan mendapat siksa yang hina di dunia. Mereka kelak juga mendapatkan adzab yang berat di akhirat.

2:115

وَلِلَّهِ ٱلۡمَشۡرِقُ وَٱلۡمَغۡرِبُۚ فَأَيۡنَمَا تُوَلُّواْ فَثَمَّ وَجۡهُ ٱللَّهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ وَٰسِعٌ عَلِيمٞ ١١٥

Timur dan barat hanyalah milik Allah. Kemana saja kalian hadapkan wajah kalian dalam shalat ketika tidak mengetahui kiblat, maka arah yang kalian hadapi adalah kiblat Allah juga. Sungguh Allah Mahaluas rahmat-Nya lagi Maha Mengetahui apa saja yang kalian perbuat.

2:116

وَقَالُواْ ٱتَّخَذَ ٱللَّهُ وَلَدٗاۗ سُبۡحَٰنَهُۥۖ بَل لَّهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ كُلّٞ لَّهُۥ قَٰنِتُونَ ١١٦

Kaum Yahudi dan Nasrani berkata: “Allah mempunyai anak.” Mahasuci Allah dari anggapan sesat itu. Semua yang ada di langit dan di bumi hanyalah milik Allah. Semuanya tunduk kepada kekuasaan Allah.

2:117

بَدِيعُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ وَإِذَا قَضَىٰٓ أَمۡرٗا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ ١١٧

Allah lah pencipta langit dan bumi yang indah. Apabila Allah menghendaki sesuatu itu jadi, maka cukuplah Allah berfirman: “Jadilah,” maka wujudlah sesuatu yang Dia kehendaki itu.

2:118

وَقَالَ ٱلَّذِينَ لَا يَعۡلَمُونَ لَوۡلَا يُكَلِّمُنَا ٱللَّهُ أَوۡ تَأۡتِينَآ ءَايَةٞۗ كَذَٰلِكَ قَالَ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِم مِّثۡلَ قَوۡلِهِمۡۘ تَشَٰبَهَتۡ قُلُوبُهُمۡۗ قَدۡ بَيَّنَّا ٱلۡأٓيَٰتِ لِقَوۡمٖ يُوقِنُونَ ١١٨

Kaum musyrik Quraisy yang tidak mengetahui bahwa Allah itu Mahakuasa berkata: “Mengapa Allah tidak berbicara langsung kepada kami, atau Allah memberikan sebuah tanda kepada kami?” Perkataan kaum musyrik Quraisy semacam itu sama dengan perkataan kaum Yahudi dahulu. Hati mereka sama-sama kafir. Sungguh Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebenaran Muhammad sebagai rasul Kami kepada kaum yang beriman kepada Taurat.

Larangan Mengikuti Kaum Yahudi dan Nasrani

2:119

إِنَّآ أَرۡسَلۡنَٰكَ بِٱلۡحَقِّ بَشِيرٗا وَنَذِيرٗاۖ وَلَا تُسۡـَٔلُ عَنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلۡجَحِيمِ ١١٩

Wahai Muhammad, sungguh Kami telah mengutus kamu dengan membawa Al-Qur’an. Kamu adalah seorang pembawa kabar gembira dan pemberi ancaman. Kamu tidak akan dimintai tanggung jawab atas dosa-dosa penghuni neraka Jahim, karena mereka tidak beriman kepada Al-Qur’an.

2:120

وَلَن تَرۡضَىٰ عَنكَ ٱلۡيَهُودُ وَلَا ٱلنَّصَٰرَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمۡۗ قُلۡ إِنَّ هُدَى ٱللَّهِ هُوَ ٱلۡهُدَىٰۗ وَلَئِنِ ٱتَّبَعۡتَ أَهۡوَآءَهُم بَعۡدَ ٱلَّذِي جَآءَكَ مِنَ ٱلۡعِلۡمِ مَا لَكَ مِنَ ٱللَّهِ مِن وَلِيّٖ وَلَا نَصِيرٍ ١٢٠

Wahai Muhammad, kaum Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah senang kepadamu sampai kamu mau mengikuti agama mereka. Wahai Muhammad, katakanlah: “Sungguh Islam itulah agama Allah yang sebenarnya.” Sekiranya kamu mengikuti agama kaum Yahudi dan Nasrani, padahal telah datang kepadamu perintah untuk mengikuti Islam, niscaya tidak ada orang yang dapat melindungi dan menolong kamu dari siksa Allah di akhirat.

2:121

ٱلَّذِينَ ءَاتَيۡنَٰهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ يَتۡلُونَهُۥ حَقَّ تِلَاوَتِهِۦٓ أُوْلَٰٓئِكَ يُؤۡمِنُونَ بِهِۦۗ وَمَن يَكۡفُرۡ بِهِۦ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡخَٰسِرُونَ ١٢١

Kaum Yahudi dan Nasrani yang telah Kami beri Taurat dan Injil dan mereka mau membacanya dengan sebenar-benarnya, niscaya mereka beriman kepada Muhammad. Siapa saja yang kafir kepada Muhammad, sungguh mereka itu termasuk orang yang rugi, karena tidak mendapat rahmat Allah di akhirat.

2:122

يَٰبَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتِيَ ٱلَّتِيٓ أَنۡعَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ وَأَنِّي فَضَّلۡتُكُمۡ عَلَى ٱلۡعَٰلَمِينَ ١٢٢

Wahai Bani Israil, ingatlah nikmat-nikmat yang telah Aku berikan kepada kalian. Jika kalian beriman kepada Muhammad dan Al-Qur’an, maka Aku akan memberikan pahala lebih baik bagi kalian daripada orang-orang lain di seluruh alam.

2:123

وَٱتَّقُواْ يَوۡمٗا لَّا تَجۡزِي نَفۡسٌ عَن نَّفۡسٖ شَيۡـٔٗا وَلَا يُقۡبَلُ مِنۡهَا عَدۡلٞ وَلَا تَنفَعُهَا شَفَٰعَةٞ وَلَا هُمۡ يُنصَرُونَ ١٢٣

Wahai Bani Israil, hendaklah kalian takut kepada hari pembalasan di akhirat. Di akhirat kelak, seseorang tidak dapat menyelamatkan orang lain sedikit pun, dan tidak ada tebusan dosa yang dapat diterima. Di akhirat kelak, pertolongan seseorang tidak lagi bermanfaat bagi orang lain. Orang-orang kafir tidak akan ditolong oleh Allah dari siksa neraka.

Pahala bagi Nabi Ibrahim

2:124

۞ وَإِذِ ٱبۡتَلَىٰٓ إِبۡرَٰهِـۧمَ رَبُّهُۥ بِكَلِمَٰتٖ فَأَتَمَّهُنَّۖ قَالَ إِنِّي جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ إِمَامٗاۖ قَالَ وَمِن ذُرِّيَّتِيۖ قَالَ لَا يَنَالُ عَهۡدِي ٱلظَّٰلِمِينَ ١٢٤

Tatkala Ibrahim diuji oleh Tuhannya untuk melaksanakan beberapa perintah, maka ia melaksanakan semua perintah itu. Allah berfirman: “Wahai Ibrahim, sungguh Aku pasti menjadikan engkau sebagai rasul Allah bagi kaummu.” Ibrahim berkata: “Apakah juga ada di antara keturunanku yang dijadikan rasul Allah?” Allah berfirman: “Wahai Ibrahim, keturunanmu yang berbuat syirik tidak akan memperoleh janji-Ku untuk menjadi rasul-Ku bagi umat manusia.”

2:125

وَإِذۡ جَعَلۡنَا ٱلۡبَيۡتَ مَثَابَةٗ لِّلنَّاسِ وَأَمۡنٗا وَٱتَّخِذُواْ مِن مَّقَامِ إِبۡرَٰهِـۧمَ مُصَلّٗىۖ وَعَهِدۡنَآ إِلَىٰٓ إِبۡرَٰهِـۧمَ وَإِسۡمَٰعِيلَ أَن طَهِّرَا بَيۡتِيَ لِلطَّآئِفِينَ وَٱلۡعَٰكِفِينَ وَٱلرُّكَّعِ ٱلسُّجُودِ ١٢٥

Wahai kaum Quraisy, ingatlah ketika Kami jadikan Ka’bah sebagai tempat manusia berhaji dan tempat yang aman. Dan hendaklah tempat bekas berdirinya Ibrahim kalian jadikan sebagai tempat shalat. Kami telah memerintahkan kepada Ibrahim dan Isma’il supaya membersihkan rumah-Ku, Ka’bah dari berhala. Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, orang-orang yang berdzikir, dan orang-orang yang shalat.

2:126

وَإِذۡ قَالَ إِبۡرَٰهِـۧمُ رَبِّ ٱجۡعَلۡ هَٰذَا بَلَدًا ءَامِنٗا وَٱرۡزُقۡ أَهۡلَهُۥ مِنَ ٱلثَّمَرَٰتِ مَنۡ ءَامَنَ مِنۡهُم بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِۚ قَالَ وَمَن كَفَرَ فَأُمَتِّعُهُۥ قَلِيلٗا ثُمَّ أَضۡطَرُّهُۥٓ إِلَىٰ عَذَابِ ٱلنَّارِۖ وَبِئۡسَ ٱلۡمَصِيرُ ١٢٦

Wahai kaum Quraisy, ingatlah tatkala Ibrahim berdo’a: “Wahai Tuhanku, jadikanlah negeri Makkah ini tempat yang aman, dan berilah rezeki berbagai macam buah kepada penduduknya yang beriman kepada Allah dan hari kiamat.” Allah berfirman: “Juga bagi penduduk Makkah yang kafir. Aku hanya akan memberikan kesenangan sedikit di dunia kepada kaum kafir. Kelak di akhirat, orang-orang kafir akan didorong dengan paksa memasuki adzab neraka. Sungguh neraka adalah tempat tinggal yang paling buruk.”

2:127

وَإِذۡ يَرۡفَعُ إِبۡرَٰهِـۧمُ ٱلۡقَوَاعِدَ مِنَ ٱلۡبَيۡتِ وَإِسۡمَٰعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلۡ مِنَّآۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُ ١٢٧

Wahai kaum Quraisy, ingatlah tatkala Ibrahim bersama Isma’il meninggikan bangunan Ka’bah, lalu mereka berdo’a: “Wahai Tuhan kami, terimalah ketaatan kami. Sungguh Engkau Maha Mendengar do’a kami lagi Maha Mengetahui semua perbuatan kami.

2:128

رَبَّنَا وَٱجۡعَلۡنَا مُسۡلِمَيۡنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَآ أُمَّةٗ مُّسۡلِمَةٗ لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبۡ عَلَيۡنَآۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ ١٢٨

Wahai Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang taat kepada-Mu, begitu pula anak keturunan kami, jadikanlah mereka umat Islam. Ajarkanlah cara-cara beribadah haji kepada kami, ampunilah dosa-dosa kami. Sungguh Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Mu.

2:129

رَبَّنَا وَٱبۡعَثۡ فِيهِمۡ رَسُولٗا مِّنۡهُمۡ يَتۡلُواْ عَلَيۡهِمۡ ءَايَٰتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡحِكۡمَةَ وَيُزَكِّيهِمۡۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ ١٢٩

Wahai Tuhan kami, utuslah ke tengah anak keturunan kami seorang rasul dari kalangan mereka sendiri yang membacakan ayat-ayat Al-Qur’an kepada mereka. Rasul itu mengajarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah kepada mereka, serta membersihkan mereka dari perbuatan syirik. Sungguh Engkau Mahaperkasa lagi Mahabijaksana dalam mengangkat rasul-Mu.”

Islam Agama Nabi Ibrahim

2:130

وَمَن يَرۡغَبُ عَن مِّلَّةِ إِبۡرَٰهِـۧمَ إِلَّا مَن سَفِهَ نَفۡسَهُۥۚ وَلَقَدِ ٱصۡطَفَيۡنَٰهُ فِي ٱلدُّنۡيَاۖ وَإِنَّهُۥ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ لَمِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ ١٣٠

Orang yang membenci agama Ibrahim hanya akan merugikan dirinya sendiri di akhirat. Kami telah memuliakan Ibrahim di dunia ini. Di akhirat kelak, sungguh Ibrahim termasuk orang-orang yang beruntung.

2:131

إِذۡ قَالَ لَهُۥ رَبُّهُۥٓ أَسۡلِمۡۖ قَالَ أَسۡلَمۡتُ لِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ١٣١

Wahai kaum Quraisy, ingatlah ketika Tuhan Ibrahim berfirman kepadanya: “Wahai Ibrahim, segeralah kamu masuk Islam tanpa ragu-ragu.” Jawabnya: “Aku masuk Islam dengan ikhlas karena Allah, Tuhan Yang Maha Mengatur dan Menguasai alam semesta.”

2:132

وَوَصَّىٰ بِهَآ إِبۡرَٰهِـۧمُ بَنِيهِ وَيَعۡقُوبُ يَٰبَنِيَّ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصۡطَفَىٰ لَكُمُ ٱلدِّينَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ ١٣٢

Ibrahim dan Ya’qub berpesan kepada putra-putranya. Ibrahim berkata: “Wahai putra-putraku tersayang, sungguh Allah telah memilihkan Islam sebagai agama kalian. Karena itu berpegang-teguhlah kalian pada Islam sampai mati.”

2:133

أَمۡ كُنتُمۡ شُهَدَآءَ إِذۡ حَضَرَ يَعۡقُوبَ ٱلۡمَوۡتُ إِذۡ قَالَ لِبَنِيهِ مَا تَعۡبُدُونَ مِنۢ بَعۡدِيۖ قَالُواْ نَعۡبُدُ إِلَٰهَكَ وَإِلَٰهَ ءَابَآئِكَ إِبۡرَٰهِـۧمَ وَإِسۡمَٰعِيلَ وَإِسۡحَٰقَ إِلَٰهٗا وَٰحِدٗا وَنَحۡنُ لَهُۥ مُسۡلِمُونَ ١٣٣

Wahai kaum Yahudi, apakah kalian ikut menyaksikan Ya’qub ketika menjelang ajal, ia berkata kepada putra-putranya: “Apakah yang kelak kalian sembah setelah aku meninggal?” Putra-putranya menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, yaitu Tuhan Ibrahim, Isma’il, dan Ishaq, Tuhan Yang Esa. Kami benar-benar akan menjadi muslim karena Allah.”

2:134

تِلۡكَ أُمَّةٞ قَدۡ خَلَتۡۖ لَهَا مَا كَسَبَتۡ وَلَكُم مَّا كَسَبۡتُمۡۖ وَلَا تُسۡـَٔلُونَ عَمَّا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ١٣٤

Itulah kisah umat Islam yang telah lalu. Umat Islam masa lalu akan memperoleh pahala atas perbuatan yang telah mereka lakukan. Wahai kaum muslim, kalian pun akan memperoleh pahala atas perbuatan yang kalian lakukan. Kalian tidak akan dimintai tanggung jawab atas perbuatan yang telah dilakukan oleh umat Islam dahulu.

2:135

وَقَالُواْ كُونُواْ هُودًا أَوۡ نَصَٰرَىٰ تَهۡتَدُواْۗ قُلۡ بَلۡ مِلَّةَ إِبۡرَٰهِـۧمَ حَنِيفٗاۖ وَمَا كَانَ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ ١٣٥

Para pendeta Yahudi dan Nasrani berkata kepada kaumnya: “Tetaplah kalian menjadi Yahudi atau Nasrani, niscaya kalian akan mendapatkan petunjuk dari Allah.” Wahai Muhammad, katakanlah: “Seseorang mendapat petunjuk Allah bukan karena ia Yahudi atau Nasrani, tetapi karena ia mengikuti agama Ibrahim, agama yang bersih dari syirik. Ibrahim sama sekali tidak termasuk orang-orang yang berbuat syirik seperti kalian.”

2:136

قُولُوٓاْ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيۡنَا وَمَآ أُنزِلَ إِلَىٰٓ إِبۡرَٰهِـۧمَ وَإِسۡمَٰعِيلَ وَإِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَ وَٱلۡأَسۡبَاطِ وَمَآ أُوتِيَ مُوسَىٰ وَعِيسَىٰ وَمَآ أُوتِيَ ٱلنَّبِيُّونَ مِن رَّبِّهِمۡ لَا نُفَرِّقُ بَيۡنَ أَحَدٖ مِّنۡهُمۡ وَنَحۡنُ لَهُۥ مُسۡلِمُونَ ١٣٦

Wahai kaum mukmin, katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan semua ajaran yang diturunkan Allah kepada kami, kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, dan ajaran yang telah diturunkan kepada Musa dan ‘Isa. Juga ajaran yang telah diturunkan oleh Tuhan mereka kepada para nabi. Kami tidak membeda-bedakan satu nabi dengan nabi lainnya. Kami benar-benar akan menjadi muslim karena Allah.”

2:137

فَإِنۡ ءَامَنُواْ بِمِثۡلِ مَآ ءَامَنتُم بِهِۦ فَقَدِ ٱهۡتَدَواْۖ وَّإِن تَوَلَّوۡاْ فَإِنَّمَا هُمۡ فِي شِقَاقٖۖ فَسَيَكۡفِيكَهُمُ ٱللَّهُۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُ ١٣٧

Wahai kaum mukmin, jika kaum Yahudi dan Nasrani mau mengimani Nabi dan Al-Qur’an yang kalian imani, maka mereka akan mendapatkan hidayah dari Allah. Akan tetapi, jika mereka tetap mengingkarinya, berarti mereka tetap memusuhi kalian. Maka cukuplah Allah menjadi pelindung bagi kaum mukmin. Allah Maha Mendengar ajakan sesat kaum Yahudi dan Nasrani. Allah Maha Mengetahui akibat buruk dari kesesatan mereka.

2:138

صِبۡغَةَ ٱللَّهِ وَمَنۡ أَحۡسَنُ مِنَ ٱللَّهِ صِبۡغَةٗۖ وَنَحۡنُ لَهُۥ عَٰبِدُونَ ١٣٨

Wahai kaum mukmin, katakanlah kepada kaum Yahudi dan Nasrani: “Ikutilah Islam, agama ciptaan Allah. Agama mana yang lebih baik daripada Islam? Kami akan selalu taat dan mengesakan Allah.”

2:139

قُلۡ أَتُحَآجُّونَنَا فِي ٱللَّهِ وَهُوَ رَبُّنَا وَرَبُّكُمۡ وَلَنَآ أَعۡمَٰلُنَا وَلَكُمۡ أَعۡمَٰلُكُمۡ وَنَحۡنُ لَهُۥ مُخۡلِصُونَ ١٣٩

Wahai Muhammad, katakanlah: “Wahai kaum Yahudi dan Nasrani, apakah kalian hendak menyangkal kami bahwa rasul Allah tidak hanya dari kalangan kalian saja? Allah adalah Tuhan kami dan Tuhan kalian. Kami akan memperoleh balasan atas perbuatan kami, dan kalian juga akan memperoleh balasan atas perbuatan kalian. Akan tetapi, kami rela mengesakan Allah.

2:140

أَمۡ تَقُولُونَ إِنَّ إِبۡرَٰهِـۧمَ وَإِسۡمَٰعِيلَ وَإِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَ وَٱلۡأَسۡبَاطَ كَانُواْ هُودًا أَوۡ نَصَٰرَىٰۗ قُلۡ ءَأَنتُمۡ أَعۡلَمُ أَمِ ٱللَّهُۗ وَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّن كَتَمَ شَهَٰدَةً عِندَهُۥ مِنَ ٱللَّهِۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعۡمَلُونَ ١٤٠

Wahai kaum Yahudi dan Nasrani, apakah kalian mengatakan bahwa Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya adalah orang-orang yang beragama Yahudi atau Nasrani? Wahai Muhammad, katakanlah: “Apakah kalian yang lebih tahu hal itu ataukah Allah?” Tiada orang yang lebih zhalim daripada orang yang menyembunyikan bukti kebenaran dari Allah yang telah ia miliki tentang kerasulan Muhammad. Allah sama sekali tidak lengah mencatat semua perbuatan kalian.

