طه

Ṭāhā

Thahaa · Makkiyah · 135 ayat

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Dengan nama Allah Yang Mahaluas dan kekal belas kasih-Nya kepada orang mukmin lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.

Al-Qur’an sebagai Peringatan bagi Manusia

20:1

طه ١

Thaa Haa.

20:2

مَآ أَنزَلۡنَا عَلَيۡكَ ٱلۡقُرۡءَانَ لِتَشۡقَىٰٓ ٢

Wahai Muhammad, Al-Qur’an ini Kami turunkan kepadamu bukanlah untuk menjadikan kamu sengsara karena tidak sanggup melaksanakannya.

20:3

إِلَّا تَذۡكِرَةٗ لِّمَن يَخۡشَىٰ ٣

Akan tetapi Al-Qur’an ini diturunkan kepadamu, agar engkau gunakan untuk memberi peringatan kepada orang yang takut kepada Allah.

20:4

تَنزِيلٗا مِّمَّنۡ خَلَقَ ٱلۡأَرۡضَ وَٱلسَّمَٰوَٰتِ ٱلۡعُلَى ٤

Al-Qur’an ini benar-benar turun dari Tuhan yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi.

20:5

ٱلرَّحۡمَٰنُ عَلَى ٱلۡعَرۡشِ ٱسۡتَوَىٰ ٥

Tuhan Yang Mahabelas kasih yang bersemayam di atas ‘Arsy.

20:6

لَهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَا وَمَا تَحۡتَ ٱلثَّرَىٰ ٦

Allah lah yang menguasai semua yang ada di langit dan di bumi, semua yang ada di antara langit dan bumi, serta semua yang ada di dalam tanah.

20:7

وَإِن تَجۡهَرۡ بِٱلۡقَوۡلِ فَإِنَّهُۥ يَعۡلَمُ ٱلسِّرَّ وَأَخۡفَى ٧

Wahai Muhammad, jika kamu berdo’a dengan suara keras, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang tersembunyi dan yang lebih tersembunyi lagi.

20:8

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۖ لَهُ ٱلۡأَسۡمَآءُ ٱلۡحُسۡنَىٰ ٨

Allah, tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Dia. Allah memiliki nama-nama yang indah.

Kisah Nabi Musa AS. Menerima Wahyu Pertama

20:9

وَهَلۡ أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ ٩

Wahai Nabi, sudahkah sampai kepadamu kisah Musa?

20:10

إِذۡ رَءَا نَارٗا فَقَالَ لِأَهۡلِهِ ٱمۡكُثُوٓاْ إِنِّيٓ ءَانَسۡتُ نَارٗا لَّعَلِّيٓ ءَاتِيكُم مِّنۡهَا بِقَبَسٍ أَوۡ أَجِدُ عَلَى ٱلنَّارِ هُدٗى ١٠

Ketika Musa melihat api, ia berkata kepada pengikutnya: “Tinggallah kalian di sini. Sungguh aku melihat api. Mudah-mudahan aku dapat kembali kepada kalian dari tempat itu dengan membawa sebagian api itu, atau aku akan mendapatkan petunjuk di tempat api itu.

20:11

فَلَمَّآ أَتَىٰهَا نُودِيَ يَٰمُوسَىٰٓ ١١

Tatkala Musa datang ke tempat api itu, Kami panggil dia: “Wahai Musa,

20:12

إِنِّيٓ أَنَا۠ رَبُّكَ فَٱخۡلَعۡ نَعۡلَيۡكَ إِنَّكَ بِٱلۡوَادِ ٱلۡمُقَدَّسِ طُوٗى ١٢

sungguh Aku adalah Tuhanmu. Oleh karena itu, lepaskanlah kedua sandalmu. Sungguh kamu berada di lembah yang suci, Thua.

20:13

وَأَنَا ٱخۡتَرۡتُكَ فَٱسۡتَمِعۡ لِمَا يُوحَىٰٓ ١٣

Wahai Musa, sungguh Aku memilihmu menjadi utusan-Ku. Oleh karena itu, dengarkanlah apa yang diwahyukan kepadamu.

20:14

إِنَّنِيٓ أَنَا ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَٱعۡبُدۡنِي وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ لِذِكۡرِيٓ ١٤

Sungguh Akulah Allah, tiada tuhan kecuali Aku. Oleh karena itu, beribadahlah kepada-Ku dan laksanakanlah shalat untuk mengingat-Ku.

20:15

إِنَّ ٱلسَّاعَةَ ءَاتِيَةٌ أَكَادُ أُخۡفِيهَا لِتُجۡزَىٰ كُلُّ نَفۡسِۭ بِمَا تَسۡعَىٰ ١٥

Sungguh kiamat itu pasti datang. Nyaris Aku tidak merahasiakannya kepadamu agar setiap orang mengetahui bahwa pada hari kiamat kelak, ia diberi balasan sesuai amalnya.

20:16

فَلَا يَصُدَّنَّكَ عَنۡهَا مَن لَّا يُؤۡمِنُ بِهَا وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ فَتَرۡدَىٰ ١٦

Wahai Musa, karena itu engkau jangan tertipu oleh propaganda kesesatan dari orang yang tidak beriman kepada hari kiamat dan mengikuti hawa nafsunya, sehingga engkau menjadi celaka di akhirat.

20:17

وَمَا تِلۡكَ بِيَمِينِكَ يَٰمُوسَىٰ ١٧

Wahai Musa, apa yang engkau pegang di tangan kananmu?”

20:18

قَالَ هِيَ عَصَايَ أَتَوَكَّؤُاْ عَلَيۡهَا وَأَهُشُّ بِهَا عَلَىٰ غَنَمِي وَلِيَ فِيهَا مَـَٔارِبُ أُخۡرَىٰ ١٨

Musa berkata: “Ini tongkatku ya Allah. Tongkat ini aku gunakan untuk bertelekan, menebas daun untuk memberi makan dombaku dan kepentingan yang lain.”

20:19

قَالَ أَلۡقِهَا يَٰمُوسَىٰ ١٩

Allah berfirman: “Wahai Musa, lemparkanlah tongkat itu.”

20:20

فَأَلۡقَىٰهَا فَإِذَا هِيَ حَيَّةٞ تَسۡعَىٰ ٢٠

Musa pun melemparkannya. Tiba-tiba tongkat itu berubah menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat.

20:21

قَالَ خُذۡهَا وَلَا تَخَفۡۖ سَنُعِيدُهَا سِيرَتَهَا ٱلۡأُولَىٰ ٢١

Allah berfirman: “Ambillah ular itu dan janganlah kamu takut. Aku akan mengembalikan ular itu menjadi tongkat seperti semula.

20:22

وَٱضۡمُمۡ يَدَكَ إِلَىٰ جَنَاحِكَ تَخۡرُجۡ بَيۡضَآءَ مِنۡ غَيۡرِ سُوٓءٍ ءَايَةً أُخۡرَىٰ ٢٢

Masukkanlah telapak tanganmu ke saku bagian dalam bajumu. Lalu ketika telapak tanganmu kamu keluarkan, telapak tanganmu akan memancarkan cahaya putih bersih tanpa noda. Kejadian ini sebagai mukjizat lain bagi kenabianmu.

20:23

لِنُرِيَكَ مِنۡ ءَايَٰتِنَا ٱلۡكُبۡرَى ٢٣

Wahai Musa, Kami perlihatkan mukjizat ini kepadamu di samping mukjizat-mukjizat lain sebagai bukti kekuasaan Kami yang agung.

