الأنعَام

Al-An’ām

Binatang Ternak · Makkiyah · 165 ayat

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Dengan nama Allah Yang Mahaluas dan kekal belas kasih-Nya kepada orang mukmin lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.

Agama Tauhid akan Menang

6:1

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ وَجَعَلَ ٱلظُّلُمَٰتِ وَٱلنُّورَۖ ثُمَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِرَبِّهِمۡ يَعۡدِلُونَ ١

Segala ungkapan puji dan syukur hanya berhak ditujukan kepada Allah. Allah adalah Tuhan yang telah menciptakan semua langit dan bumi, yang telah menjelaskan jalan-jalan yang sesat dan jalan yang benar kepada manusia. Kemudian orang-orang yang kafir kepada Allah menyetarakan tuhan-tuhan mereka dengan Allah.

6:2

هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن طِينٖ ثُمَّ قَضَىٰٓ أَجَلٗاۖ وَأَجَلٞ مُّسَمًّى عِندَهُۥۖ ثُمَّ أَنتُمۡ تَمۡتَرُونَ ٢

Wahai orang-orang kafir, Allah adalah Tuhan yang telah menciptakan kalian dari tanah, kemudian menetapkan ajalnya. Allah juga menetapkan adanya hari kebangkitan yang waktunya hanya diketahui oleh Allah. Akan tetapi adanya hari kebangkitan itu ternyata kalian ragukan.

6:3

وَهُوَ ٱللَّهُ فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَفِي ٱلۡأَرۡضِ يَعۡلَمُ سِرَّكُمۡ وَجَهۡرَكُمۡ وَيَعۡلَمُ مَا تَكۡسِبُونَ ٣

Pencipta kalian itu adalah Allah, Tuhan di langit dan di bumi. Allah adalah Tuhan yang mengetahui keadaan yang kalian tampakkan maupun yang kalian rahasiakan dan mengetahui semua perbuatan kalian.

6:4

وَمَا تَأۡتِيهِم مِّنۡ ءَايَةٖ مِّنۡ ءَايَٰتِ رَبِّهِمۡ إِلَّا كَانُواْ عَنۡهَا مُعۡرِضِينَ ٤

Setiap ayat Al-Qur’an datang kepada orang-orang kafir, mereka pasti menentangnya.

6:5

فَقَدۡ كَذَّبُواْ بِٱلۡحَقِّ لَمَّا جَآءَهُمۡ فَسَوۡفَ يَأۡتِيهِمۡ أَنۢبَٰٓؤُاْ مَا كَانُواْ بِهِۦ يَسۡتَهۡزِءُونَ ٥

Mereka telah mendustakan Al-Qur’an yang dibawa oleh Rasul Kami. Kelak mereka akan menyaksikan berita-berita ghaib tentang akhirat yang mereka dustakan itu.

6:6

أَلَمۡ يَرَوۡاْ كَمۡ أَهۡلَكۡنَا مِن قَبۡلِهِم مِّن قَرۡنٖ مَّكَّنَّٰهُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ مَا لَمۡ نُمَكِّن لَّكُمۡ وَأَرۡسَلۡنَا ٱلسَّمَآءَ عَلَيۡهِم مِّدۡرَارٗا وَجَعَلۡنَا ٱلۡأَنۡهَٰرَ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهِمۡ فَأَهۡلَكۡنَٰهُم بِذُنُوبِهِمۡ وَأَنشَأۡنَا مِنۢ بَعۡدِهِمۡ قَرۡنًا ءَاخَرِينَ ٦

Apakah orang-orang kafir Quraisy tidak mau memikirkan berapa banyak generasi yang kafir sebelum mereka telah Kami binasakan? Wahai kaum kafir Quraisy, kalian belum pernah Kami beri kekuasaan seperti mereka, padahal generasi-generasi kafir dahulu telah Kami berikan kekuasaan di muka bumi. Kami kirim hujan lebat dari langit kepada mereka, dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka. Tetapi mereka tidak mau bersyukur kepada Allah, karena itu Kami binasakan mereka. Kemudian Kami ciptakan generasi baru yang beriman kepada Rasul Kami untuk menggantikan mereka.

6:7

وَلَوۡ نَزَّلۡنَا عَلَيۡكَ كِتَٰبٗا فِي قِرۡطَاسٖ فَلَمَسُوهُ بِأَيۡدِيهِمۡ لَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ إِنۡ هَٰذَآ إِلَّا سِحۡرٞ مُّبِينٞ ٧

Wahai Muhammad, sekiranya Kami turunkan sebuah kitab kepadamu, berupa buku yang tertulis dan mereka dapat menjamahnya dengan tangan-tangan mereka, niscaya orang-orang kafir itu akan tetap berkata bahwa semua ini hanyalah sihir yang nyata.

6:8

وَقَالُواْ لَوۡلَآ أُنزِلَ عَلَيۡهِ مَلَكٞۖ وَلَوۡ أَنزَلۡنَا مَلَكٗا لَّقُضِيَ ٱلۡأَمۡرُ ثُمَّ لَا يُنظَرُونَ ٨

Orang-orang kafir berkata: “Mengapa bukan malaikat saja yang diturunkan kepada Muhammad?” Sekiranya Kami menurunkan malaikat, niscaya adzablah yang ditimpakan kepada mereka. Mereka tidak lagi diberi kesempatan untuk hidup bila yang diutus kepada mereka adalah malaikat.

6:9

وَلَوۡ جَعَلۡنَٰهُ مَلَكٗا لَّجَعَلۡنَٰهُ رَجُلٗا وَلَلَبَسۡنَا عَلَيۡهِم مَّا يَلۡبِسُونَ ٩

Jika yang Kami jadikan utusan itu seorang malaikat, niscaya orang-orang kafir tidak akan tahu, karena malaikat yang kami utus kepada manusia Kami jadikan berupa seorang laki-laki. Malaikat itu Kami beri pakaian seperti yang mereka pakai.

6:10

وَلَقَدِ ٱسۡتُهۡزِئَ بِرُسُلٖ مِّن قَبۡلِكَ فَحَاقَ بِٱلَّذِينَ سَخِرُواْ مِنۡهُم مَّا كَانُواْ بِهِۦ يَسۡتَهۡزِءُونَ ١٠

Wahai Muhammad, beberapa orang rasul sebelummu telah diolok-olok oleh kaumnya yang kafir. Karena itu, Bani Israil mendapatkan adzab dari Allah karena mereka mengolok-olok nabi mereka.

6:11

قُلۡ سِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ ثُمَّ ٱنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُكَذِّبِينَ ١١

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Berkelanalah kalian di muka bumi. Perhatikanlah akibat buruk orang-orang yang mendustakan agama Allah.”

Allah Menjadi Saksi atas Kebenaran Nabi Muhammad

6:12

قُل لِّمَن مَّا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ قُل لِّلَّهِۚ كَتَبَ عَلَىٰ نَفۡسِهِ ٱلرَّحۡمَةَۚ لَيَجۡمَعَنَّكُمۡ إِلَىٰ يَوۡمِ ٱلۡقِيَٰمَةِ لَا رَيۡبَ فِيهِۚ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ فَهُمۡ لَا يُؤۡمِنُونَ ١٢

Wahai Muhammad, tanyakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Siapakah yang memiliki semua yang ada di langit dan di bumi?” Jika mereka tidak dapat menjawab, maka katakanlah: “Milik Allah.” Allah telah mewajibkan diri-Nya untuk berbelas-kasihan kepada makhluk-Nya. Wahai manusia, Allah akan mengumpulkan kalian pada hari kiamat. Kepastian datangnya hari kiamat tidak dapat diragukan lagi. Orang-orang yang mendapatkan adzab pada hari kiamat adalah orang-orang yang tidak beriman di dunia.

6:13

۞ وَلَهُۥ مَا سَكَنَ فِي ٱلَّيۡلِ وَٱلنَّهَارِۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُ ١٣

Milik Allah lah semua makhluk yang diam pada malam harinya dan bertebaran pada siang hari. Allah adalah Tuhan Yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.”

6:14

قُلۡ أَغَيۡرَ ٱللَّهِ أَتَّخِذُ وَلِيّٗا فَاطِرِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَهُوَ يُطۡعِمُ وَلَا يُطۡعَمُۗ قُلۡ إِنِّيٓ أُمِرۡتُ أَنۡ أَكُونَ أَوَّلَ مَنۡ أَسۡلَمَۖ وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ ١٤

Wahai Muhammad, tanyakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Apakah tuhan selain Allah patut aku jadikan sebagai pelindung, padahal hanya Allah yang menciptakan seluruh langit dan bumi? Allah yang memberi makan kepada makhluk-Nya, tetapi Allah tidak diberi makan oleh siapa pun.” Wahai Muhammad, katakanlah: “Wahai kaum kafir Quraisy, aku diperintahkan untuk menjadi orang pertama yang mengesakan Allah. Janganlah sekali-kali kalian menjadi golongan musyrik.”

6:15

قُلۡ إِنِّيٓ أَخَافُ إِنۡ عَصَيۡتُ رَبِّي عَذَابَ يَوۡمٍ عَظِيمٖ ١٥

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Sungguh aku takut menyalahi perintah Tuhanku. Karena aku takut pada adzab hari kiamat, hari yang sangat berat penderitaannya.”

6:16

مَّن يُصۡرَفۡ عَنۡهُ يَوۡمَئِذٖ فَقَدۡ رَحِمَهُۥۚ وَذَٰلِكَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡمُبِينُ ١٦

Siapa saja yang Allah selamatkan dari adzab pada hari kiamat, ia telah diberi rahmat oleh Allah. Rahmat Allah kepada orang itu merupakan suatu kemenangan yang sangat nyata bagi dirinya.

6:17

وَإِن يَمۡسَسۡكَ ٱللَّهُ بِضُرّٖ فَلَا كَاشِفَ لَهُۥٓ إِلَّا هُوَۖ وَإِن يَمۡسَسۡكَ بِخَيۡرٖ فَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ ١٧

Wahai Muhammad, jika Allah menimpakan malapetaka kepadamu, tidak akan ada seorang pun yang dapat menyelamatkan kamu dari adzab-Nya, kecuali Allah sendiri. Jika Allah memberikan kebaikan kepadamu, maka Allah Mahakuasa untuk melindungimu.

6:18

وَهُوَ ٱلۡقَاهِرُ فَوۡقَ عِبَادِهِۦۚ وَهُوَ ٱلۡحَكِيمُ ٱلۡخَبِيرُ ١٨

Allah adalah Tuhan Yang Maha Mengalahkan semua hamba-Nya. Allah Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui apa yang diperlukan manusia.

6:19

قُلۡ أَيُّ شَيۡءٍ أَكۡبَرُ شَهَٰدَةٗۖ قُلِ ٱللَّهُۖ شَهِيدُۢ بَيۡنِي وَبَيۡنَكُمۡۚ وَأُوحِيَ إِلَيَّ هَٰذَا ٱلۡقُرۡءَانُ لِأُنذِرَكُم بِهِۦ وَمَنۢ بَلَغَۚ أَئِنَّكُمۡ لَتَشۡهَدُونَ أَنَّ مَعَ ٱللَّهِ ءَالِهَةً أُخۡرَىٰۚ قُل لَّآ أَشۡهَدُۚ قُلۡ إِنَّمَا هُوَ إِلَٰهٞ وَٰحِدٞ وَإِنَّنِي بَرِيٓءٞ مِّمَّا تُشۡرِكُونَ ١٩

Wahai Muhammad, tanyakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Siapakah yang lebih kuat kesaksiannya daripada kesaksian Allah bagi Nabi-Nya?” Katakanlah: “Allah Maha Menyaksikan apa yang terjadi antara diriku dengan kalian. Allah mewahyukan Al-Qur’an ini kepadaku, untuk aku gunakan memberikan ancaman kepada kalian dan kepada orang-orang lain yang mendengar Al-Qur’an ini. Wahai kaum kafir Quraisy, apakah kalian berani menjadi saksi bahwa benar-benar ada tuhan-tuhan selain Allah?” Katakanlah kepada mereka: “Aku tidak berani menjadi saksi adanya tuhan-tuhan selain Allah.” Katakan juga kepada mereka: “Hanya Allah lah Tuhan Yang Esa itu. Aku berlepas diri dari perbuatan syirik yang kalian lakukan.”

6:20

ٱلَّذِينَ ءَاتَيۡنَٰهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ يَعۡرِفُونَهُۥ كَمَا يَعۡرِفُونَ أَبۡنَآءَهُمُۘ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ فَهُمۡ لَا يُؤۡمِنُونَ ٢٠

Kaum Yahudi dan Nasrani yang telah Kami beri Taurat dan Injil telah mengenal Muhammad sebagaimana mereka mengenal anak-anak mereka sendiri. Kaum Yahudi dan Nasrani telah merugikan diri mereka sendiri karena mengingkari kenabian Muhammad. Mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman.

6:21

وَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَوۡ كَذَّبَ بِـَٔايَٰتِهِۦٓۚ إِنَّهُۥ لَا يُفۡلِحُ ٱلظَّٰلِمُونَ ٢١

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum Yahudi dan Nasrani: “Siapakah sebenarnya yang lebih zhalim daripada orang-orang yang berani berdusta atas nama Allah atau mendustakan ayat-ayat Al-Qur’an? Orang-orang yang zhalim itu tidak akan beruntung di akhirat.

Penyesalan Kaum Musyrik di Akhirat

6:22

وَيَوۡمَ نَحۡشُرُهُمۡ جَمِيعٗا ثُمَّ نَقُولُ لِلَّذِينَ أَشۡرَكُوٓاْ أَيۡنَ شُرَكَآؤُكُمُ ٱلَّذِينَ كُنتُمۡ تَزۡعُمُونَ ٢٢

Wahai Muhammad, ingatlah akan hari kiamat kelak, saat Kami kumpulkan semua manusia. Kemudian Kami bertanya kepada orang-orang yang berbuat syirik: “Di manakah tuhan-tuhan yang di dunia dahulu kalian sekutukan dengan Aku? Tuhan-tuhan itu kalian sangka dapat menolong kalian dari siksa Kami.”

6:23

ثُمَّ لَمۡ تَكُن فِتۡنَتُهُمۡ إِلَّآ أَن قَالُواْ وَٱللَّهِ رَبِّنَا مَا كُنَّا مُشۡرِكِينَ ٢٣

Pada hari kiamat kelak, orang-orang musyrik tidak punya alasan bagi perbuatan mereka mengadakan tuhan-tuhan selain Allah. Orang-orang musyrik hanya berkata: “Demi Allah, Tuhan kami, sungguh kami dahulu tidak pernah melakukan perbuatan syirik.”

6:24

ٱنظُرۡ كَيۡفَ كَذَبُواْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡۚ وَضَلَّ عَنۡهُم مَّا كَانُواْ يَفۡتَرُونَ ٢٤

Wahai Muhammad, perhatikanlah bagaimana orang-orang musyrik itu telah membohongi diri mereka sendiri. Di akhirat kelak, mereka kehilangan tuhan-tuhan palsu yang dahulu mereka sembah secara palsu.