2:141

تِلۡكَ أُمَّةٞ قَدۡ خَلَتۡۖ لَهَا مَا كَسَبَتۡ وَلَكُم مَّا كَسَبۡتُمۡۖ وَلَا تُسۡـَٔلُونَ عَمَّا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ١٤١

Wahai kaum mukmin, itulah kisah suatu umat yang telah lalu. Mereka memperoleh balasan atas perbuatan yang telah mereka lakukan. Kalian juga memperoleh balasan atas perbuatan kalian. Kalian tidak akan dimintai tanggung jawab atas semua perbuatan yang dilakukan umat-umat dahulu.

Keutamaan Agama Tauhid

2:142

۞ سَيَقُولُ ٱلسُّفَهَآءُ مِنَ ٱلنَّاسِ مَا وَلَّىٰهُمۡ عَن قِبۡلَتِهِمُ ٱلَّتِي كَانُواْ عَلَيۡهَاۚ قُل لِّلَّهِ ٱلۡمَشۡرِقُ وَٱلۡمَغۡرِبُۚ يَهۡدِي مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ ١٤٢

Orang-orang dungu akan berkata: “Mengapa kaum muslim berpindah dari kiblat Baitul Maqdis yang mereka hadapi dahulu?” Wahai Muhammad, katakanlah: “Timur dan barat adalah milik Allah. Allah memberi hidayah iman dan Islam kepada siapa yang dikehendaki-Nya.”

2:143

وَكَذَٰلِكَ جَعَلۡنَٰكُمۡ أُمَّةٗ وَسَطٗا لِّتَكُونُواْ شُهَدَآءَ عَلَى ٱلنَّاسِ وَيَكُونَ ٱلرَّسُولُ عَلَيۡكُمۡ شَهِيدٗاۗ وَمَا جَعَلۡنَا ٱلۡقِبۡلَةَ ٱلَّتِي كُنتَ عَلَيۡهَآ إِلَّا لِنَعۡلَمَ مَن يَتَّبِعُ ٱلرَّسُولَ مِمَّن يَنقَلِبُ عَلَىٰ عَقِبَيۡهِۚ وَإِن كَانَتۡ لَكَبِيرَةً إِلَّا عَلَى ٱلَّذِينَ هَدَى ٱللَّهُۗ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَٰنَكُمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِٱلنَّاسِ لَرَءُوفٞ رَّحِيمٞ ١٤٣

Begitulah ketetapan Allah. Wahai kaum mukmin, Kami telah menjadikan kalian umat yang adil, supaya kalian dapat menjadi saksi bagi manusia lainnya, dan Rasulullah menjadi saksi bagi kalian di akhirat. Kami menjadikan kiblat Baitul Maqdis yang kalian hadapi dahulu hanya untuk menguji siapa yang tetap mengikuti Rasul dan siapa yang menolaknya. Perubahan kiblat itu adalah urusan yang sangat berat, kecuali bagi orang-orang yang Kami beri hidayah iman dan Islam. Allah sama sekali tidak menghilangkan pahala shalat kalian yang dahulu. Sungguh Allah Maha Pemurah dan Maha Penyayang kepada semua manusia.

2:144

قَدۡ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجۡهِكَ فِي ٱلسَّمَآءِۖ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبۡلَةٗ تَرۡضَىٰهَاۚ فَوَلِّ وَجۡهَكَ شَطۡرَ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِۚ وَحَيۡثُ مَا كُنتُمۡ فَوَلُّواْ وُجُوهَكُمۡ شَطۡرَهُۥۗ وَإِنَّ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ لَيَعۡلَمُونَ أَنَّهُ ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّهِمۡۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا يَعۡمَلُونَ ١٤٤

Wahai Muhammad, Kami telah melihat kamu menengadahkan wajahmu ke langit ketika shalat. Lalu Kami palingkan kamu dari menghadap Baitul Maqdis ke arah kiblat yang kamu cintai. Wahai kaum mukmin, hadapkanlah diri kalian ke arah Ka'bah ketika shalat. Di mana pun kalian berada, hadapkanlah diri kalian ke arah Ka'bah. Kaum Yahudi dan Nasrani yang lebih dahulu telah diberi kitab Taurat dan Injil menyadari bahwa perubahan kiblat adalah ketetapan yang benar dari Tuhan mereka. Allah sama sekali tidak lalai mencatat semua perbuatan mereka.

2:145

وَلَئِنۡ أَتَيۡتَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ بِكُلِّ ءَايَةٖ مَّا تَبِعُواْ قِبۡلَتَكَۚ وَمَآ أَنتَ بِتَابِعٖ قِبۡلَتَهُمۡۚ وَمَا بَعۡضُهُم بِتَابِعٖ قِبۡلَةَ بَعۡضٖۚ وَلَئِنِ ٱتَّبَعۡتَ أَهۡوَآءَهُم مِّنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَكَ مِنَ ٱلۡعِلۡمِ إِنَّكَ إِذٗا لَّمِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ ١٤٥

Wahai Muhammad, sekiranya kamu dapat memberikan semua bukti kebenaran kepada kaum Yahudi dan Nasrani, pasti mereka tetap tidak akan mau mengikuti kiblatmu. Kamu juga sama sekali tidak boleh mengikuti kiblat mereka. Kamu dan mereka sama-sama tidak akan mengikuti kiblat yang lain. Jika kamu mengikuti kemauan kaum Yahudi dan Nasrani setelah datang kepadamu perintah menghadap ke Masjidil Haram, niscaya kamu benar-benar termasuk golongan yang zhalim.

2:146

ٱلَّذِينَ ءَاتَيۡنَٰهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ يَعۡرِفُونَهُۥ كَمَا يَعۡرِفُونَ أَبۡنَآءَهُمۡۖ وَإِنَّ فَرِيقٗا مِّنۡهُمۡ لَيَكۡتُمُونَ ٱلۡحَقَّ وَهُمۡ يَعۡلَمُونَ ١٤٦

Kaum yang zhalim adalah kaum Yahudi dan Nasrani yang telah Kami beri Taurat dan Injil. Mereka mengenal ciri-ciri Muhammad seperti mereka mengenal ciri-ciri anak-anak mereka sendiri. Sebagian dari kaum Yahudi dan Nasrani telah merahasiakan ayat tentang kenabian Muhammad dalam Taurat dan Injil. Mereka melakukan perbuatan itu dengan sadar.

2:147

ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّكَ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡمُمۡتَرِينَ ١٤٧

Wahai Muhammad, Al-Qur’an ini datang dari Tuhanmu. Wahai kaum mukmin, janganlah sekali-kali kalian termasuk golongan orang yang meragukan kebenaran Al- Qur’an.

2:148

وَلِكُلّٖ وِجۡهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَاۖ فَٱسۡتَبِقُواْ ٱلۡخَيۡرَٰتِۚ أَيۡنَ مَا تَكُونُواْ يَأۡتِ بِكُمُ ٱللَّهُ جَمِيعًاۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ ١٤٨

Setiap agama punya kiblat yang menjadi tempat menghadap bagi para pengikutnya masing-masing. Wahai kaum mukmin, segeralah kalian melakukan kebajikan-kebajikan yang diperintahkan Allah kepada kalian. Di mana pun kalian berada, Allah pasti akan mengumpulkan kalian di akhirat. Allah Mahakuasa melakukan apa saja.

2:149

وَمِنۡ حَيۡثُ خَرَجۡتَ فَوَلِّ وَجۡهَكَ شَطۡرَ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِۖ وَإِنَّهُۥ لَلۡحَقُّ مِن رَّبِّكَۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعۡمَلُونَ ١٤٩

Wahai Muhammad, kemana pun kamu pergi, ketika shalat hendaklah kamu hadapkan dirimu ke arah Ka'bah. Menghadap kiblat dalam shalat adalah suatu ketetapan Tuhanmu. Allah sama sekali tidak lalai mencatat perbuatan-perbuatan kalian.

2:150

وَمِنۡ حَيۡثُ خَرَجۡتَ فَوَلِّ وَجۡهَكَ شَطۡرَ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِۚ وَحَيۡثُ مَا كُنتُمۡ فَوَلُّواْ وُجُوهَكُمۡ شَطۡرَهُۥ لِئَلَّا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَيۡكُمۡ حُجَّةٌ إِلَّا ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ مِنۡهُمۡ فَلَا تَخۡشَوۡهُمۡ وَٱخۡشَوۡنِي وَلِأُتِمَّ نِعۡمَتِي عَلَيۡكُمۡ وَلَعَلَّكُمۡ تَهۡتَدُونَ ١٥٠

Wahai Muhammad, kemana pun kamu pergi, ketika shalat hendaklah kamu hadapkan dirimu ke arah Ka'bah. Wahai kaum mukmin, di mana pun kalian berada, ketika shalat hadapkanlah diri kalian ke arah Ka'bah. Kaum Yahudi, Nasrani, dan kaum musyrik tidak punya alasan untuk membantah kalian. Wahai kaum mukmin, janganlah kalian takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku. Aku akan menyempurnakan nikmat-Ku kepada kalian. Mudah-mudahan kalian mendapat hidayah untuk melaksanakan iman dan Islam.

2:151

كَمَآ أَرۡسَلۡنَا فِيكُمۡ رَسُولٗا مِّنكُمۡ يَتۡلُواْ عَلَيۡكُمۡ ءَايَٰتِنَا وَيُزَكِّيكُمۡ وَيُعَلِّمُكُمُ ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡحِكۡمَةَ وَيُعَلِّمُكُم مَّا لَمۡ تَكُونُواْ تَعۡلَمُونَ ١٥١

Wahai bangsa Arab, Kami juga telah mengutus Muhammad ke tengah-tengah kalian sebagai seorang rasul yang berasal dari bangsa kalian sendiri. Muhammad membacakan ayat-ayat Al-Qur'an kepada kalian, membersihkan diri kalian dari syirik, mengajarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah kepada kalian. Muhammad juga mengajarkan kepada kalian kisah umat-umat dahulu yang tidak kalian ketahui sebelumnya.

2:152

فَٱذۡكُرُونِيٓ أَذۡكُرۡكُمۡ وَٱشۡكُرُواْ لِي وَلَا تَكۡفُرُونِ ١٥٢

Wahai kaum mukmin, taatlah kalian kepada-Ku dengan cara mengikuti Rasul-Ku ini. Aku pasti akan menyelamatkan kalian dari siksa neraka. Taatlah kalian kepada perintah-Ku dalam menggunakan nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepada kalian. Janganlah kalian durhaka kepada-Ku dalam menggunakan nikmat-Ku itu.

Ujian Berat bagi Pembela Islam

2:153

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱسۡتَعِينُواْ بِٱلصَّبۡرِ وَٱلصَّلَوٰةِۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ ١٥٣

Wahai kaum mukmin, bersabarlah kalian dan laksanakanlah shalat untuk membantu diri kalian menghadapi ujian dari Allah. Sungguh rahmat Allah selalu menyertai orang-orang yang ikhlas menghadapi ujian.

2:154

وَلَا تَقُولُواْ لِمَن يُقۡتَلُ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ أَمۡوَٰتُۢۚ بَلۡ أَحۡيَآءٞ وَلَٰكِن لَّا تَشۡعُرُونَ ١٥٤

Kalian jangan beranggapan bahwa orang yang terbunuh ketika membela Islam itu mati. Mereka itu sebenarnya tetap hidup, tetapi kalian tidak memahami keadaan hidup mereka.

2:155

وَلَنَبۡلُوَنَّكُم بِشَيۡءٖ مِّنَ ٱلۡخَوۡفِ وَٱلۡجُوعِ وَنَقۡصٖ مِّنَ ٱلۡأَمۡوَٰلِ وَٱلۡأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ ١٥٥

Wahai kaum mukmin, Kami pasti menguji kalian dengan berbagai cobaan berupa rasa takut, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Wahai Muhammad, berilah kabar gembira kepada orang-orang yang ikhlas menghadapi ujian.

2:156

ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتۡهُم مُّصِيبَةٞ قَالُوٓاْ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيۡهِ رَٰجِعُونَ ١٥٦

Ketika kaum mukmin ditimpa musibah, mereka berkata: “Kami semua adalah milik Allah. Kami semua pasti kembali kepada-Nya.”

2:157

أُوْلَٰٓئِكَ عَلَيۡهِمۡ صَلَوَٰتٞ مِّن رَّبِّهِمۡ وَرَحۡمَةٞۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُهۡتَدُونَ ١٥٧

Kaum mukmin mendapatkan rahmat dan kasih sayang dari Tuhan mereka. Mereka itulah orang-orang yang memperoleh hidayah untuk menjalani iman dan Islam.

Cara-Cara Ibadah Haji

2:158

۞ إِنَّ ٱلصَّفَا وَٱلۡمَرۡوَةَ مِن شَعَآئِرِ ٱللَّهِۖ فَمَنۡ حَجَّ ٱلۡبَيۡتَ أَوِ ٱعۡتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيۡهِ أَن يَطَّوَّفَ بِهِمَاۚ وَمَن تَطَوَّعَ خَيۡرٗا فَإِنَّ ٱللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ ١٥٨

Shafa dan Marwah benar-benar termasuk lambang-lambang agama Allah. Siapa saja yang berhaji ke Baitullah atau melakukan ‘umrah, maka ia tidak berdosa melakukan sa’i di antara Shafa dan Marwah. Siapa saja yang melakukan haji tamattu’, maka Allah Maha Memberi balasan yang lebih baik dan Maha Mengetahui.

Orang-Orang yang Terlaknat

2:159

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَكۡتُمُونَ مَآ أَنزَلۡنَا مِنَ ٱلۡبَيِّنَٰتِ وَٱلۡهُدَىٰ مِنۢ بَعۡدِ مَا بَيَّنَّٰهُ لِلنَّاسِ فِي ٱلۡكِتَٰبِ أُوْلَٰٓئِكَ يَلۡعَنُهُمُ ٱللَّهُ وَيَلۡعَنُهُمُ ٱللَّٰعِنُونَ ١٥٩

Para pendeta Yahudi yang merahasiakan beberapa keterangan tentang hukum halal dan haram, serta kebenaran kenabian Muhammad setelah Kami jelaskan hal-hal itu kepada mereka dalam Taurat, mereka itu dilaknat oleh Allah dan oleh orang-orang yang melaknat.

2:160

إِلَّا ٱلَّذِينَ تَابُواْ وَأَصۡلَحُواْ وَبَيَّنُواْ فَأُوْلَٰٓئِكَ أَتُوبُ عَلَيۡهِمۡ وَأَنَا ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ ١٦٠

Adapun kaum Yahudi yang tidak dilaknat adalah mereka yang masuk Islam, beramal shalih dan menjelaskan kenabian Muhammad yang telah dirahasiakan oleh sebagian mereka. Kaum Yahudi yang masuk Islam itu akan Aku ampuni dosanya karena Aku Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk.

2:161

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَمَاتُواْ وَهُمۡ كُفَّارٌ أُوْلَٰٓئِكَ عَلَيۡهِمۡ لَعۡنَةُ ٱللَّهِ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ وَٱلنَّاسِ أَجۡمَعِينَ ١٦١

Orang-orang yang mengingkari kenabian Muhammad dan mati dalam kekafiran, mereka pasti mendapatkan kutukan Allah, kutukan malaikat, dan kutukan semua manusia.

2:162

خَٰلِدِينَ فِيهَا لَا يُخَفَّفُ عَنۡهُمُ ٱلۡعَذَابُ وَلَا هُمۡ يُنظَرُونَ ١٦٢

Orang-orang yang mengingkari kenabian Muhammad, kelak kekal di dalam neraka. Mereka tidak mendapat keringanan adzab, dan dimasukkan ke dalam neraka tanpa ditunda.

Allah Maha Berkuasa Menetapkan Urusan Apa Saja

2:163

وَإِلَٰهُكُمۡ إِلَٰهٞ وَٰحِدٞۖ لَّآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلرَّحۡمَٰنُ ٱلرَّحِيمُ ١٦٣

Wahai manusia, Tuhan kalian adalah Tuhan Yang Esa. Tidak ada tuhan selain Allah. Allah Mahaluas dan kekal belas kasih-Nya kepada kaum mukmin dan Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.

2:164

إِنَّ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱخۡتِلَٰفِ ٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ وَٱلۡفُلۡكِ ٱلَّتِي تَجۡرِي فِي ٱلۡبَحۡرِ بِمَا يَنفَعُ ٱلنَّاسَ وَمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مِن مَّآءٖ فَأَحۡيَا بِهِ ٱلۡأَرۡضَ بَعۡدَ مَوۡتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَآبَّةٖ وَتَصۡرِيفِ ٱلرِّيَٰحِ وَٱلسَّحَابِ ٱلۡمُسَخَّرِ بَيۡنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلۡأَرۡضِ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَعۡقِلُونَ ١٦٤

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, perahu yang berlayar di laut dengan memberi manfaat kepada manusia, air hujan yang Allah turunkan dari langit, lalu dengan air itu Allah menghidupkan bumi yang sebelumnya telah mati, membiakkan setiap binatang yang melata, serta menggerakkan angin dan awan yang melayang antara langit dan bumi, benar-benar menjadi bukti kekuasaan dan keesaan Allah bagi orang-orang yang mau berpikir.

2:165

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَندَادٗا يُحِبُّونَهُمۡ كَحُبِّ ٱللَّهِۖ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَشَدُّ حُبّٗا لِّلَّهِۗ وَلَوۡ يَرَى ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓاْ إِذۡ يَرَوۡنَ ٱلۡعَذَابَ أَنَّ ٱلۡقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعٗا وَأَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلۡعَذَابِ ١٦٥

Ada manusia yang menjadikan selain Allah sebagai tuhan yang mereka sembah. Mereka mencintai tuhan-tuhan itu seperti mencintai Allah. Adapun orang-orang mukmin sangat besar cintanya kepada Allah. Sekiranya orang-orang musyrik dapat menyaksikan tuhan-tuhan mereka tidak berdaya menghadapi adzab di akhirat, pasti mereka akan mengatakan bahwa semua kekuatan untuk menolak adzab hanyalah milik Allah. Sungguh Allah Mahahebat adzab-Nya.

2:166

إِذۡ تَبَرَّأَ ٱلَّذِينَ ٱتُّبِعُواْ مِنَ ٱلَّذِينَ ٱتَّبَعُواْ وَرَأَوُاْ ٱلۡعَذَابَ وَتَقَطَّعَتۡ بِهِمُ ٱلۡأَسۡبَابُ ١٦٦

Wahai manusia, ingatlah pada hari kiamat kelak, ketika para pemimpin kalian menyaksikan adzab, mereka berlepas diri dari para pengikutnya. Semua bentuk ikatan yang mereka buat di dunia terputus.

2:167

وَقَالَ ٱلَّذِينَ ٱتَّبَعُواْ لَوۡ أَنَّ لَنَا كَرَّةٗ فَنَتَبَرَّأَ مِنۡهُمۡ كَمَا تَبَرَّءُواْ مِنَّاۗ كَذَٰلِكَ يُرِيهِمُ ٱللَّهُ أَعۡمَٰلَهُمۡ حَسَرَٰتٍ عَلَيۡهِمۡۖ وَمَا هُم بِخَٰرِجِينَ مِنَ ٱلنَّارِ ١٦٧

Para pengikut pemimpin kafir berkata: “Sekiranya kami dapat hidup kembali ke dunia, pasti kami akan meninggalkan para pemimpin kami itu, seperti mereka sekarang meninggalkan kami.” Begitulah, pada hari kiamat kelak, Allah akan memperlihatkan kepada kaum kafir kerugian usaha mereka. Mereka sama sekali tidak akan dapat melarikan diri dari siksa neraka.

2:168

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ كُلُواْ مِمَّا فِي ٱلۡأَرۡضِ حَلَٰلٗا طَيِّبٗا وَلَا تَتَّبِعُواْ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيۡطَٰنِۚ إِنَّهُۥ لَكُمۡ عَدُوّٞ مُّبِينٌ ١٦٨

Wahai manusia, makanlah sebagian makanan yang halal lagi baik yang ada di muka bumi. Janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan dalam mencari rezeki. Setan-setan itu adalah musuh yang nyata bagi kalian.