Perintah Allah kepada Nabi Musa AS. dan Permohonan Musa kepada Allah

20:24

ٱذۡهَبۡ إِلَىٰ فِرۡعَوۡنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ ٢٤

Wahai Musa, datanglah kamu kepada Fir’aun. Sesungguhnya Fir’aun adalah orang yang zhalim.”

20:25

قَالَ رَبِّ ٱشۡرَحۡ لِي صَدۡرِي ٢٥

Musa berdo’a: “Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku untukku,

20:26

وَيَسِّرۡ لِيٓ أَمۡرِي ٢٦

mudahkanlah urusanku,

20:27

وَٱحۡلُلۡ عُقۡدَةٗ مِّن لِّسَانِي ٢٧

hilangkanlah cedal dari lidahku

20:28

يَفۡقَهُواْ قَوۡلِي ٢٨

supaya mereka dapat memahami omonganku,

20:29

وَٱجۡعَل لِّي وَزِيرٗا مِّنۡ أَهۡلِي ٢٩

dan berilah aku seorang pembantu dari keluargaku sendiri,

20:30

هَٰرُونَ أَخِي ٣٠

yaitu Harun, saudaraku.

20:31

ٱشۡدُدۡ بِهِۦٓ أَزۡرِي ٣١

Kuatkanlah langkahku dengan Harun,

20:32

وَأَشۡرِكۡهُ فِيٓ أَمۡرِي ٣٢

dan jadikanlah dia sebagai teman dalam urusanku,

20:33

كَيۡ نُسَبِّحَكَ كَثِيرٗا ٣٣

supaya kami selalu mengagungkan Engkau,

20:34

وَنَذۡكُرَكَ كَثِيرًا ٣٤

dan banyak mengingat-Mu.

20:35

إِنَّكَ كُنتَ بِنَا بَصِيرٗا ٣٥

Sungguh Engkau benar-benar selalu mengawasi kami.”

20:36

قَالَ قَدۡ أُوتِيتَ سُؤۡلَكَ يَٰمُوسَىٰ ٣٦

Allah berfirman: “Wahai Musa, sungguh permohonan kamu itu Kami kabulkan.”

Nikmat Allah kepada Musa Sejak Kecil

20:37

وَلَقَدۡ مَنَنَّا عَلَيۡكَ مَرَّةً أُخۡرَىٰٓ ٣٧

Wahai Musa, Kami dahulu telah memberikan nikmat yang lain kepadamu,

20:38

إِذۡ أَوۡحَيۡنَآ إِلَىٰٓ أُمِّكَ مَا يُوحَىٰٓ ٣٨

yaitu ketika Kami berikan ilham kepada ibumu dengan perintah:

20:39

أَنِ ٱقۡذِفِيهِ فِي ٱلتَّابُوتِ فَٱقۡذِفِيهِ فِي ٱلۡيَمِّ فَلۡيُلۡقِهِ ٱلۡيَمُّ بِٱلسَّاحِلِ يَأۡخُذۡهُ عَدُوّٞ لِّي وَعَدُوّٞ لَّهُۥۚ وَأَلۡقَيۡتُ عَلَيۡكَ مَحَبَّةٗ مِّنِّي وَلِتُصۡنَعَ عَلَىٰ عَيۡنِيٓ ٣٩

“Masukkanlah bayi itu ke dalam kotak, lalu hanyutkanlah ke sungai Nil supaya Musa dibawa arus air sungai Nil itu ke pantai. Agar bayi Musa dipungut oleh musuh-Ku dan musuhnya.” Wahai Musa, Aku telah memberikan rasa kecintaan kepadamu, dan agar engkau diasuh keluarga Fir´aun di bawah pengawasan-Ku.

20:40

إِذۡ تَمۡشِيٓ أُخۡتُكَ فَتَقُولُ هَلۡ أَدُلُّكُمۡ عَلَىٰ مَن يَكۡفُلُهُۥۖ فَرَجَعۡنَٰكَ إِلَىٰٓ أُمِّكَ كَيۡ تَقَرَّ عَيۡنُهَا وَلَا تَحۡزَنَۚ وَقَتَلۡتَ نَفۡسٗا فَنَجَّيۡنَٰكَ مِنَ ٱلۡغَمِّ وَفَتَنَّٰكَ فُتُونٗاۚ فَلَبِثۡتَ سِنِينَ فِيٓ أَهۡلِ مَدۡيَنَ ثُمَّ جِئۡتَ عَلَىٰ قَدَرٖ يَٰمُوسَىٰ ٤٠

Wahai Musa, ketika saudara perempuanmu berjalan menyusul di belakang kotak yang hanyut di sungai Nil, ia berkata kepada pemungut kotak itu: “Adakah kalian mau aku tunjukkan orang yang dapat mengasuh bayi ini?” Dengan begitu, Kami kembalikan kamu kepada ibumu agar ibumu menjadi tenteram hatinya dan tidak bersedih. Wahai Musa, ingatlah ketika engkau telah membunuh seseorang, lalu Kami selamatkan engkau dari ketakutan karena dikejar-kejar. Kami telah menguji kamu dengan berbagai ujian. Kamu telah tinggal beberapa tahun di tengah-tengah penduduk Madyan. Wahai Musa, kemudian kamu datang ke negeri Mesir bertepatan dengan waktu kamu diangkat sebagai rasul,

20:41

وَٱصۡطَنَعۡتُكَ لِنَفۡسِي ٤١

dan Aku telah memilih kamu sebagai utusan-Ku.

Musa dan Harun Diperintahkan Mendatangi Fir’aun

20:42

ٱذۡهَبۡ أَنتَ وَأَخُوكَ بِـَٔايَٰتِي وَلَا تَنِيَا فِي ذِكۡرِي ٤٢

Wahai Musa, datanglah kamu dengan saudaramu kepada Fir’aun dengan menunjukkan mukjizat-mukjizat dari-Ku dan janganlah kamu lupa untuk mengingat-Ku.

20:43

ٱذۡهَبَآ إِلَىٰ فِرۡعَوۡنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ ٤٣

Datanglah kamu berdua kepada Fir’aun, karena sesungguhnya Fir’aun adalah orang yang zhalim,

20:44

فَقُولَا لَهُۥ قَوۡلٗا لَّيِّنٗا لَّعَلَّهُۥ يَتَذَكَّرُ أَوۡ يَخۡشَىٰ ٤٤

lalu berkatalah kepada Fir’aun dengan lemah lembut. Mudah-mudahan Fir’aun mau menyadari kesalahan-kesalahannya atau dia masuk Islam.”

20:45

قَالَا رَبَّنَآ إِنَّنَا نَخَافُ أَن يَفۡرُطَ عَلَيۡنَآ أَوۡ أَن يَطۡغَىٰ ٤٥

Musa dan Harun berkata: “Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami takut Fir’aun akan membunuh kami atau dia menyakiti kami.”

20:46

قَالَ لَا تَخَافَآۖ إِنَّنِي مَعَكُمَآ أَسۡمَعُ وَأَرَىٰ ٤٦

Allah berfirman: “Wahai Musa dan Harun, janganlah kamu takut. Sungguh Aku senantiasa melindungi kamu berdua. Aku mendengarkan dan mengawasi kamu berdua.