6:25

وَمِنۡهُم مَّن يَسۡتَمِعُ إِلَيۡكَۖ وَجَعَلۡنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمۡ أَكِنَّةً أَن يَفۡقَهُوهُ وَفِيٓ ءَاذَانِهِمۡ وَقۡرٗاۚ وَإِن يَرَوۡاْ كُلَّ ءَايَةٖ لَّا يُؤۡمِنُواْ بِهَاۖ حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءُوكَ يُجَٰدِلُونَكَ يَقُولُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ إِنۡ هَٰذَآ إِلَّآ أَسَٰطِيرُ ٱلۡأَوَّلِينَ ٢٥

Wahai Muhammad, ada orang kafir yang suka secara sembunyi-sembunyi mendengarkan kamu membaca Al-Qur’an, tetapi tidak bermaksud untuk memahami Al-Qur’an. Karena itu Allah tutup hati mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Telinga-telinga mereka Kami sumbat. Ketika orang-orang kafir menyaksikan bukti-bukti kebenaran kenabian Muhammad, mereka tidak mau beriman kepadanya, bahkan mereka datang kepadamu untuk membantahmu. Orang-orang kafir itu berkata: “Al-Qur’an ini hanyalah dongeng-dongeng masa lalu.”

6:26

وَهُمۡ يَنۡهَوۡنَ عَنۡهُ وَيَنۡـَٔوۡنَ عَنۡهُۖ وَإِن يُهۡلِكُونَ إِلَّآ أَنفُسَهُمۡ وَمَا يَشۡعُرُونَ ٢٦

Orang-orang kafir melarang orang lain untuk mendengarkan Al-Qur’an dan menjauhkan diri dari mendengarkan Al-Qur’an. Padahal perbuatan itu hanya berakibat menghancurkan diri mereka sendiri, tetapi mereka tidak menyadari.

6:27

وَلَوۡ تَرَىٰٓ إِذۡ وُقِفُواْ عَلَى ٱلنَّارِ فَقَالُواْ يَٰلَيۡتَنَا نُرَدُّ وَلَا نُكَذِّبَ بِـَٔايَٰتِ رَبِّنَا وَنَكُونَ مِنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ٢٧

Wahai Muhammad, sekiranya engkau dapat menyaksikan orang-orang kafir ketika berdiri di hadapan neraka. Mereka berkata: “Sungguh kami semua ini celaka. Alangkah baiknya sekiranya kami dikembalikan ke dunia, kami tidak lagi mendustakan ayat-ayat Al-Qur’an. Kami akan menjadi orang-orang yang beriman.”

6:28

بَلۡ بَدَا لَهُم مَّا كَانُواْ يُخۡفُونَ مِن قَبۡلُۖ وَلَوۡ رُدُّواْ لَعَادُواْ لِمَا نُهُواْ عَنۡهُ وَإِنَّهُمۡ لَكَٰذِبُونَ ٢٨

Di akhirat kelak, menjadi jelaslah bagi orang-orang kafir apa yang sebenarnya telah mereka sembunyikan selama mereka hidup di dunia. Sekiranya orang-orang kafir dikembalikan lagi ke dunia, niscaya mereka akan tetap mengulangi kekafiran yang dilarang untuk mereka lakukan. Mereka juga akan tetap mendustakan agama Allah.

6:29

وَقَالُوٓاْ إِنۡ هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا ٱلدُّنۡيَا وَمَا نَحۡنُ بِمَبۡعُوثِينَ ٢٩

Ketika di dunia orang-orang kafir berkata: “Kehidupan yang sebenarnya hanya ada di dunia ini saja. Sesudah mati, kami tidak akan dihidupkan kembali.”

6:30

وَلَوۡ تَرَىٰٓ إِذۡ وُقِفُواْ عَلَىٰ رَبِّهِمۡۚ قَالَ أَلَيۡسَ هَٰذَا بِٱلۡحَقِّۚ قَالُواْ بَلَىٰ وَرَبِّنَاۚ قَالَ فَذُوقُواْ ٱلۡعَذَابَ بِمَا كُنتُمۡ تَكۡفُرُونَ ٣٠

Wahai Muhammad, engkau akan merasa ngeri sekiranya dapat melihat orang-orang kafir ketika mereka berdiri di hadapan Tuhan mereka. Ketika itu Tuhan berfirman kepada mereka: “Bukankah hari ini merupakan hari kepastian?” Mereka menjawab: “Benar, wahai Tuhan kami.” Allah berfirman: “Karena itu, sekarang rasakanlah adzab yang selalu kalian dustakan di dunia dahulu.”

6:31

قَدۡ خَسِرَ ٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ بِلِقَآءِ ٱللَّهِۖ حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَتۡهُمُ ٱلسَّاعَةُ بَغۡتَةٗ قَالُواْ يَٰحَسۡرَتَنَا عَلَىٰ مَا فَرَّطۡنَا فِيهَا وَهُمۡ يَحۡمِلُونَ أَوۡزَارَهُمۡ عَلَىٰ ظُهُورِهِمۡۚ أَلَا سَآءَ مَا يَزِرُونَ ٣١

Sungguh sangat rugi orang-orang yang mendustakan adanya hari pertemuan semua manusia dengan Allah. Ketika tiba-tiba kiamat datang kepada orang-orang kafir, mereka berkata: “Alangkah celakanya diri kami. Mengapa kami selama di dunia dahulu melalaikan amal shalih?” Orang-orang kafir akan menanggung sendiri dosa-dosa mereka. Sungguh amat buruk adzab yang mereka terima di akhirat.

6:32

وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا لَعِبٞ وَلَهۡوٞۖ وَلَلدَّارُ ٱلۡأٓخِرَةُ خَيۡرٞ لِّلَّذِينَ يَتَّقُونَۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ ٣٢

Kehidupan dunia ini bagi orang-orang kafir hanyalah untuk bersenang-senang dan hiburan. Padahal kehidupan akhirat jauh lebih baik bagi orang-orang yang takut kepada siksa Allah. Wahai manusia, mengapa kalian tidak mau menggunakan akal kalian untuk memahami betapa pentingnya menyiapkan bekal kehidupan akhirat?

6:33

قَدۡ نَعۡلَمُ إِنَّهُۥ لَيَحۡزُنُكَ ٱلَّذِي يَقُولُونَۖ فَإِنَّهُمۡ لَا يُكَذِّبُونَكَ وَلَٰكِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ يَجۡحَدُونَ ٣٣

Wahai Muhammad, Kami mengetahui bahwa kamu merasa sedih karena ejekan orang-orang kafir. Sebenarnya orang-orang kafir tidaklah mendustakan kamu, tetapi mereka mencelakakan diri mereka sendiri karena mereka telah berlaku zhalim kepada Al-Qur’an dengan cara mengingkari kebenarannya.

6:34

وَلَقَدۡ كُذِّبَتۡ رُسُلٞ مِّن قَبۡلِكَ فَصَبَرُواْ عَلَىٰ مَا كُذِّبُواْ وَأُوذُواْ حَتَّىٰٓ أَتَىٰهُمۡ نَصۡرُنَاۚ وَلَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَٰتِ ٱللَّهِۚ وَلَقَدۡ جَآءَكَ مِن نَّبَإِيْ ٱلۡمُرۡسَلِينَ ٣٤

Wahai Muhammad, rasul-rasul sebelum kamu juga telah didustakan oleh kaumnya. Namun mereka sabar menghadapi pengingkaran kaumnya. Para rasul dahulu dianiaya sampai Allah memberikan kemenangan kepada mereka. Kejadian kaum kafir menentang rasul-rasul Allah dan pertolongan Allah kepada para rasul-Nya serta kaum mukmin tidak akan berubah sepanjang zaman. Wahai Muhammad, telah datang kepadamu berita-berita tentang keadaan para rasul Allah dahulu.

6:35

وَإِن كَانَ كَبُرَ عَلَيۡكَ إِعۡرَاضُهُمۡ فَإِنِ ٱسۡتَطَعۡتَ أَن تَبۡتَغِيَ نَفَقٗا فِي ٱلۡأَرۡضِ أَوۡ سُلَّمٗا فِي ٱلسَّمَآءِ فَتَأۡتِيَهُم بِـَٔايَةٖۚ وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَمَعَهُمۡ عَلَى ٱلۡهُدَىٰۚ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡجَٰهِلِينَ ٣٥

Wahai Muhammad, jika engkau merasa berat menghadapi pengingkaran kaum kafir, maka sekiranya engkau sanggup menembus bumi ini, atau engkau naik ke langit untuk membuktikan kehebatan kamu kepada orang kafir, lakukanlah agar mereka kagum kepada kamu. Sekiranya Allah mau, niscaya semua orang kafir dijadikan muslim. Wahai Muhammad, janganlah engkau sekali-kali menjadi golongan orang yang tidak mempedulikan kebenaran yang datang dari Allah.

6:36

۞ إِنَّمَا يَسۡتَجِيبُ ٱلَّذِينَ يَسۡمَعُونَۘ وَٱلۡمَوۡتَىٰ يَبۡعَثُهُمُ ٱللَّهُ ثُمَّ إِلَيۡهِ يُرۡجَعُونَ ٣٦

Orang-orang yang mau memperkenankan panggilan iman adalah orang yang mau mendengarkan Al-Qur’an. Orang-orang yang mati pasti kelak Allah hidupkan kembali. Kemudian semua manusia akan dikembalikan kepada Allah.

6:37

وَقَالُواْ لَوۡلَا نُزِّلَ عَلَيۡهِ ءَايَةٞ مِّن رَّبِّهِۦۚ قُلۡ إِنَّ ٱللَّهَ قَادِرٌ عَلَىٰٓ أَن يُنَزِّلَ ءَايَةٗ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَهُمۡ لَا يَعۡلَمُونَ ٣٧

Wahai Muhammad, orang-orang kafir bertanya kepadamu: “Mengapa Tuhan tidak menurunkan mukjizat kepada Rasul-Nya?” Katakanlah: “Allah berkuasa menurunkan mukjizat apa saja, tetapi kebanyakan orang-orang kafir tidak mau mengerti.”

Bukti Kekuasaan Allah dan Kesempurnaan Ilmu-Nya

6:38

وَمَا مِن دَآبَّةٖ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَلَا طَٰٓئِرٖ يَطِيرُ بِجَنَاحَيۡهِ إِلَّآ أُمَمٌ أَمۡثَالُكُمۚ مَّا فَرَّطۡنَا فِي ٱلۡكِتَٰبِ مِن شَيۡءٖۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ يُحۡشَرُونَ ٣٨

Wahai manusia, setiap hewan yang melata di muka bumi dan burung yang terbang dengan kedua sayapnya, semuanya adalah umat yang sama dengan kalian. Kami tidak pernah mengabaikan satupun masalah dalam kehidupan manusia tanpa ada penjelasannya dalam Al-Qur’an. Kemudian kelak semua manusia akan dikumpulkan di hadapan Allah pada hari kiamat.

6:39

وَٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا صُمّٞ وَبُكۡمٞ فِي ٱلظُّلُمَٰتِۗ مَن يَشَإِ ٱللَّهُ يُضۡلِلۡهُ وَمَن يَشَأۡ يَجۡعَلۡهُ عَلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ ٣٩

Orang-orang yang mendustakan Al-Qur’an bagaikan orang yang tuli dan bisu. Mereka hidup dalam kesesatan. Siapa saja yang mengingkari Al-Qur’an, Allah jadikan ia sesat. Karena itu ia akan selalu tersesat dalam menjalani kehidupannya. Adapun orang-orang yang menaati Al-Qur’an, Allah jadikan ia mengikuti Islam.

6:40

قُلۡ أَرَءَيۡتَكُمۡ إِنۡ أَتَىٰكُمۡ عَذَابُ ٱللَّهِ أَوۡ أَتَتۡكُمُ ٱلسَّاعَةُ أَغَيۡرَ ٱللَّهِ تَدۡعُونَ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ٤٠

Wahai Muhammad, tanyakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Bagaimana pendapat kalian jika tiba-tiba adzab Allah atau kiamat datang kepada kalian? Apakah kalian akan meminta pertolongan kepada tuhan-tuhan selain Allah, jika kalian benar-benar yakin bahwa ada tuhan-tuhan selain Allah?”

6:41

بَلۡ إِيَّاهُ تَدۡعُونَ فَيَكۡشِفُ مَا تَدۡعُونَ إِلَيۡهِ إِن شَآءَ وَتَنسَوۡنَ مَا تُشۡرِكُونَ ٤١

Wahai orang-orang kafir, bahkan ketika kalian menghadapi bencana, kalian hanya memohon kepada Allah. Lalu Allah mengabulkan permohonan kalian itu, jika Allah menghendaki. Ketika kalian menghadapi bencana, kalian lupa kepada tuhan-tuhan yang kalian sembah selain Allah.

6:42

وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَآ إِلَىٰٓ أُمَمٖ مِّن قَبۡلِكَ فَأَخَذۡنَٰهُم بِٱلۡبَأۡسَآءِ وَٱلضَّرَّآءِ لَعَلَّهُمۡ يَتَضَرَّعُونَ ٤٢

Wahai Muhammad, Kami telah mengirim rasul-rasul kepada umat-umat sebelum kamu, ternyata mereka mendustakan rasul-rasul itu. Karena itu Kami menimpakan penderitaan dan kesengsaraan kepada umat-umat itu agar mereka mau tunduk kepada Allah.

6:43

فَلَوۡلَآ إِذۡ جَآءَهُم بَأۡسُنَا تَضَرَّعُواْ وَلَٰكِن قَسَتۡ قُلُوبُهُمۡ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ٤٣

Mengapa orang-orang kafir tidak mau tunduk kepada Allah ketika Allah timpakan bencana kepada mereka? Bahkan orang-orang kafir itu hatinya semakin ingkar kepada Allah. Setan telah memperdayakan orang-orang kafir, sehingga mereka mau mengikuti angan-angan yang dibisikkan setan kepada mereka.

6:44

فَلَمَّا نَسُواْ مَا ذُكِّرُواْ بِهِۦ فَتَحۡنَا عَلَيۡهِمۡ أَبۡوَٰبَ كُلِّ شَيۡءٍ حَتَّىٰٓ إِذَا فَرِحُواْ بِمَآ أُوتُوٓاْ أَخَذۡنَٰهُم بَغۡتَةٗ فَإِذَا هُم مُّبۡلِسُونَ ٤٤

Ketika orang-orang kafir melupakan peringatan-peringatan yang diberikan Rasul Kami kepada mereka, Kami bukakan pintu-pintu nikmat bagi mereka dari segala penjuru. Ketika mereka sedang bersenang-senang menikmati rezeki yang telah diberikan kepada mereka, namun mereka tidak mau bersyukur kepada Kami, tiba-tiba Kami turunkan adzab. Kemudian mereka berputus asa dan bingung mencari jalan untuk menyelamatkan diri.