2:169

إِنَّمَا يَأۡمُرُكُم بِٱلسُّوٓءِ وَٱلۡفَحۡشَآءِ وَأَن تَقُولُواْ عَلَى ٱللَّهِ مَا لَا تَعۡلَمُونَ ١٦٩

Setan-setan itu kerjanya hanya menyuruh kalian berbuat dosa dalam mencari rezeki, melakukan perbuatan tercela, menyuruh kalian berdusta atas nama Allah dalam menetapkan halal atau haram. Padahal kalian sebenarnya tidak mengetahui syari’at Allah tentang hal-hal itu.

2:170

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱتَّبِعُواْ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ قَالُواْ بَلۡ نَتَّبِعُ مَآ أَلۡفَيۡنَا عَلَيۡهِ ءَابَآءَنَآۚ أَوَلَوۡ كَانَ ءَابَآؤُهُمۡ لَا يَعۡقِلُونَ شَيۡـٔٗا وَلَا يَهۡتَدُونَ ١٧٠

Bila ada orang berkata kepada kaum kafir: “Wahai kaum kafir, ikutilah ajaran yang telah Allah turunkan kepada Muhammad.” Mereka menjawab: “Kami telah mengikuti ajaran yang kami peroleh dari nenek moyang kami dahulu.” Wahai Muhammad, katakanlah: “Apakah kaum kafir tetap akan mengikuti ajaran nenek moyang mereka sekalipun nenek moyang mereka tidak mengetahui syari’at halal atau haram sedikit pun, dan mereka itu bodoh?”

2:171

وَمَثَلُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ كَمَثَلِ ٱلَّذِي يَنۡعِقُ بِمَا لَا يَسۡمَعُ إِلَّا دُعَآءٗ وَنِدَآءٗۚ صُمُّۢ بُكۡمٌ عُمۡيٞ فَهُمۡ لَا يَعۡقِلُونَ ١٧١

Orang-orang yang mengingkari kenabian Muhammad diumpamakan seperti domba yang digiring oleh penggembalanya. Domba itu tidak dapat memahami seruan penggembalanya, kecuali sekadar mendengar teriakan. Orang-orang kafir itu tuli, bisu, dan buta. Karena kekafirannya itu, mereka tidak dapat memahami dakwah Muhammad.

Makanan Halal dan Haram

2:172

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُلُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقۡنَٰكُمۡ وَٱشۡكُرُواْ لِلَّهِ إِن كُنتُمۡ إِيَّاهُ تَعۡبُدُونَ ١٧٢

Wahai kaum mukmin, makanlah sebagian dari karunia Allah yang halal yang Kami berikan kepada kalian. Taatlah kalian kepada Allah, jika kalian benar-benar tunduk kepada-Nya dan mengesakan-Nya.

2:173

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيۡكُمُ ٱلۡمَيۡتَةَ وَٱلدَّمَ وَلَحۡمَ ٱلۡخِنزِيرِ وَمَآ أُهِلَّ بِهِۦ لِغَيۡرِ ٱللَّهِۖ فَمَنِ ٱضۡطُرَّ غَيۡرَ بَاغٖ وَلَا عَادٖ فَلَآ إِثۡمَ عَلَيۡهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٞ رَّحِيمٌ ١٧٣

Allah hanya mengharamkan kepada kalian bangkai, darah, daging babi, dan sembelihan yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah. Akan tetapi, siapa saja yang makan makanan haram itu karena terpaksa, bukan karena disengaja, dan tidak melampaui batas, maka dia tidak berdosa. Sungguh Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.

2:174

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَكۡتُمُونَ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلۡكِتَٰبِ وَيَشۡتَرُونَ بِهِۦ ثَمَنٗا قَلِيلًا أُوْلَٰٓئِكَ مَا يَأۡكُلُونَ فِي بُطُونِهِمۡ إِلَّا ٱلنَّارَ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ ٱللَّهُ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمۡ وَلَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٌ ١٧٤

Sesungguhnya para pendeta Yahudi dan Nasrani yang merahasiakan kenabian Muhammad sebagaimana Allah terangkan dalam Taurat dan Injil, lalu menukarnya dengan kesenangan dunia yang sedikit, maka hasil yang mereka masukkan dalam perut mereka hanyalah api neraka. Pada hari kiamat, Allah tidak mau berbicara kepada mereka. Allah tidak mau membersihkan mereka dari dosa-dosa mereka. Mereka kelak ditimpa adzab yang pedih di akhirat.

2:175

أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ ٱشۡتَرَوُاْ ٱلضَّلَٰلَةَ بِٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡعَذَابَ بِٱلۡمَغۡفِرَةِۚ فَمَآ أَصۡبَرَهُمۡ عَلَى ٱلنَّارِ ١٧٥

Kaum Yahudi dan Nasrani adalah orang-orang yang telah memilih kekafiran daripada Islam. Mereka memilih neraka daripada surga. Karena itu, alangkah beraninya mereka menjadikan diri mereka sendiri sebagai penghuni neraka.

2:176

ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ نَزَّلَ ٱلۡكِتَٰبَ بِٱلۡحَقِّۗ وَإِنَّ ٱلَّذِينَ ٱخۡتَلَفُواْ فِي ٱلۡكِتَٰبِ لَفِي شِقَاقِۭ بَعِيدٖ ١٧٦

Adzab neraka itu ditimpakan kepada kaum Yahudi dan Nasrani karena mereka mengingkari Al-Qur'an yang berisi kebenaran yang telah Allah turunkan kepada manusia. Mereka yang mengingkari kebenaran Al-Qur'an itu benar-benar memusuhi kaum mukmin.

Hakikat Taat kepada Allah

2:177

۞ لَّيۡسَ ٱلۡبِرَّ أَن تُوَلُّواْ وُجُوهَكُمۡ قِبَلَ ٱلۡمَشۡرِقِ وَٱلۡمَغۡرِبِ وَلَٰكِنَّ ٱلۡبِرَّ مَنۡ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ وَٱلۡكِتَٰبِ وَٱلنَّبِيِّـۧنَ وَءَاتَى ٱلۡمَالَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ ذَوِي ٱلۡقُرۡبَىٰ وَٱلۡيَتَٰمَىٰ وَٱلۡمَسَٰكِينَ وَٱبۡنَ ٱلسَّبِيلِ وَٱلسَّآئِلِينَ وَفِي ٱلرِّقَابِ وَأَقَامَ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَى ٱلزَّكَوٰةَ وَٱلۡمُوفُونَ بِعَهۡدِهِمۡ إِذَا عَٰهَدُواْۖ وَٱلصَّٰبِرِينَ فِي ٱلۡبَأۡسَآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَحِينَ ٱلۡبَأۡسِۗ أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ صَدَقُواْۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُتَّقُونَ ١٧٧

Wahai kaum mukmin, hakikat ketaatan kepada Allah itu bukanlah sekadar menghadapkan diri ke arah timur dan barat. Orang yang sebenarnya taat kepada Allah adalah orang yang beriman kepada Allah, hari akhirat, para malaikat, kitab-kitab-Nya, dan para nabi-Nya. Dia memberikan harta yang dicintainya kepada kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang terlantar dalam perjalanan, orang-orang yang meminta-minta karena miskin, dan untuk pembebasan budak. Dia juga melaksanakan shalat dan mengeluarkan zakat. Juga orang-orang yang memenuhi janji-janji mereka bila berjanji, serta bersabar menghadapi malapetaka, bencana, dan saat terjadi peperangan. Orang-orang itulah yang dikatakan benar-benar beriman. Mereka itulah orang-orang yang taat kepada Allah dan bertauhid.

Qishash dan Hikmahnya

2:178

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلۡقِصَاصُ فِي ٱلۡقَتۡلَىۖ ٱلۡحُرُّ بِٱلۡحُرِّ وَٱلۡعَبۡدُ بِٱلۡعَبۡدِ وَٱلۡأُنثَىٰ بِٱلۡأُنثَىٰۚ فَمَنۡ عُفِيَ لَهُۥ مِنۡ أَخِيهِ شَيۡءٞ فَٱتِّبَاعُۢ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَأَدَآءٌ إِلَيۡهِ بِإِحۡسَٰنٖۗ ذَٰلِكَ تَخۡفِيفٞ مِّن رَّبِّكُمۡ وَرَحۡمَةٞۗ فَمَنِ ٱعۡتَدَىٰ بَعۡدَ ذَٰلِكَ فَلَهُۥ عَذَابٌ أَلِيمٞ ١٧٨

Wahai kaum mukmin, kalian diwajibkan melaksanakan qishash, hukuman setimpal dalam perkara pembunuhan. Orang merdeka membunuh orang merdeka, hukumannya dibunuh. Budak membunuh budak, hukumannya dibunuh. Perempuan membunuh perempuan, hukumannya dibunuh. Pembunuh yang telah diberi maaf oleh keluarga korban, maka hendaklah pembunuh membalas budinya dengan berlaku baik kepada keluarga korban, dan membayar denda kepada mereka dengan baik. Demikian itu adalah keringanan dan rahmat dari Tuhan kalian. Akan tetapi, siapa saja setelah dimaafkan lalu melakukan pembunuhan lagi, maka pembunuh itu akan mendapatkan adzab yang pedih di dunia dan akhirat.

2:179

وَلَكُمۡ فِي ٱلۡقِصَاصِ حَيَوٰةٞ يَٰٓأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ ١٧٩

Wahai orang-orang yang berakal sehat, pelaksanaan qishash, hukuman setimpal dalam kasus pembunuhan menjamin keselamatan hidup kalian, agar kalian selamat dari bahaya pembunuhan.

Ketentuan Berwasiat

2:180

كُتِبَ عَلَيۡكُمۡ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ ٱلۡمَوۡتُ إِن تَرَكَ خَيۡرًا ٱلۡوَصِيَّةُ لِلۡوَٰلِدَيۡنِ وَٱلۡأَقۡرَبِينَ بِٱلۡمَعۡرُوفِۖ حَقًّا عَلَى ٱلۡمُتَّقِينَ ١٨٠

Wahai kaum mukmin, bila seseorang di antara kalian hampir mati, dan dia meninggalkan harta kekayaan, maka dia diwajibkan untuk memberikan wasiat bagi ibu-bapaknya dan kaum kerabat dengan cara-cara yang adil. Berwasiat dengan cara adil adalah suatu kewajiban bagi orang-orang yang taat kepada Allah dan bertauhid.

2:181

فَمَنۢ بَدَّلَهُۥ بَعۡدَ مَا سَمِعَهُۥ فَإِنَّمَآ إِثۡمُهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ يُبَدِّلُونَهُۥٓۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٞ ١٨١

Siapa saja yang mengubah wasiat yang telah didengarnya, maka dialah yang menanggung dosanya. Sungguh Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

2:182

فَمَنۡ خَافَ مِن مُّوصٖ جَنَفًا أَوۡ إِثۡمٗا فَأَصۡلَحَ بَيۡنَهُمۡ فَلَآ إِثۡمَ عَلَيۡهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ١٨٢

Siapa saja yang mengetahui seorang pemberi wasiat berbuat salah atau dosa dalam berwasiat, hendaklah ia memperbaiki kesalahan wasiat itu. Melakukan perbaikan wasiat tidak berdosa. Sungguh Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.

Ketentuan Puasa

2:183

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ ١٨٣

Wahai kaum mukmin, kalian diwajibkan berpuasa sebagaimana yang diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian sanggup menahan hawa nafsu.

2:184

أَيَّامٗا مَّعۡدُودَٰتٖۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٖ فَعِدَّةٞ مِّنۡ أَيَّامٍ أُخَرَۚ وَعَلَى ٱلَّذِينَ يُطِيقُونَهُۥ فِدۡيَةٞ طَعَامُ مِسۡكِينٖۖ فَمَن تَطَوَّعَ خَيۡرٗا فَهُوَ خَيۡرٞ لَّهُۥۚ وَأَن تَصُومُواْ خَيۡرٞ لَّكُمۡ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ ١٨٤

Puasa itu dilaksanakan pada beberapa hari tertentu. Siapa saja yang sakit atau bepergian lalu tidak berpuasa, hendaklah ia menggantinya pada hari-hari lain. Bagi orang-orang yang tidak kuat berpuasa, maka mereka wajib membayar fidyah. Fidyah adalah memberi makan kepada seorang miskin. Siapa saja yang dengan suka rela membayar fidyah lebih banyak, maka hal itu lebih baik bagi dirinya. Jika kalian mengetahui keutamaan berpuasa, maka kalian berpuasa ketika dalam perjalanan itu lebih baik bagi kalian daripada tidak berpuasa.

2:185

شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٖ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهۡرَ فَلۡيَصُمۡهُۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٖ فَعِدَّةٞ مِّنۡ أَيَّامٍ أُخَرَۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلۡيُسۡرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلۡعُسۡرَ وَلِتُكۡمِلُواْ ٱلۡعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمۡ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ ١٨٥

Puasa yang diwajibkan itu adalah pada bulan Ramadhan. Pada bulan Ramadhan Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan rinci tentang petunjuk itu. Al-Qur’an menjadi pembeda antara yang hak dan yang batil. Siapa saja yang menemui bulan Ramadhan di tempat tinggalnya, maka dia wajib berpuasa. Siapa saja yang sakit atau bepergian, lalu dia tidak berpuasa, maka hendaklah dia menggantinya pada hari-hari lain. Allah menghendaki kemudahan bagi kalian dan tidak menghendaki kesulitan. Dengan begitu kalian dapat menyelesaikan hari-hari puasa kalian dengan sempurna. Kalian dapat menyemarakkan keagungan Allah dan mengikuti petunjuk-Nya. Mudah-mudahan kalian dapat menikmati karunia Allah.

2:186

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِۖ فَلۡيَسۡتَجِيبُواْ لِي وَلۡيُؤۡمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُونَ ١٨٦

Wahai Muhammad, bila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang keberadaan-Ku, maka katakanlah bahwa Aku amat dekat dengan hamba-Ku. Aku kabulkan permohonan orang-orang yang memohon kepada-Ku, dengan syarat mereka mau mematuhi perintah-Ku dan mengimani keesaan-Ku. Mudah-mudahan mereka selamat dari kesesatan.

2:187

أُحِلَّ لَكُمۡ لَيۡلَةَ ٱلصِّيَامِ ٱلرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَآئِكُمۡۚ هُنَّ لِبَاسٞ لَّكُمۡ وَأَنتُمۡ لِبَاسٞ لَّهُنَّۗ عَلِمَ ٱللَّهُ أَنَّكُمۡ كُنتُمۡ تَخۡتَانُونَ أَنفُسَكُمۡ فَتَابَ عَلَيۡكُمۡ وَعَفَا عَنكُمۡۖ فَٱلۡـَٰٔنَ بَٰشِرُوهُنَّ وَٱبۡتَغُواْ مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَكُمۡۚ وَكُلُواْ وَٱشۡرَبُواْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ ٱلۡخَيۡطُ ٱلۡأَبۡيَضُ مِنَ ٱلۡخَيۡطِ ٱلۡأَسۡوَدِ مِنَ ٱلۡفَجۡرِۖ ثُمَّ أَتِمُّواْ ٱلصِّيَامَ إِلَى ٱلَّيۡلِۚ وَلَا تُبَٰشِرُوهُنَّ وَأَنتُمۡ عَٰكِفُونَ فِي ٱلۡمَسَٰجِدِۗ تِلۡكَ حُدُودُ ٱللَّهِ فَلَا تَقۡرَبُوهَاۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ ءَايَٰتِهِۦ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ ١٨٧

Wahai kaum mukmin, dihalalkan bagi kalian pada malam hari puasa untuk berkumpul dengan istri-istri kalian. Istri-istri kalian menjadi penenteram bagi kalian. Kalian menjadi penenteram bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kalian telah melanggar janji kalian kepada diri kalian sendiri untuk tidak mencampuri istri setelah bangun malam pada hari puasa. Tetapi Allah mengampuni kalian dan memaafkan dosa atas pelanggaran kalian itu. Karena itu, sekarang kalian boleh berkumpul dengan istri-istri kalian. Berusahalah kalian untuk mendapatkan anak yang telah Allah tetapkan bagi kalian. Makanlah dan minumlah sampai waktu fajar tiba. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai waktu maghrib. Janganlah kalian berkumpul dengan istri kalian ketika kalian beri’tikaf di masjid. Itulah syari’at Allah. Wahai kaum mukmin, janganlah kalian melanggar syari’at-Nya. Demikianlah Allah jelaskan syari’at-Nya secara rinci kepada manusia supaya mereka beruntung mendapatkan rahmat-Nya.

2:188

وَلَا تَأۡكُلُوٓاْ أَمۡوَٰلَكُم بَيۡنَكُم بِٱلۡبَٰطِلِ وَتُدۡلُواْ بِهَآ إِلَى ٱلۡحُكَّامِ لِتَأۡكُلُواْ فَرِيقٗا مِّنۡ أَمۡوَٰلِ ٱلنَّاسِ بِٱلۡإِثۡمِ وَأَنتُمۡ تَعۡلَمُونَ ١٨٨

Wahai kaum mukmin, janganlah kalian memakan harta sesama kalian dengan cara batil. Jangan pula kalian mengajukan perkara kepada hakim-hakim dengan cara batil untuk dapat mengambil sebagian harta orang lain, padahal kalian mengetahui bahwa cara semacam itu batil.

Jihad dengan Jiwa dan Harta untuk Membela Islam

2:189

۞ يَسۡـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡأَهِلَّةِۖ قُلۡ هِيَ مَوَٰقِيتُ لِلنَّاسِ وَٱلۡحَجِّۗ وَلَيۡسَ ٱلۡبِرُّ بِأَن تَأۡتُواْ ٱلۡبُيُوتَ مِن ظُهُورِهَا وَلَٰكِنَّ ٱلۡبِرَّ مَنِ ٱتَّقَىٰۗ وَأۡتُواْ ٱلۡبُيُوتَ مِنۡ أَبۡوَٰبِهَاۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ١٨٩

Orang-orang bertanya kepadamu tentang hilal. Wahai Muhammad, katakanlah bahwa hilal itu adalah tanda waktu untuk kepentingan manusia dan ibadah haji. Ketaatan kepada Allah itu bukanlah perbuatan kalian mendatangi rumah-rumah kalian melalui pintu belakang. Akan tetapi, ketaatan kepada Allah yang sebenarnya adalah perbuatan orang yang mematuhi perintah-Nya dan memasuki rumah-rumah melalui pintu depannya. Taatlah kepada Allah supaya kalian selamat dari siksa-Nya di akhirat.

2:190

وَقَٰتِلُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ ٱلَّذِينَ يُقَٰتِلُونَكُمۡ وَلَا تَعۡتَدُوٓاْۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلۡمُعۡتَدِينَ ١٩٠

Wahai kaum mukmin, berperanglah kalian untuk membela Islam melawan orang-orang yang memerangi kalian. Janganlah kalian melanggar syari’at perang. Sungguh Allah tidak menyukai orang-orang yang melanggar syari’at perang.

2:191

وَٱقۡتُلُوهُمۡ حَيۡثُ ثَقِفۡتُمُوهُمۡ وَأَخۡرِجُوهُم مِّنۡ حَيۡثُ أَخۡرَجُوكُمۡۚ وَٱلۡفِتۡنَةُ أَشَدُّ مِنَ ٱلۡقَتۡلِۚ وَلَا تُقَٰتِلُوهُمۡ عِندَ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ حَتَّىٰ يُقَٰتِلُوكُمۡ فِيهِۖ فَإِن قَٰتَلُوكُمۡ فَٱقۡتُلُوهُمۡۗ كَذَٰلِكَ جَزَآءُ ٱلۡكَٰفِرِينَ ١٩١

Wahai kaum mukmin, perangilah musuh-musuh kalian di mana pun kalian temui mereka di medan perang dan dalam masa perang. Usirlah musuh-musuh kalian dari negeri tempat kalian dahulu diusir. Gangguan terhadap kehidupan beragama kaum muslim itu lebih berat dosanya daripada pembunuhan. Akan tetapi kalian jangan memerangi musuh-musuh kalian di sekitar Masjidil Haram hingga mereka memerangi kalian di tempat itu. Jika musuh-musuh kalian memerangi kalian di tempat itu, maka perangilah mereka. Demikian itu adalah hukuman bagi orang-orang kafir.