20:47

فَأۡتِيَاهُ فَقُولَآ إِنَّا رَسُولَا رَبِّكَ فَأَرۡسِلۡ مَعَنَا بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ وَلَا تُعَذِّبۡهُمۡۖ قَدۡ جِئۡنَٰكَ بِـَٔايَةٖ مِّن رَّبِّكَۖ وَٱلسَّلَٰمُ عَلَىٰ مَنِ ٱتَّبَعَ ٱلۡهُدَىٰٓ ٤٧

Wahai Musa dan Harun, datanglah kamu kepada Fir’aun dan katakanlah: ‘Sungguh kami adalah dua orang utusan Tuhanmu. Karena itu, kami minta engkau lepaskan Bani Israil untuk meninggalkan Mesir bersama kami. Janganlah kamu menyiksa Bani Israil. Sungguh kami datang kepadamu membawa mukjizat kenabian dari Tuhanmu. Selamat sejahteralah bagi orang-orang yang mengikuti Islam, agama Allah.

20:48

إِنَّا قَدۡ أُوحِيَ إِلَيۡنَآ أَنَّ ٱلۡعَذَابَ عَلَىٰ مَن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ ٤٨

Sungguh kami telah diberi wahyu, bahwa orang-orang yang mendustakan dan menolak ajaran-ajaran rasul akan mendapat siksa yang berat. “

20:49

قَالَ فَمَن رَّبُّكُمَا يَٰمُوسَىٰ ٤٩

Fir’aun berkata: “Wahai Musa, siapakah Tuhan kamu berdua?”

20:50

قَالَ رَبُّنَا ٱلَّذِيٓ أَعۡطَىٰ كُلَّ شَيۡءٍ خَلۡقَهُۥ ثُمَّ هَدَىٰ ٥٠

Musa menjawab: “Tuhan kami adalah Tuhan yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk ciptaan-Nya dan memberinya petunjuk untuk menjalani kehidupannya dengan benar.”

20:51

قَالَ فَمَا بَالُ ٱلۡقُرُونِ ٱلۡأُولَىٰ ٥١

Fir’aun berkata: “Bagaimana dengan keadaan umat-umat masa lalu?”

20:52

قَالَ عِلۡمُهَا عِندَ رَبِّي فِي كِتَٰبٖۖ لَّا يَضِلُّ رَبِّي وَلَا يَنسَى ٥٢

Musa berkata: “Pengetahuan tentang itu ada pada catatan Tuhanku. Tuhanku tidak keliru dan tidak pula lupa dalam mencatat setiap keadaan,

20:53

ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُمُ ٱلۡأَرۡضَ مَهۡدٗا وَسَلَكَ لَكُمۡ فِيهَا سُبُلٗا وَأَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءٗ فَأَخۡرَجۡنَا بِهِۦٓ أَزۡوَٰجٗا مِّن نَّبَاتٖ شَتَّىٰ ٥٣

Tuhan yang telah menciptakan bumi dengan permukaan datar bagi kalian, dan menjadikan kalian dapat berjalan di atas bumi itu dengan bermacam-macam jalan. Tuhan yang menurunkan hujan dari langit.” Kami pun menumbuhkan berbagai macam tumbuhan yang berpasang-pasangan.

20:54

كُلُواْ وَٱرۡعَوۡاْ أَنۡعَٰمَكُمۡۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّأُوْلِي ٱلنُّهَىٰ ٥٤

Makanlah dan gembalakanlah ternak kalian. Sesungguhnya dalam penciptaan semua itu terdapat bukti adanya kekuasaan Allah bagi orang-orang yang berakal sehat.

20:55

۞ مِنۡهَا خَلَقۡنَٰكُمۡ وَفِيهَا نُعِيدُكُمۡ وَمِنۡهَا نُخۡرِجُكُمۡ تَارَةً أُخۡرَىٰ ٥٥

Kami telah ciptakan kalian dari tanah. Kami akan kembalikan kalian ke tanah juga. Di hari kiamat kelak, dari tanah itu pula Kami akan hidupkan kalian untuk kedua kalinya.

20:56

وَلَقَدۡ أَرَيۡنَٰهُ ءَايَٰتِنَا كُلَّهَا فَكَذَّبَ وَأَبَىٰ ٥٦

Sungguh Kami telah memperlihatkan mukjizat-mukjizat Kami kepada Fir’aun, tetapi Fir’aun tetap mendustakan mukjizat-mukjizat itu dan enggan beriman.

20:57

قَالَ أَجِئۡتَنَا لِتُخۡرِجَنَا مِنۡ أَرۡضِنَا بِسِحۡرِكَ يَٰمُوسَىٰ ٥٧

Fir’aun berkata: “Wahai Musa, apakah kamu datang kepada kami dengan sihirmu itu untuk mengusir kami dari negeri kami?

20:58

فَلَنَأۡتِيَنَّكَ بِسِحۡرٖ مِّثۡلِهِۦ فَٱجۡعَلۡ بَيۡنَنَا وَبَيۡنَكَ مَوۡعِدٗا لَّا نُخۡلِفُهُۥ نَحۡنُ وَلَآ أَنتَ مَكَانٗا سُوٗى ٥٨

Jika begitu, kami akan datangkan penyihir yang sepadan dengan kamu. Karena itu, tetapkan waktu tertentu untuk pertemuan kami dan kamu pada suatu tempat terbuka. Baik kami maupun kamu tidak boleh mengingkari waktu yang telah ditetapkan itu.”

20:59

قَالَ مَوۡعِدُكُمۡ يَوۡمُ ٱلزِّينَةِ وَأَن يُحۡشَرَ ٱلنَّاسُ ضُحٗى ٥٩

Fir’aun berkata: “Waktu yang ditetapkan bagi kalian yaitu pada hari raya dan orang-orang akan dikumpulkan pada pagi hari.”

20:60

فَتَوَلَّىٰ فِرۡعَوۡنُ فَجَمَعَ كَيۡدَهُۥ ثُمَّ أَتَىٰ ٦٠

Fir’aun pun pergi. Kemudian Fir’aun menyusun tipu dayanya, lalu ia datang lagi pada hari yang telah ditentukan.

20:61

قَالَ لَهُم مُّوسَىٰ وَيۡلَكُمۡ لَا تَفۡتَرُواْ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبٗا فَيُسۡحِتَكُم بِعَذَابٖۖ وَقَدۡ خَابَ مَنِ ٱفۡتَرَىٰ ٦١

Musa berkata kepada ahli-ahli sihir Fir’aun: “Kalian akan celaka. Janganlah kalian berbohong atas nama agama. Karena kalian kelak akan dihancurkan dengan adzab Allah. Sungguh amat celaka orang yang berbohong atas nama agama.”

20:62

فَتَنَٰزَعُوٓاْ أَمۡرَهُم بَيۡنَهُمۡ وَأَسَرُّواْ ٱلنَّجۡوَىٰ ٦٢

Ahli-ahli sihir Fir’aun berunding secara rahasia sesama mereka, dan mereka berbeda pendapat dalam menghadapi Musa, terus melawan atau mundur saja.

20:63

قَالُوٓاْ إِنۡ هَٰذَٰنِ لَسَٰحِرَٰنِ يُرِيدَانِ أَن يُخۡرِجَاكُم مِّنۡ أَرۡضِكُم بِسِحۡرِهِمَا وَيَذۡهَبَا بِطَرِيقَتِكُمُ ٱلۡمُثۡلَىٰ ٦٣

Ahli-ahli sihir Fir’aun berkata sesama mereka: “Musa dan Harun adalah dua orang laki-laki tukang sihir. Dengan sihirnya, kedua orang ini ingin mengusir kalian dari negeri kalian dan menghancurkan tradisi mulia kalian.