6:45

فَقُطِعَ دَابِرُ ٱلۡقَوۡمِ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْۚ وَٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٤٥

Adzab yang Allah turunkan kepada orang-orang kafir itu adalah hasil yang tidak mereka harapkan, dan kelak orang-orang kafir yang telah berbuat zhalim itu akan binasa. Semua ungkapan puji dan syukur hanyalah berhak ditujukan kepada Allah, pengatur dan penguasa alam semesta.

6:46

قُلۡ أَرَءَيۡتُمۡ إِنۡ أَخَذَ ٱللَّهُ سَمۡعَكُمۡ وَأَبۡصَٰرَكُمۡ وَخَتَمَ عَلَىٰ قُلُوبِكُم مَّنۡ إِلَٰهٌ غَيۡرُ ٱللَّهِ يَأۡتِيكُم بِهِۗ ٱنظُرۡ كَيۡفَ نُصَرِّفُ ٱلۡأٓيَٰتِ ثُمَّ هُمۡ يَصۡدِفُونَ ٤٦

Wahai Muhammad, tanyakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Bagaimana pendapat kalian jika Allah melenyapkan pendengaran kalian, penglihatan kalian, dan mengunci mati hati kalian? Adakah tuhan-tuhan selain Allah yang mampu memberikan pertolongan kepada kalian?” Wahai Muhammad, pikirkanlah bagaimana Kami telah menjelaskan Al-Qur’an ini kepada manusia, tetapi ternyata orang-orang kafir tetap mengingkarinya.

6:47

قُلۡ أَرَءَيۡتَكُمۡ إِنۡ أَتَىٰكُمۡ عَذَابُ ٱللَّهِ بَغۡتَةً أَوۡ جَهۡرَةً هَلۡ يُهۡلَكُ إِلَّا ٱلۡقَوۡمُ ٱلظَّٰلِمُونَ ٤٧

Wahai Muhammad, tanyakanlah ke-pada kaum kafir Quraisy: “Bagaimana pendapat kalian, jika adzab Allah tiba-tiba datang kepada kalian tanpa kalian dapat menyelamatkan diri? Bukankah yang akan binasa ketika itu adalah kaum yang berbuat zhalim kepada dirinya sendiri?”

6:48

وَمَا نُرۡسِلُ ٱلۡمُرۡسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَۖ فَمَنۡ ءَامَنَ وَأَصۡلَحَ فَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ ٤٨

Setiap Kami mengutus para rasul Kami, pasti mereka menyampaikan berita gembira dan ancaman kepada kaumnya. Siapa saja yang beriman dan beramal shalih, mereka tidak akan merasa takut akan hari akhirat dan tidak akan merasa sedih kehilangan kesenangan hidup di dunia.

6:49

وَٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا يَمَسُّهُمُ ٱلۡعَذَابُ بِمَا كَانُواْ يَفۡسُقُونَ ٤٩

Adapun orang-orang yang mendustakan kebenaran Al-Qur’an, mereka akan ditimpa adzab karena perbuatan ingkar yang telah mereka lakukan.

6:50

قُل لَّآ أَقُولُ لَكُمۡ عِندِي خَزَآئِنُ ٱللَّهِ وَلَآ أَعۡلَمُ ٱلۡغَيۡبَ وَلَآ أَقُولُ لَكُمۡ إِنِّي مَلَكٌۖ إِنۡ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰٓ إِلَيَّۚ قُلۡ هَلۡ يَسۡتَوِي ٱلۡأَعۡمَىٰ وَٱلۡبَصِيرُۚ أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَ ٥٠

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Aku tidak berani mengatakan kepada kalian bahwa aku memiliki pengetahuan ketuhanan sehingga mengetahui semua simpanan kekayaan Allah. Aku juga tidak berani mengatakan bahwa aku mengetahui hal ghaib. Aku pun tidak berani mengatakan kepada kalian bahwa aku adalah seorang malaikat. Aku hanya mengikuti perintah Allah yang diwahyukan kepadaku.” Wahai Muhammad, tanyakanlah kepada mereka: “Apakah sama orang yang buta dengan orang yang dapat melihat? Wahai orang-orang kafir, apakah kalian tidak mau berpikir?”

6:51

وَأَنذِرۡ بِهِ ٱلَّذِينَ يَخَافُونَ أَن يُحۡشَرُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ لَيۡسَ لَهُم مِّن دُونِهِۦ وَلِيّٞ وَلَا شَفِيعٞ لَّعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ ٥١

Wahai Muhammad, jadikanlah Al-Qur’an ini sebagai petunjuk untuk menyampaikan ancaman kepada orang-orang yang takut kepada hari kiamat, saat semua manusia dikumpulkan di hadapan Allah. Pada hari kiamat, manusia tidak lagi mempunyai penolong dan pembela selain Allah. Mudah-mudahan manusia mau takut kepada Allah.

6:52

وَلَا تَطۡرُدِ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ رَبَّهُم بِٱلۡغَدَوٰةِ وَٱلۡعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجۡهَهُۥۖ مَا عَلَيۡكَ مِنۡ حِسَابِهِم مِّن شَيۡءٖ وَمَا مِنۡ حِسَابِكَ عَلَيۡهِم مِّن شَيۡءٖ فَتَطۡرُدَهُمۡ فَتَكُونَ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ ٥٢

Wahai Muhammad, janganlah engkau mengusir orang-orang yang beribadah kepada Allah pada waktu pagi dan sore. Orang-orang itu mencari keridhaan Allah. Wahai Muhammad, engkau sama sekali tidak dimintai tanggung jawab atas perbuatan mereka, mereka pun tidak akan dimintai tanggung jawab atas perbuatan kamu. Karena itu janganlah kamu mengusir orang-orang yang beribadah kepada Allah, agar kamu tidak termasuk orang-orang yang berbuat zhalim.

6:53

وَكَذَٰلِكَ فَتَنَّا بَعۡضَهُم بِبَعۡضٖ لِّيَقُولُوٓاْ أَهَٰٓؤُلَآءِ مَنَّ ٱللَّهُ عَلَيۡهِم مِّنۢ بَيۡنِنَآۗ أَلَيۡسَ ٱللَّهُ بِأَعۡلَمَ بِٱلشَّٰكِرِينَ ٥٣

Ujian keimanan telah menjadi ketetapan Allah. Orang-orang kafir yang kaya lagi congkak mengingkari Islam, sedang orang-orang yang lemah lagi miskin mau menerima Islam. Karena itu orang-orang kafir itu berkata: “Apakah orang-orang yang beriman bersama Nabi akan diberi kesenangan surga sebagaimana yang dijanjikan kepada mereka? Padahal mereka itu adalah orang-orang yang hina di tengah kita.” Allah berfirman: “Bukankah Allah lebih mengetahui siapakah hamba-Nya yang paling taat kepada Allah dan siapa yang kafir?”

6:54

وَإِذَا جَآءَكَ ٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِـَٔايَٰتِنَا فَقُلۡ سَلَٰمٌ عَلَيۡكُمۡۖ كَتَبَ رَبُّكُمۡ عَلَىٰ نَفۡسِهِ ٱلرَّحۡمَةَ أَنَّهُۥ مَنۡ عَمِلَ مِنكُمۡ سُوٓءَۢا بِجَهَٰلَةٖ ثُمَّ تَابَ مِنۢ بَعۡدِهِۦ وَأَصۡلَحَ فَأَنَّهُۥ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ٥٤

Wahai Muhammad, apabila orang-orang yang mengimani Al-Qur’an datang kepadamu, katakanlah kepada mereka: “Semoga kalian hidup sejahtera. Tuhan kalian telah mewajibkan diri-Nya untuk memberikan rahmat kepada kalian. Siapa saja di antara kalian yang melakukan dosa karena kelalaian, kemudian ia bertaubat dan beramal shalih, sungguh Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada orang yang bertaubat.”

6:55

وَكَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ ٱلۡأٓيَٰتِ وَلِتَسۡتَبِينَ سَبِيلُ ٱلۡمُجۡرِمِينَ ٥٥

Begitulah Kami turunkan Al-Qur’an untuk memberikan penjelasan secara rinci kepada manusia tentang kesesatan agama orang-orang kafir.

6:56

قُلۡ إِنِّي نُهِيتُ أَنۡ أَعۡبُدَ ٱلَّذِينَ تَدۡعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِۚ قُل لَّآ أَتَّبِعُ أَهۡوَآءَكُمۡ قَدۡ ضَلَلۡتُ إِذٗا وَمَآ أَنَا۠ مِنَ ٱلۡمُهۡتَدِينَ ٥٦

Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang kafir: “Aku dilarang menyembah tuhan-tuhan yang kalian sembah selain Allah.” Katakanlah kepada mereka: “Aku tidak mau mengikuti hawa nafsu kalian. Jika aku mengikuti kalian, aku akan menjadi sesat dan termasuk orang-orang yang tidak diberi hidayah oleh Allah.”

6:57

قُلۡ إِنِّي عَلَىٰ بَيِّنَةٖ مِّن رَّبِّي وَكَذَّبۡتُم بِهِۦۚ مَا عِندِي مَا تَسۡتَعۡجِلُونَ بِهِۦٓۚ إِنِ ٱلۡحُكۡمُ إِلَّا لِلَّهِۖ يَقُصُّ ٱلۡحَقَّۖ وَهُوَ خَيۡرُ ٱلۡفَٰصِلِينَ ٥٧

Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang kafir: “Aku sungguh mengikuti petunjuk yang benar-benar datang dari Tuhanku, tetapi kalian mendustakan kebenaran itu. Aku tidak kuasa mengabulkan adzab yang kalian minta untuk disegerakan datangnya. Semua keputusan hanya di tangan Allah, Dialah yang mengabarkan kebenaran. Allah adalah sebaik-baik pembeda antara kebenaran dan kebatilan.”

6:58

قُل لَّوۡ أَنَّ عِندِي مَا تَسۡتَعۡجِلُونَ بِهِۦ لَقُضِيَ ٱلۡأَمۡرُ بَيۡنِي وَبَيۡنَكُمۡۗ وَٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِٱلظَّٰلِمِينَ ٥٨

Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang kafir: “Sekiranya aku mempunyai kekuasaan untuk menyegerakan adzab yang kalian minta, niscaya aku dan kalian dapat bersepakat mengatur waktu datangnya.” Allah Maha Mengetahui orang-orang yang berlaku zhalim.

6:59

۞ وَعِندَهُۥ مَفَاتِحُ ٱلۡغَيۡبِ لَا يَعۡلَمُهَآ إِلَّا هُوَۚ وَيَعۡلَمُ مَا فِي ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِۚ وَمَا تَسۡقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلَّا يَعۡلَمُهَا وَلَا حَبَّةٖ فِي ظُلُمَٰتِ ٱلۡأَرۡضِ وَلَا رَطۡبٖ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَٰبٖ مُّبِينٖ ٥٩

Hanya Allah lah yang memiliki kunci-kunci alam ghaib. Tidak ada yang mengetahuinya selain Allah. Allah mengetahui apa yang ada di darat, di laut, dan dedaunan yang jatuh ke tanah. Semuanya itu hanya Allah yang mengetahuinya. Begitu juga biji-bijian yang berada di kegelapan malam, sesuatu yang basah dan yang kering, semuanya pasti telah tercatat dengan jelas dalam sebuah kitab di Lauhil Mahfuzh.

6:60

وَهُوَ ٱلَّذِي يَتَوَفَّىٰكُم بِٱلَّيۡلِ وَيَعۡلَمُ مَا جَرَحۡتُم بِٱلنَّهَارِ ثُمَّ يَبۡعَثُكُمۡ فِيهِ لِيُقۡضَىٰٓ أَجَلٞ مُّسَمّٗىۖ ثُمَّ إِلَيۡهِ مَرۡجِعُكُمۡ ثُمَّ يُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ ٦٠

Allah adalah Tuhan yang menidurkan kalian pada malam hari. Allah mengetahui apa yang telah kalian lakukan pada siang hari. Kemudian Allah menetapkan ajal bagi kalian. Kemudian kalian akan dikembalikan kepada Allah. Lalu Allah akan memberikan keterangan kepada kalian atas apa saja yang telah kalian lakukan di dunia.

6:61

وَهُوَ ٱلۡقَاهِرُ فَوۡقَ عِبَادِهِۦۖ وَيُرۡسِلُ عَلَيۡكُمۡ حَفَظَةً حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَ أَحَدَكُمُ ٱلۡمَوۡتُ تَوَفَّتۡهُ رُسُلُنَا وَهُمۡ لَا يُفَرِّطُونَ ٦١

Allah adalah Tuhan Yang Maha Pemaksa terhadap semua hamba-Nya. Allah telah mengutus malaikat pengawas kalian sampai maut datang kepada salah seorang di antara kalian. Malaikat-malaikat Kami akan mencabut nyawa orang yang telah sampai ajalnya dan mereka tidak pernah mengabaikan kewajiban mereka.

6:62

ثُمَّ رُدُّوٓاْ إِلَى ٱللَّهِ مَوۡلَىٰهُمُ ٱلۡحَقِّۚ أَلَا لَهُ ٱلۡحُكۡمُ وَهُوَ أَسۡرَعُ ٱلۡحَٰسِبِينَ ٦٢

Semua manusia akan dikembalikan kepada Allah, Tuhan penguasa yang sebenarnya atas manusia. Wahai manusia, ketahuilah bahwa semua keputusan ada di tangan Allah. Allah sangat cepat menghitung amal kalian di akhirat.

6:63

قُلۡ مَن يُنَجِّيكُم مِّن ظُلُمَٰتِ ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِ تَدۡعُونَهُۥ تَضَرُّعٗا وَخُفۡيَةٗ لَّئِنۡ أَنجَىٰنَا مِنۡ هَٰذِهِۦ لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلشَّٰكِرِينَ ٦٣

Wahai Muhammad, tanyakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Siapakah yang dapat menyelamatkan kalian dari keadaan gelap gulita di darat dan di laut? Saat itu kalian memohon kepada Allah dengan merendah diri dan dengan suara lirih. Kalian berdo’a: ‘Sekiranya Allah menyelamatkan kami dari bencana yang menimpa kami ini, niscaya kami akan menjadi golongan orang-orang yang taat kepada Allah.’”

6:64

قُلِ ٱللَّهُ يُنَجِّيكُم مِّنۡهَا وَمِن كُلِّ كَرۡبٖ ثُمَّ أَنتُمۡ تُشۡرِكُونَ ٦٤

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Allah lah yang menyelamatkan kalian dari bencana itu. Allah pula yang menyelamatkan kalian dari bencana lainnya. Akan tetapi, kalian ternyata tetap melakukan perbuatan syirik.”