2:192

فَإِنِ ٱنتَهَوۡاْ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ١٩٢

Jika musuh-musuh kalian berhenti dari memerangi kalian di sekitar Masjidil Haram, maka janganlah kalian perangi mereka di tempat itu. Sungguh Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.

2:193

وَقَٰتِلُوهُمۡ حَتَّىٰ لَا تَكُونَ فِتۡنَةٞ وَيَكُونَ ٱلدِّينُ لِلَّهِۖ فَإِنِ ٱنتَهَوۡاْ فَلَا عُدۡوَٰنَ إِلَّا عَلَى ٱلظَّٰلِمِينَ ١٩٣

Wahai kaum mukmin, perangilah musuh-musuh kalian sampai rintangan terhadap pelaksanaan syari’at Islam lenyap, dan manusia mengikuti agamanya semata-mata karena taat kepada Allah. Jika musuh-musuh kalian mau berhenti dari merintangi pelaksanaan syari’at Islam, maka antara kalian dengan mereka tidak ada alasan untuk bermusuhan. Bermusuhan dibolehkan hanya terhadap orang-orang yang melakukan gangguan pelaksanaan syari’at.

2:194

ٱلشَّهۡرُ ٱلۡحَرَامُ بِٱلشَّهۡرِ ٱلۡحَرَامِ وَٱلۡحُرُمَٰتُ قِصَاصٞۚ فَمَنِ ٱعۡتَدَىٰ عَلَيۡكُمۡ فَٱعۡتَدُواْ عَلَيۡهِ بِمِثۡلِ مَا ٱعۡتَدَىٰ عَلَيۡكُمۡۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلۡمُتَّقِينَ ١٩٤

Musuh-musuh kalian yang memerangi kalian pada bulan Haram balasannya adalah diperangi pada bulan Haram juga. Bagi yang melanggar syari’at perang pada bulan Haram dihukum dengan hukuman setimpal. Siapa saja yang memerangi kalian, hendaklah kalian perangi mereka setimpal dengan serangan yang mereka lakukan terhadap kalian. Taatlah kalian kepada Allah dalam urusan perang. Ketahuilah bahwa Allah selalu menolong orang-orang yang tidak mau memulai peperangan.

2:195

وَأَنفِقُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلَا تُلۡقُواْ بِأَيۡدِيكُمۡ إِلَى ٱلتَّهۡلُكَةِ وَأَحۡسِنُوٓاْۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِينَ ١٩٥

Wahai kaum mukmin, dermakanlah harta kalian untuk membela Islam. Janganlah kalian bakhil mendanai perang untuk membela Islam. Sekiranya kalian bakhil mendanai perang untuk membela Islam, berarti kalian menyiapkan diri menghadapi adzab Allah. Dermakanlah harta kalian untuk membela Islam. Sungguh Allah mencintai orang-orang yang mendermakan hartanya untuk membela Islam.

Ibadah Haji

2:196

وَأَتِمُّواْ ٱلۡحَجَّ وَٱلۡعُمۡرَةَ لِلَّهِۚ فَإِنۡ أُحۡصِرۡتُمۡ فَمَا ٱسۡتَيۡسَرَ مِنَ ٱلۡهَدۡيِۖ وَلَا تَحۡلِقُواْ رُءُوسَكُمۡ حَتَّىٰ يَبۡلُغَ ٱلۡهَدۡيُ مَحِلَّهُۥۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوۡ بِهِۦٓ أَذٗى مِّن رَّأۡسِهِۦ فَفِدۡيَةٞ مِّن صِيَامٍ أَوۡ صَدَقَةٍ أَوۡ نُسُكٖۚ فَإِذَآ أَمِنتُمۡ فَمَن تَمَتَّعَ بِٱلۡعُمۡرَةِ إِلَى ٱلۡحَجِّ فَمَا ٱسۡتَيۡسَرَ مِنَ ٱلۡهَدۡيِۚ فَمَن لَّمۡ يَجِدۡ فَصِيَامُ ثَلَٰثَةِ أَيَّامٖ فِي ٱلۡحَجِّ وَسَبۡعَةٍ إِذَا رَجَعۡتُمۡۗ تِلۡكَ عَشَرَةٞ كَامِلَةٞۗ ذَٰلِكَ لِمَن لَّمۡ يَكُنۡ أَهۡلُهُۥ حَاضِرِي ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ ١٩٦

Wahai kaum mukmin, laksanakanlah haji dan 'umrah dengan sempurna karena taat kepada Allah. Sekiranya kalian terhalang menyempurnakan haji, wajib bagi kalian menyembelih hewan kurban yang mudah kalian dapat. Janganlah kalian mencukur rambut kalian sebelum sampai di tempat penyembelihan hewan kurban. Siapa saja di antara kalian sakit atau ada gangguan penyakit di kepalanya, lalu ia mencukur rambutnya, maka hendaklah ia membayar tebusan dengan berpuasa, atau bershadaqah, atau menyembelih seekor kambing. Jika kalian sudah aman, maka siapa yang melakukan haji tamattu', maka ia wajib menyembelih seekor kambing yang mudah didapat sebagai dendanya. Siapa saja yang tidak mendapatkan seekor kambing itu, maka hendaklah ia berpuasa tiga hari ketika berada di Makkah dan tujuh hari setelah sampai di kampung halamannya. Puasa tebusan itu sepuluh hari penuh. Haji tamattu' itu hanya berlaku bagi orang-orang yang bukan penduduk Makkah. Taatlah kalian kepada Allah dalam melaksanakan haji dan 'umrah. Ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksa-Nya terhadap orang yang melanggar syari'at-Nya.

2:197

ٱلۡحَجُّ أَشۡهُرٞ مَّعۡلُومَٰتٞۚ فَمَن فَرَضَ فِيهِنَّ ٱلۡحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوقَ وَلَا جِدَالَ فِي ٱلۡحَجِّۗ وَمَا تَفۡعَلُواْ مِنۡ خَيۡرٖ يَعۡلَمۡهُ ٱللَّهُۗ وَتَزَوَّدُواْ فَإِنَّ خَيۡرَ ٱلزَّادِ ٱلتَّقۡوَىٰۖ وَٱتَّقُونِ يَٰٓأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ ١٩٧

Waktu pelaksanaan haji itu pada bulan-bulan tertentu. Siapa saja yang melaksanakan haji pada bulan-bulan itu, maka ia tidak boleh berkumpul dengan istrinya, tidak boleh melanggar hukum-hukum haji dan ‘umrah, serta tidak boleh bertengkar selama melaksanakan haji. Wahai orang-orang yang memikirkan kehidupan akhirat, ketaatan yang telah kalian lakukan dalam melaksanakan haji dan ‘umrah, pasti Allah mengetahuinya. Hendaklah kalian menyiapkan bekal kehidupan akhirat. Bekal kehidupan akhirat yang terbaik bagi manusia adalah ketaatannya kepada-Ku. Oleh karena itu, taatlah kalian kepada-Ku.

2:198

لَيۡسَ عَلَيۡكُمۡ جُنَاحٌ أَن تَبۡتَغُواْ فَضۡلٗا مِّن رَّبِّكُمۡۚ فَإِذَآ أَفَضۡتُم مِّنۡ عَرَفَٰتٖ فَٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ عِندَ ٱلۡمَشۡعَرِ ٱلۡحَرَامِۖ وَٱذۡكُرُوهُ كَمَا هَدَىٰكُمۡ وَإِن كُنتُم مِّن قَبۡلِهِۦ لَمِنَ ٱلضَّآلِّينَ ١٩٨

Wahai kaum mukmin, kalian tidak berdosa bekerja untuk mencari rezeki dari Tuhan kalian pada bulan-bulan haji. Apabila kalian meninggalkan ‘Arafah setelah wuquf, hendaklah kalian melakukan shalat dan berdo’a di Masy’aril Haram. Hendaklah kalian berdzikir sesuai petunjuk yang diberikan kepada kalian, padahal sebelum itu kalian tidak mengetahui cara-cara haji yang benar.

2:199

ثُمَّ أَفِيضُواْ مِنۡ حَيۡثُ أَفَاضَ ٱلنَّاسُ وَٱسۡتَغۡفِرُواْ ٱللَّهَۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ١٩٩

Wahai kaum mukmin, berangkatlah kalian meninggalkan ‘Arafah sebagaimana orang lain berangkat meninggalkan ‘Arafah. Mohonlah ampun kepada Allah atas dosa-dosa kalian. Sungguh Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.

2:200

فَإِذَا قَضَيۡتُم مَّنَٰسِكَكُمۡ فَٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ كَذِكۡرِكُمۡ ءَابَآءَكُمۡ أَوۡ أَشَدَّ ذِكۡرٗاۗ فَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي ٱلدُّنۡيَا وَمَا لَهُۥ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ مِنۡ خَلَٰقٖ ٢٠٠

Wahai kaum mukmin, apabila kalian telah selesai melaksanakan haji, perbanyaklah menyebut nama Allah seperti kalian banyak menyebut nama nenek moyang kalian pada jaman jahiliyah, atau lebih banyak lagi. Orang-orang yang wuquf di ‘Arafah ada yang berdo’a: “Wahai Tuhan kami, berikanlah kesenangan kepada kami di dunia ini.” Kelak di akhirat, orang semacam ini tidak akan mendapatkan pahala sedikit pun.

2:201

وَمِنۡهُم مَّن يَقُولُ رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي ٱلدُّنۡيَا حَسَنَةٗ وَفِي ٱلۡأٓخِرَةِ حَسَنَةٗ وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ ٢٠١

Orang-orang yang wuquf di ‘Arafah ada juga yang berdo’a: “Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa api neraka.”

2:202

أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ نَصِيبٞ مِّمَّا كَسَبُواْۚ وَٱللَّهُ سَرِيعُ ٱلۡحِسَابِ ٢٠٢

Orang-orang mukmin yang meminta kebaikan dunia dan akhirat itulah orang-orang yang mendapatkan pahala besar karena amal shalih mereka. Allah sangat cepat dalam mengadili perkara manusia di akhirat.

2:203

۞ وَٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ فِيٓ أَيَّامٖ مَّعۡدُودَٰتٖۚ فَمَن تَعَجَّلَ فِي يَوۡمَيۡنِ فَلَآ إِثۡمَ عَلَيۡهِ وَمَن تَأَخَّرَ فَلَآ إِثۡمَ عَلَيۡهِۖ لِمَنِ ٱتَّقَىٰۗ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّكُمۡ إِلَيۡهِ تُحۡشَرُونَ ٢٠٣

Wahai kaum mukmin, perbanyaklah menyebut nama Allah pada hari-hari tasyriq, yaitu tanggal 11,12 dan 13 Dzulhijah. Siapa saja yang ingin segera menyelesaikan lempar jumrahnya dalam dua hari, maka ia tidak berdosa melakukannya. Siapa saja yang ingin menyempurnakannya dalam tiga hari, maka dia pun tidak berdosa melakukannya, selama dia melakukannya dengan ikhlas dan taat kepada Allah. Taatlah kalian kepada Allah, dan sadarlah bahwa kalian kelak pasti akan dikumpulkan di akhirat.

Perilaku Orang-Orang Munafik

2:204

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يُعۡجِبُكَ قَوۡلُهُۥ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا وَيُشۡهِدُ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا فِي قَلۡبِهِۦ وَهُوَ أَلَدُّ ٱلۡخِصَامِ ٢٠٤

Wahai Muhammad, ada orang-orang yang jika berbicara tentang kehidupan dunia ini mempesona kamu. Orang itu bersumpah dengan nama Allah bahwa dia mencintai Islam, padahal sebenarnya dia sangat keras mengingkari kebenaran Islam.

2:205

وَإِذَا تَوَلَّىٰ سَعَىٰ فِي ٱلۡأَرۡضِ لِيُفۡسِدَ فِيهَا وَيُهۡلِكَ ٱلۡحَرۡثَ وَٱلنَّسۡلَۚ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ ٱلۡفَسَادَ ٢٠٥

Wahai Muhammad, apabila orang itu berpisah dari kamu, dia melakukan perbuatan-perbuatan dosa, merusak ladang-ladang dan hewan. Allah tidak menyukai perbuatan-perbuatan dosa semacam itu.

2:206

وَإِذَا قِيلَ لَهُ ٱتَّقِ ٱللَّهَ أَخَذَتۡهُ ٱلۡعِزَّةُ بِٱلۡإِثۡمِۚ فَحَسۡبُهُۥ جَهَنَّمُۖ وَلَبِئۡسَ ٱلۡمِهَادُ ٢٠٦

Jika ada orang yang mengingatkannya: “Takutlah kamu kepada Allah,” maka orang itu dengan congkak meneruskan perbuatan dosanya. Cukuplah baginya neraka Jahanam. Adapun neraka Jahanam adalah tempat tinggal yang sangat buruk.

2:207

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَشۡرِي نَفۡسَهُ ٱبۡتِغَآءَ مَرۡضَاتِ ٱللَّهِۚ وَٱللَّهُ رَءُوفُۢ بِٱلۡعِبَادِ ٢٠٧

Di antara manusia ada yang merelakan dirinya untuk mencari keridhaan Allah. Dan Allah Maha Pemurah kepada para hamba-Nya.

2:208

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱدۡخُلُواْ فِي ٱلسِّلۡمِ كَآفَّةٗ وَلَا تَتَّبِعُواْ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيۡطَٰنِۚ إِنَّهُۥ لَكُمۡ عَدُوّٞ مُّبِينٞ ٢٠٨

Wahai kaum mukmin, ikutilah syari’at Islam itu seluruhnya. Janganlah kalian mengikuti bujukan-bujukan setan. Sungguh setan itu adalah musuh kalian yang nyata-nyata merugikan kalian.

2:209

فَإِن زَلَلۡتُم مِّنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَتۡكُمُ ٱلۡبَيِّنَٰتُ فَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ ٢٠٩

Wahai kaum munafik, jika kalian tetap memilih kesesatan setelah datangnya Al-Qur’an kepada kalian, maka ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa membinasakan kalian lagi Mahabijaksana menghukum kalian.

2:210

هَلۡ يَنظُرُونَ إِلَّآ أَن يَأۡتِيَهُمُ ٱللَّهُ فِي ظُلَلٖ مِّنَ ٱلۡغَمَامِ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ وَقُضِيَ ٱلۡأَمۡرُۚ وَإِلَى ٱللَّهِ تُرۡجَعُ ٱلۡأُمُورُ ٢١٠

Orang-orang kafir itu hanya menantikan adzab yang akan Allah turunkan kepada mereka melalui naungan-naungan awan dan malaikat. Adzab bagi mereka itu telah ditetapkan. Hanya kepada Allah lah semua urusan manusia dikembalikan.

Hikmah Allah Mengutus Rasul Allah

2:211

سَلۡ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ كَمۡ ءَاتَيۡنَٰهُم مِّنۡ ءَايَةِۭ بَيِّنَةٖۗ وَمَن يُبَدِّلۡ نِعۡمَةَ ٱللَّهِ مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَتۡهُ فَإِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ ٢١١

Wahai Muhammad, tanyakanlah kepada Bani Israil: “Berapa banyak bukti kebenaran kenabianku yang telah Allah tunjukkan kepada kalian?” Siapa saja yang mengingkari petunjuk Allah sesudah datangnya Muhammad sebagai nabi, maka sungguh adzab Allah amat berat.

2:212

زُيِّنَ لِلَّذِينَ كَفَرُواْ ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا وَيَسۡخَرُونَ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْۘ وَٱلَّذِينَ ٱتَّقَوۡاْ فَوۡقَهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۗ وَٱللَّهُ يَرۡزُقُ مَن يَشَآءُ بِغَيۡرِ حِسَابٖ ٢١٢

Orang-orang kafir itu tertipu oleh kesenangan dunia. Mereka mencemooh orang-orang beriman. Pada hari kiamat kelak, orang-orang yang taat kepada Allah berada di atas orang-orang kafir. Allah memberikan karunia tanpa batas kepada siapa yang dikehendaki-Nya.

2:213

كَانَ ٱلنَّاسُ أُمَّةٗ وَٰحِدَةٗ فَبَعَثَ ٱللَّهُ ٱلنَّبِيِّـۧنَ مُبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَ وَأَنزَلَ مَعَهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ بِٱلۡحَقِّ لِيَحۡكُمَ بَيۡنَ ٱلنَّاسِ فِيمَا ٱخۡتَلَفُواْ فِيهِۚ وَمَا ٱخۡتَلَفَ فِيهِ إِلَّا ٱلَّذِينَ أُوتُوهُ مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَتۡهُمُ ٱلۡبَيِّنَٰتُ بَغۡيَۢا بَيۡنَهُمۡۖ فَهَدَى ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لِمَا ٱخۡتَلَفُواْ فِيهِ مِنَ ٱلۡحَقِّ بِإِذۡنِهِۦۗ وَٱللَّهُ يَهۡدِي مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٍ ٢١٣

Manusia itu semula agamanya satu. Kemudian mereka berselisih tentang keesaan Allah. Lalu Allah mengirimkan nabi-nabi untuk menyampaikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin dan ancaman kepada orang-orang kafir. Kepada kaum Yahudi dan Nasrani telah diturunkan Taurat dan Injil yang mengajarkan hukum-hukum yang benar untuk mengadili manusia dalam persoalan yang mereka perselisihkan. Kaum Yahudi dan Nasrani tidak mengingkari kenabian Muhammad, melainkan setelah datangnya Al-Qur’an kepada mereka. Kaum Yahudi dan Nasrani merasa dengki kepada Muhammad. Kemudian Allah memberi petunjuk dengan rahmat-Nya kepada orang-orang mukmin sehingga mereka tidak mengingkari kenabian Muhammad. Allah memberi hidayah kepada siapa yang dikehendaki-Nya untuk masuk Islam.

2:214

أَمۡ حَسِبۡتُمۡ أَن تَدۡخُلُواْ ٱلۡجَنَّةَ وَلَمَّا يَأۡتِكُم مَّثَلُ ٱلَّذِينَ خَلَوۡاْ مِن قَبۡلِكُمۖ مَّسَّتۡهُمُ ٱلۡبَأۡسَآءُ وَٱلضَّرَّآءُ وَزُلۡزِلُواْ حَتَّىٰ يَقُولَ ٱلرَّسُولُ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مَعَهُۥ مَتَىٰ نَصۡرُ ٱللَّهِۗ أَلَآ إِنَّ نَصۡرَ ٱللَّهِ قَرِيبٞ ٢١٤

Wahai kaum muslim, apakah kalian mengira dapat masuk surga hanya karena kalian mengaku beriman, padahal belum datang cobaan kepada kalian seperti cobaan yang telah menimpa orang-orang mukmin sebelum kalian. Orang-orang mukmin ditimpa malapetaka dan berbagai bencana. Mereka digoncang oleh berbagai gangguan orang-orang kafir, sehingga Rasul dan orang-orang mukmin yang menjadi shahabatnya berkata: “Kapankah pertolongan Allah itu datang?” Wahai kaum muslim, ketahuilah bahwa pertolongan Allah itu telah dekat.

Ketentuan Mendermakan Harta

2:215

يَسۡـَٔلُونَكَ مَاذَا يُنفِقُونَۖ قُلۡ مَآ أَنفَقۡتُم مِّنۡ خَيۡرٖ فَلِلۡوَٰلِدَيۡنِ وَٱلۡأَقۡرَبِينَ وَٱلۡيَتَٰمَىٰ وَٱلۡمَسَٰكِينِ وَٱبۡنِ ٱلسَّبِيلِۗ وَمَا تَفۡعَلُواْ مِنۡ خَيۡرٖ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِهِۦ عَلِيمٞ ٢١٥

Wahai Muhammad, orang-orang bertanya kepadamu tentang siapa yang berhak diberi derma. Katakanlah: “Yang berhak kalian beri derma adalah ibu bapak kalian, kerabat dekat kalian, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan orang-orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan.” Seberapa pun harta yang kalian dermakan, maka sungguh Allah Maha Mengetahui niat kalian.