20:64

فَأَجۡمِعُواْ كَيۡدَكُمۡ ثُمَّ ٱئۡتُواْ صَفّٗاۚ وَقَدۡ أَفۡلَحَ ٱلۡيَوۡمَ مَنِ ٱسۡتَعۡلَىٰ ٦٤

Karena itu, semua tipu daya kalian gabungkanlah menjadi satu, kemudian kalian datang dengan berbaris rapi menuju arena. Sungguh pada hari ini siapa yang menang akan jaya.”

20:65

قَالُواْ يَٰمُوسَىٰٓ إِمَّآ أَن تُلۡقِيَ وَإِمَّآ أَن نَّكُونَ أَوَّلَ مَنۡ أَلۡقَىٰ ٦٥

Ahli-ahli sihir Fir’aun itu berkata: “Wahai Musa, apakah kamu yang memulai mengeluarkan sihirmu atau kami yang memulainya?”

20:66

قَالَ بَلۡ أَلۡقُواْۖ فَإِذَا حِبَالُهُمۡ وَعِصِيُّهُمۡ يُخَيَّلُ إِلَيۡهِ مِن سِحۡرِهِمۡ أَنَّهَا تَسۡعَىٰ ٦٦

Musa berkata: “Kalianlah yang mengeluarkan sihir lebih dulu.” Tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat ahli sihir Fir’aun terlihat oleh Musa bergerak-gerak bagaikan ular.

20:67

فَأَوۡجَسَ فِي نَفۡسِهِۦ خِيفَةٗ مُّوسَىٰ ٦٧

Hati Musa mulai dirasuki rasa takut.

20:68

قُلۡنَا لَا تَخَفۡ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡأَعۡلَىٰ ٦٨

Kami berfirman kepada Musa: “Janganlah kamu takut. Sesungguhnya kamu lebih unggul dari mereka.

20:69

وَأَلۡقِ مَا فِي يَمِينِكَ تَلۡقَفۡ مَا صَنَعُوٓاْۖ إِنَّمَا صَنَعُواْ كَيۡدُ سَٰحِرٖۖ وَلَا يُفۡلِحُ ٱلسَّاحِرُ حَيۡثُ أَتَىٰ ٦٩

Lepaskanlah tongkat yang ada di tangan kananmu, niscaya tongkatmu akan menelan semua ular-ular jadian ahli sihir Fir’aun. Karena ular-ular jadian itu hanyalah tipu daya ahli sihir. Ahli sihir itu tidak akan pernah beruntung dengan cara apapun.”

Para Ahli Sihir Fir’aun Beriman kepada Tuhan Musa AS.

20:70

فَأُلۡقِيَ ٱلسَّحَرَةُ سُجَّدٗا قَالُوٓاْ ءَامَنَّا بِرَبِّ هَٰرُونَ وَمُوسَىٰ ٧٠

Ahli-ahli sihir Fir’aun itu pun menjadi sadar, lalu merunduk sujud seraya berkata: “Kami beriman kepada Tuhan Harun dan Musa.”

20:71

قَالَ ءَامَنتُمۡ لَهُۥ قَبۡلَ أَنۡ ءَاذَنَ لَكُمۡۖ إِنَّهُۥ لَكَبِيرُكُمُ ٱلَّذِي عَلَّمَكُمُ ٱلسِّحۡرَۖ فَلَأُقَطِّعَنَّ أَيۡدِيَكُمۡ وَأَرۡجُلَكُم مِّنۡ خِلَٰفٖ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمۡ فِي جُذُوعِ ٱلنَّخۡلِ وَلَتَعۡلَمُنَّ أَيُّنَآ أَشَدُّ عَذَابٗا وَأَبۡقَىٰ ٧١

Fir’aun berkata: “Apakah kalian beriman kepada Tuhan Harun dan Musa sebelum kalian aku beri izin? Sungguh Musa adalah tokoh besar kalian yang mengajarkan sihir kepada kalian. Karena itu, pasti akan aku potong tangan dan kaki kalian berselang-seling lalu aku salib kalian di atas pohon kurma, supaya kalian tahu siapa di antara kita yang paling berat dan paling kekal menderita siksaan.”

20:72

قَالُواْ لَن نُّؤۡثِرَكَ عَلَىٰ مَا جَآءَنَا مِنَ ٱلۡبَيِّنَٰتِ وَٱلَّذِي فَطَرَنَاۖ فَٱقۡضِ مَآ أَنتَ قَاضٍۖ إِنَّمَا تَقۡضِي هَٰذِهِ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَآ ٧٢

Ahli-ahli sihir Fir’aun itu berkata kepada Fir’aun: “Kami tidak akan memilih tawaranmu jika kami harus mengingkari bukti-bukti kebenaran yang datang kepada kami dari Tuhan yang menciptakan kami. Silakan kamu menghukum kami menurut keinginan kamu. Sesungguhnya hukuman kamu hanya menimpa kami di dunia ini saja.

20:73

إِنَّآ ءَامَنَّا بِرَبِّنَا لِيَغۡفِرَ لَنَا خَطَٰيَٰنَا وَمَآ أَكۡرَهۡتَنَا عَلَيۡهِ مِنَ ٱلسِّحۡرِۗ وَٱللَّهُ خَيۡرٞ وَأَبۡقَىٰٓ ٧٣

Sungguh kami beriman kepada Tuhan kami. Kami berharap Tuhan mengampuni semua kesalahan dan perbuatan sihir kami yang kamu paksakan kepada kami untuk menghadapi mukjizat Musa. Pahala Allah lebih baik dari apa yang kamu berikan kepada kami dan adzab-Nya lebih kekal.”

20:74

إِنَّهُۥ مَن يَأۡتِ رَبَّهُۥ مُجۡرِمٗا فَإِنَّ لَهُۥ جَهَنَّمَ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحۡيَىٰ ٧٤

Sesungguhnya siapa saja yang kembali kepada Tuhannya di hari kiamat dalam keadaan kafir atau syirik, maka ia akan dimasukkan ke neraka Jahanam. Orang kafir atau musyrik itu dalam neraka Jahanam tidak mati dan tidak pula hidup.

20:75

وَمَن يَأۡتِهِۦ مُؤۡمِنٗا قَدۡ عَمِلَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَأُوْلَٰٓئِكَ لَهُمُ ٱلدَّرَجَٰتُ ٱلۡعُلَىٰ ٧٥

Siapa saja yang kembali kepada Tuhannya di hari kiamat dalam keadaan beriman dan beramal shalih, maka ia akan mendapatkan kedudukan yang utama,

20:76

جَنَّٰتُ عَدۡنٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَاۚ وَذَٰلِكَ جَزَآءُ مَن تَزَكَّىٰ ٧٦

yaitu tempat di surga-surga ‘Adn, yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya. Demikian itulah pahala bagi orang yang membersihkan dirinya dari kekafiran dan dosa-dosa besar.

Musa AS. Membuat Jalan di Laut untuk Lewat Bani Israil

20:77

وَلَقَدۡ أَوۡحَيۡنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنۡ أَسۡرِ بِعِبَادِي فَٱضۡرِبۡ لَهُمۡ طَرِيقٗا فِي ٱلۡبَحۡرِ يَبَسٗا لَّا تَخَٰفُ دَرَكٗا وَلَا تَخۡشَىٰ ٧٧

Sungguh Kami telah memberikan wahyu kepada Musa dengan perintah agar membawa hamba-hamba-Ku pergi pada malam hari. Firman-Ku kepada Musa: “Buatkanlah jalan darat di laut untuk dilewati Bani Israil, dan janganlah kamu takut dan khawatir tersusul oleh musuh.”