6:65

قُلۡ هُوَ ٱلۡقَادِرُ عَلَىٰٓ أَن يَبۡعَثَ عَلَيۡكُمۡ عَذَابٗا مِّن فَوۡقِكُمۡ أَوۡ مِن تَحۡتِ أَرۡجُلِكُمۡ أَوۡ يَلۡبِسَكُمۡ شِيَعٗا وَيُذِيقَ بَعۡضَكُم بَأۡسَ بَعۡضٍۗ ٱنظُرۡ كَيۡفَ نُصَرِّفُ ٱلۡأٓيَٰتِ لَعَلَّهُمۡ يَفۡقَهُونَ ٦٥

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Allah adalah Tuhan yang berkuasa untuk menimpakan adzab kepada kalian dari atas kalian atau dari bawah kaki-kaki kalian. Allah juga berkuasa menciptakan perpecahan di antara kalian, dan menjadikan sebagian kalian berbuat zhalim kepada sebagian lainnya.” Wahai Muhammad, perhatikanlah bagaimana Kami telah menjelaskan ayat-ayat tentang adzab dalam Al-Qur’an supaya orang-orang kafir mau mengerti.

6:66

وَكَذَّبَ بِهِۦ قَوۡمُكَ وَهُوَ ٱلۡحَقُّۚ قُل لَّسۡتُ عَلَيۡكُم بِوَكِيلٖ ٦٦

Wahai Muhammad, ternyata kaummu mendustakan Al-Qur’an, padahal Al-Qur’an adalah benar. Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Aku sama sekali tidak berkuasa untuk menyelamatkan kalian dari adzab Allah.”

6:67

لِّكُلِّ نَبَإٖ مُّسۡتَقَرّٞۚ وَسَوۡفَ تَعۡلَمُونَ ٦٧

Setiap kejadian yang dijelaskan dalam Al-Qur’an jelas waktu terjadinya. Wahai kaum kafir Quraisy, kelak kalian akan mengetahui.

6:68

وَإِذَا رَأَيۡتَ ٱلَّذِينَ يَخُوضُونَ فِيٓ ءَايَٰتِنَا فَأَعۡرِضۡ عَنۡهُمۡ حَتَّىٰ يَخُوضُواْ فِي حَدِيثٍ غَيۡرِهِۦۚ وَإِمَّا يُنسِيَنَّكَ ٱلشَّيۡطَٰنُ فَلَا تَقۡعُدۡ بَعۡدَ ٱلذِّكۡرَىٰ مَعَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلظَّٰلِمِينَ ٦٨

Wahai Muhammad, tatkala kamu menyaksikan orang-orang kafir mencemooh Al-Qur’an, jauhkanlah dirimu dari mereka sampai orang-orang kafir itu berhenti mencemooh Al-Qur’an. Sekiranya setan mampu menjadikan kamu lupa pada ayat-ayat Al-Qur’an, niscaya setan akan melakukannya. Wahai Muhammad, janganlah kamu berkumpul bersama golongan yang zhalim setelah Al-Qur’an ini datang kepadamu.

6:69

وَمَا عَلَى ٱلَّذِينَ يَتَّقُونَ مِنۡ حِسَابِهِم مِّن شَيۡءٖ وَلَٰكِن ذِكۡرَىٰ لَعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ ٦٩

Orang-orang yang taat kepada Allah tidak ikut bertanggung jawab atas dosa orang-orang kafir. Akan tetapi orang-orang mukmin wajib memberikan peringatan kepada orang-orang kafir agar mereka mau takut kepada adzab akhirat.

6:70

وَذَرِ ٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُواْ دِينَهُمۡ لَعِبٗا وَلَهۡوٗا وَغَرَّتۡهُمُ ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَاۚ وَذَكِّرۡ بِهِۦٓ أَن تُبۡسَلَ نَفۡسُۢ بِمَا كَسَبَتۡ لَيۡسَ لَهَا مِن دُونِ ٱللَّهِ وَلِيّٞ وَلَا شَفِيعٞ وَإِن تَعۡدِلۡ كُلَّ عَدۡلٖ لَّا يُؤۡخَذۡ مِنۡهَآۗ أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ أُبۡسِلُواْ بِمَا كَسَبُواْۖ لَهُمۡ شَرَابٞ مِّنۡ حَمِيمٖ وَعَذَابٌ أَلِيمُۢ بِمَا كَانُواْ يَكۡفُرُونَ ٧٠

Wahai Muhammad, jauhkanlah dirimu dari orang-orang kafir yang menjadikan hari raya agama mereka hanya untuk bersenang-senang dan hiburan. Orang-orang itu terpedaya oleh kesenangan hidup di dunia. Berilah peringatan kepada mereka agar mereka tidak binasa karena dosa-dosa mereka. Mereka kelak di akhirat tidak akan mempunyai pelindung dan pembela selain Allah dari adzab-Nya. Sekiranya setiap orang yang berbuat dosa itu dapat menebus dosanya dengan semua harta kekayaan di dunia ini, tidak akan diterima tebusannya. Mereka adalah orang-orang yang binasa karena dosa-dosa mereka sendiri. Orang-orang kafir di neraka mendapatkan minuman air panas yang mendidih. Mereka mendapatkan adzab yang sangat pedih karena kekafiran mereka.

6:71

قُلۡ أَنَدۡعُواْ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَا لَا يَنفَعُنَا وَلَا يَضُرُّنَا وَنُرَدُّ عَلَىٰٓ أَعۡقَابِنَا بَعۡدَ إِذۡ هَدَىٰنَا ٱللَّهُ كَٱلَّذِي ٱسۡتَهۡوَتۡهُ ٱلشَّيَٰطِينُ فِي ٱلۡأَرۡضِ حَيۡرَانَ لَهُۥٓ أَصۡحَٰبٞ يَدۡعُونَهُۥٓ إِلَى ٱلۡهُدَى ٱئۡتِنَاۗ قُلۡ إِنَّ هُدَى ٱللَّهِ هُوَ ٱلۡهُدَىٰۖ وَأُمِرۡنَا لِنُسۡلِمَ لِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٧١

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Apakah patut kami memohon pertolongan kepada tuhan selain Allah? Padahal tuhan-tuhan selain Allah yang kalian sembah itu tidak sedikit pun dapat memberi manfaat atau mencelakakan kami. Kami tidak mau kembali menjadi kafir setelah kami diberi hidayah oleh Allah. Kami tidak mau menjadi golongan orang yang dibingungkan oleh setan-setan di muka bumi. Padahal teman-teman kami mengajak manusia kepada kebenaran dengan ajakan: ‘Marilah kalian ikuti kami untuk menaati Allah.” Wahai kaum mukmin, katakanlah kepada orang kafir: “Petunjuk yang benar adalah petunjuk Allah. Kami diperintahkan untuk mengikuti Islam, agama Allah. Allah adalah Tuhan yang menguasai seluruh alam.

6:72

وَأَنۡ أَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَٱتَّقُوهُۚ وَهُوَ ٱلَّذِيٓ إِلَيۡهِ تُحۡشَرُونَ ٧٢

Kami juga diperintahkan untuk melaksanakan shalat dan taat kepada-Nya. Wahai kaum kafir, Allah adalah Tuhan yang ke hadapan-Nyalah kalian kelak akan dikumpulkan di akhirat.”

6:73

وَهُوَ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ بِٱلۡحَقِّۖ وَيَوۡمَ يَقُولُ كُن فَيَكُونُۚ قَوۡلُهُ ٱلۡحَقُّۚ وَلَهُ ٱلۡمُلۡكُ يَوۡمَ يُنفَخُ فِي ٱلصُّورِۚ عَٰلِمُ ٱلۡغَيۡبِ وَٱلشَّهَٰدَةِۚ وَهُوَ ٱلۡحَكِيمُ ٱلۡخَبِيرُ ٧٣

Allah adalah Tuhan yang menciptakan seluruh langit dan bumi berserta tatanannya yang permanen. Pada saat Allah berfirman: ‘Jadilah!’ maka pasti terwujudlah kehendak-Nya. Allah adalah Tuhan yang memiliki kekuasaan pada saat terompet tanda kiamat ditiup. Allah adalah Tuhan Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata. Allah Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui.”

Cara Nabi Ibrahim Berdakwah

6:74

۞ وَإِذۡ قَالَ إِبۡرَٰهِيمُ لِأَبِيهِ ءَازَرَ أَتَتَّخِذُ أَصۡنَامًا ءَالِهَةً إِنِّيٓ أَرَىٰكَ وَقَوۡمَكَ فِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٖ ٧٤

Wahai Muhammad, ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya, Azar: “Wahai bapakku, apakah engkau menjadikan patung-patung itu sebagai tuhan-tuhan selain Allah? Aku menganggap engkau dan kaummu benar-benar sesat.”

6:75

وَكَذَٰلِكَ نُرِيٓ إِبۡرَٰهِيمَ مَلَكُوتَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَلِيَكُونَ مِنَ ٱلۡمُوقِنِينَ ٧٥

Begitulah Kami perlihatkan tanda-tanda kekuasaan Kami yang ada di langit dan bumi kepada Ibrahim, supaya Ibrahim termasuk golongan orang yang beriman.

6:76

فَلَمَّا جَنَّ عَلَيۡهِ ٱلَّيۡلُ رَءَا كَوۡكَبٗاۖ قَالَ هَٰذَا رَبِّيۖ فَلَمَّآ أَفَلَ قَالَ لَآ أُحِبُّ ٱلۡأٓفِلِينَ ٧٦

Ketika malam menutup siang, Ibrahim melihat bintang. Ibrahim berkata: “Inilah Tuhanku!” Akan tetapi, ketika bintang itu lenyap, Ibrahim berkata: “Aku tidak menyukai benda yang dapat lenyap.”

6:77

فَلَمَّا رَءَا ٱلۡقَمَرَ بَازِغٗا قَالَ هَٰذَا رَبِّيۖ فَلَمَّآ أَفَلَ قَالَ لَئِن لَّمۡ يَهۡدِنِي رَبِّي لَأَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلضَّآلِّينَ ٧٧

Ketika Ibrahim melihat bulan bersinar terang, ia berkata: “Inilah Tuhanku.” Ketika bulan itu lenyap, Ibrahim berkata: “Sekiranya Tuhanku tidak memberi hidayah kepadaku, pasti aku termasuk golongan orang yang sesat.”

6:78

فَلَمَّا رَءَا ٱلشَّمۡسَ بَازِغَةٗ قَالَ هَٰذَا رَبِّي هَٰذَآ أَكۡبَرُۖ فَلَمَّآ أَفَلَتۡ قَالَ يَٰقَوۡمِ إِنِّي بَرِيٓءٞ مِّمَّا تُشۡرِكُونَ ٧٨

Ketika Ibrahim melihat matahari bersinar terang, ia berkata: “Inilah Tuhanku. Matahari ini lebih besar daripada bulan dan bintang.” Ketika matahari lenyap, Ibrahim berkata: “Wahai kaumku, aku menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan syirik yang selama ini kalian lakukan.

6:79

إِنِّي وَجَّهۡتُ وَجۡهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ حَنِيفٗاۖ وَمَآ أَنَا۠ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ ٧٩

Aku berpasrah diri kepada Tuhan yang menciptakan seluruh langit dan bumi dengan kepasrahan yang ikhlas. Aku tidak mau menjadi bagian dari orang-orang yang berbuat syirik.”

6:80

وَحَآجَّهُۥ قَوۡمُهُۥۚ قَالَ أَتُحَٰٓجُّوٓنِّي فِي ٱللَّهِ وَقَدۡ هَدَىٰنِۚ وَلَآ أَخَافُ مَا تُشۡرِكُونَ بِهِۦٓ إِلَّآ أَن يَشَآءَ رَبِّي شَيۡـٔٗاۚ وَسِعَ رَبِّي كُلَّ شَيۡءٍ عِلۡمًاۚ أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ ٨٠

Kaum Ibrahim kemudian membantahnya. Ibrahim berkata: “Apakah kalian membantah aku tentang keesaan Allah? Padahal Allah telah memberikan hidayah kepadaku. Aku tidak khawatir celaka karena meninggalkan perbuatan syirik yang selama ini telah kalian lakukan. Aku hanya berpasrah kepada Tuhanku, sekiranya Tuhanku menghendaki yang lain untuk diriku, Tuhanku menguasai semua ilmu. Karena itu, maukah kalian memahami kebenaran keesaan Allah, lalu kalian beriman kepada-Nya?

6:81

وَكَيۡفَ أَخَافُ مَآ أَشۡرَكۡتُمۡ وَلَا تَخَافُونَ أَنَّكُمۡ أَشۡرَكۡتُم بِٱللَّهِ مَا لَمۡ يُنَزِّلۡ بِهِۦ عَلَيۡكُمۡ سُلۡطَٰنٗاۚ فَأَيُّ ٱلۡفَرِيقَيۡنِ أَحَقُّ بِٱلۡأَمۡنِۖ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ ٨١

Mengapa aku harus takut kepada berhala yang kalian jadikan sebagai sekutu Allah? Padahal kalian tidak takut menyekutukan Allah, Tuhan yang melarang kalian berbuat syirik dengan larangan yang jelas. Karena itu, siapakah di antara golongan mukmin dan musyrik yang aman dari siksa neraka di akhirat, jika kalian mengetahuinya?”

6:82

ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَلَمۡ يَلۡبِسُوٓاْ إِيمَٰنَهُم بِظُلۡمٍ أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمُ ٱلۡأَمۡنُ وَهُم مُّهۡتَدُونَ ٨٢

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan tidak mencampur keimanan mereka dengan kesyirikan, mereka akan mendapatkan keselamatan di akhirat. Mereka akan diberi petunjuk oleh Allah di dunia.

6:83

وَتِلۡكَ حُجَّتُنَآ ءَاتَيۡنَٰهَآ إِبۡرَٰهِيمَ عَلَىٰ قَوۡمِهِۦۚ نَرۡفَعُ دَرَجَٰتٖ مَّن نَّشَآءُۗ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٞ ٨٣

Begitulah bukti-bukti kebenaran yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami lebihkan derajat orang-orang yang Kami kehendaki menjadi nabi. Wahai Muhammad, sungguh Tuhanmu Mahabijaksana mengatur hamba-Nya lagi Maha Mengetahui kebenaran yang diturunkan kepada Rasul-Nya.

Orang-Orang yang Diberi Kitab, Hikmah dan Kenabian

6:84

وَوَهَبۡنَا لَهُۥٓ إِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَۚ كُلًّا هَدَيۡنَاۚ وَنُوحًا هَدَيۡنَا مِن قَبۡلُۖ وَمِن ذُرِّيَّتِهِۦ دَاوُۥدَ وَسُلَيۡمَٰنَ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ وَمُوسَىٰ وَهَٰرُونَۚ وَكَذَٰلِكَ نَجۡزِي ٱلۡمُحۡسِنِينَ ٨٤

Ibrahim Kami karuniai Ishaq dan Ya’qub. Masing-masing Kami beri hidayah; dan sebelum Ibrahim, Nuh telah Kami beri hidayah. Begitu juga di antara anak keturunan Ibrahim, yaitu Dawud, Sulaiman, Ayub, Yusuf, Musa, dan Harun. Begitulah Kami memberi pahala kepada orang-orang yang taat kepada Kami.