Syari’at Perang

2:216

كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلۡقِتَالُ وَهُوَ كُرۡهٞ لَّكُمۡۖ وَعَسَىٰٓ أَن تَكۡرَهُواْ شَيۡـٔٗا وَهُوَ خَيۡرٞ لَّكُمۡۖ وَعَسَىٰٓ أَن تُحِبُّواْ شَيۡـٔٗا وَهُوَ شَرّٞ لَّكُمۡۚ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ وَأَنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ ٢١٦

Wahai kaum mukmin, kalian diwajibkan berperang, padahal kalian tidak menyukainya. Barangkali kalian membenci sesuatu perintah agama, padahal perintah itu lebih baik bagi kalian. Barangkali kalian mencintai sesuatu larangan agama, padahal sesuatu yang dilarang lebih buruk bagi kalian. Allah mengetahui, tetapi kalian tidak mengetahui akibat buruk dari mengabaikan perintah atau larangan agama.

2:217

يَسۡـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلشَّهۡرِ ٱلۡحَرَامِ قِتَالٖ فِيهِۖ قُلۡ قِتَالٞ فِيهِ كَبِيرٞۚ وَصَدٌّ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ وَكُفۡرُۢ بِهِۦ وَٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ وَإِخۡرَاجُ أَهۡلِهِۦ مِنۡهُ أَكۡبَرُ عِندَ ٱللَّهِۚ وَٱلۡفِتۡنَةُ أَكۡبَرُ مِنَ ٱلۡقَتۡلِۗ وَلَا يَزَالُونَ يُقَٰتِلُونَكُمۡ حَتَّىٰ يَرُدُّوكُمۡ عَن دِينِكُمۡ إِنِ ٱسۡتَطَٰعُواْۚ وَمَن يَرۡتَدِدۡ مِنكُمۡ عَن دِينِهِۦ فَيَمُتۡ وَهُوَ كَافِرٞ فَأُوْلَٰٓئِكَ حَبِطَتۡ أَعۡمَٰلُهُمۡ فِي ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡأٓخِرَةِۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلنَّارِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ ٢١٧

Wahai Muhammad, orang-orang bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah: "Berperang pada bulan Haram besar dosanya. Akan tetapi, merintangi orang menjalankan syari'at Allah, kafir kepada-Nya, menghalangi orang masuk ke Masjidil Haram dan mengusir penduduknya dari Masjidil Haram, dosanya jauh lebih besar di sisi Allah. Merintangi kaum muslim untuk menjalankan agamanya, dosanya jauh lebih besar daripada membunuh di bulan Haram. Golongan kafir selalu memerangi kalian sampai kalian mau meninggalkan agama kalian, sekiranya mereka dapat melakukannya. Wahai kaum mukmin, siapa saja yang keluar dari Islam dan mati dalam keadaan kafir, maka semua kebaikannya di dunia tidak mendapatkan pahala di akhirat. Mereka menjadi penghuni neraka, dan mereka kekal di dalamnya.

2:218

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَٱلَّذِينَ هَاجَرُواْ وَجَٰهَدُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ أُوْلَٰٓئِكَ يَرۡجُونَ رَحۡمَتَ ٱللَّهِۚ وَٱللَّهُ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ٢١٨

Orang-orang yang beriman, berhijrah dan berjihad untuk membela Islam adalah orang-orang yang mengharapkan ampunan dan pahala dari Allah. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.

Larangan Minum Khamr dan Berjudi

2:219

۞ يَسۡـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡخَمۡرِ وَٱلۡمَيۡسِرِۖ قُلۡ فِيهِمَآ إِثۡمٞ كَبِيرٞ وَمَنَٰفِعُ لِلنَّاسِ وَإِثۡمُهُمَآ أَكۡبَرُ مِن نَّفۡعِهِمَاۗ وَيَسۡـَٔلُونَكَ مَاذَا يُنفِقُونَۖ قُلِ ٱلۡعَفۡوَۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمُ ٱلۡأٓيَٰتِ لَعَلَّكُمۡ تَتَفَكَّرُونَ ٢١٩

Wahai Muhammad, orang-orang bertanya kepadamu tentang minum khamr dan berjudi. Katakanlah bahwa minum khamr dan berjudi adalah dosa besar, namun ada juga manfaatnya bagi manusia. Sekalipun demikian, dosanya jauh lebih besar daripada manfaatnya. Wahai Muhammad, orang-orang bertanya kepadamu, kapan mereka harus mendermakan hartanya. Katakanlah: “Bila mereka mimiliki harta lebih dari keperluan mereka.” Demikianlah Allah menjelaskan syari’at-Nya secara rinci kepada kalian, supaya kalian mau memikirkan kebahagiaan diri kalian.

Mengurus Anak Yatim

2:220

فِي ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡأٓخِرَةِۗ وَيَسۡـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡيَتَٰمَىٰۖ قُلۡ إِصۡلَاحٞ لَّهُمۡ خَيۡرٞۖ وَإِن تُخَالِطُوهُمۡ فَإِخۡوَٰنُكُمۡۚ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ ٱلۡمُفۡسِدَ مِنَ ٱلۡمُصۡلِحِۚ وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ لَأَعۡنَتَكُمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٞ ٢٢٠

di dunia dan akhirat. Wahai Muhammad, orang-orang bertanya kepadamu tentang mengurus anak yatim. Katakanlah bahwa mengurus harta dan diri anak yatim dengan baik adalah lebih baik bagi kalian dan bagi mereka. Jika kalian mengurus anak yatim, maka sesungguhnya mereka adalah saudara kalian juga. Allah mengetahui orang yang berbuat jahat kepada anak yatim dan orang yang berbuat baik kepada mereka. Sekiranya Allah menghendaki wajibnya mengurus anak yatim, niscaya Allah akan membebani kalian dengan kewajiban itu. Sungguh Allah Mahaperkasa menghukum orang yang jahat kepada anak yatim lagi Mahabijaksana memberi pahala kepada orang yang mengurus anak yatim.

Hukum Perkawinan

2:221

وَلَا تَنكِحُواْ ٱلۡمُشۡرِكَٰتِ حَتَّىٰ يُؤۡمِنَّۚ وَلَأَمَةٞ مُّؤۡمِنَةٌ خَيۡرٞ مِّن مُّشۡرِكَةٖ وَلَوۡ أَعۡجَبَتۡكُمۡۗ وَلَا تُنكِحُواْ ٱلۡمُشۡرِكِينَ حَتَّىٰ يُؤۡمِنُواْۚ وَلَعَبۡدٞ مُّؤۡمِنٌ خَيۡرٞ مِّن مُّشۡرِكٖ وَلَوۡ أَعۡجَبَكُمۡۗ أُوْلَٰٓئِكَ يَدۡعُونَ إِلَى ٱلنَّارِۖ وَٱللَّهُ يَدۡعُوٓاْ إِلَى ٱلۡجَنَّةِ وَٱلۡمَغۡفِرَةِ بِإِذۡنِهِۦۖ وَيُبَيِّنُ ءَايَٰتِهِۦ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمۡ يَتَذَكَّرُونَ ٢٢١

Wahai kaum mukmin, janganlah kalian menikahi wanita-wanita musyrik kecuali mereka telah beriman. Budak perempuan mukmin sungguh lebih baik daripada perempuan musyrik, sekalipun perempuan musyrik itu menyenangkan hati kalian. Janganlah kalian menikahkan perempuan-perempuan mukmin dengan laki-laki musyrik sampai mereka beriman. Budak laki-laki mukmin sungguh lebih baik daripada seorang laki-laki musyrik, sekalipun laki-laki musyrik itu menyenangkan hati kalian. Orang-orang musyrik mengajak kalian berbuat dosa, sedangkan Allah mengajak kalian beramal shalih dan mendapatkan pengampunan-Nya dengan petunjuk-Nya. Allah telah menjelaskan secara rinci syari’at-Nya kepada manusia, supaya mereka mengerti perbedaan antara pernikahan yang halal dan yang haram.

2:222

وَيَسۡـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡمَحِيضِۖ قُلۡ هُوَ أَذٗى فَٱعۡتَزِلُواْ ٱلنِّسَآءَ فِي ٱلۡمَحِيضِ وَلَا تَقۡرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطۡهُرۡنَۖ فَإِذَا تَطَهَّرۡنَ فَأۡتُوهُنَّ مِنۡ حَيۡثُ أَمَرَكُمُ ٱللَّهُۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٰبِينَ وَيُحِبُّ ٱلۡمُتَطَهِّرِينَ ٢٢٢

Wahai Muhammad, orang-orang bertanya kepadamu tentang perempuan yang sedang haidh. Katakanlah: “Haidh adalah darah kotor. Karena itu, hendaklah kalian jauhi istri-istri kalian selama mereka sedang haidh. Janganlah kalian senggamai mereka sampai mereka bersuci setelah selesai haidh. Jika mereka telah bersuci, senggamailah mereka sesuai perintah Allah kepada kalian. Sungguh Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dari dosa karena senggama dengan istrinya yang sedang haidh, dan mencintai orang-orang yang menyucikan diri dari junub.”

2:223

نِسَآؤُكُمۡ حَرۡثٞ لَّكُمۡ فَأۡتُواْ حَرۡثَكُمۡ أَنَّىٰ شِئۡتُمۡۖ وَقَدِّمُواْ لِأَنفُسِكُمۡۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّكُم مُّلَٰقُوهُۗ وَبَشِّرِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ٢٢٣

Wahai kaum mukmin, istri kalian ibarat ladang bagi kalian. Senggamailah istri kalian pada vaginanya kapan saja kalian menginginkannya. Hendaklah kalian berusaha mendapatkan anak keturunan yang shalih sebagai bekal yang baik untuk diri kalian di akhirat. Taatlah kepada Allah dalam bergaul dengan istri kalian. Ketahuilah sesungguhnya kalian pasti akan mati. Wahai Muhammad, berilah kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang menaati syari’at Allah.

2:224

وَلَا تَجۡعَلُواْ ٱللَّهَ عُرۡضَةٗ لِّأَيۡمَٰنِكُمۡ أَن تَبَرُّواْ وَتَتَّقُواْ وَتُصۡلِحُواْ بَيۡنَ ٱلنَّاسِۚ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٞ ٢٢٤

Wahai kaum mukmin, janganlah kalian bersumpah dengan nama Allah sebagai alasan untuk tidak mau menyambung silaturahmi, tidak mau membatalkan sumpah yang salah, dan tidak mau berbuat baik kepada sesama manusia. Allah Maha Mendengar sumpah kalian lagi Maha Mengetahui niat kalian.

2:225

لَّا يُؤَاخِذُكُمُ ٱللَّهُ بِٱللَّغۡوِ فِيٓ أَيۡمَٰنِكُمۡ وَلَٰكِن يُؤَاخِذُكُم بِمَا كَسَبَتۡ قُلُوبُكُمۡۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ حَلِيمٞ ٢٢٥

Wahai kaum mukmin, Allah tidak menghukum kalian karena kalian bersumpah sekadar main-main. Akan tetapi Allah akan menghukum kalian bila kalian bersumpah dengan sungguh-sungguh yang keluar dari hati kalian. Allah Maha Pengampun lagi Mahasantun dalam menyikapi kesalahan kalian.

2:226

لِّلَّذِينَ يُؤۡلُونَ مِن نِّسَآئِهِمۡ تَرَبُّصُ أَرۡبَعَةِ أَشۡهُرٖۖ فَإِن فَآءُو فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ٢٢٦

Bagi orang-orang yang melakukan ilaa’, bersumpah tidak mau bergaul dengan istri-istrinya, hendaklah istrinya rela menantinya selama empat bulan. Jika suaminya membatalkan sumpahnya sebelum empat bulan, maka Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada suami istri yang bertaubat.

2:227

وَإِنۡ عَزَمُواْ ٱلطَّلَٰقَ فَإِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٞ ٢٢٧

Jika suami istri itu bertekad untuk bercerai, maka Allah Maha Mendengar pembicaraan mereka lagi Maha Mengetahui niat mereka untuk bercerai.

2:228

وَٱلۡمُطَلَّقَٰتُ يَتَرَبَّصۡنَ بِأَنفُسِهِنَّ ثَلَٰثَةَ قُرُوٓءٖۚ وَلَا يَحِلُّ لَهُنَّ أَن يَكۡتُمۡنَ مَا خَلَقَ ٱللَّهُ فِيٓ أَرۡحَامِهِنَّ إِن كُنَّ يُؤۡمِنَّ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِۚ وَبُعُولَتُهُنَّ أَحَقُّ بِرَدِّهِنَّ فِي ذَٰلِكَ إِنۡ أَرَادُوٓاْ إِصۡلَٰحٗاۚ وَلَهُنَّ مِثۡلُ ٱلَّذِي عَلَيۡهِنَّ بِٱلۡمَعۡرُوفِۚ وَلِلرِّجَالِ عَلَيۡهِنَّ دَرَجَةٞۗ وَٱللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ ٢٢٨

Istri-istri yang telah dicerai, hendaklah mereka menjalani masa ‘iddah selama tiga kali masa bersih dari haidh. Mereka tidak halal merahasiakan janin yang telah Allah ciptakan di dalam rahim mereka, jika mereka benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhirat. Dalam masa ‘iddah, suami-suami mereka lebih berhak untuk rujuk kepada mereka, jika suami istri itu menghendaki kehidupan rumah tangga yang baik. Istri-istri mempunyai hak sepadan dengan kewajibannya kepada suami mereka sesuai syari’at Allah. Para suami mempunyai hak kepemimpinan atas istri-istrinya. Allah Mahaperkasa menghukum orang yang melanggar syari’at-Nya lagi Mahabijaksana dalam menetapkan hukuman.

2:229

ٱلطَّلَٰقُ مَرَّتَانِۖ فَإِمۡسَاكُۢ بِمَعۡرُوفٍ أَوۡ تَسۡرِيحُۢ بِإِحۡسَٰنٖۗ وَلَا يَحِلُّ لَكُمۡ أَن تَأۡخُذُواْ مِمَّآ ءَاتَيۡتُمُوهُنَّ شَيۡـًٔا إِلَّآ أَن يَخَافَآ أَلَّا يُقِيمَا حُدُودَ ٱللَّهِۖ فَإِنۡ خِفۡتُمۡ أَلَّا يُقِيمَا حُدُودَ ٱللَّهِ فَلَا جُنَاحَ عَلَيۡهِمَا فِيمَا ٱفۡتَدَتۡ بِهِۦۗ تِلۡكَ حُدُودُ ٱللَّهِ فَلَا تَعۡتَدُوهَاۚ وَمَن يَتَعَدَّ حُدُودَ ٱللَّهِ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ ٢٢٩

Perceraian yang boleh dirujuk oleh suami hanya dua kali cerai. Wahai para suami, jika kalian rujuk kepada istri kalian, rujuklah dengan cara yang baik, atau ceraikanlah dengan cara yang baik. Bekas suami tidak halal meminta sebagian maskawin yang telah ia berikan kepada bekas istrinya, kecuali bekas istrinya menyadari bahwa selama itu ia tidak dapat memenuhi kewajiban kepada bekas suaminya. Wahai kaum muslim, jika kalian menduga kuat bahwa suami-istri yang berselisih itu tidak dapat melaksanakan kewajiban berumah tangga, maka istri boleh minta cerai dengan mengembalikan maskawinnya. Itulah syari’at Allah. Karena itu, janganlah kalian melanggarnya. Siapa saja yang melanggar syari’at Allah, merekalah orang yang merusak dirinya sendiri.

2:230

فَإِن طَلَّقَهَا فَلَا تَحِلُّ لَهُۥ مِنۢ بَعۡدُ حَتَّىٰ تَنكِحَ زَوۡجًا غَيۡرَهُۥۗ فَإِن طَلَّقَهَا فَلَا جُنَاحَ عَلَيۡهِمَآ أَن يَتَرَاجَعَآ إِن ظَنَّآ أَن يُقِيمَا حُدُودَ ٱللَّهِۗ وَتِلۡكَ حُدُودُ ٱللَّهِ يُبَيِّنُهَا لِقَوۡمٖ يَعۡلَمُونَ ٢٣٠

Jika seorang suami telah menceraikan istrinya tiga kali, tidak halal bagi suami itu rujuk kepada bekas istrinya, sebelum bekas istrinya itu kawin dengan laki-laki lain. Jika suami yang kedua menceraikannya, tidak berdosa bagi bekas suami yang pertama untuk rujuk dengan bekas istrinya itu, jika keduanya yakin dapat menaati syari’at Allah dalam berumah tangga. Itulah syari’at Allah yang telah dijelaskan secara rinci kepada orang-orang yang mau mengerti syari’at berumah tangga dengan baik.

2:231

وَإِذَا طَلَّقۡتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَبَلَغۡنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمۡسِكُوهُنَّ بِمَعۡرُوفٍ أَوۡ سَرِّحُوهُنَّ بِمَعۡرُوفٖۚ وَلَا تُمۡسِكُوهُنَّ ضِرَارٗا لِّتَعۡتَدُواْۚ وَمَن يَفۡعَلۡ ذَٰلِكَ فَقَدۡ ظَلَمَ نَفۡسَهُۥۚ وَلَا تَتَّخِذُوٓاْ ءَايَٰتِ ٱللَّهِ هُزُوٗاۚ وَٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ وَمَآ أَنزَلَ عَلَيۡكُم مِّنَ ٱلۡكِتَٰبِ وَٱلۡحِكۡمَةِ يَعِظُكُم بِهِۦۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٞ ٢٣١

Wahai para suami, jika kalian menceraikan istri-istri kalian, lalu sebelum habis masa 'iddah mereka, boleh kalian rujuk dengan mereka secara baik atau kalian tetap bercerai dengan cara yang baik. Janganlah kalian rujuk dengan bekas istri kalian hanya untuk menyusahkan mereka. Wahai para suami, kalian jangan berbuat zhalim kepada istri-istri kalian. Siapa saja yang rujuk dengan bekas istrinya untuk menyusahkan mereka, maka ia telah berlaku zhalim kepada dirinya sendiri. Wahai para suami, janganlah kalian mempermainkan syari'at Allah. Wahai para suami istri, ingatlah kalian kepada nikmat Allah yang telah diberikan kepada kalian dan petunjuk dalam Al-Qur'an yang diturunkan kepada kalian serta tuntunan Rasul-Nya dalam berumah-tangga. Allah menasehati kalian agar kalian menaati syari'at-Nya, dan hendaklah kalian taat kepada Allah. Ketahuilah bahwa Allah Maha Mengetahui syari'at yang diperlukan untuk mengatur rumah tangga kalian.

2:232

وَإِذَا طَلَّقۡتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَبَلَغۡنَ أَجَلَهُنَّ فَلَا تَعۡضُلُوهُنَّ أَن يَنكِحۡنَ أَزۡوَٰجَهُنَّ إِذَا تَرَٰضَوۡاْ بَيۡنَهُم بِٱلۡمَعۡرُوفِۗ ذَٰلِكَ يُوعَظُ بِهِۦ مَن كَانَ مِنكُمۡ يُؤۡمِنُ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِۗ ذَٰلِكُمۡ أَزۡكَىٰ لَكُمۡ وَأَطۡهَرُۚ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ وَأَنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ ٢٣٢

Wahai para suami, jika kalian menceraikan istri-istri kalian, lalu habis masa ‘iddahnya, maka janganlah para wali perempuan merintangi perempuan yang berada di bawah perwaliannya untuk rujuk dengan bekas suaminya secara baik, jika mereka saling ridha. Wahai kaum mukmin, demikianlah syari’at berumah tangga yang Allah nasehatkan kepada kalian. Wahai suami istri, siapa saja di antara kalian beriman kepada Allah dan hari akhirat, keimanan kalian itu lebih membahagiakan kalian dan lebih menyucikan hati kalian. Allah Maha Mengetahui kebaikan syari’at berumah tangga yang tidak kalian ketahui.