20:78

فَأَتۡبَعَهُمۡ فِرۡعَوۡنُ بِجُنُودِهِۦ فَغَشِيَهُم مِّنَ ٱلۡيَمِّ مَا غَشِيَهُمۡ ٧٨

Fir’aun dan tentaranya kemudian mengejar Musa dan Bani Israil. Lalu Allah menggulung Fir’aun dan tentaranya dengan gelombang laut, sehingga mereka tenggelam.

20:79

وَأَضَلَّ فِرۡعَوۡنُ قَوۡمَهُۥ وَمَا هَدَىٰ ٧٩

Fir’aun telah menyesatkan kaumnya. Fir’aun tidak pernah memberikan petunjuk kepada kaumnya untuk beriman dan taat kepada Allah.

20:80

يَٰبَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ قَدۡ أَنجَيۡنَٰكُم مِّنۡ عَدُوِّكُمۡ وَوَٰعَدۡنَٰكُمۡ جَانِبَ ٱلطُّورِ ٱلۡأَيۡمَنَ وَنَزَّلۡنَا عَلَيۡكُمُ ٱلۡمَنَّ وَٱلسَّلۡوَىٰ ٨٠

Allah berfirman: “Wahai Bani Israil, sungguh Kami telah menyelamatkan kalian dari musuh kalian. Kami telah menjanjikan kepada kalian sebuah tempat di bukit Tursina sebelah kanan Musa. Kami telah menurunkan Manna dan Salwa dari langit kepada kalian.

20:81

كُلُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقۡنَٰكُمۡ وَلَا تَطۡغَوۡاْ فِيهِ فَيَحِلَّ عَلَيۡكُمۡ غَضَبِيۖ وَمَن يَحۡلِلۡ عَلَيۡهِ غَضَبِي فَقَدۡ هَوَىٰ ٨١

Makanlah makanan yang baik yang telah Kami berikan kepada kalian. Janganlah kalian berbuat zhalim di bukit Thursina ini. Karena jika kalian berbuat zhalim, kelak kemurkaan-Ku akan menimpa kalian. Siapa saja yang ditimpa kemurkaan-Ku, sesungguhnya ia pasti binasa.

20:82

وَإِنِّي لَغَفَّارٞ لِّمَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ صَٰلِحٗا ثُمَّ ٱهۡتَدَىٰ ٨٢

Sungguh Aku benar-benar Maha Pengampun kepada orang yang bertaubat dan beriman serta beramal shalih, kemudian dia tetap mengikuti petunjuk Islam.

Musa Ditegur oleh Allah

20:83

۞ وَمَآ أَعۡجَلَكَ عَن قَوۡمِكَ يَٰمُوسَىٰ ٨٣

Wahai Musa, mengapa kamu datang dengan tergesa-gesa mendahului kaummu?”

20:84

قَالَ هُمۡ أُوْلَآءِ عَلَىٰٓ أَثَرِي وَعَجِلۡتُ إِلَيۡكَ رَبِّ لِتَرۡضَىٰ ٨٤

Musa berkata: “Wahai Tuhanku, mereka itu akan menyusul aku, dan aku ingin segera datang kepada-Mu. Semoga Engkau ridha kepadaku.”

Samiri Bekhianat

20:85

قَالَ فَإِنَّا قَدۡ فَتَنَّا قَوۡمَكَ مِنۢ بَعۡدِكَ وَأَضَلَّهُمُ ٱلسَّامِرِيُّ ٨٥

Allah berfirman: “Wahai Musa, sungguh Kami telah menguji kaummu selama kamu tinggal pergi, dan Samiri telah menyesatkan mereka.”

20:86

فَرَجَعَ مُوسَىٰٓ إِلَىٰ قَوۡمِهِۦ غَضۡبَٰنَ أَسِفٗاۚ قَالَ يَٰقَوۡمِ أَلَمۡ يَعِدۡكُمۡ رَبُّكُمۡ وَعۡدًا حَسَنًاۚ أَفَطَالَ عَلَيۡكُمُ ٱلۡعَهۡدُ أَمۡ أَرَدتُّمۡ أَن يَحِلَّ عَلَيۡكُمۡ غَضَبٞ مِّن رَّبِّكُمۡ فَأَخۡلَفۡتُم مَّوۡعِدِي ٨٦

Musa pun kembali kepada kaumnya dengan rasa marah dan penuh rasa sedih. Musa berkata: “Wahai kaumku, bukankah Tuhan kalian telah menjanjikan janji yang baik kepada kalian? Apakah masa yang dijanjikan kepada kalian itu kalian anggap lama, ataukah memang kalian berkeinginan ditimpa murka Tuhan kalian, sehingga kalian berani menyalahi janji kepadaku?”

20:87

قَالُواْ مَآ أَخۡلَفۡنَا مَوۡعِدَكَ بِمَلۡكِنَا وَلَٰكِنَّا حُمِّلۡنَآ أَوۡزَارٗا مِّن زِينَةِ ٱلۡقَوۡمِ فَقَذَفۡنَٰهَا فَكَذَٰلِكَ أَلۡقَى ٱلسَّامِرِيُّ ٨٧

Mereka berkata: “Dalam melakukan perbuatan kami ini, kami tidak menyalahi janji kepadamu. Akan tetapi, kami diberi barang-barang perhiasan yang banyak oleh suatu kaum, lalu kami lebur barang-barang perhiasan itu dalam api. Begitu pula Samiri meleburnya dalam tungku api,

20:88

فَأَخۡرَجَ لَهُمۡ عِجۡلٗا جَسَدٗا لَّهُۥ خُوَارٞ فَقَالُواْ هَٰذَآ إِلَٰهُكُمۡ وَإِلَٰهُ مُوسَىٰ فَنَسِيَ ٨٨

maka Samiri membuatkan bagi Bani Israil patung anak sapi yang bersuara. Kemudian di antara mereka ada yang berkata: ‘Inilah Tuhan kalian dan Tuhan Musa, tetapi Musa melupakannya.’”

20:89

أَفَلَا يَرَوۡنَ أَلَّا يَرۡجِعُ إِلَيۡهِمۡ قَوۡلٗا وَلَا يَمۡلِكُ لَهُمۡ ضَرّٗا وَلَا نَفۡعٗا ٨٩

Tidakkah kaum Musa mau berpikir bahwa patung anak sapi itu sama sekali tidak bisa memenuhi permohonan mereka bila mereka memohon? Patung anak sapi itupun tidak mampu menurunkan adzab dan tidak pula mampu memberikan rahmat kepada mereka.

20:90

وَلَقَدۡ قَالَ لَهُمۡ هَٰرُونُ مِن قَبۡلُ يَٰقَوۡمِ إِنَّمَا فُتِنتُم بِهِۦۖ وَإِنَّ رَبَّكُمُ ٱلرَّحۡمَٰنُ فَٱتَّبِعُونِي وَأَطِيعُوٓاْ أَمۡرِي ٩٠

Sesungguhnya sebelum Musa datang, Harun telah berkata kepada Bani Israil: “Wahai kaumku, kalian sebenarnya sedang diuji. Tuhan kalian yang sebenarnya adalah Tuhan Yang Mahabelas kasih. Karena itu, ikutilah aku dan taatilah perintahku.”

20:91

قَالُواْ لَن نَّبۡرَحَ عَلَيۡهِ عَٰكِفِينَ حَتَّىٰ يَرۡجِعَ إِلَيۡنَا مُوسَىٰ ٩١

Bani Israil berkata: “Wahai Harun, kami tetap bertahan untuk menyembah patung anak sapi ini sampai Musa kembali kepada kami.”