6:85

وَزَكَرِيَّا وَيَحۡيَىٰ وَعِيسَىٰ وَإِلۡيَاسَۖ كُلّٞ مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ ٨٥

Begitu juga Kami beri karunia kepada Zakariya, Yahya, ‘Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shalih.

6:86

وَإِسۡمَٰعِيلَ وَٱلۡيَسَعَ وَيُونُسَ وَلُوطٗاۚ وَكُلّٗا فَضَّلۡنَا عَلَى ٱلۡعَٰلَمِينَ ٨٦

Begitu juga Kami beri karunia kepada Isma’il, Ilyasa, Yunus, dan Luth. Semuanya Kami lebihkan dari manusia lainnya di seluruh alam.

6:87

وَمِنۡ ءَابَآئِهِمۡ وَذُرِّيَّٰتِهِمۡ وَإِخۡوَٰنِهِمۡۖ وَٱجۡتَبَيۡنَٰهُمۡ وَهَدَيۡنَٰهُمۡ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ ٨٧

Di antara nenek moyang para nabi, anak keturunan mereka, dan saudara-saudara mereka, ada yang Kami pilih menjadi nabi. Kami telah memberi hidayah kepada mereka untuk mengikuti Islam.

6:88

ذَٰلِكَ هُدَى ٱللَّهِ يَهۡدِي بِهِۦ مَن يَشَآءُ مِنۡ عِبَادِهِۦۚ وَلَوۡ أَشۡرَكُواْ لَحَبِطَ عَنۡهُم مَّا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ٨٨

Demikian itulah hidayah yang Allah berikan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Jika anak keturunan para nabi berbuat syirik, niscaya amal shalih yang telah mereka lakukan menjadi sia-sia.

6:89

أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ ءَاتَيۡنَٰهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡحُكۡمَ وَٱلنُّبُوَّةَۚ فَإِن يَكۡفُرۡ بِهَا هَٰٓؤُلَآءِ فَقَدۡ وَكَّلۡنَا بِهَا قَوۡمٗا لَّيۡسُواْ بِهَا بِكَٰفِرِينَ ٨٩

Para nabi adalah orang-orang yang telah Kami beri kitab, hukum, dan kenabian. Jika anak keturunan para nabi ada yang kafir kepada para rasul Allah, Kami akan binasakan mereka, kemudian Kami ganti dengan kaum lain yang sama sekali tidak kafir kepada para rasul Allah.

6:90

أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ هَدَى ٱللَّهُۖ فَبِهُدَىٰهُمُ ٱقۡتَدِهۡۗ قُل لَّآ أَسۡـَٔلُكُمۡ عَلَيۡهِ أَجۡرًاۖ إِنۡ هُوَ إِلَّا ذِكۡرَىٰ لِلۡعَٰلَمِينَ ٩٠

Para nabi adalah orang-orang yang telah Allah beri hidayah. Karena mereka telah mendapat petunjuk, maka ikutilah petunjuk mereka itu. Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Aku tidak minta upah kepada kalian dalam menyampaikan petunjuk Allah kepada kalian. Akan tetapi semua yang aku sampaikan ini hanyalah peringatan dari Allah bagi segenap manusia.”

6:91

وَمَا قَدَرُواْ ٱللَّهَ حَقَّ قَدۡرِهِۦٓ إِذۡ قَالُواْ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ عَلَىٰ بَشَرٖ مِّن شَيۡءٖۗ قُلۡ مَنۡ أَنزَلَ ٱلۡكِتَٰبَ ٱلَّذِي جَآءَ بِهِۦ مُوسَىٰ نُورٗا وَهُدٗى لِّلنَّاسِۖ تَجۡعَلُونَهُۥ قَرَاطِيسَ تُبۡدُونَهَا وَتُخۡفُونَ كَثِيرٗاۖ وَعُلِّمۡتُم مَّا لَمۡ تَعۡلَمُوٓاْ أَنتُمۡ وَلَآ ءَابَآؤُكُمۡۖ قُلِ ٱللَّهُۖ ثُمَّ ذَرۡهُمۡ فِي خَوۡضِهِمۡ يَلۡعَبُونَ ٩١

Orang-orang kafir Quraisy sama sekali tidak percaya bahwa Allah berkuasa berbuat apa saja. Orang-orang kafir itu berkata: “Allah tidak menurunkan Kitab suci apapun kepada manusia.” Wahai Muhammad, tanyakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Siapakah yang telah menurunkan Kitab suci yang dibawa oleh Musa sebagai pelita dan petunjuk bagi Bani Israil? Wahai para pendeta Bani Israil, kalian telah menjadikan Kitab Musa sekadar kertas-kertas yang berisi tulisan. Sebagian dari Kitab Musa kalian ajarkan kepada orang banyak, tetapi sebagian besarnya kalian sembunyikan. Kalian telah diajari oleh Musa hal-hal yang sebelumnya tidak kalian ketahui dan tidak pula diketahui oleh nenek moyang kalian.” Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang kafir Quraisy: “Allah telah menurunkan Taurat kepada Musa.” Kemudian biarkanlah Bani Israil bergelimang dosa dalam kesesatan.

6:92

وَهَٰذَا كِتَٰبٌ أَنزَلۡنَٰهُ مُبَارَكٞ مُّصَدِّقُ ٱلَّذِي بَيۡنَ يَدَيۡهِ وَلِتُنذِرَ أُمَّ ٱلۡقُرَىٰ وَمَنۡ حَوۡلَهَاۚ وَٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡأٓخِرَةِ يُؤۡمِنُونَ بِهِۦۖ وَهُمۡ عَلَىٰ صَلَاتِهِمۡ يُحَافِظُونَ ٩٢

Inilah Al-Qur’an, sebuah kitab yang telah Kami turunkan kepada Muhammad. Al-Qur’an membawa berkah lagi membenarkan ajaran tauhid kitab-kitab suci yang ada sebelumnya. Wahai Muhammad, gunakanlah Al-Qur’an ini untuk menyampaikan ancaman siksa akhirat kepada penduduk Makkah dan sekitarnya. Orang-orang yang beriman kepada hari akhirat tentu akan beriman kepada Al-Qur’an. Orang-orang mukmin selalu memelihara shalat mereka.

Larangan Berdusta atas Nama Allah dan Memaki Agama

6:93

وَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَوۡ قَالَ أُوحِيَ إِلَيَّ وَلَمۡ يُوحَ إِلَيۡهِ شَيۡءٞ وَمَن قَالَ سَأُنزِلُ مِثۡلَ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُۗ وَلَوۡ تَرَىٰٓ إِذِ ٱلظَّٰلِمُونَ فِي غَمَرَٰتِ ٱلۡمَوۡتِ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ بَاسِطُوٓاْ أَيۡدِيهِمۡ أَخۡرِجُوٓاْ أَنفُسَكُمُۖ ٱلۡيَوۡمَ تُجۡزَوۡنَ عَذَابَ ٱلۡهُونِ بِمَا كُنتُمۡ تَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ غَيۡرَ ٱلۡحَقِّ وَكُنتُمۡ عَنۡ ءَايَٰتِهِۦ تَسۡتَكۡبِرُونَ ٩٣

Wahai Muhammad, apakah ada orang yang lebih zhalim daripada orang yang berdusta atas nama agama? Atau begitu juga orang yang berkata: “Aku telah diberi wahyu oleh Allah” padahal Allah tidak memberi wahyu kepadanya? Juga orang yang berkata: “Aku akan menurunkan kitab suci seperti yang Allah telah turunkan kepada nabi-Nya.” Wahai Muhammad, engkau akan merasa ngeri sekiranya dapat menyaksikan orang-orang zhalim itu ketika menghadapi sakaratul maut dan para malaikat mengacungkan tangan mereka sambil berkata: “Wahai orang-orang zhalim, keluarkanlah nyawa kalian untuk kami cabut. Pada hari kiamat kalian akan diberi balasan dengan adzab yang berat. Sebab ketika di dunia dahulu kalian telah berdusta atas nama agama dan mengingkari Al-Qur’an.”

6:94

وَلَقَدۡ جِئۡتُمُونَا فُرَٰدَىٰ كَمَا خَلَقۡنَٰكُمۡ أَوَّلَ مَرَّةٖ وَتَرَكۡتُم مَّا خَوَّلۡنَٰكُمۡ وَرَآءَ ظُهُورِكُمۡۖ وَمَا نَرَىٰ مَعَكُمۡ شُفَعَآءَكُمُ ٱلَّذِينَ زَعَمۡتُمۡ أَنَّهُمۡ فِيكُمۡ شُرَكَٰٓؤُاْۚ لَقَد تَّقَطَّعَ بَيۡنَكُمۡ وَضَلَّ عَنكُم مَّا كُنتُمۡ تَزۡعُمُونَ ٩٤

Wahai orang-orang kafir, pada hari kiamat kelak, kalian akan datang kepada Kami sendiri-sendiri seperti saat kalian Kami keluarkan dari rahim ibu kalian. Kalian akan meninggalkan saudara-saudara kalian di belakang kalian. Kami tidak melihat pembela-pembela kalian dari orang-orang yang kalian kira dapat menyertai kalian selamanya. Hubungan kalian dengan orang-orang lain telah terputus. Sungguh perkiraan kalian di dunia dahulu benar-benar menyesatkan kalian.

6:95

۞ إِنَّ ٱللَّهَ فَالِقُ ٱلۡحَبِّ وَٱلنَّوَىٰۖ يُخۡرِجُ ٱلۡحَيَّ مِنَ ٱلۡمَيِّتِ وَمُخۡرِجُ ٱلۡمَيِّتِ مِنَ ٱلۡحَيِّۚ ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُۖ فَأَنَّىٰ تُؤۡفَكُونَ ٩٥

Allah adalah Tuhan Yang Maha Pembelah biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan. Allah telah menciptakan makhluk hidup dari tanah, benda mati. Allah pula yang mematikan makhluk yang hidup. Itulah kekuasaan Allah. Wahai manusia, mengapa di dunia ini kalian memilih jalan sesat?

6:96

فَالِقُ ٱلۡإِصۡبَاحِ وَجَعَلَ ٱلَّيۡلَ سَكَنٗا وَٱلشَّمۡسَ وَٱلۡقَمَرَ حُسۡبَانٗاۚ ذَٰلِكَ تَقۡدِيرُ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡعَلِيمِ ٩٦

Allah adalah Tuhan yang menguak kegelapan waktu Shubuh dengan cahaya siang. Allah menjadikan malam sebagai saat tenang. Allah menjadikan matahari dan bulan sebagai tanda hitungan waktu. Begitulah ketetapan dari Tuhan Yang Mahagagah lagi Maha Mengetahui.

6:97

وَهُوَ ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُمُ ٱلنُّجُومَ لِتَهۡتَدُواْ بِهَا فِي ظُلُمَٰتِ ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِۗ قَدۡ فَصَّلۡنَا ٱلۡأٓيَٰتِ لِقَوۡمٖ يَعۡلَمُونَ ٩٧

Allah adalah Tuhan yang telah menjadikan bintang-bintang untuk kalian jadikan penunjuk arah pada saat gelap di darat dan di laut. Kami telah menjelaskan syari’at Kami secara rinci dalam Al-Qur’an kepada orang-orang yang mau mengerti.

6:98

وَهُوَ ٱلَّذِيٓ أَنشَأَكُم مِّن نَّفۡسٖ وَٰحِدَةٖ فَمُسۡتَقَرّٞ وَمُسۡتَوۡدَعٞۗ قَدۡ فَصَّلۡنَا ٱلۡأٓيَٰتِ لِقَوۡمٖ يَفۡقَهُونَ ٩٨

Wahai manusia, Allah adalah Tuhan yang telah menciptakan kalian dari Adam. Kemudian kalian dijadikan dari sperma yang ditempatkan di dalam rahim perempuan. Kemudian kalian akan tinggal di dalam kubur untuk sementara waktu. Kami telah menjelaskan syari’at Kami secara rinci dalam Al-Qur’an kepada orang-orang yang mau mengerti.

6:99

وَهُوَ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءٗ فَأَخۡرَجۡنَا بِهِۦ نَبَاتَ كُلِّ شَيۡءٖ فَأَخۡرَجۡنَا مِنۡهُ خَضِرٗا نُّخۡرِجُ مِنۡهُ حَبّٗا مُّتَرَاكِبٗا وَمِنَ ٱلنَّخۡلِ مِن طَلۡعِهَا قِنۡوَانٞ دَانِيَةٞ وَجَنَّٰتٖ مِّنۡ أَعۡنَابٖ وَٱلزَّيۡتُونَ وَٱلرُّمَّانَ مُشۡتَبِهٗا وَغَيۡرَ مُتَشَٰبِهٍۗ ٱنظُرُوٓاْ إِلَىٰ ثَمَرِهِۦٓ إِذَآ أَثۡمَرَ وَيَنۡعِهِۦٓۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكُمۡ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يُؤۡمِنُونَ ٩٩

Allah adalah Tuhan yang telah menurunkan air hujan dari langit. Lalu dengan air itu Kami keluarkan segala macam tumbuh-tumbuhan. Dengan air itu Kami keluarkan juga tumbuh-tumbuhan yang hijau, sehingga keluarlah biji-bijian yang bertandan, kurma yang pucuknya meliuk rendah, kebun-kebun anggur, dan zaitun serta delima yang warna-warnanya hampir serupa. Wahai manusia, perhatikanlah pohon itu ketika berbuah dan ketika buahnya masak. Semua itu adalah bukti-bukti kekuasaan Allah bagi kaum yang beriman.

6:100

وَجَعَلُواْ لِلَّهِ شُرَكَآءَ ٱلۡجِنَّ وَخَلَقَهُمۡۖ وَخَرَقُواْ لَهُۥ بَنِينَ وَبَنَٰتِۭ بِغَيۡرِ عِلۡمٖۚ سُبۡحَٰنَهُۥ وَتَعَٰلَىٰ عَمَّا يَصِفُونَ ١٠٠

Orang-orang musyrik menjadikan jin sebagai sekutu-sekutu Allah. Padahal Allah lah yang menciptakan jin-jin itu. Orang-orang musyrik telah berdusta tanpa ilmu sedikit pun, karena mereka mengatakan bahwa Allah mempunyai anak laki-laki dan anak perempuan. Allah Mahasuci, dan Allah Mahajauh dari segala sifat-sifat kotor yang dikatakan oleh orang-orang musyrik.

6:101

بَدِيعُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ أَنَّىٰ يَكُونُ لَهُۥ وَلَدٞ وَلَمۡ تَكُن لَّهُۥ صَٰحِبَةٞۖ وَخَلَقَ كُلَّ شَيۡءٖۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٞ ١٠١

Allah adalah Tuhan pencipta langit dan bumi yang serba indah. Bagaimana mungkin Allah mempunyai anak, padahal Allah tidak beristri. Allah adalah Tuhan yang menciptakan laki-laki dan perempuan. Allah pula yang Maha Mengetahui segala sesuatu.