Ketentuan Menyusui bagi Ibu yang Diceraikan

2:233

۞ وَٱلۡوَٰلِدَٰتُ يُرۡضِعۡنَ أَوۡلَٰدَهُنَّ حَوۡلَيۡنِ كَامِلَيۡنِۖ لِمَنۡ أَرَادَ أَن يُتِمَّ ٱلرَّضَاعَةَۚ وَعَلَى ٱلۡمَوۡلُودِ لَهُۥ رِزۡقُهُنَّ وَكِسۡوَتُهُنَّ بِٱلۡمَعۡرُوفِۚ لَا تُكَلَّفُ نَفۡسٌ إِلَّا وُسۡعَهَاۚ لَا تُضَآرَّ وَٰلِدَةُۢ بِوَلَدِهَا وَلَا مَوۡلُودٞ لَّهُۥ بِوَلَدِهِۦۚ وَعَلَى ٱلۡوَارِثِ مِثۡلُ ذَٰلِكَۗ فَإِنۡ أَرَادَا فِصَالًا عَن تَرَاضٖ مِّنۡهُمَا وَتَشَاوُرٖ فَلَا جُنَاحَ عَلَيۡهِمَاۗ وَإِنۡ أَرَدتُّمۡ أَن تَسۡتَرۡضِعُوٓاْ أَوۡلَٰدَكُمۡ فَلَا جُنَاحَ عَلَيۡكُمۡ إِذَا سَلَّمۡتُم مَّآ ءَاتَيۡتُم بِٱلۡمَعۡرُوفِۗ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ بِمَا تَعۡمَلُونَ بَصِيرٞ ٢٣٣

Para ibu yang telah diceraikan, bila ingin menyusui anak-anaknya dengan sempurna, lamanya adalah dua tahun penuh. Selama itu, para bapak dari anak itu hendaklah memberikan nafkah dan pakaian kepada anaknya dan bekas istrinya dengan cara yang sebaik-baiknya. Seorang bapak atau ibu tidak boleh dibebani di luar kemampuannya. Seorang ibu yang telah dicerai tidak boleh diberatkan dengan mengurus anaknya. Bapak dari anak itu juga tidak boleh diberatkan dengan beban belanja untuk anaknya. Jika bapak anak itu meninggal dunia, maka para ahli warisnya juga tidak boleh diberatkan. Jika bekas suami istri itu dengan sukarela dan musyawarah menghendaki penyapihan sebelum dua tahun, mereka tidak berdosa. Akan tetapi, jika kalian menghendaki menyusukan anak-anak kalian pada perempuan lain, kalian tidak berdosa jika kalian mau membayar perempuan yang menyusuinya dengan cara yang baik. Taatlah kalian kepada Allah. Ketahuilah bahwa Allah senantiasa mengawasi perbuatan kalian yang tidak baik.

Ketentuan Masa ‘Iddah Kematian

2:234

وَٱلَّذِينَ يُتَوَفَّوۡنَ مِنكُمۡ وَيَذَرُونَ أَزۡوَٰجٗا يَتَرَبَّصۡنَ بِأَنفُسِهِنَّ أَرۡبَعَةَ أَشۡهُرٖ وَعَشۡرٗاۖ فَإِذَا بَلَغۡنَ أَجَلَهُنَّ فَلَا جُنَاحَ عَلَيۡكُمۡ فِيمَا فَعَلۡنَ فِيٓ أَنفُسِهِنَّ بِٱلۡمَعۡرُوفِۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٞ ٢٣٤

Wahai kaum mukmin, jika salah seorang di antara kalian mati dan meninggalkan istri, maka hendaklah istrinya ber‘iddah selama empat bulan sepuluh hari. Apabila para janda telah selesai masa ‘iddahnya, maka tidak berdosa bagi para wali janda itu membiarkan para janda itu berdandan dengan cara yang baik. Allah Maha Mengetahui keinginan para janda yang berdandan itu.

2:235

وَلَا جُنَاحَ عَلَيۡكُمۡ فِيمَا عَرَّضۡتُم بِهِۦ مِنۡ خِطۡبَةِ ٱلنِّسَآءِ أَوۡ أَكۡنَنتُمۡ فِيٓ أَنفُسِكُمۡۚ عَلِمَ ٱللَّهُ أَنَّكُمۡ سَتَذۡكُرُونَهُنَّ وَلَٰكِن لَّا تُوَاعِدُوهُنَّ سِرًّا إِلَّآ أَن تَقُولُواْ قَوۡلٗا مَّعۡرُوفٗاۚ وَلَا تَعۡزِمُواْ عُقۡدَةَ ٱلنِّكَاحِ حَتَّىٰ يَبۡلُغَ ٱلۡكِتَٰبُ أَجَلَهُۥۚ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ يَعۡلَمُ مَا فِيٓ أَنفُسِكُمۡ فَٱحۡذَرُوهُۚ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٞ ٢٣٥

Wahai laki-laki muslim, tidak berdosa bagi kalian menyampaikan lamaran dengan sindiran kepada janda kematian atau kalian merahasiakan keinginan melamar dalam hati kalian. Wahai laki-laki muslim, Allah mengetahui bahwa kalian selalu mengingat janda itu. Karena itu, janganlah kalian membuat janji untuk menikah dengan mereka secara rahasia sebelum masa ‘iddahnya habis. Kalian boleh menyampaikan keinginan kalian kepada janda itu dengan kata sindiran yang baik. Janganlah kalian dengan sengaja membuat janji untuk menikah sebelum masa ‘iddahnya habis. Ketahuilah bahwa Allah mengetahui keinginan yang ada dalam hati kalian. Karena itu hendaklah kalian berhati-hati dalam membuat janji untuk menikahi janda kematian. Ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyabar dalam menyikapi kesalahan kalian.

Pesangon Janda Kembang

2:236

لَّا جُنَاحَ عَلَيۡكُمۡ إِن طَلَّقۡتُمُ ٱلنِّسَآءَ مَا لَمۡ تَمَسُّوهُنَّ أَوۡ تَفۡرِضُواْ لَهُنَّ فَرِيضَةٗۚ وَمَتِّعُوهُنَّ عَلَى ٱلۡمُوسِعِ قَدَرُهُۥ وَعَلَى ٱلۡمُقۡتِرِ قَدَرُهُۥ مَتَٰعَۢا بِٱلۡمَعۡرُوفِۖ حَقًّا عَلَى ٱلۡمُحۡسِنِينَ ٢٣٦

Wahai para suami, kalian tidak berdosa menceraikan istri-istri kalian yang belum pernah kalian senggamai, dan kalian belum menetapkan maskawinnya. Akan tetapi kalian harus memberikan pesangon kepada istri yang kalian ceraikan sesuai dengan kemampuan kalian. Bagi yang kaya sesuai dengan kekayaannya, dan bagi yang miskin sesuai dengan keadaannya. Pemberian pesangon itu hendaklah dalam jumlah yang wajar. Itulah syari’at Allah bagi orang-orang yang mau taat kepada-Nya.

2:237

وَإِن طَلَّقۡتُمُوهُنَّ مِن قَبۡلِ أَن تَمَسُّوهُنَّ وَقَدۡ فَرَضۡتُمۡ لَهُنَّ فَرِيضَةٗ فَنِصۡفُ مَا فَرَضۡتُمۡ إِلَّآ أَن يَعۡفُونَ أَوۡ يَعۡفُوَاْ ٱلَّذِي بِيَدِهِۦ عُقۡدَةُ ٱلنِّكَاحِۚ وَأَن تَعۡفُوٓاْ أَقۡرَبُ لِلتَّقۡوَىٰۚ وَلَا تَنسَوُاْ ٱلۡفَضۡلَ بَيۡنَكُمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِمَا تَعۡمَلُونَ بَصِيرٌ ٢٣٧

Wahai para suami, jika kalian menceraikan istri sebelum kalian senggamai, tetapi kalian telah menetapkan maskawinnya, hendaklah kalian berikan separo dari yang telah kalian tetapkan, kecuali kalau bekas istri atau wali perempuan itu membebaskan kalian. Wahai bekas istri atau walinya, jika kalian membebaskan pembayaran maskawin itu, maka hal itu lebih dekat kepada sikap taat kepada Allah. Wahai para bekas suami istri, janganlah kalian melupakan kebaikan di antara kalian selama menjadi suami istri. Sungguh Allah Maha Mengawasi baik atau buruk niat kalian bercerai.

Perintah Memelihara Shalat dan Cara Shalat Khauf

2:238

حَٰفِظُواْ عَلَى ٱلصَّلَوَٰتِ وَٱلصَّلَوٰةِ ٱلۡوُسۡطَىٰ وَقُومُواْ لِلَّهِ قَٰنِتِينَ ٢٣٨

Wahai kaum mukmin, peliharalah dengan sebaik-baiknya shalat-shalat wajib dan shalat ‘Ashar. Laksanakanlah shalat dengan penuh keikhlasan.

2:239

فَإِنۡ خِفۡتُمۡ فَرِجَالًا أَوۡ رُكۡبَانٗاۖ فَإِذَآ أَمِنتُمۡ فَٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ كَمَا عَلَّمَكُم مَّا لَمۡ تَكُونُواْ تَعۡلَمُونَ ٢٣٩

Wahai kaum mukmin, jika kalian merasa takut gangguan musuh dalam peperangan, laksanakanlah shalat dengan berjalan atau berkendaraan. Bila kalian telah aman, laksanakanlah shalat sesuai dengan cara yang diajarkan kepada kalian. Sebelum ini kalian sama sekali tidak mengerti cara shalat di medan perang.

Ketentuan Wasiat untuk Istri

2:240

وَٱلَّذِينَ يُتَوَفَّوۡنَ مِنكُمۡ وَيَذَرُونَ أَزۡوَٰجٗا وَصِيَّةٗ لِّأَزۡوَٰجِهِم مَّتَٰعًا إِلَى ٱلۡحَوۡلِ غَيۡرَ إِخۡرَاجٖۚ فَإِنۡ خَرَجۡنَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيۡكُمۡ فِي مَا فَعَلۡنَ فِيٓ أَنفُسِهِنَّ مِن مَّعۡرُوفٖۗ وَٱللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٞ ٢٤٠

Wahai kaum mukmin, jika salah seorang di antara kalian hampir mati dan meninggalkan istri, maka hendaklah para suami itu berwasiat untuk janda-janda mereka sebagai bekal hidup selama satu tahun. Keluarga suami tidak boleh mengusir para janda dari rumah suaminya. Wahai keluarga suami, jika para janda meninggalkan rumah bekas suaminya dengan kemauan sendiri, maka kalian tidak berdosa atas tindakan yang dilakukan para janda itu, selama hal itu baik bagi diri mereka. Allah Mahaperkasa menghukum orang yang durhaka dan Mahabijaksana membuat syari’at untuk kebaikan keluarga.

2:241

وَلِلۡمُطَلَّقَٰتِ مَتَٰعُۢ بِٱلۡمَعۡرُوفِۖ حَقًّا عَلَى ٱلۡمُتَّقِينَ ٢٤١

Istri-istri yang telah diceraikan berhak memperoleh mut’ah, pesangon dengan jumlah yang wajar dari para bekas suami yang mau taat kepada Allah, sebagai bagian dari syari’at Allah.

2:242

كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمۡ ءَايَٰتِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ ٢٤٢

Wahai kaum mukmin, demikianlah Allah menjelaskan syari’at-Nya secara rinci, supaya kalian mengerti tata cara hidup yang benar dalam berkeluarga.

Kewajiban Berjihad dengan Jiwa dan Harta

2:243

۞ أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ خَرَجُواْ مِن دِيَٰرِهِمۡ وَهُمۡ أُلُوفٌ حَذَرَ ٱلۡمَوۡتِ فَقَالَ لَهُمُ ٱللَّهُ مُوتُواْ ثُمَّ أَحۡيَٰهُمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَذُو فَضۡلٍ عَلَى ٱلنَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَشۡكُرُونَ ٢٤٣

Wahai Muhammad, apakah engkau tidak memperhatikan orang-orang munafik ketika melarikan diri dari negeri mereka hanya karena takut mati, padahal jumlah mereka ribuan. Allah berfirman kepada mereka: “Matilah kalian!” Kemudian kelak di hari kiamat, Allah akan menghidupkan mereka kembali. Sungguh Allah telah memberikan karunia-Nya kepada semua manusia, tetapi sebagian besar manusia tidak mau menggunakan nikmat-Nya untuk berbuat baik.

2:244

وَقَٰتِلُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٞ ٢٤٤

Wahai kaum mukmin, berperanglah kalian untuk membela Islam. Ketahuilah bahwa Allah Maha Mendengar pembicaraan kalian lagi Maha Mengetahui niat kalian untuk berperang.

2:245

مَّن ذَا ٱلَّذِي يُقۡرِضُ ٱللَّهَ قَرۡضًا حَسَنٗا فَيُضَٰعِفَهُۥ لَهُۥٓ أَضۡعَافٗا كَثِيرَةٗۚ وَٱللَّهُ يَقۡبِضُ وَيَبۡصُۜطُ وَإِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ ٢٤٥

Siapa saja yang mau berderma dengan ikhlas, maka Allah akan melipatgandakan pahala untuknya dengan kelipatan yang sangat besar. Allah lah yang menyempitkan dan melapangkan rezeki seseorang. Pada hari kiamat kelak, kalian pasti dikembalikan kepada Allah.

2:246

أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلۡمَلَإِ مِنۢ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ مِنۢ بَعۡدِ مُوسَىٰٓ إِذۡ قَالُواْ لِنَبِيّٖ لَّهُمُ ٱبۡعَثۡ لَنَا مَلِكٗا نُّقَٰتِلۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِۖ قَالَ هَلۡ عَسَيۡتُمۡ إِن كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلۡقِتَالُ أَلَّا تُقَٰتِلُواْۖ قَالُواْ وَمَا لَنَآ أَلَّا نُقَٰتِلَ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَقَدۡ أُخۡرِجۡنَا مِن دِيَٰرِنَا وَأَبۡنَآئِنَاۖ فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيۡهِمُ ٱلۡقِتَالُ تَوَلَّوۡاْ إِلَّا قَلِيلٗا مِّنۡهُمۡۚ وَٱللَّهُ عَلِيمُۢ بِٱلظَّٰلِمِينَ ٢٤٦

Wahai Muhammad, apakah engkau tidak memperhatikan kisah para pemuka Bani Israil setelah Musa meninggal? Bani Israil berkata kepada nabinya: "Kirimkanlah kepada kami seorang raja untuk berperang bersama kami guna membela Islam." Nabi mereka berkata: "Mana mungkin diwajibkan berperang kepada kalian, padahal kalian tidak mau berperang?" Mereka menjawab: "Mengapa kami tidak mau berperang untuk membela Islam? Padahal kami telah terusir dari kampung halaman kami dan berpisah dari anak-anak kami." Setelah mereka diwajibkan berperang, ternyata mereka menolak. Hanya sedikit saja dari Bani Israil yang mau berperang. Allah Maha Mengetahui orang-orang yang zhalim karena menolak perintah berperang.

2:247

وَقَالَ لَهُمۡ نَبِيُّهُمۡ إِنَّ ٱللَّهَ قَدۡ بَعَثَ لَكُمۡ طَالُوتَ مَلِكٗاۚ قَالُوٓاْ أَنَّىٰ يَكُونُ لَهُ ٱلۡمُلۡكُ عَلَيۡنَا وَنَحۡنُ أَحَقُّ بِٱلۡمُلۡكِ مِنۡهُ وَلَمۡ يُؤۡتَ سَعَةٗ مِّنَ ٱلۡمَالِۚ قَالَ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصۡطَفَىٰهُ عَلَيۡكُمۡ وَزَادَهُۥ بَسۡطَةٗ فِي ٱلۡعِلۡمِ وَٱلۡجِسۡمِۖ وَٱللَّهُ يُؤۡتِي مُلۡكَهُۥ مَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٞ ٢٤٧

Nabi Bani Israil berkata kepada mereka: “Allah telah mengutus Thalut kepada kalian untuk menjadi raja kalian.” Bani Israil berkata: “Bagaimana Thalut dapat menjadi raja bagi kami, padahal kami lebih berhak atas jabatan raja itu daripada dia, karena Thalut tidak mempunyai kekayaan apa-apa.” Nabi Bani Israil berkata: “Sungguh Allah telah memilih Thalut untuk menjadi raja bagi kalian. Allah memberinya keluasan ilmu dan kekuatan tubuh. Allah memberikan kekuasaan-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Allah Mahaluas rahmat-Nya lagi Maha Mengetahui kelemahan kalian.”

2:248

وَقَالَ لَهُمۡ نَبِيُّهُمۡ إِنَّ ءَايَةَ مُلۡكِهِۦٓ أَن يَأۡتِيَكُمُ ٱلتَّابُوتُ فِيهِ سَكِينَةٞ مِّن رَّبِّكُمۡ وَبَقِيَّةٞ مِّمَّا تَرَكَ ءَالُ مُوسَىٰ وَءَالُ هَٰرُونَ تَحۡمِلُهُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗ لَّكُمۡ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ ٢٤٨

Nabi Bani Israil berkata kepada mereka: “Tanda kekuasaan Allah yang diberikan kepada Thalut yaitu munculnya kotak di hadapan kalian. Kotak itu berisi penenteram hati dari Tuhan kalian. Selain kotak itu, ada barang-barang peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun yang dibawa oleh para malaikat. Hal-hal demikian itu benar-benar menjadi bukti bagi kalian, jika kalian benar-benar mau beriman kepada kekuasaan Allah.”

2:249

فَلَمَّا فَصَلَ طَالُوتُ بِٱلۡجُنُودِ قَالَ إِنَّ ٱللَّهَ مُبۡتَلِيكُم بِنَهَرٖ فَمَن شَرِبَ مِنۡهُ فَلَيۡسَ مِنِّي وَمَن لَّمۡ يَطۡعَمۡهُ فَإِنَّهُۥ مِنِّيٓ إِلَّا مَنِ ٱغۡتَرَفَ غُرۡفَةَۢ بِيَدِهِۦۚ فَشَرِبُواْ مِنۡهُ إِلَّا قَلِيلٗا مِّنۡهُمۡۚ فَلَمَّا جَاوَزَهُۥ هُوَ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مَعَهُۥ قَالُواْ لَا طَاقَةَ لَنَا ٱلۡيَوۡمَ بِجَالُوتَ وَجُنُودِهِۦۚ قَالَ ٱلَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُم مُّلَٰقُواْ ٱللَّهِ كَم مِّن فِئَةٖ قَلِيلَةٍ غَلَبَتۡ فِئَةٗ كَثِيرَةَۢ بِإِذۡنِ ٱللَّهِۗ وَٱللَّهُ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ ٢٤٩

Ketika Thalut memeriksa dan mengatur barisan pasukan Bani Israil, ia berkata: “Wahai Bani Israil, Allah akan menguji kalian dengan sebuah sungai. Siapa saja yang meminum air sungai itu, maka dia bukan dari golonganku. Siapa saja yang hanya sekadar mengambil sedikit air dengan tangannya untuk diminum, ia termasuk golonganku.” Ternyata sebagian besar tentara Bani Israil meminum banyak air sungai itu. Ketika Thalut melewati sungai itu bersama orang-orang mukmin, Bani Israil berkata: “Hari ini kami tidak mampu lagi menghadapi Jalut dan pasukannya.” Orang-orang mukmin Bani Israil yang yakin kelak akan bertemu dengan Allah berkata: “Berapa banyak kelompok yang kecil dapat mengalahkan kelompok yang besar dengan pertolongan Allah?” Allah menyertai orang-orang yang tabah menghadapi musuh dalam perang.

2:250

وَلَمَّا بَرَزُواْ لِجَالُوتَ وَجُنُودِهِۦ قَالُواْ رَبَّنَآ أَفۡرِغۡ عَلَيۡنَا صَبۡرٗا وَثَبِّتۡ أَقۡدَامَنَا وَٱنصُرۡنَا عَلَى ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡكَٰفِرِينَ ٢٥٠

Ketika Thalut dan pasukannya berhadapan dengan Jalut dan pasukannya, Thalut dan pasukannya berdo’a: “Wahai Tuhan kami, karuniakanlah ketabahan pada diri kami untuk berperang, kokohkanlah langkah kami untuk menyerbu musuh, dan tolonglah kami mengalahkan kaum kafir.”