Teguran Musa kepada Harun

20:92

قَالَ يَٰهَٰرُونُ مَا مَنَعَكَ إِذۡ رَأَيۡتَهُمۡ ضَلُّوٓاْ ٩٢

Musa berkata: “Wahai Harun, mengapa kamu tidak berbuat apa-apa ketika kamu melihat Bani Israil berbuat sesat?

20:93

أَلَّا تَتَّبِعَنِۖ أَفَعَصَيۡتَ أَمۡرِي ٩٣

Wahai Harun, apakah kamu tidak mau mengikuti aku? Atau kamu sudah durhaka kepada perintahku?”

20:94

قَالَ يَبۡنَؤُمَّ لَا تَأۡخُذۡ بِلِحۡيَتِي وَلَا بِرَأۡسِيٓۖ إِنِّي خَشِيتُ أَن تَقُولَ فَرَّقۡتَ بَيۡنَ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ وَلَمۡ تَرۡقُبۡ قَوۡلِي ٩٤

Harun menjawab: “Wahai putra ibuku, janganlah kamu tarik jenggotku dan janganlah kamu tekan kepalaku. Sungguh jika aku berlaku keras kepada mereka, aku khawatir engkau berkata: ‘Kamu telah memecah-belah Bani Israil dan kamu tidak mempedulikan omonganku untuk menjaga persatuan Bani Israil.’”

Musa Marah kepada Samiri

20:95

قَالَ فَمَا خَطۡبُكَ يَٰسَٰمِرِيُّ ٩٥

Musa berkata: “Wahai Samiri, apa yang telah mendorong kamu berbuat sesat semacam itu?”

20:96

قَالَ بَصُرۡتُ بِمَا لَمۡ يَبۡصُرُواْ بِهِۦ فَقَبَضۡتُ قَبۡضَةٗ مِّنۡ أَثَرِ ٱلرَّسُولِ فَنَبَذۡتُهَا وَكَذَٰلِكَ سَوَّلَتۡ لِي نَفۡسِي ٩٦

Samiri berkata kepada Musa: “Aku mengetahui sesuatu yang tidak mereka ketahui. Aku telah mengambil segenggam tanah bekas jejak malaikat Jibril, lalu tanah itu aku gunakan melebur perhiasan mereka dalam tungku api. Karena hawa nafsuku membisikkan begitu kepadaku.”

Adzab bagi Samiri

20:97

قَالَ فَٱذۡهَبۡ فَإِنَّ لَكَ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ أَن تَقُولَ لَا مِسَاسَۖ وَإِنَّ لَكَ مَوۡعِدٗا لَّن تُخۡلَفَهُۥۖ وَٱنظُرۡ إِلَىٰٓ إِلَٰهِكَ ٱلَّذِي ظَلۡتَ عَلَيۡهِ عَاكِفٗاۖ لَّنُحَرِّقَنَّهُۥ ثُمَّ لَنَنسِفَنَّهُۥ فِي ٱلۡيَمِّ نَسۡفًا ٩٧

Musa berkata: “Wahai Samiri, pergilah kamu! Kamu boleh bersenang-senang di dunia dan bebas berkata: ‘Biarkanlah aku berbuat sesukaku.’ Tetapi di akhirat kelak kamu tidak akan dapat menghindarkan diri dari adzab Allah. Pada saat itu, lihatlah tuhan kamu, patung anak sapi yang selalu kamu sembah di dunia itu. Sungguh patung anak sapi yang kamu jadikan tuhan itu akan kami bakar dan aku hanyutkan abunya ke sungai.

20:98

إِنَّمَآ إِلَٰهُكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِي لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۚ وَسِعَ كُلَّ شَيۡءٍ عِلۡمٗا ٩٨

Wahai Bani Israil, Tuhan kalian yang sebenarnya hanyalah Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Ilmu-Nya meliputi segala sesuatu.”

Adzab Umat-Umat Dahulu Peringatan bagi Kita

20:99

كَذَٰلِكَ نَقُصُّ عَلَيۡكَ مِنۡ أَنۢبَآءِ مَا قَدۡ سَبَقَۚ وَقَدۡ ءَاتَيۡنَٰكَ مِن لَّدُنَّا ذِكۡرٗا ٩٩

Wahai Muhammad, demikianlah Kami ceritakan kepadamu sebagian dari kisah umat-umat dahulu. Sungguh telah Kami berikan Al-Qur’an kepadamu dari sisi Kami sebagai peringatan bagi manusia.

20:100

مَّنۡ أَعۡرَضَ عَنۡهُ فَإِنَّهُۥ يَحۡمِلُ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ وِزۡرًا ١٠٠

Siapa saja yang mengingkari Al-Qur’an, pada hari kiamat kelak sungguh dia akan mendapatkan siksa neraka.

20:101

خَٰلِدِينَ فِيهِۖ وَسَآءَ لَهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ حِمۡلٗا ١٠١

Mereka kekal di dalam neraka. Sungguh amat buruk beban yang mereka tanggung pada hari kiamat itu.

20:102

يَوۡمَ يُنفَخُ فِي ٱلصُّورِۚ وَنَحۡشُرُ ٱلۡمُجۡرِمِينَ يَوۡمَئِذٖ زُرۡقٗا ١٠٢

Wahai Muhammad, ingatlah ketika sangkakala ditiup pada hari kiamat. Pada hari itu Kami kumpulkan orang-orang kafir dan musyrik dalam keadaan panik dan sangat galau.

20:103

يَتَخَٰفَتُونَ بَيۡنَهُمۡ إِن لَّبِثۡتُمۡ إِلَّا عَشۡرٗا ١٠٣

Orang-orang kafir dan musyrik itu saling berbisik dalam suasana ketakutan. Mereka berkata: “Kalian tinggal di dunia dahulu rasa-rasanya hanya sepuluh hari.”

20:104

نَّحۡنُ أَعۡلَمُ بِمَا يَقُولُونَ إِذۡ يَقُولُ أَمۡثَلُهُمۡ طَرِيقَةً إِن لَّبِثۡتُمۡ إِلَّا يَوۡمٗا ١٠٤

Kami lebih mengetahui tentang perkataan mereka itu. Ada orang-orang di antara mereka yang paling baik pikirannya berkata: “Sungguh kita tinggal di dunia dahulu rasa-rasanya hanya sehari.”

Peristiwa-Peristiwa pada Hari Kiamat

20:105

وَيَسۡـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡجِبَالِ فَقُلۡ يَنسِفُهَا رَبِّي نَسۡفٗا ١٠٥

Wahai Muhammad, orang-orang kafir bertanya kepadamu bagaimana keadaan gunung-gunung ketika terjadi kiamat. Katakanlah: “Tuhanku meledakkan gunung-gunung itu sehingga menjadi hancur,

20:106

فَيَذَرُهَا قَاعٗا صَفۡصَفٗا ١٠٦

lalu menjadi rata dengan tanah.”

20:107

لَّا تَرَىٰ فِيهَا عِوَجٗا وَلَآ أَمۡتٗا ١٠٧

Kamu tidak melihat lagi adanya lembah maupun bukit di permukaan bumi ini.

20:108

يَوۡمَئِذٖ يَتَّبِعُونَ ٱلدَّاعِيَ لَا عِوَجَ لَهُۥۖ وَخَشَعَتِ ٱلۡأَصۡوَاتُ لِلرَّحۡمَٰنِ فَلَا تَسۡمَعُ إِلَّا هَمۡسٗا ١٠٨

Pada hari kiamat semua manusia berjalan menuju tempat berkumpul untuk menghadap Tuhannya. Jalan itu tidak berbelok-belok. Semua manusia bersuara merendah kepada Tuhan Yang Mahabelas kasih. Saat itu kamu hanya mendengar suara dengusan saja.

