Mimpi Nabi Masuk Makkah Menjadi Kenyataan · 48:27–28

48:27

لَّقَدۡ صَدَقَ ٱللَّهُ رَسُولَهُ ٱلرُّءۡيَا بِٱلۡحَقِّۖ لَتَدۡخُلُنَّ ٱلۡمَسۡجِدَ ٱلۡحَرَامَ إِن شَآءَ ٱللَّهُ ءَامِنِينَ مُحَلِّقِينَ رُءُوسَكُمۡ وَمُقَصِّرِينَ لَا تَخَافُونَۖ فَعَلِمَ مَا لَمۡ تَعۡلَمُواْ فَجَعَلَ مِن دُونِ ذَٰلِكَ فَتۡحٗا قَرِيبًا ٢٧

Allah telah membuktikan bahwa mimpi rasul-Nya itu benar. Jika Allah menghendaki, kalian benar-benar akan memasuki Masjidil Haram dengan aman, mencukur rambut kalian atau memotongnya. Kalian tidak akan takut apa pun. Allah mengetahui apa yang tidak kalian ketahui. Selain itu, Allah menetapkan kalian mendapatkan kemenangan dalam waktu dekat.

Baca dalam Surah Al-Fatḥ →

Tema pada ayat ini