6:102

ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمۡۖ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۖ خَٰلِقُ كُلِّ شَيۡءٖ فَٱعۡبُدُوهُۚ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ وَكِيلٞ ١٠٢

Itulah Allah Tuhan kalian. Tidak ada tuhan selain Allah, Tuhan pencipta segala sesuatu. Wahai manusia, taatlah kalian kepada Allah. Allah adalah Tuhan yang menguasai segala sesuatu.

6:103

لَّا تُدۡرِكُهُ ٱلۡأَبۡصَٰرُ وَهُوَ يُدۡرِكُ ٱلۡأَبۡصَٰرَۖ وَهُوَ ٱللَّطِيفُ ٱلۡخَبِيرُ ١٠٣

Allah tidak terjangkau oleh penglihatan manusia. Akan tetapi Allah dapat menjangkau semua penglihatan manusia. Allah Maha Mengetahui semua hal sampai sekecil-kecilnya dan Maha Mengetahui apa yang tidak diketahui oleh manusia.

6:104

قَدۡ جَآءَكُم بَصَآئِرُ مِن رَّبِّكُمۡۖ فَمَنۡ أَبۡصَرَ فَلِنَفۡسِهِۦۖ وَمَنۡ عَمِيَ فَعَلَيۡهَاۚ وَمَآ أَنَا۠ عَلَيۡكُم بِحَفِيظٖ ١٠٤

Wahai manusia, telah datang kepada kalian berbagai bukti kebenaran dari Tuhan kalian. Siapa saja yang mau memperhatikan kebenaran yang datang dari Tuhannya, maka hal itu untuk kebaikan dirinya sendiri. Akan tetapi, siapa saja yang membutakan matanya terhadap kebenaran yang datang dari Tuhannya, maka Allah akan menimpakan siksa-Nya kepadanya. Wahai Muhammad, katakanlah kepada manusia: “Aku tidak dapat melindungi kalian dari siksa Allah.”

6:105

وَكَذَٰلِكَ نُصَرِّفُ ٱلۡأٓيَٰتِ وَلِيَقُولُواْ دَرَسۡتَ وَلِنُبَيِّنَهُۥ لِقَوۡمٖ يَعۡلَمُونَ ١٠٥

Begitulah penjelaskan-penjelasan Kami dalam Al-Qur’an yang disampaikan berulang-kali, agar kaum mukmin paham. Kami juga menjelaskan semua hal dalam Al-Qur’an ini kepada orang-orang yang mau mengetahui kebenaran. Akan tetapi orang-orang musyrik berkata: “Wahai Muhammad, engkau mempelajari Al-Qur’an ini dari pendeta-pendeta Yahudi dan Nasrani.”

6:106

ٱتَّبِعۡ مَآ أُوحِيَ إِلَيۡكَ مِن رَّبِّكَۖ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۖ وَأَعۡرِضۡ عَنِ ٱلۡمُشۡرِكِينَ ١٠٦

Wahai Muhammad, ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu. Tidak ada tuhan selain Allah, dan janganlah kamu pedulikan celaan orang-orang musyrik terhadapmu.

6:107

وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ مَآ أَشۡرَكُواْۗ وَمَا جَعَلۡنَٰكَ عَلَيۡهِمۡ حَفِيظٗاۖ وَمَآ أَنتَ عَلَيۡهِم بِوَكِيلٖ ١٠٧

Wahai Muhammad, sekiranya Allah menghendaki, tentu orang-orang musyrik tidak berbuat syirik. Akan tetapi Kami tidak menjadikan kamu sebagai penolong bagi orang-orang musyrik dari siksa neraka. Kamu juga tidak Kami jadikan penguasa yang mengurus kepentingan orang-orang musyrik itu.

6:108

وَلَا تَسُبُّواْ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ فَيَسُبُّواْ ٱللَّهَ عَدۡوَۢا بِغَيۡرِ عِلۡمٖۗ كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمۡ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِم مَّرۡجِعُهُمۡ فَيُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ١٠٨

Wahai kaum mukmin, janganlah kalian mencela tuhan-tuhan selain Allah yang disembah oleh manusia. Karena para penyembah tuhan-tuhan selain Allah itu nanti akan memaki Allah dengan rasa permusuhan kepada Allah karena mereka tidak mengerti. Begitulah Kami tampakkan kepada orang-orang musyrik, seolah-olah perbuatan syirik mereka itu baik. Kemudian hanya kepada Allah lah semua manusia kelak akan kembali. Hanya Allah pula yang mengabarkan balasan amal manusia kepada mereka di akhirat kelak.

6:109

وَأَقۡسَمُواْ بِٱللَّهِ جَهۡدَ أَيۡمَٰنِهِمۡ لَئِن جَآءَتۡهُمۡ ءَايَةٞ لَّيُؤۡمِنُنَّ بِهَاۚ قُلۡ إِنَّمَا ٱلۡأٓيَٰتُ عِندَ ٱللَّهِۖ وَمَا يُشۡعِرُكُمۡ أَنَّهَآ إِذَا جَآءَتۡ لَا يُؤۡمِنُونَ ١٠٩

Orang-orang musyrik bersumpah dengan menyebut nama Allah, sekiranya datang kepada mereka mukjizat yang dapat mereka rasakan, niscaya mereka mau membenarkan mukjizat itu. Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Semua mukjizat itu ada di tangan Allah.” Wahai Muhammad, katakanlah pula kepada kaum mukmin: “Dari mana kalian tahu bahwa jika datang mukjizat lain kepada orang-orang kafir, mereka tetap tidak beriman?

6:110

وَنُقَلِّبُ أَفۡـِٔدَتَهُمۡ وَأَبۡصَٰرَهُمۡ كَمَا لَمۡ يُؤۡمِنُواْ بِهِۦٓ أَوَّلَ مَرَّةٖ وَنَذَرُهُمۡ فِي طُغۡيَٰنِهِمۡ يَعۡمَهُونَ ١١٠

Juga dari mana kalian tahu bahwa Allah akan merubah hati dan penglihatan orang-orang kafir ketika datang mukjizat lain kepada mereka, lalu mereka mau beriman? Padahal sebelum mukjizat-mukjizat lain itu datang kepada mereka, mereka telah kafir kepada Al-Qur’an.” Kami biarkan orang-orang kafir bingung dalam kesesatan, karena mereka mengikuti angan-angan mereka.

Kaum Musyrik Mengingkari Kerasulan Muhammad

6:111

۞ وَلَوۡ أَنَّنَا نَزَّلۡنَآ إِلَيۡهِمُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةَ وَكَلَّمَهُمُ ٱلۡمَوۡتَىٰ وَحَشَرۡنَا عَلَيۡهِمۡ كُلَّ شَيۡءٖ قُبُلٗا مَّا كَانُواْ لِيُؤۡمِنُوٓاْ إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَهُمۡ يَجۡهَلُونَ ١١١

Sekiranya Kami menurunkan malaikat kepada kaum musyrik, orang-orang mati berbicara kepada mereka, dan Kami kumpulkan semua malaikat berbaris berhadapan dengan kaum musyrik, niscaya mereka tidak akan mau beriman kepada Muhammad dengan suka rela. Hanya sedikit dari golongan musyrik yang mau beriman kepada Muhammad dengan izin Allah, tetapi sebagian besar kaum musyrik tidak mau mengerti kebenaran Al-Qur’an.

6:112

وَكَذَٰلِكَ جَعَلۡنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوّٗا شَيَٰطِينَ ٱلۡإِنسِ وَٱلۡجِنِّ يُوحِي بَعۡضُهُمۡ إِلَىٰ بَعۡضٖ زُخۡرُفَ ٱلۡقَوۡلِ غُرُورٗاۚ وَلَوۡ شَآءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوهُۖ فَذَرۡهُمۡ وَمَا يَفۡتَرُونَ ١١٢

Begitulah ketetapan Kami. Setiap nabi Kami hadapkan dengan musuh-musuh yang jahat dari golongan manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan perkataan-perkataan manis yang penuh tipuan kepada sebagian yang lain. Wahai Muhammad, sekiranya Tuhan kamu menghendaki manusia dan jin tidak mengingkari kerasulanmu, niscaya mereka tidak akan mengingkari kerasulanmu. Wahai Muhammad, jauhkan dirimu dari golongan kafir yang suka menyebarluaskan omongan dusta.

6:113

وَلِتَصۡغَىٰٓ إِلَيۡهِ أَفۡـِٔدَةُ ٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡأٓخِرَةِ وَلِيَرۡضَوۡهُ وَلِيَقۡتَرِفُواْ مَا هُم مُّقۡتَرِفُونَ ١١٣

Golongan kafir menyebar-luaskan omongan dusta untuk memikat orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat. Supaya manusia suka kepada mereka dan mau bersama-sama menyebarkan dusta seperti yang mereka lakukan.

6:114

أَفَغَيۡرَ ٱللَّهِ أَبۡتَغِي حَكَمٗا وَهُوَ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ إِلَيۡكُمُ ٱلۡكِتَٰبَ مُفَصَّلٗاۚ وَٱلَّذِينَ ءَاتَيۡنَٰهُمُ ٱلۡكِتَٰبَ يَعۡلَمُونَ أَنَّهُۥ مُنَزَّلٞ مِّن رَّبِّكَ بِٱلۡحَقِّۖ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡمُمۡتَرِينَ ١١٤

Wahai Muhammad, katakanlah kepada golongan kafir: “Apakah patut aku mencari hakim selain Allah? Padahal Allah adalah Tuhan yang telah menurunkan Al-Qur’an kepada kalian dengan memberikan penjelasan yang rinci agar kalian mendapatkan petunjuk. Kaum Yahudi dan Nasrani yang telah Kami beri Taurat dan Injil mengetahui bahwa Al-Qur’an itu benar-benar diturunkan dari Tuhanmu. Karena itu janganlah kamu sekali-kali tergolong orang yang meragukan kebenaran Al-Qur’an.

6:115

وَتَمَّتۡ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدۡقٗا وَعَدۡلٗاۚ لَّا مُبَدِّلَ لِكَلِمَٰتِهِۦۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُ ١١٥

Wahai Muhammad, janji dan ancaman Tuhanmu pasti berlaku. Janji dan ancaman Tuhanmu itu benar dan adil, dan tidak ada yang dapat merubahnya. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

6:116

وَإِن تُطِعۡ أَكۡثَرَ مَن فِي ٱلۡأَرۡضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِۚ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا ٱلظَّنَّ وَإِنۡ هُمۡ إِلَّا يَخۡرُصُونَ ١١٦

Wahai Muhammad, jika kamu menuruti kemauan sebagian besar manusia di muka bumi, niscaya mereka akan menyesatkan kamu dari agama Allah. Karena sebagian besar manusia hanya mengikuti angan-angan yang dibisikkan oleh hawa nafsu mereka, dan mereka hanyalah mengikuti slogan-slogan kosong.

6:117

إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعۡلَمُ مَن يَضِلُّ عَن سَبِيلِهِۦۖ وَهُوَ أَعۡلَمُ بِٱلۡمُهۡتَدِينَ ١١٧

Wahai Muhammad, sungguh Tuhanmu Maha Mengetahui siapa yang sesat dari agama-Nya. Allah Maha Mengetahui orang-orang yang mendapat hidayah.

6:118

فَكُلُواْ مِمَّا ذُكِرَ ٱسۡمُ ٱللَّهِ عَلَيۡهِ إِن كُنتُم بِـَٔايَٰتِهِۦ مُؤۡمِنِينَ ١١٨

Wahai kaum mukmin, makanlah hewan yang disembelih dengan menyebut nama Allah, jika kalian benar-benar beriman kepada Al-Qur’an.

6:119

وَمَا لَكُمۡ أَلَّا تَأۡكُلُواْ مِمَّا ذُكِرَ ٱسۡمُ ٱللَّهِ عَلَيۡهِ وَقَدۡ فَصَّلَ لَكُم مَّا حَرَّمَ عَلَيۡكُمۡ إِلَّا مَا ٱضۡطُرِرۡتُمۡ إِلَيۡهِۗ وَإِنَّ كَثِيرٗا لَّيُضِلُّونَ بِأَهۡوَآئِهِم بِغَيۡرِ عِلۡمٍۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعۡلَمُ بِٱلۡمُعۡتَدِينَ ١١٩

Wahai kaum mukmin, mengapa kalian tidak mau memakan daging hewan halal yang ketika menyembelihnya disebut nama Allah, padahal Allah telah menjelaskan kepada kalian secara rinci apa saja yang diharamkan bagi kalian. Kalian boleh memakan yang haram hanya ketika kalian dalam keadaan terpaksa. Kebanyakan manusia menjadi sesat karena mengikuti hawa nafsunya tanpa mempedulikan syari’at Allah sedikit pun. Allah adalah Tuhan kalian, Tuhan yang lebih mengetahui orang-orang yang melanggar syari’at-Nya.

6:120

وَذَرُواْ ظَٰهِرَ ٱلۡإِثۡمِ وَبَاطِنَهُۥٓۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَكۡسِبُونَ ٱلۡإِثۡمَ سَيُجۡزَوۡنَ بِمَا كَانُواْ يَقۡتَرِفُونَ ١٢٠

Wahai kaum mukmin, tinggalkanlah perbuatan dosa, baik ketika kalian bersama orang lain maupun ketika sendirian. Orang-orang yang melakukan perbuatan dosa, kelak akan diberi balasan setimpal dengan dosa yang mereka lakukan.

6:121

وَلَا تَأۡكُلُواْ مِمَّا لَمۡ يُذۡكَرِ ٱسۡمُ ٱللَّهِ عَلَيۡهِ وَإِنَّهُۥ لَفِسۡقٞۗ وَإِنَّ ٱلشَّيَٰطِينَ لَيُوحُونَ إِلَىٰٓ أَوۡلِيَآئِهِمۡ لِيُجَٰدِلُوكُمۡۖ وَإِنۡ أَطَعۡتُمُوهُمۡ إِنَّكُمۡ لَمُشۡرِكُونَ ١٢١

Wahai kaum mukmin, janganlah kalian memakan sembelihan yang ketika menyembelihnya tidak menyebut nama Allah. Sembelihan semacam itu haram. Setan telah membisikan kepada para pengikutnya agar mereka membantah kebenaran agama kalian. Jika kalian mengikuti bisikan setan, maka kalian termasuk golongan orang musyrik.

6:122

أَوَمَن كَانَ مَيۡتٗا فَأَحۡيَيۡنَٰهُ وَجَعَلۡنَا لَهُۥ نُورٗا يَمۡشِي بِهِۦ فِي ٱلنَّاسِ كَمَن مَّثَلُهُۥ فِي ٱلظُّلُمَٰتِ لَيۡسَ بِخَارِجٖ مِّنۡهَاۚ كَذَٰلِكَ زُيِّنَ لِلۡكَٰفِرِينَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ١٢٢

Wahai kaum mukmin, apakah orang yang semula kafir lalu Kami beri hidayah sehingga dia menjadi muslim yang shalih di tengah manusia sama dengan orang kafir yang tidak mau keluar dari kekafirannya? Begitulah setan menampakkan perbuatan-perbuatan sesat orang-orang kafir sebagai perbuatan yang baik di mata mereka.