2:251

فَهَزَمُوهُم بِإِذۡنِ ٱللَّهِ وَقَتَلَ دَاوُۥدُ جَالُوتَ وَءَاتَىٰهُ ٱللَّهُ ٱلۡمُلۡكَ وَٱلۡحِكۡمَةَ وَعَلَّمَهُۥ مِمَّا يَشَآءُۗ وَلَوۡلَا دَفۡعُ ٱللَّهِ ٱلنَّاسَ بَعۡضَهُم بِبَعۡضٖ لَّفَسَدَتِ ٱلۡأَرۡضُ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ ذُو فَضۡلٍ عَلَى ٱلۡعَٰلَمِينَ ٢٥١

Thalut dan pasukannya pun menyerbu Jalut dan pasukannya dengan pertolongan Allah. Dawud dapat membunuh Jalut. Allah memberi kekuasaan dan kenabian kepada Dawud, dan mengajarkan kepadanya ilmu-ilmu yang dikehendaki-Nya. Sekiranya Allah tidak menahan nafsu manusia untuk saling membunuh satu dengan lainnya, niscaya bumi ini sudah hancur berantakan. Akan tetapi Allah adalah Tuhan yang menguasai rahmat yang besar kepada seluruh alam.

2:252

تِلۡكَ ءَايَٰتُ ٱللَّهِ نَتۡلُوهَا عَلَيۡكَ بِٱلۡحَقِّۚ وَإِنَّكَ لَمِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ ٢٥٢

Wahai Muhammad, itulah kisah-kisah Bani Israil dahulu yang menjadi bukti kekuasaan Allah yang Kami bacakan kepadamu. Sungguh engkau benar-benar termasuk salah seorang dari utusan Allah.

Perbedaan Derajat para Rasul

2:253

۞ تِلۡكَ ٱلرُّسُلُ فَضَّلۡنَا بَعۡضَهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٖۘ مِّنۡهُم مَّن كَلَّمَ ٱللَّهُۖ وَرَفَعَ بَعۡضَهُمۡ دَرَجَٰتٖۚ وَءَاتَيۡنَا عِيسَى ٱبۡنَ مَرۡيَمَ ٱلۡبَيِّنَٰتِ وَأَيَّدۡنَٰهُ بِرُوحِ ٱلۡقُدُسِۗ وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ مَا ٱقۡتَتَلَ ٱلَّذِينَ مِنۢ بَعۡدِهِم مِّنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَتۡهُمُ ٱلۡبَيِّنَٰتُ وَلَٰكِنِ ٱخۡتَلَفُواْ فَمِنۡهُم مَّنۡ ءَامَنَ وَمِنۡهُم مَّن كَفَرَۚ وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ مَا ٱقۡتَتَلُواْ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يَفۡعَلُ مَا يُرِيدُ ٢٥٣

Itulah kisah para rasul. Kami telah melebihkan rasul yang satu dari rasul lainnya. Ada rasul yang diberi titah langsung oleh Allah. Dan Nabi Muhammad dilebihkan oleh Allah beberapa derajat dari yang lain. Kami telah memberikan kepada ‘Isa bin Maryam mukjizat-mukjizat sebagai bukti kebenaran kenabiannya. Kami kuatkan ‘Isa dengan Malaikat Jibril. Sekiranya Allah menghendaki umat Nabi Musa dan ‘Isa tetap berpegang pada agama tauhid sepeninggal nabi mereka, niscaya mereka tidak saling berselisih. Tetapi ternyata mereka saling berselisih sehingga mereka saling membunuh. Ketika Nabi Muhammad datang membawa mukjizat kenabiannya, kaum Yahudi dan Nasrani tetap berselisih, sebagian beriman kepadanya dan sebagian lain kafir. Sekiranya Allah menghendaki semua manusia mengikuti ajaran rasul-rasul mereka, tentu manusia tidak saling membunuh. Akan tetapi Allah berbuat sesuai kehendak-Nya.

Perintah Mengeluarkan Derma

2:254

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَنفِقُواْ مِمَّا رَزَقۡنَٰكُم مِّن قَبۡلِ أَن يَأۡتِيَ يَوۡمٞ لَّا بَيۡعٞ فِيهِ وَلَا خُلَّةٞ وَلَا شَفَٰعَةٞۗ وَٱلۡكَٰفِرُونَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ ٢٥٤

Wahai kaum mukmin, keluarkanlah derma dari sebagian harta yang Kami berikan kepada kalian sebelum datang hari kiamat. Pada hari kiamat tidak ada lagi tebusan dosa. Tidak ada teman yang dapat menolong orang-orang kafir, dan bagi mereka tidak ada pertolongan dari Allah. Orang-orang kafir itu benar-benar merugikan diri sendiri.

Sifat-Sifat Allah

2:255

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَيُّ ٱلۡقَيُّومُۚ لَا تَأۡخُذُهُۥ سِنَةٞ وَلَا نَوۡمٞۚ لَّهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ مَن ذَا ٱلَّذِي يَشۡفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذۡنِهِۦۚ يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُمۡۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيۡءٖ مِّنۡ عِلۡمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَۚ وَسِعَ كُرۡسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفۡظُهُمَاۚ وَهُوَ ٱلۡعَلِيُّ ٱلۡعَظِيمُ ٢٥٥

Allah adalah Tuhan. Tidak ada tuhan selain Allah. Allah Mahahidup lagi Maha Pengatur. Allah tidak tersentuh oleh kantuk dan tidak pula tidur, sehingga tidak pernah lengah. Semua yang ada di langit dan di bumi hanyalah milik Allah. Siapakah yang dapat memberikan pembelaan di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui semua perbuatan manusia ketika masih hidup serta pengaruh yang ditinggalkan sesudah mereka mati. Manusia sama sekali tidak mengetahui sedikit pun tentang ilmu Allah. Manusia hanya mengetahui ilmu yang Allah kehendaki diberikan kepadanya. Singgasana Allah luasnya meliputi semua langit dan bumi. Allah tidak sulit untuk memeliharanya. Allah Mahatinggi kekuasaan-Nya lagi Mahaagung kedudukan-Nya.

Tidak Boleh Memaksa Orang Beragama

2:256

لَآ إِكۡرَاهَ فِي ٱلدِّينِۖ قَد تَّبَيَّنَ ٱلرُّشۡدُ مِنَ ٱلۡغَيِّۚ فَمَن يَكۡفُرۡ بِٱلطَّٰغُوتِ وَيُؤۡمِنۢ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱسۡتَمۡسَكَ بِٱلۡعُرۡوَةِ ٱلۡوُثۡقَىٰ لَا ٱنفِصَامَ لَهَاۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ٢٥٦

Tidak boleh seseorang dipaksa untuk masuk agama Islam. Agama Islam sudah jelas perbedaannya dengan agama lain. Siapa saja yang meninggalkan keyakinan dan perbuatan syirik, lalu beriman kepada Allah, maka ia benar-benar telah mengikuti agama yang kuat hujahnya. Hujahnya tidak akan terpatahkan. Allah Maha Mendengar pembicaraan kalian tentang agama yang hak dan batil. Allah Maha Mengetahui niat kalian untuk mengikuti Islam.

2:257

ٱللَّهُ وَلِيُّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ يُخۡرِجُهُم مِّنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَوۡلِيَآؤُهُمُ ٱلطَّٰغُوتُ يُخۡرِجُونَهُم مِّنَ ٱلنُّورِ إِلَى ٱلظُّلُمَٰتِۗ أُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلنَّارِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ ٢٥٧

Allah senantiasa melindungi orang-orang mukmin. Allah senantiasa menjauhkan orang-orang mukmin dari kekafiran dan memasukkan mereka ke dalam Islam. Adapun yang menjadi teman bagi orang-orang kafir adalah setan. Setan-setan itu menjauhkan orang-orang kafir dari Islam dan memasukkan mereka ke dalam kekafiran. Kelak di akhirat, orang-orang kafir menjadi penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

Manusia yang Mati akan Dihidupkan Kembali

2:258

أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِي حَآجَّ إِبۡرَٰهِـۧمَ فِي رَبِّهِۦٓ أَنۡ ءَاتَىٰهُ ٱللَّهُ ٱلۡمُلۡكَ إِذۡ قَالَ إِبۡرَٰهِـۧمُ رَبِّيَ ٱلَّذِي يُحۡيِۦ وَيُمِيتُ قَالَ أَنَا۠ أُحۡيِۦ وَأُمِيتُۖ قَالَ إِبۡرَٰهِـۧمُ فَإِنَّ ٱللَّهَ يَأۡتِي بِٱلشَّمۡسِ مِنَ ٱلۡمَشۡرِقِ فَأۡتِ بِهَا مِنَ ٱلۡمَغۡرِبِ فَبُهِتَ ٱلَّذِي كَفَرَۗ وَٱللَّهُ لَا يَهۡدِي ٱلۡقَوۡمَ ٱلظَّٰلِمِينَ ٢٥٨

Wahai Muhammad, apakah kamu tidak tahu bahwa ada seorang raja bernama Namrud yang telah diberi kerajaan oleh Allah membantah hujah Ibrahim tentang Tuhannya? Ingatlah ketika Ibrahim berkata kepadanya: “Tuhanku adalah Tuhan Yang Menghidupkan dan Mematikan.” Lalu raja itu berkata: “Aku juga dapat menghidupkan dan mematikan.” Ibrahim berkata: “Sungguh Allah menerbitkan matahari dari timur. Karena itu, terbitkanlah dari barat.” Raja Namrud yang kafir itu pun menjadi bingung. Allah tidak akan memberi hidayah kepada kaum yang mengingkari Allah sebagai Tuhannya.

2:259

أَوۡ كَٱلَّذِي مَرَّ عَلَىٰ قَرۡيَةٖ وَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُوشِهَا قَالَ أَنَّىٰ يُحۡيِۦ هَٰذِهِ ٱللَّهُ بَعۡدَ مَوۡتِهَاۖ فَأَمَاتَهُ ٱللَّهُ مِاْئَةَ عَامٖ ثُمَّ بَعَثَهُۥۖ قَالَ كَمۡ لَبِثۡتَۖ قَالَ لَبِثۡتُ يَوۡمًا أَوۡ بَعۡضَ يَوۡمٖۖ قَالَ بَل لَّبِثۡتَ مِاْئَةَ عَامٖ فَٱنظُرۡ إِلَىٰ طَعَامِكَ وَشَرَابِكَ لَمۡ يَتَسَنَّهۡۖ وَٱنظُرۡ إِلَىٰ حِمَارِكَ وَلِنَجۡعَلَكَ ءَايَةٗ لِّلنَّاسِۖ وَٱنظُرۡ إِلَى ٱلۡعِظَامِ كَيۡفَ نُنشِزُهَا ثُمَّ نَكۡسُوهَا لَحۡمٗاۚ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهُۥ قَالَ أَعۡلَمُ أَنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ ٢٥٩

Kebingungan raja Namrud itu seperti seseorang yang melewati sebuah negeri yang tandus dan kering kerontang tanpa tumbuh-tumbuhan. Lalu orang itu berkata: “Bagaimana Allah akan menghidupkan tumbuh-tumbuhan yang telah mati seperti ini?” Allah pun mematikan orang itu seratus tahun. Kemudian Allah menghidupkannya kembali. Orang itu ditanya: “Berapa lama kamu mati?” Ia menjawab: “Aku mati sehari atau sebagian hari.” Allah berfirman: “Sebenarnya kamu telah mati seratus tahun. Sekalipun demikian, lihatlah makanan dan minumanmu yang ternyata tidak berubah, dan lihatlah keledaimu.” Dengan peristiwa yang kamu alami itu Kami bermaksud menjadikannya sebagai bukti kekuasaan Kami bagi manusia. Lihatlah bagaimana tulang-belulang keledai yang telah mati, kelak akan Kami kumpulkan kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging. Maka ketika bukti-bukti itu telah jelas kepadanya, ia berkata: “Aku sekarang yakin, sesungguhnya Allah Mahakuasa mematikan dan menghidupkan kembali.”

2:260

وَإِذۡ قَالَ إِبۡرَٰهِـۧمُ رَبِّ أَرِنِي كَيۡفَ تُحۡيِ ٱلۡمَوۡتَىٰۖ قَالَ أَوَلَمۡ تُؤۡمِنۖ قَالَ بَلَىٰ وَلَٰكِن لِّيَطۡمَئِنَّ قَلۡبِيۖ قَالَ فَخُذۡ أَرۡبَعَةٗ مِّنَ ٱلطَّيۡرِ فَصُرۡهُنَّ إِلَيۡكَ ثُمَّ ٱجۡعَلۡ عَلَىٰ كُلِّ جَبَلٖ مِّنۡهُنَّ جُزۡءٗا ثُمَّ ٱدۡعُهُنَّ يَأۡتِينَكَ سَعۡيٗاۚ وَٱعۡلَمۡ أَنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٞ ٢٦٠

Wahai Muhammad, ingatlah ketika Ibrahim berdo’a: “Wahai Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana cara Engkau menghidupkan orang-orang yang telah mati?” Allah berfirman: “Apakah kamu tidak percaya kepada-Ku?” Jawabnya: “Bukan begitu, tetapi supaya hatiku menjadi mantap.” Allah berfirman: “Kalau begitu, ambillah empat ekor burung, lalu kamu ikat, kemudian kamu sembelih, lalu kamu potong-potong menjadi beberapa bagian, kemudian kamu pisah-pisahkan. Lalu setiap bagian kamu tempatkan pada setiap puncak bukit. Kemudian panggillah burung-burung itu, niscaya potongan-potongan burung itu benar-benar akan datang kepada kamu berwujud empat ekor burung yang utuh. Ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa menghidupkan yang mati lagi Mahabijaksana menjelaskan bukti kekuasaan-Nya.

Mendermakan Harta untuk Membela Islam

2:261

مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنۢبُلَةٖ مِّاْئَةُ حَبَّةٖۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ ٢٦١

Orang-orang yang mendermakan harta mereka untuk membela Islam adalah laksana orang menanam sebuah biji yang menumbuhkan tujuh tangkai. Pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan pahala kepada siapa yang dikehendaki-Nya karena kedermawanannya. Allah Mahaluas rahmat-Nya lagi Maha Mengetahui niat orang-orang yang berderma.

2:262

ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ ثُمَّ لَا يُتۡبِعُونَ مَآ أَنفَقُواْ مَنّٗا وَلَآ أَذٗى لَّهُمۡ أَجۡرُهُمۡ عِندَ رَبِّهِمۡ وَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ ٢٦٢

Orang-orang yang mendermakan hartanya untuk membela Islam, kemudian tidak mengiringinya dengan perkataan mengungkit-ungkit dan menyakitkan hati penerimanya, mereka kelak di akhirat mendapatkan pahala di sisi Tuhan mereka. Orang-orang yang berderma untuk membela Islam, mereka tidak takut miskin dan tidak merasa sedih hartanya berkurang.

2:263

۞ قَوۡلٞ مَّعۡرُوفٞ وَمَغۡفِرَةٌ خَيۡرٞ مِّن صَدَقَةٖ يَتۡبَعُهَآ أَذٗىۗ وَٱللَّهُ غَنِيٌّ حَلِيمٞ ٢٦٣

Berkata baik dan memberi maaf kepada seseorang lebih baik daripada memberikan derma lalu diikuti dengan kata-kata yang menyakitkan hati penerimanya. Allah Maha Berkecukupan dan Maha Penyabar.

2:264

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تُبۡطِلُواْ صَدَقَٰتِكُم بِٱلۡمَنِّ وَٱلۡأَذَىٰ كَٱلَّذِي يُنفِقُ مَالَهُۥ رِئَآءَ ٱلنَّاسِ وَلَا يُؤۡمِنُ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِۖ فَمَثَلُهُۥ كَمَثَلِ صَفۡوَانٍ عَلَيۡهِ تُرَابٞ فَأَصَابَهُۥ وَابِلٞ فَتَرَكَهُۥ صَلۡدٗاۖ لَّا يَقۡدِرُونَ عَلَىٰ شَيۡءٖ مِّمَّا كَسَبُواْۗ وَٱللَّهُ لَا يَهۡدِي ٱلۡقَوۡمَ ٱلۡكَٰفِرِينَ ٢٦٤

Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian sia-siakan derma kalian dengan cara mengungkit-ungkit dan berkata-kata yang menyakitkan hati penerimanya. Perbuatan demikian itu laksana orang yang mendermakan hartanya karena ingin pujian manusia, bukan karena beriman kepada Allah dan hari akhirat. Orang yang berderma semacam itu sama halnya dengan sebuah batu licin yang di atasnya terdapat pasir, kemudian ditimpa hujan lebat, lalu pasirnya hanyut sehingga batunya menjadi licin kembali. Orang yang berderma semacam itu tidak memperoleh manfaat sedikit pun dari derma yang mereka berikan. Allah tidak akan memberi hidayah kepada orang-orang yang mengingkari syari’at-Nya.

2:265

وَمَثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمُ ٱبۡتِغَآءَ مَرۡضَاتِ ٱللَّهِ وَتَثۡبِيتٗا مِّنۡ أَنفُسِهِمۡ كَمَثَلِ جَنَّةِۭ بِرَبۡوَةٍ أَصَابَهَا وَابِلٞ فَـَٔاتَتۡ أُكُلَهَا ضِعۡفَيۡنِ فَإِن لَّمۡ يُصِبۡهَا وَابِلٞ فَطَلّٞۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ بَصِيرٌ ٢٦٥

Orang-orang yang mendermakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan menguatkan iman dalam diri mereka laksana sebuah kebun yang tanahnya subur, kemudian hujan lebat turun menyirami kebun itu, lalu tanamannya menghasilkan buah berlipat dua kali. Sekiranya tanah subur itu tidak terguyur hujan lebat dan hanya tersiram gerimis, maka tanamannya tetap menghasilkan buah. Allah Maha Mengetahui niat kalian berderma.

2:266

أَيَوَدُّ أَحَدُكُمۡ أَن تَكُونَ لَهُۥ جَنَّةٞ مِّن نَّخِيلٖ وَأَعۡنَابٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ لَهُۥ فِيهَا مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ وَأَصَابَهُ ٱلۡكِبَرُ وَلَهُۥ ذُرِّيَّةٞ ضُعَفَآءُ فَأَصَابَهَآ إِعۡصَارٞ فِيهِ نَارٞ فَٱحۡتَرَقَتۡۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمُ ٱلۡأٓيَٰتِ لَعَلَّكُمۡ تَتَفَكَّرُونَ ٢٦٦

Wahai manusia, apakah salah seorang di antara kalian menginginkan punya sebuah kebun kurma atau anggur yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, dan di kebun itu tumbuh segala macam buah-buahan? Akan tetapi pemiliknya kemudian menjadi tua dan anak keturunannya lemah, sehingga tidak dapat mengurus kebun itu. Kemudian kebun itu menjadi kering karena tiupan angin panas, sehingga tumbuh-tumbuhannya hangus. Demikianlah Allah menjelaskan kepada kalian bukti-bukti kekuasaan-Nya, supaya kalian menyadari adanya kekuasaan Allah.

2:267

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَنفِقُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا كَسَبۡتُمۡ وَمِمَّآ أَخۡرَجۡنَا لَكُم مِّنَ ٱلۡأَرۡضِۖ وَلَا تَيَمَّمُواْ ٱلۡخَبِيثَ مِنۡهُ تُنفِقُونَ وَلَسۡتُم بِـَٔاخِذِيهِ إِلَّآ أَن تُغۡمِضُواْ فِيهِۚ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ ٢٦٧

Wahai orang-orang beriman, dermakanlah sebagian harta kalian yang baik dan sebagian dari hasil tanaman yang Kami tumbuhkan di bumi untuk kalian. Janganlah kalian memilih harta yang buruk untuk kalian dermakan, padahal kalian sendiri tidak suka menerimanya kecuali sambil memejamkan mata. Ketahuilah bahwa Allah Maha Berkecukupan lagi Maha Terpuji kemurahan-Nya.