20:109

يَوۡمَئِذٖ لَّا تَنفَعُ ٱلشَّفَٰعَةُ إِلَّا مَنۡ أَذِنَ لَهُ ٱلرَّحۡمَٰنُ وَرَضِيَ لَهُۥ قَوۡلٗا ١٠٩

Pada hari kiamat, segala bentuk pembelaan tidak berguna lagi bagi siapa pun. Pembelaan yang berguna hanyalah dari hamba-hamba Allah yang diberi izin oleh Allah, dan Allah ridha atas pembelaan orang itu.

20:110

يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُمۡ وَلَا يُحِيطُونَ بِهِۦ عِلۡمٗا ١١٠

Allah mengetahui apa saja yang ada di depan dan di belakang setiap manusia. Akan tetapi manusia sedikit pun tidak mengetahui ilmu Allah.

20:111

۞ وَعَنَتِ ٱلۡوُجُوهُ لِلۡحَيِّ ٱلۡقَيُّومِۖ وَقَدۡ خَابَ مَنۡ حَمَلَ ظُلۡمٗا ١١١

Pada hari kiamat, wajah-wajah manusia terlihat letih, merunduk di hadapan Tuhan Yang Mahahidup lagi Maha Pengatur. Sungguh celaka orang yang berbuat syirik sampai matinya.

20:112

وَمَن يَعۡمَلۡ مِنَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَهُوَ مُؤۡمِنٞ فَلَا يَخَافُ ظُلۡمٗا وَلَا هَضۡمٗا ١١٢

Karena itu, siapa saja yang beramal shalih atas dasar keimanan, dia tidak akan merasa takut diperlakukan zhalim di akhirat dan dikurangi pahalanya.”

20:113

وَكَذَٰلِكَ أَنزَلۡنَٰهُ قُرۡءَانًا عَرَبِيّٗا وَصَرَّفۡنَا فِيهِ مِنَ ٱلۡوَعِيدِ لَعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ أَوۡ يُحۡدِثُ لَهُمۡ ذِكۡرٗا ١١٣

Demikianlah. Wahai Muhammad, Kami telah menurunkan Al-Qur’an kepadamu berbahasa Arab. Dalam Al-Qur’an Kami jelaskan sebagian bentuk ancaman siksa, supaya manusia mau taat kepada Allah, atau memberi peringatan kepada manusia agar menjauhi perbuatan dosa.

20:114

فَتَعَٰلَى ٱللَّهُ ٱلۡمَلِكُ ٱلۡحَقُّۗ وَلَا تَعۡجَلۡ بِٱلۡقُرۡءَانِ مِن قَبۡلِ أَن يُقۡضَىٰٓ إِلَيۡكَ وَحۡيُهُۥۖ وَقُل رَّبِّ زِدۡنِي عِلۡمٗا ١١٤

Allah Mahabesar karunia-Nya. Tuhan Penguasa yang sebenarnya. Wahai Muhammad, janganlah engkau tergesa-tergesa menirukan bacaan Al-Qur’an sebelum Jibril selesai membacakannya kepadamu, dan berdo’alah: “Wahai Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.”

Kisah Nabi Adam & Iblis Membangkang Perintah Allah

20:115

وَلَقَدۡ عَهِدۡنَآ إِلَىٰٓ ءَادَمَ مِن قَبۡلُ فَنَسِيَ وَلَمۡ نَجِدۡ لَهُۥ عَزۡمٗا ١١٥

Dahulu, Kami telah memberikan perintah kepada Adam, ternyata ia lupa akan perintah itu. Kami sama sekali tidak mendapati Adam sengaja melanggar perintah itu.

20:116

وَإِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلَٰٓئِكَةِ ٱسۡجُدُواْ لِأٓدَمَ فَسَجَدُوٓاْ إِلَّآ إِبۡلِيسَ أَبَىٰ ١١٦

Wahai Muhammad, ingatlah ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kalian kepada Adam.” Mereka pun bersujud. Iblis yang juga diperintah bersujud, ternyata enggan.

20:117

فَقُلۡنَا يَٰٓـَٔادَمُ إِنَّ هَٰذَا عَدُوّٞ لَّكَ وَلِزَوۡجِكَ فَلَا يُخۡرِجَنَّكُمَا مِنَ ٱلۡجَنَّةِ فَتَشۡقَىٰٓ ١١٧

Kami berfirman: “Wahai Adam, sesungguhnya iblis itu adalah musuh bagi kamu dan istrimu. Karena itu, janganlah iblis sampai menyebabkan kamu terusir dari surga. Bila kamu terusir, maka kamu akan celaka.

20:118

إِنَّ لَكَ أَلَّا تَجُوعَ فِيهَا وَلَا تَعۡرَىٰ ١١٨

Dalam surga, sungguh kamu tidak akan merasa lapar dan tidak akan terbuka auratmu.

20:119

وَأَنَّكَ لَا تَظۡمَؤُاْ فِيهَا وَلَا تَضۡحَىٰ ١١٩

Dalam surga, sungguh kamu tidak akan merasa haus dan tidak merasakan panas sinar matahari di waktu siang.”

20:120

فَوَسۡوَسَ إِلَيۡهِ ٱلشَّيۡطَٰنُ قَالَ يَٰٓـَٔادَمُ هَلۡ أَدُلُّكَ عَلَىٰ شَجَرَةِ ٱلۡخُلۡدِ وَمُلۡكٖ لَّا يَبۡلَىٰ ١٢٠

Setan kemudian membisikkan keragu-raguan kepada Adam. Setan berkata: “Wahai Adam, maukah aku tunjukkan kepada kamu sebuah pohon yang bila buahnya kamu makan, kamu akan hidup kekal dan mendapat kekuatan yang tidak akan musnah?”

20:121

فَأَكَلَا مِنۡهَا فَبَدَتۡ لَهُمَا سَوۡءَٰتُهُمَا وَطَفِقَا يَخۡصِفَانِ عَلَيۡهِمَا مِن وَرَقِ ٱلۡجَنَّةِۚ وَعَصَىٰٓ ءَادَمُ رَبَّهُۥ فَغَوَىٰ ١٢١

Adam dan Hawa memakan beberapa buah pohon itu. Lalu terbukalah aurat mereka. Adam dan Hawa kemudian menutupi auratnya dengan daun pohon di surga. Adam telah durhaka kepada Tuhannya dan ia telah melanggar perintah-Nya.

20:122

ثُمَّ ٱجۡتَبَٰهُ رَبُّهُۥ فَتَابَ عَلَيۡهِ وَهَدَىٰ ١٢٢

Kemudian Tuhannya memilih Adam menjadi seorang nabi, lalu Allah menerima taubatnya dan memberinya hidayah.

20:123

قَالَ ٱهۡبِطَا مِنۡهَا جَمِيعَۢاۖ بَعۡضُكُمۡ لِبَعۡضٍ عَدُوّٞۖ فَإِمَّا يَأۡتِيَنَّكُم مِّنِّي هُدٗى فَمَنِ ٱتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشۡقَىٰ ١٢٣

Allah berfirman: “Wahai Adam dan Iblis, turunlah kalian berdua dari surga. Kalian berdua akan saling bermusuhan. Karena itu, wahai anak keturunan Adam, jika kelak datang Rasul dan Kitab-kitab suci-Ku kepada kalian, maka siapa di antara kalian yang mengikuti Rasul dan Kitab-kitab suci-Ku, dia tidak akan sesat dan celaka.