6:123

وَكَذَٰلِكَ جَعَلۡنَا فِي كُلِّ قَرۡيَةٍ أَكَٰبِرَ مُجۡرِمِيهَا لِيَمۡكُرُواْ فِيهَاۖ وَمَا يَمۡكُرُونَ إِلَّا بِأَنفُسِهِمۡ وَمَا يَشۡعُرُونَ ١٢٣

Begitulah ketetapan Allah yang berlaku. Pada setiap negeri yang penduduknya durhaka kepada Allah, Kami angkat pemimpin-pemimpin yang jahat, lalu para pemimpin jahat itu melakukan tipu daya kepada rakyat negerinya. Tipu daya yang dilakukan para pemimpin jahat kepada rakyatnya itu hanyalah merugikan diri mereka sendiri, tetapi para pemimpin jahat itu tidak mau menyadari kesalahannya.

6:124

وَإِذَا جَآءَتۡهُمۡ ءَايَةٞ قَالُواْ لَن نُّؤۡمِنَ حَتَّىٰ نُؤۡتَىٰ مِثۡلَ مَآ أُوتِيَ رُسُلُ ٱللَّهِۘ ٱللَّهُ أَعۡلَمُ حَيۡثُ يَجۡعَلُ رِسَالَتَهُۥۗ سَيُصِيبُ ٱلَّذِينَ أَجۡرَمُواْ صَغَارٌ عِندَ ٱللَّهِ وَعَذَابٞ شَدِيدُۢ بِمَا كَانُواْ يَمۡكُرُونَ ١٢٤

Jika peringatan Al-Qur’an datang kepada para pemimpin Quraisy yang jahat itu, mereka berkata: “Kami tidak akan beriman sebelum Muhammad menampilkan mukjizat kepada kami seperti yang telah ditampilkan oleh rasul-rasul Allah sebelumnya.” Allah lebih tahu kepada siapa Dia berikan mukjizat-Nya. Para pemimpin Quraisy yang jahat itu akan tertimpa bencana yang menghinakan di sisi Allah, dan di akhirat mereka akan mendapatkan adzab yang sangat pedih karena tipu daya yang mereka lakukan di negerinya.

6:125

فَمَن يُرِدِ ٱللَّهُ أَن يَهۡدِيَهُۥ يَشۡرَحۡ صَدۡرَهُۥ لِلۡإِسۡلَٰمِۖ وَمَن يُرِدۡ أَن يُضِلَّهُۥ يَجۡعَلۡ صَدۡرَهُۥ ضَيِّقًا حَرَجٗا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِي ٱلسَّمَآءِۚ كَذَٰلِكَ يَجۡعَلُ ٱللَّهُ ٱلرِّجۡسَ عَلَى ٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ ١٢٥

Siapa saja yang cinta kepada kebenaran, niscaya Allah berikan hidayah kepadanya, dan akan dilapangkan hatinya untuk masuk Islam. Dan siapa saja yang suka berbuat dosa, niscaya Allah jadikan dia sesat dan bingung, sehingga dadanya terasa sempit lagi sesak bagaikan orang yang sedang mendaki tangga ke langit. Begitulah adzab Allah menimpa orang-orang yang tidak mau beriman.

6:126

وَهَٰذَا صِرَٰطُ رَبِّكَ مُسۡتَقِيمٗاۗ قَدۡ فَصَّلۡنَا ٱلۡأٓيَٰتِ لِقَوۡمٖ يَذَّكَّرُونَ ١٢٦

Wahai Muhammad, Islam adalah agama Tuhan kamu yang benar. Telah Kami jelaskan kebenaran Islam secara rinci dalam Al-Qur’an kepada kaum yang mau berpikir.

6:127

۞ لَهُمۡ دَارُ ٱلسَّلَٰمِ عِندَ رَبِّهِمۡۖ وَهُوَ وَلِيُّهُم بِمَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ١٢٧

Orang-orang mukmin akan mendapatkan negeri akhirat yang aman di sisi Tuhan mereka. Allah adalah Tuhan yang menjadi pelindung orang-orang mukmin, karena mereka telah beramal shalih.

6:128

وَيَوۡمَ يَحۡشُرُهُمۡ جَمِيعٗا يَٰمَعۡشَرَ ٱلۡجِنِّ قَدِ ٱسۡتَكۡثَرۡتُم مِّنَ ٱلۡإِنسِۖ وَقَالَ أَوۡلِيَآؤُهُم مِّنَ ٱلۡإِنسِ رَبَّنَا ٱسۡتَمۡتَعَ بَعۡضُنَا بِبَعۡضٖ وَبَلَغۡنَآ أَجَلَنَا ٱلَّذِيٓ أَجَّلۡتَ لَنَاۚ قَالَ ٱلنَّارُ مَثۡوَىٰكُمۡ خَٰلِدِينَ فِيهَآ إِلَّا مَا شَآءَ ٱللَّهُۚ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٞ ١٢٨

Wahai golongan jin, ingatlah hari kiamat. Pada hari itu Tuhan mengumpulkan semua jin dan manusia, lalu Allah berfirman: “Wahai golongan jin, kalian telah banyak memperdayakan manusia.” Golongan manusia pengikut jin berkata: “Wahai Tuhan kami, kami dan jin saling memberikan kesenangan sampai datang ajal yang telah Engkau tetapkan bagi kami.” Allah berfirman: “Wahai golongan jin dan manusia, nerakalah tempat tinggal kalian, dan kalian kekal di dalamnya. Hanya dengan izin Allah semata, ada orang-orang yang dikeluarkan dari neraka.” Allah Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui.

6:129

وَكَذَٰلِكَ نُوَلِّي بَعۡضَ ٱلظَّٰلِمِينَ بَعۡضَۢا بِمَا كَانُواْ يَكۡسِبُونَ ١٢٩

Begitulah ketetapan Kami bagi orang-orang yang berbuat zhalim. Orang-orang zhalim itu saling tolong menolong dalam berbuat dosa.

Manusia Diberi Balasan Sesuai Amalnya

6:130

يَٰمَعۡشَرَ ٱلۡجِنِّ وَٱلۡإِنسِ أَلَمۡ يَأۡتِكُمۡ رُسُلٞ مِّنكُمۡ يَقُصُّونَ عَلَيۡكُمۡ ءَايَٰتِي وَيُنذِرُونَكُمۡ لِقَآءَ يَوۡمِكُمۡ هَٰذَاۚ قَالُواْ شَهِدۡنَا عَلَىٰٓ أَنفُسِنَاۖ وَغَرَّتۡهُمُ ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا وَشَهِدُواْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ أَنَّهُمۡ كَانُواْ كَٰفِرِينَ ١٣٠

Pada hari kiamat Allah berfirman: “Wahai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepada kalian rasul-rasul Allah dari jenis kalian sendiri? Rasul-rasul itu membacakan firman-firman-Ku kepada kalian, dan menyampaikan ancaman kepada kalian tentang adanya hari pertemuan dengan Allah.” Mereka menjawab: “Kami menjadi saksi atas diri kami yang melalaikan hari ini.” Mereka terpedaya oleh kesenangan hidup di dunia. Golongan jin dan manusia bersaksi atas diri mereka sendiri bahwa mereka di dunia dahulu benar-benar kafir kepada rasul-rasul Allah.

6:131

ذَٰلِكَ أَن لَّمۡ يَكُن رَّبُّكَ مُهۡلِكَ ٱلۡقُرَىٰ بِظُلۡمٖ وَأَهۡلُهَا غَٰفِلُونَ ١٣١

Wahai Muhammad, Tuhanmu tidak akan pernah berlaku zhalim. Tuhanmu tidak menghancurkan negeri-negeri yang penduduknya melalaikan adzab akhirat sebelum Tuhanmu mengutus rasul kepada mereka untuk memberikan peringatan.

6:132

وَلِكُلّٖ دَرَجَٰتٞ مِّمَّا عَمِلُواْۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَٰفِلٍ عَمَّا يَعۡمَلُونَ ١٣٢

Setiap manusia dan jin akan mendapatkan balasan berbeda-beda sesuai dengan amal mereka. Wahai Muhammad, Tuhanmu sama sekali tidaklah melalaikan perbuatan manusia dan jin.

6:133

وَرَبُّكَ ٱلۡغَنِيُّ ذُو ٱلرَّحۡمَةِۚ إِن يَشَأۡ يُذۡهِبۡكُمۡ وَيَسۡتَخۡلِفۡ مِنۢ بَعۡدِكُم مَّا يَشَآءُ كَمَآ أَنشَأَكُم مِّن ذُرِّيَّةِ قَوۡمٍ ءَاخَرِينَ ١٣٣

Wahai Muhammad, Tuhanmu Mahakaya lagi Maha Menguasai semua rahmat. Wahai manusia, jika Tuhan kalian menghendaki melenyapkan kalian, maka dengan mudah Dia menggantikannya dengan manusia lain yang mau taat kepada-Nya, sebagaimana mudahnya Tuhanmu mengembang-biakkan kalian dari nenek moyang kalian.

6:134

إِنَّ مَا تُوعَدُونَ لَأٓتٖۖ وَمَآ أَنتُم بِمُعۡجِزِينَ ١٣٤

Wahai manusia dan jin, ancaman adzab akhirat yang disampaikan kepada kalian itu pasti datang. Kalian pasti tidak akan berdaya menolaknya.

6:135

قُلۡ يَٰقَوۡمِ ٱعۡمَلُواْ عَلَىٰ مَكَانَتِكُمۡ إِنِّي عَامِلٞۖ فَسَوۡفَ تَعۡلَمُونَ مَن تَكُونُ لَهُۥ عَٰقِبَةُ ٱلدَّارِۚ إِنَّهُۥ لَا يُفۡلِحُ ٱلظَّٰلِمُونَ ١٣٥

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaummu yang kafir: “Wahai kaumku, teruskanlah kebiasaan kalian berbuat dosa. Aku akan tetap mengajak kalian kepada agama Allah. Di akhirat kelak, kalian akan mengetahui siapakah yang akan mendapatkan nasib baik. Orang-orang yang berbuat dosa tidak akan pernah beruntung di dunia dan di akhirat.”

Orang-Orang Musyrik Membuat Ritual-Ritual Palsu

6:136

وَجَعَلُواْ لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ ٱلۡحَرۡثِ وَٱلۡأَنۡعَٰمِ نَصِيبٗا فَقَالُواْ هَٰذَا لِلَّهِ بِزَعۡمِهِمۡ وَهَٰذَا لِشُرَكَآئِنَاۖ فَمَا كَانَ لِشُرَكَآئِهِمۡ فَلَا يَصِلُ إِلَى ٱللَّهِۖ وَمَا كَانَ لِلَّهِ فَهُوَ يَصِلُ إِلَىٰ شُرَكَآئِهِمۡۗ سَآءَ مَا يَحۡكُمُونَ ١٣٦

Kaum musyrik mempersembahkan sebagian tumbuh-tumbuhan di ladang-ladang mereka dan anak hewan yang dilahirkan oleh ternak mereka kepada Allah. Kaum musyrik berkata sesuai anggapan mereka: “Bagian ini untuk Allah, dan bagian itu untuk berhala-berhala kami.” Bagian untuk berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah, tetapi bagian untuk Allah sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruk anggapan yang mereka percayai itu.

6:137

وَكَذَٰلِكَ زَيَّنَ لِكَثِيرٖ مِّنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ قَتۡلَ أَوۡلَٰدِهِمۡ شُرَكَآؤُهُمۡ لِيُرۡدُوهُمۡ وَلِيَلۡبِسُواْ عَلَيۡهِمۡ دِينَهُمۡۖ وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ مَا فَعَلُوهُۖ فَذَرۡهُمۡ وَمَا يَفۡتَرُونَ ١٣٧

Begitulah setan-setan menampakkan kepada kebanyakan kaum musyrik bahwa membunuh anak-anak mereka sebagai tradisi yang baik. Mereka melemparkan anak-anak mereka dari tempat yang tinggi. Kaum musyrik menciptakan agama sendiri dengan mencampur-adukkan kebenaran dengan kebatilan. Sekiranya Allah mau menurunkan adzab kepada mereka sebelum mereka berbuat dosa, tentu mereka tidak dapat melakukan perbuatan dosa itu. Wahai Muhammad, biarkanlah mereka meneruskan kebohongan-kebohongan mereka.

6:138

وَقَالُواْ هَٰذِهِۦٓ أَنۡعَٰمٞ وَحَرۡثٌ حِجۡرٞ لَّا يَطۡعَمُهَآ إِلَّا مَن نَّشَآءُ بِزَعۡمِهِمۡ وَأَنۡعَٰمٌ حُرِّمَتۡ ظُهُورُهَا وَأَنۡعَٰمٞ لَّا يَذۡكُرُونَ ٱسۡمَ ٱللَّهِ عَلَيۡهَا ٱفۡتِرَآءً عَلَيۡهِۚ سَيَجۡزِيهِم بِمَا كَانُواْ يَفۡتَرُونَ ١٣٨

Kaum musyrik berkata: “Ternak-ternak dan ladang-ladang inilah yang menjadi penyelamat kehidupan kita. Karena itu ternak-ternak dan hasil ladang-ladang ini tidak boleh dimakan, kecuali oleh orang-orang tertentu yang kami kehendaki.” Begitulah anggapan dusta mereka. Mereka mengharamkan beberapa ternak untuk ditunggangi dan beberapa ternak mereka sembelih tanpa menyebut nama Allah. Begitulah kebohongan-kebohongan yang mereka atas namakan agama. Allah akan menimpakan adzab kepada mereka di akhirat, karena mereka suka berbohong.

6:139

وَقَالُواْ مَا فِي بُطُونِ هَٰذِهِ ٱلۡأَنۡعَٰمِ خَالِصَةٞ لِّذُكُورِنَا وَمُحَرَّمٌ عَلَىٰٓ أَزۡوَٰجِنَاۖ وَإِن يَكُن مَّيۡتَةٗ فَهُمۡ فِيهِ شُرَكَآءُۚ سَيَجۡزِيهِمۡ وَصۡفَهُمۡۚ إِنَّهُۥ حَكِيمٌ عَلِيمٞ ١٣٩

Kaum musyrik berkata: “Anak yang ada dalam perut ternak-ternak ini khusus untuk kaum laki-laki kami, dan diharamkan bagi kaum perempuan.” Apabila anak hewan itu lahir kemudian mati, mereka bersama-sama memakannya. Allah akan menimpakan adzab kepada mereka di akhirat karena mereka suka berbohong. Allah Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui kebohongan mereka.