2:268

ٱلشَّيۡطَٰنُ يَعِدُكُمُ ٱلۡفَقۡرَ وَيَأۡمُرُكُم بِٱلۡفَحۡشَآءِۖ وَٱللَّهُ يَعِدُكُم مَّغۡفِرَةٗ مِّنۡهُ وَفَضۡلٗاۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٞ ٢٦٨

Wahai orang-orang beriman, setan membisikkan rasa takut miskin kepada kalian, dan menyuruh kalian melakukan perbuatan-perbuatan tercela. Padahal Allah menjanjikan pengampunan dan rahmat kepada kalian. Allah Mahaluas rahmat-Nya lagi Maha Mengetahui baik dan buruknya perbuatan kalian.

2:269

يُؤۡتِي ٱلۡحِكۡمَةَ مَن يَشَآءُۚ وَمَن يُؤۡتَ ٱلۡحِكۡمَةَ فَقَدۡ أُوتِيَ خَيۡرٗا كَثِيرٗاۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّآ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ ٢٦٩

Allah mengaruniai ucapan dan perbuatan yang benar kepada hamba-Nya yang dikehendaki-Nya. Siapa saja yang dikaruniai ucapan dan perbuatan yang benar, sungguh orang itu telah dikaruniai kebaikan yang banyak sekali. Manusia yang mau menyadari bahwa karunia itu datang dari Allah hanyalah orang-orang yang mau menyadari adanya kehidupan akhirat.

2:270

وَمَآ أَنفَقۡتُم مِّن نَّفَقَةٍ أَوۡ نَذَرۡتُم مِّن نَّذۡرٖ فَإِنَّ ٱللَّهَ يَعۡلَمُهُۥۗ وَمَا لِلظَّٰلِمِينَ مِنۡ أَنصَارٍ ٢٧٠

Wahai manusia, seberapa pun harta yang kalian dermakan, atau apapun nadzar yang kalian nyatakan, sesungguhnya Allah mengetahui niat kalian. Di akhirat kelak, orang-orang bakhil tidak akan memperoleh penolong dari siksa Allah.

2:271

إِن تُبۡدُواْ ٱلصَّدَقَٰتِ فَنِعِمَّا هِيَۖ وَإِن تُخۡفُوهَا وَتُؤۡتُوهَا ٱلۡفُقَرَآءَ فَهُوَ خَيۡرٞ لَّكُمۡۚ وَيُكَفِّرُ عَنكُم مِّن سَيِّـَٔاتِكُمۡۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٞ ٢٧١

Wahai manusia, jika kalian mendermakan harta dengan terang-terangan, maka hal itu baik. Jika kalian merahasiakan derma kalian, maka hal itu lebih baik. Jika kalian merahasiakannya dan kalian memberikannya kepada orang-orang fakir, maka hal itu lebih baik lagi bagi kalian. Allah akan mengampuni semua kesalahan kalian dalam mendermakan harta. Allah Maha Mengetahui semua perbuatan kalian yang patut diberi pahala.

2:272

۞ لَّيۡسَ عَلَيۡكَ هُدَىٰهُمۡ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يَهۡدِي مَن يَشَآءُۗ وَمَا تُنفِقُواْ مِنۡ خَيۡرٖ فَلِأَنفُسِكُمۡۚ وَمَا تُنفِقُونَ إِلَّا ٱبۡتِغَآءَ وَجۡهِ ٱللَّهِۚ وَمَا تُنفِقُواْ مِنۡ خَيۡرٖ يُوَفَّ إِلَيۡكُمۡ وَأَنتُمۡ لَا تُظۡلَمُونَ ٢٧٢

Wahai Muhammad, kamu tidaklah bertanggung jawab untuk memberi hidayah kepada orang-orang kafir. Akan tetapi Allah-lah yang berwenang memberi hidayah kepada siapa yang dikehendaki-Nya, jika orang itu mau beriman. Wahai manusia, seberapa pun harta yang kalian dermakan, hal itu adalah untuk kebaikan diri kalian. Seberapa pun harta yang kalian dermakan, seharusnya hanya demi mencari keridhaan Allah. Seberapa pun harta yang kalian dermakan, Allah akan memberi pahala yang cukup, dan pahala kalian tidak akan dikurangi sedikit pun.

2:273

لِلۡفُقَرَآءِ ٱلَّذِينَ أُحۡصِرُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ لَا يَسۡتَطِيعُونَ ضَرۡبٗا فِي ٱلۡأَرۡضِ يَحۡسَبُهُمُ ٱلۡجَاهِلُ أَغۡنِيَآءَ مِنَ ٱلتَّعَفُّفِ تَعۡرِفُهُم بِسِيمَٰهُمۡ لَا يَسۡـَٔلُونَ ٱلنَّاسَ إِلۡحَافٗاۗ وَمَا تُنفِقُواْ مِنۡ خَيۡرٖ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِهِۦ عَلِيمٌ ٢٧٣

Wahai kaum mukmin, berdermalah kalian kepada orang-orang fakir yang mengkhidmatkan diri untuk berperang membela Islam. Kaum fakir ini tidak dapat bekerja untuk mencari nafkah. Kaum munafik mengira bahwa orang-orang fakir itu kaya karena mereka tidak mau meminta-minta. Wahai Muhammad, kamu dapat mengenal kemiskinan mereka dari wajah-wajah pucat mereka. Kaum fakir ini tidak mau meminta-minta kepada manusia melebihi kebutuhan pokok hidup mereka. Seberapa pun harta halal yang kalian dermakan di jalan Allah, Allah Maha Mengetahui semua niat kalian berderma.

2:274

ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُم بِٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِ سِرّٗا وَعَلَانِيَةٗ فَلَهُمۡ أَجۡرُهُمۡ عِندَ رَبِّهِمۡ وَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ ٢٧٤

Orang-orang yang mendermakan harta mereka pada waktu malam dan siang secara sembunyi-sembunyi atau terang-terangan, mereka akan mendapatkan pahala di sisi Tuhan mereka. Mereka itu tiada merasa takut miskin dan tidak bersedih hartanya berkurang.

Larangan Riba dan Hukumannya

2:275

ٱلَّذِينَ يَأۡكُلُونَ ٱلرِّبَوٰاْ لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ ٱلَّذِي يَتَخَبَّطُهُ ٱلشَّيۡطَٰنُ مِنَ ٱلۡمَسِّۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَالُوٓاْ إِنَّمَا ٱلۡبَيۡعُ مِثۡلُ ٱلرِّبَوٰاْۗ وَأَحَلَّ ٱللَّهُ ٱلۡبَيۡعَ وَحَرَّمَ ٱلرِّبَوٰاْۚ فَمَن جَآءَهُۥ مَوۡعِظَةٞ مِّن رَّبِّهِۦ فَٱنتَهَىٰ فَلَهُۥ مَا سَلَفَ وَأَمۡرُهُۥٓ إِلَى ٱللَّهِۖ وَمَنۡ عَادَ فَأُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلنَّارِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ ٢٧٥

Orang-orang yang memakan harta riba, di akhirat kelak tidak akan dapat berdiri tegak. Mereka itu hanya bisa berdiri seperti orang yang gila karena kerasukan setan. Keadaan semacam itu karena orang-orang yang memakan riba menganggap bahwa perdagangan sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan perdagangan dan mengharamkan riba. Siapa saja yang setelah mengetahui larangan riba dari Tuhannya, lalu dia berhenti dari melakukan riba, maka dia berhak atas uang riba yang terlanjur diterimanya. Adapun perhitungan amal orang itu di akhirat sepenuhnya adalah hak Allah. Siapa saja yang mengulangi makan harta riba, mereka akan menjadi penghuni neraka. Orang-orang yang tetap melakukan riba, mereka kelak kekal di dalam neraka.

2:276

يَمۡحَقُ ٱللَّهُ ٱلرِّبَوٰاْ وَيُرۡبِي ٱلصَّدَقَٰتِۗ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ أَثِيمٍ ٢٧٦

Allah akan menghancurkan sedikit demi sedikit harta dari keuntungan riba. Akan tetapi Allah akan terus-menerus memperbanyak harta yang didermakan untuk membela Islam. Allah tidak menyukai orang yang ingkar kepada agamanya dan berbuat durhaka kepada manusia.

2:277

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَأَقَامُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَوُاْ ٱلزَّكَوٰةَ لَهُمۡ أَجۡرُهُمۡ عِندَ رَبِّهِمۡ وَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ ٢٧٧

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, beramal shalih, melaksanakan shalat dan mengeluarkan zakat, mereka akan mendapat pahala di sisi Tuhan mereka. Mereka itu tiada takut miskin dan tidak bersedih hartanya berkurang.

2:278

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَذَرُواْ مَا بَقِيَ مِنَ ٱلرِّبَوٰٓاْ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ ٢٧٨

Wahai kaum mukmin, taatlah kepada Allah dan tinggalkan semua sisa-sisa riba yang masih ada pada peminjam, jika kalian benar-benar beriman kepada syari’at Allah.

2:279

فَإِن لَّمۡ تَفۡعَلُواْ فَأۡذَنُواْ بِحَرۡبٖ مِّنَ ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦۖ وَإِن تُبۡتُمۡ فَلَكُمۡ رُءُوسُ أَمۡوَٰلِكُمۡ لَا تَظۡلِمُونَ وَلَا تُظۡلَمُونَ ٢٧٩

Wahai kaum mukmin, jika kalian tidak mematuhi perintah Allah untuk menghentikan riba ini, terimalah pernyataan perang dari Allah dan Rasul-Nya. Jika kalian bertaubat, maka yang berhak kalian ambil dari peminjam hanyalah modal kalian. Kalian tidak boleh berbuat zhalim kepada peminjam, dan peminjam pun tidak boleh berbuat zhalim kepada kalian.

2:280

وَإِن كَانَ ذُو عُسۡرَةٖ فَنَظِرَةٌ إِلَىٰ مَيۡسَرَةٖۚ وَأَن تَصَدَّقُواْ خَيۡرٞ لَّكُمۡ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ ٢٨٠

Wahai kaum mukmin, jika peminjam dalam kesulitan untuk mengembalikan pinjamannya kepada kalian, hendaklah dia diberi tempo sampai mendapatkan kemudahan untuk membayar. Akan tetapi, bila harta yang kalian pinjamkan itu kalian dermakan, maka hal itu lebih baik bagi kalian, jika kalian benar-benar mau menyadari besarnya pahala akhirat.

2:281

وَٱتَّقُواْ يَوۡمٗا تُرۡجَعُونَ فِيهِ إِلَى ٱللَّهِۖ ثُمَّ تُوَفَّىٰ كُلُّ نَفۡسٖ مَّا كَسَبَتۡ وَهُمۡ لَا يُظۡلَمُونَ ٢٨١

Wahai kaum mukmin, hendaklah kalian takut siksa pada hari kiamat, saat kalian dikembalikan kepada Allah. Setiap orang akan diberi balasan setimpal dengan perbuatan yang telah ia lakukan di dunia. Setiap orang tidak akan dianiaya sedikit pun dalam mendapatkan balasan amalnya.

Syari’at Persaksian

2:282

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا تَدَايَنتُم بِدَيۡنٍ إِلَىٰٓ أَجَلٖ مُّسَمّٗى فَٱكۡتُبُوهُۚ وَلۡيَكۡتُب بَّيۡنَكُمۡ كَاتِبُۢ بِٱلۡعَدۡلِۚ وَلَا يَأۡبَ كَاتِبٌ أَن يَكۡتُبَ كَمَا عَلَّمَهُ ٱللَّهُۚ فَلۡيَكۡتُبۡ وَلۡيُمۡلِلِ ٱلَّذِي عَلَيۡهِ ٱلۡحَقُّ وَلۡيَتَّقِ ٱللَّهَ رَبَّهُۥ وَلَا يَبۡخَسۡ مِنۡهُ شَيۡـٔٗاۚ فَإِن كَانَ ٱلَّذِي عَلَيۡهِ ٱلۡحَقُّ سَفِيهًا أَوۡ ضَعِيفًا أَوۡ لَا يَسۡتَطِيعُ أَن يُمِلَّ هُوَ فَلۡيُمۡلِلۡ وَلِيُّهُۥ بِٱلۡعَدۡلِۚ وَٱسۡتَشۡهِدُواْ شَهِيدَيۡنِ مِن رِّجَالِكُمۡۖ فَإِن لَّمۡ يَكُونَا رَجُلَيۡنِ فَرَجُلٞ وَٱمۡرَأَتَانِ مِمَّن تَرۡضَوۡنَ مِنَ ٱلشُّهَدَآءِ أَن تَضِلَّ إِحۡدَىٰهُمَا فَتُذَكِّرَ إِحۡدَىٰهُمَا ٱلۡأُخۡرَىٰۚ وَلَا يَأۡبَ ٱلشُّهَدَآءُ إِذَا مَا دُعُواْۚ وَلَا تَسۡـَٔمُوٓاْ أَن تَكۡتُبُوهُ صَغِيرًا أَوۡ كَبِيرًا إِلَىٰٓ أَجَلِهِۦۚ ذَٰلِكُمۡ أَقۡسَطُ عِندَ ٱللَّهِ وَأَقۡوَمُ لِلشَّهَٰدَةِ وَأَدۡنَىٰٓ أَلَّا تَرۡتَابُوٓاْ إِلَّآ أَن تَكُونَ تِجَٰرَةً حَاضِرَةٗ تُدِيرُونَهَا بَيۡنَكُمۡ فَلَيۡسَ عَلَيۡكُمۡ جُنَاحٌ أَلَّا تَكۡتُبُوهَاۗ وَأَشۡهِدُوٓاْ إِذَا تَبَايَعۡتُمۡۚ وَلَا يُضَآرَّ كَاتِبٞ وَلَا شَهِيدٞۚ وَإِن تَفۡعَلُواْ فَإِنَّهُۥ فُسُوقُۢ بِكُمۡۗ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۖ وَيُعَلِّمُكُمُ ٱللَّهُۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٞ ٢٨٢

Wahai kaum mukmin, jika kalian memberikan pinjaman sampai masa tertentu, hendaklah kalian catat. Hendaklah orang yang mencatat itu mencatatnya dengan adil. Pencatat tidak boleh enggan mencatatnya seperti yang Allah telah perintahkan kepadanya. Hendaklah pencatat menuliskan pinjaman itu dengan baik. Orang yang memberi pinjaman hendaklah mendiktekan kepada orang yang mencatat. Orang yang mencatat hendaklah taat kepada Allah, Tuhannya. Pencatat tidak boleh melakukan kecurangan sedikit pun kepada pendiktenya. Jika yang memberi pinjaman itu orang bodoh atau tidak sanggup mendiktekannya, hendaklah walinya mendiktekan dengan adil. Jika pinjaman itu tidak dicatat, hendaklah pemberi pinjaman mempersaksikan di hadapan dua orang laki-laki di antara kalian. Jika tidak ada dua orang laki-laki, cukuplah dengan seorang laki-laki dan dua orang perempuan yang kalian ridhai untuk menjadi saksi. Bila salah seorang di antara dua saksi perempuan itu lupa, saksi perempuan lainnya mengingatkan. Para saksi janganlah enggan, jika dipanggil pengadilan untuk memberikan kesaksian. Pemberi pinjaman dan peminjam janganlah merasa jemu untuk mencatat utang, sedikit atau banyak, dan waktu pelunasannya. Cara-cara ini lebih adil dalam pandangan Allah, lebih jelas dalam persaksian, dan lebih dapat menghilangkan keragu-raguan. Adapun dalam jual beli secara kontan yang telah lazim berlaku di antara kalian, kalian tidak berdosa jika tidak mencatatnya. Akan tetapi, jual beli kredit hendaklah kalian persaksikan kepada orang lain. Pencatat tidak boleh dirugikan, begitu pula saksi. Jika kalian tidak melakukan cara seperti itu, sungguh hal itu adalah suatu pelanggaran disiplin terhadap diri kalian. Taatlah kepada Allah dalam mengikuti syari’at utang-piutang. Allah telah mengajarkan tata cara utang piutang dan jual beli itu kepada kalian. Allah Maha Mengetahui semua perbuatan kalian.

2:283

۞ وَإِن كُنتُمۡ عَلَىٰ سَفَرٖ وَلَمۡ تَجِدُواْ كَاتِبٗا فَرِهَٰنٞ مَّقۡبُوضَةٞۖ فَإِنۡ أَمِنَ بَعۡضُكُم بَعۡضٗا فَلۡيُؤَدِّ ٱلَّذِي ٱؤۡتُمِنَ أَمَٰنَتَهُۥ وَلۡيَتَّقِ ٱللَّهَ رَبَّهُۥۗ وَلَا تَكۡتُمُواْ ٱلشَّهَٰدَةَۚ وَمَن يَكۡتُمۡهَا فَإِنَّهُۥٓ ءَاثِمٞ قَلۡبُهُۥۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ عَلِيمٞ ٢٨٣

Wahai kaum mukmin, jika kalian dalam perjalanan dan tidak menemukan seorang pencatat utang, hendaklah peminjam memberikan barang jaminan yang dapat dipegang oleh pemberi pinjaman. Akan tetapi, jika kalian saling percaya, hendaklah orang yang dipercaya itu menepati amanat itu dan hendaklah taat kepada Allah, Tuhannya. Wahai para saksi, janganlah kalian menyembunyikan kesaksian kalian. Siapa saja yang menyembunyikan kesaksiaan, sungguh hatinya telah durhaka. Allah Maha Mengetahui apa saja yang kalian lakukan.

Semua Makhluk Tunduk kepada Ketetapan Allah

2:284

لِّلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ وَإِن تُبۡدُواْ مَا فِيٓ أَنفُسِكُمۡ أَوۡ تُخۡفُوهُ يُحَاسِبۡكُم بِهِ ٱللَّهُۖ فَيَغۡفِرُ لِمَن يَشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَآءُۗ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٌ ٢٨٤

Semua yang ada di langit dan di bumi hanyalah milik Allah. Wahai manusia, jika kalian menyatakan isi hati kalian secara terang-terangan atau kalian rahasiakan, maka pada hari kiamat kelak, Allah pasti akan mengadili kalian. Allah akan mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dari hamba-Nya yang berbuat dosa kemudian mau bertaubat. Allah menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya dari hamba-Nya yang berbuat dosa tetapi tidak mau bertaubat. Allah Mahakuasa mengurus semua makhluk-Nya.

2:285

ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلۡمُؤۡمِنُونَۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيۡنَ أَحَدٖ مِّن رُّسُلِهِۦۚ وَقَالُواْ سَمِعۡنَا وَأَطَعۡنَاۖ غُفۡرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيۡكَ ٱلۡمَصِيرُ ٢٨٥

Rasul beriman kepada kitab yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, begitu juga orang-orang mukmin. Semuanya beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. Kami tidak membedakan antara seorang rasul dengan rasul lainnya. Orang-orang mukmin berkata: “Wahai Tuhan kami, kami mendengar dan kami menaati perintah-Mu. Wahai Tuhan kami, kami memohon pengampunan-Mu. Hanya kepada-Mu lah semua manusia akan dikembalikan.”

2:286

لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَاۚ لَهَا مَا كَسَبَتۡ وَعَلَيۡهَا مَا ٱكۡتَسَبَتۡۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذۡنَآ إِن نَّسِينَآ أَوۡ أَخۡطَأۡنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تَحۡمِلۡ عَلَيۡنَآ إِصۡرٗا كَمَا حَمَلۡتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلۡنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦۖ وَٱعۡفُ عَنَّا وَٱغۡفِرۡ لَنَا وَٱرۡحَمۡنَآۚ أَنتَ مَوۡلَىٰنَا فَٱنصُرۡنَا عَلَى ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡكَٰفِرِينَ ٢٨٦

Allah tidak membebani seseorang melebihi kemampuannya. Seseorang akan mendapatkan pahala dari setiap amal shalihnya dan bertanggung jawab atas setiap kesalahannya. Orang-orang mukmin berdo’a: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau siksa kami karena kami lupa atau kami keliru. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan perintah dan larangan kepada kami seperti yang telah Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan perintah dan larangan kepada kami yang kami tidak sanggup memikulnya. Maafkanlah kami atas kelemahan kami. Ampunilah kami atas dosa-dosa kami. Sayangilah kami, Engkaulah Tuhan kami. Karena itu tolonglah kami mengalahkan orang-orang kafir.”