20:124

وَمَنۡ أَعۡرَضَ عَن ذِكۡرِي فَإِنَّ لَهُۥ مَعِيشَةٗ ضَنكٗا وَنَحۡشُرُهُۥ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ أَعۡمَىٰ ١٢٤

Akan tetapi, siapa saja yang menolak untuk mengikuti Rasul dan Kitab-kitab suci-Ku, maka ia sungguh akan hidup sesat. Pada hari kiamat kelak, Kami kumpulkan orang-orang sesat dalam keadaan buta.”

20:125

قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرۡتَنِيٓ أَعۡمَىٰ وَقَدۡ كُنتُ بَصِيرٗا ١٢٥

Pada hari kiamat, orang yang sesat berkata: “Wahai Tuhanku, mengapa Engkau kumpulkan aku dalam keadaan buta, padahal aku di dunia dahulu dapat melihat?”

20:126

قَالَ كَذَٰلِكَ أَتَتۡكَ ءَايَٰتُنَا فَنَسِيتَهَاۖ وَكَذَٰلِكَ ٱلۡيَوۡمَ تُنسَىٰ ١٢٦

Allah berfiman: “Begitulah nasibmu, karena ketika Rasul dan Kitab-kitab suci-Ku datang kepadamu di dunia dahulu, kamu meninggalkannya. Karena itu pada hari kiamat ini kamu ditinggalkan di neraka.

20:127

وَكَذَٰلِكَ نَجۡزِي مَنۡ أَسۡرَفَ وَلَمۡ يُؤۡمِنۢ بِـَٔايَٰتِ رَبِّهِۦۚ وَلَعَذَابُ ٱلۡأٓخِرَةِ أَشَدُّ وَأَبۡقَىٰٓ ١٢٧

Kami juga akan menimpakan siksa kepada orang-orang yang berbuat syirik dan tidak mempercayai Rasul dan Kitab-kitab suci-Ku. Adzab akhirat itu sungguh sangat berat lagi kekal.”

Peringatan Allah dan Tuntunan Akhlak

20:128

أَفَلَمۡ يَهۡدِ لَهُمۡ كَمۡ أَهۡلَكۡنَا قَبۡلَهُم مِّنَ ٱلۡقُرُونِ يَمۡشُونَ فِي مَسَٰكِنِهِمۡۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّأُوْلِي ٱلنُّهَىٰ ١٢٨

Wahai Muhammad, bukankah Tuhan telah menjelaskan kepada kaum kafir Quraisy kisah umat-umat dahulu yang telah Kami binasakan? Kaum kafir Quraisy telah biasa melewati bekas negeri-negeri kaum yang telah dibinasakan itu. Sungguh bekas negeri-negeri kaum yang telah dibinasakan itu menjadi bukti kebenaran kekuasaan Allah bagi orang-orang yang berakal sehat.

20:129

وَلَوۡلَا كَلِمَةٞ سَبَقَتۡ مِن رَّبِّكَ لَكَانَ لِزَامٗا وَأَجَلٞ مُّسَمّٗى ١٢٩

Sekiranya bukan karena Tuhanmu telah menetapkan takdir dan ajal tertentu bagi suatu umat, niscaya adzab Tuhanmu senantiasa turun kepada kamu tiada henti.

20:130

فَٱصۡبِرۡ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ قَبۡلَ طُلُوعِ ٱلشَّمۡسِ وَقَبۡلَ غُرُوبِهَاۖ وَمِنۡ ءَانَآيِٕ ٱلَّيۡلِ فَسَبِّحۡ وَأَطۡرَافَ ٱلنَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرۡضَىٰ ١٣٠

Wahai Muhammad, karena itu bersabarlah kamu menghadapi ejekan orang-orang kafir. Agungkanlah Tuhanmu dengan memuji-Nya sebelum matahari terbit, sebelum matahari terbenam dan pada tengah malam. Agungkanlah Tuhanmu pada pagi dan sore hari, supaya hatimu senang karena mendapatkan pahala.

20:131

وَلَا تَمُدَّنَّ عَيۡنَيۡكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعۡنَا بِهِۦٓ أَزۡوَٰجٗا مِّنۡهُمۡ زَهۡرَةَ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا لِنَفۡتِنَهُمۡ فِيهِۚ وَرِزۡقُ رَبِّكَ خَيۡرٞ وَأَبۡقَىٰ ١٣١

Wahai Muhammad, janganlah kamu terpesona oleh kesenangan-kesenangan yang Kami berikan kepada golongan kafir pencinta dunia. Kesenangan dunia merupakan perhiasan kehidupan. Kesenangan dunia itu Kami jadikan sebagai ujian bagi manusia. Adapun karunia Tuhanmu di akhirat kelak jauh lebih baik dan amat kekal.

20:132

وَأۡمُرۡ أَهۡلَكَ بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱصۡطَبِرۡ عَلَيۡهَاۖ لَا نَسۡـَٔلُكَ رِزۡقٗاۖ نَّحۡنُ نَرۡزُقُكَۗ وَٱلۡعَٰقِبَةُ لِلتَّقۡوَىٰ ١٣٢

Wahai Muhammad, suruhlah keluargamu melaksanakan shalat dan bersabarlah kamu dalam melaksanakannya. Kami tidak meminta imbalan kepada kamu, bahkan Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Pahala yang baik di akhirat kelak hanyalah bagi orang-orang yang taat kepada Allah dan bertauhid.

20:133

وَقَالُواْ لَوۡلَا يَأۡتِينَا بِـَٔايَةٖ مِّن رَّبِّهِۦٓۚ أَوَلَمۡ تَأۡتِهِم بَيِّنَةُ مَا فِي ٱلصُّحُفِ ٱلۡأُولَىٰ ١٣٣

Orang-orang kafir berkata: “Alangkah baiknya sekiranya Muhammad datang kepada kami membawa mukjizat dari Tuhannya.” Bukankah mukjizat para nabi dahulu telah datang kepada orang-orang kafir dalam bentuk lembaran-lembaran kitab suci, namun mereka tetap kafir.

20:134

وَلَوۡ أَنَّآ أَهۡلَكۡنَٰهُم بِعَذَابٖ مِّن قَبۡلِهِۦ لَقَالُواْ رَبَّنَا لَوۡلَآ أَرۡسَلۡتَ إِلَيۡنَا رَسُولٗا فَنَتَّبِعَ ءَايَٰتِكَ مِن قَبۡلِ أَن نَّذِلَّ وَنَخۡزَىٰ ١٣٤

Sekiranya orang-orang kafir Kami binasakan sebelum seorang rasul Kami utus kepada mereka, niscaya mereka akan berkata: “Wahai Tuhan kami, mengapa Engkau binasakan kami, padahal Engkau belum mengutus seorang rasul kepada kami, sehingga kami dapat mengikuti agama yang dibawa Rasul-Mu dan kami tidak menjadi manusia hina dan sengsara.”

20:135

قُلۡ كُلّٞ مُّتَرَبِّصٞ فَتَرَبَّصُواْۖ فَسَتَعۡلَمُونَ مَنۡ أَصۡحَٰبُ ٱلصِّرَٰطِ ٱلسَّوِيِّ وَمَنِ ٱهۡتَدَىٰ ١٣٥

Wahai Muhammad, katakanlah: “Setiap umat mempunyai ajal tertentu. Karena itu, bersabarlah kamu menanti datangnya ajal itu. Kelak pada hari kiamat, kalian semua akan tahu siapa yang menjadi golongan pengikut agama Allah dan petunjuk Rasul-Nya.”