6:140

قَدۡ خَسِرَ ٱلَّذِينَ قَتَلُوٓاْ أَوۡلَٰدَهُمۡ سَفَهَۢا بِغَيۡرِ عِلۡمٖ وَحَرَّمُواْ مَا رَزَقَهُمُ ٱللَّهُ ٱفۡتِرَآءً عَلَى ٱللَّهِۚ قَدۡ ضَلُّواْ وَمَا كَانُواْ مُهۡتَدِينَ ١٤٠

Amat celaka orang-orang yang membunuh anak-anak perempuan mereka karena keyakinan sesat mereka. Mereka tidak meyakini bahwa Allah menjamin rezeki anak-anak perempuan mereka. Kaum musyrik tidak punya andil memberikan rezeki yang Allah berikan kepada anak-anak perempuan mereka. Keyakinan kaum musyrik adalah dusta yang mereka atas namakan agama. Mereka telah sesat dan tidak mendapatkan hidayah dari Allah.

6:141

۞ وَهُوَ ٱلَّذِيٓ أَنشَأَ جَنَّٰتٖ مَّعۡرُوشَٰتٖ وَغَيۡرَ مَعۡرُوشَٰتٖ وَٱلنَّخۡلَ وَٱلزَّرۡعَ مُخۡتَلِفًا أُكُلُهُۥ وَٱلزَّيۡتُونَ وَٱلرُّمَّانَ مُتَشَٰبِهٗا وَغَيۡرَ مُتَشَٰبِهٖۚ كُلُواْ مِن ثَمَرِهِۦٓ إِذَآ أَثۡمَرَ وَءَاتُواْ حَقَّهُۥ يَوۡمَ حَصَادِهِۦۖ وَلَا تُسۡرِفُوٓاْۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلۡمُسۡرِفِينَ ١٤١

Allah adalah Tuhan yang telah menciptakan kebun-kebun yang rimbun dan yang tidak rimbun, kurma, tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam rasa buahnya, dan zaitun serta delima yang serupa dan yang tidak serupa warnanya. Wahai kaum mukmin, makanlah buahnya setelah tumbuh-tumbuhan itu berbuah dan bayarkanlah zakatnya pada hari mengetamnya. Janganlah kalian berlebih-lebihan memakannya. Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.

6:142

وَمِنَ ٱلۡأَنۡعَٰمِ حَمُولَةٗ وَفَرۡشٗاۚ كُلُواْ مِمَّا رَزَقَكُمُ ٱللَّهُ وَلَا تَتَّبِعُواْ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيۡطَٰنِۚ إِنَّهُۥ لَكُمۡ عَدُوّٞ مُّبِينٞ ١٤٢

Di antara hewan-hewan itu ada yang menjadi tunggangan dan ada pula yang diambil bulunya untuk pakaian. Wahai kaum mukmin, makanlah dari rezeki yang telah Allah berikan kepada kalian. Janganlah kalian mengikuti perbuatan setan. Setan adalah musuh kalian yang sangat nyata.

6:143

ثَمَٰنِيَةَ أَزۡوَٰجٖۖ مِّنَ ٱلضَّأۡنِ ٱثۡنَيۡنِ وَمِنَ ٱلۡمَعۡزِ ٱثۡنَيۡنِۗ قُلۡ ءَآلذَّكَرَيۡنِ حَرَّمَ أَمِ ٱلۡأُنثَيَيۡنِ أَمَّا ٱشۡتَمَلَتۡ عَلَيۡهِ أَرۡحَامُ ٱلۡأُنثَيَيۡنِۖ نَبِّـُٔونِي بِعِلۡمٍ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ١٤٣

Ada delapan pasang hewan, dua pasang domba, dan dua pasang kambing. Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Apakah yang jantan yang diharamkan, ataukah yang betina, ataukah janin yang dikandung induknya? Wahai kaum kafir Quraisy, jelaskanlah kepadaku dengan dalil-dalil yang benar, jika keyakinan yang kalian ikuti itu benar.”

6:144

وَمِنَ ٱلۡإِبِلِ ٱثۡنَيۡنِ وَمِنَ ٱلۡبَقَرِ ٱثۡنَيۡنِۗ قُلۡ ءَآلذَّكَرَيۡنِ حَرَّمَ أَمِ ٱلۡأُنثَيَيۡنِ أَمَّا ٱشۡتَمَلَتۡ عَلَيۡهِ أَرۡحَامُ ٱلۡأُنثَيَيۡنِۖ أَمۡ كُنتُمۡ شُهَدَآءَ إِذۡ وَصَّىٰكُمُ ٱللَّهُ بِهَٰذَاۚ فَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبٗا لِّيُضِلَّ ٱلنَّاسَ بِغَيۡرِ عِلۡمٍۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهۡدِي ٱلۡقَوۡمَ ٱلظَّٰلِمِينَ ١٤٤

Dua pasang unta dan dua pasang sapi. Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Apakah yang jantan yang diharamkan, ataukah yang betina, ataukah janin yang dikandung induknya? Adakah kalian dahulu turut hadir menjadi saksi, ketika Allah menjelaskan hal itu kepada kalian?” Siapakah sebenarnya yang lebih zhalim daripada orang-orang yang telah berbohong atas nama agama tanpa sadar untuk menyesatkan manusia? Allah tidak akan memberi hidayah kepada orang-orang musyrik.

6:145

قُل لَّآ أَجِدُ فِي مَآ أُوحِيَ إِلَيَّ مُحَرَّمًا عَلَىٰ طَاعِمٖ يَطۡعَمُهُۥٓ إِلَّآ أَن يَكُونَ مَيۡتَةً أَوۡ دَمٗا مَّسۡفُوحًا أَوۡ لَحۡمَ خِنزِيرٖ فَإِنَّهُۥ رِجۡسٌ أَوۡ فِسۡقًا أُهِلَّ لِغَيۡرِ ٱللَّهِ بِهِۦۚ فَمَنِ ٱضۡطُرَّ غَيۡرَ بَاغٖ وَلَا عَادٖ فَإِنَّ رَبَّكَ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ١٤٥

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Aku tidak menemukan syari’at dalam kitab yang diwahyukan kepadaku tentang hal-hal yang kalian haramkan seperti keyakinan kaum jahiliyah. Adapun yang diharamkan untuk dimakan hanyalah bangkai, darah yang mengalir, dan daging babi. Karena semua itu adalah barang kotor atau menjijikkan. Begitu juga semua sembelihan yang disembelih dengan menyebut nama tuhan selain Allah. Siapa saja yang terpaksa atau tanpa sengaja dan tidak melampaui batas memakan barang yang diharamkan itu, Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.”

6:146

وَعَلَى ٱلَّذِينَ هَادُواْ حَرَّمۡنَا كُلَّ ذِي ظُفُرٖۖ وَمِنَ ٱلۡبَقَرِ وَٱلۡغَنَمِ حَرَّمۡنَا عَلَيۡهِمۡ شُحُومَهُمَآ إِلَّا مَا حَمَلَتۡ ظُهُورُهُمَآ أَوِ ٱلۡحَوَايَآ أَوۡ مَا ٱخۡتَلَطَ بِعَظۡمٖۚ ذَٰلِكَ جَزَيۡنَٰهُم بِبَغۡيِهِمۡۖ وَإِنَّا لَصَٰدِقُونَ ١٤٦

Kami telah mengharamkan bagi kaum Yahudi, semua hewan yang berkuku. Kami juga mengharamkan kepada mereka lemak sapi dan domba, kecuali lemak yang ada pada bagian punggung hewan itu, atau yang melekat pada daging dan tulang. Begitulah ketetapan Kami untuk menghukum kaum Yahudi karena mereka suka berlaku zhalim. Kami benar-benar jujur dalam menceritakan syari’at yang ditetapkan bagi kaum Yahudi.

6:147

فَإِن كَذَّبُوكَ فَقُل رَّبُّكُمۡ ذُو رَحۡمَةٖ وَٰسِعَةٖ وَلَا يُرَدُّ بَأۡسُهُۥ عَنِ ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡمُجۡرِمِينَ ١٤٧

Wahai Muhammad, jika kaum Yahudi mendustakan kamu, katakanlah kepada mereka: “Tuhan kalian adalah Tuhan yang memiliki rahmat yang sangat luas ; dan adzab-Nya tidak akan dapat dihindari oleh orang-orang yang suka berbuat dosa.”

6:148

سَيَقُولُ ٱلَّذِينَ أَشۡرَكُواْ لَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ مَآ أَشۡرَكۡنَا وَلَآ ءَابَآؤُنَا وَلَا حَرَّمۡنَا مِن شَيۡءٖۚ كَذَٰلِكَ كَذَّبَ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡ حَتَّىٰ ذَاقُواْ بَأۡسَنَاۗ قُلۡ هَلۡ عِندَكُم مِّنۡ عِلۡمٖ فَتُخۡرِجُوهُ لَنَآۖ إِن تَتَّبِعُونَ إِلَّا ٱلظَّنَّ وَإِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا تَخۡرُصُونَ ١٤٨

Kaum musyrik Quraisy berkata: “Kalau Allah menghendaki, tentu kami tidak menjadi musyrik. Nenek moyang kami juga tidak menjadi musyrik, dan kami juga tidak akan mengharamkan apa pun.” Begitulah kaum musyrik sebelum mereka selalu mendustakan seruan rasul Allah sampai mereka merasakan adzab Kami. Wahai Muhammad, tanyakanlah kepada kaum musyrik Quraisy: “Apakah kalian mempunyai dalil untuk keterangan kalian itu, sehingga kalian dapat menjelaskannya kepada kami? Kalian semata-mata mengikuti sangkaan, dan kalian hanya pandai mengada-ada.”

6:149

قُلۡ فَلِلَّهِ ٱلۡحُجَّةُ ٱلۡبَٰلِغَةُۖ فَلَوۡ شَآءَ لَهَدَىٰكُمۡ أَجۡمَعِينَ ١٤٩

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum musyrik Quraisy: “Allah memiliki bukti yang jelas tentang kebohongan kalian. Sekiranya Allah menghendaki kalian semua menjadi mukmin, niscaya Allah akan memberi hidayah kepada kalian. Akan tetapi ternyata kalian lebih menyukai kesesatan. “

6:150

قُلۡ هَلُمَّ شُهَدَآءَكُمُ ٱلَّذِينَ يَشۡهَدُونَ أَنَّ ٱللَّهَ حَرَّمَ هَٰذَاۖ فَإِن شَهِدُواْ فَلَا تَشۡهَدۡ مَعَهُمۡۚ وَلَا تَتَّبِعۡ أَهۡوَآءَ ٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا وَٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡأٓخِرَةِ وَهُم بِرَبِّهِمۡ يَعۡدِلُونَ ١٥٠

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum musyrik Quraisy: “Hadirkanlah teman-teman kalian untuk bersaksi bahwa Allah mengharamkan hewan-hewan yang kalian haramkan itu.” Wahai Muhammad, jika mereka mau bersaksi, kamu jangan mempercayai kesaksian teman-teman mereka karena mereka berdusta. Jangan pula kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah mendustakan agama Allah. Mereka tidak beriman kepada hari akhirat dan menyetarakan tuhan mereka dengan Allah.

6:151

۞ قُلۡ تَعَالَوۡاْ أَتۡلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمۡ عَلَيۡكُمۡۖ أَلَّا تُشۡرِكُواْ بِهِۦ شَيۡـٔٗاۖ وَبِٱلۡوَٰلِدَيۡنِ إِحۡسَٰنٗاۖ وَلَا تَقۡتُلُوٓاْ أَوۡلَٰدَكُم مِّنۡ إِمۡلَٰقٖ نَّحۡنُ نَرۡزُقُكُمۡ وَإِيَّاهُمۡۖ وَلَا تَقۡرَبُواْ ٱلۡفَوَٰحِشَ مَا ظَهَرَ مِنۡهَا وَمَا بَطَنَۖ وَلَا تَقۡتُلُواْ ٱلنَّفۡسَ ٱلَّتِي حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلۡحَقِّۚ ذَٰلِكُمۡ وَصَّىٰكُم بِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ ١٥١

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum musyrik Quraisy: “Kemarilah kalian. Aku akan membacakan kepada kalian apa-apa yang Tuhan haramkan bagi kalian. Yang diharamkan adalah menyekutukan sesuatu apa pun dengan Allah. Kalian diwajibkan untuk berbuat baik kepada ibu bapak. Kalian diharamkan membunuh anak-anak kalian karena takut melarat. Allah lah yang memberi rezeki kepada kalian dan anak-anak kalian. Kalian diharamkan mendekati zina, baik terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi. Kalian diharamkan membunuh jiwa yang Allah telah haramkan membunuhnya, kecuali ada alasan yang benar. Demikianlah Allah mengajarkan syari’at-Nya kepada kalian supaya kalian mau berpikir.

6:152

وَلَا تَقۡرَبُواْ مَالَ ٱلۡيَتِيمِ إِلَّا بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُ حَتَّىٰ يَبۡلُغَ أَشُدَّهُۥۚ وَأَوۡفُواْ ٱلۡكَيۡلَ وَٱلۡمِيزَانَ بِٱلۡقِسۡطِۖ لَا نُكَلِّفُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَاۖ وَإِذَا قُلۡتُمۡ فَٱعۡدِلُواْ وَلَوۡ كَانَ ذَا قُرۡبَىٰۖ وَبِعَهۡدِ ٱللَّهِ أَوۡفُواْۚ ذَٰلِكُمۡ وَصَّىٰكُم بِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ ١٥٢

Kalian diharamkan mengelola harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik sampai anak yatim itu dewasa. Kalian diwajibkan menyempurnakan takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak akan memaksa manusia berbuat di luar kemampuannya. Jika kalian berkata, berkatalah dengan jujur walaupun menyangkut kepentingan kerabat-kerabat kalian. Kalian diwajibkan menyempurnakan janji kepada Allah. Demikianlah Allah mengajarkan syari’at-Nya kepada kalian supaya kalian selalu ingat.”

6:153

وَأَنَّ هَٰذَا صِرَٰطِي مُسۡتَقِيمٗا فَٱتَّبِعُوهُۖ وَلَا تَتَّبِعُواْ ٱلسُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمۡ عَن سَبِيلِهِۦۚ ذَٰلِكُمۡ وَصَّىٰكُم بِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ ١٥٣

Perintah dan larangan ini adalah syari’at-Ku yang benar. Wahai manusia, ikutilah syari’at-Ku itu. Janganlah kalian mengikuti tatanan-tatanan hidup yang lain, karena tatanan-tatanan hidup yang lain itu pasti akan menjauhkan kalian dari syari’at-Nya. Demikianlah Tuhan mengajarkan syari’at-Nya kepada kalian supaya kalian taat kepada Allah dan bertauhid.”

6:154

ثُمَّ ءَاتَيۡنَا مُوسَى ٱلۡكِتَٰبَ تَمَامًا عَلَى ٱلَّذِيٓ أَحۡسَنَ وَتَفۡصِيلٗا لِّكُلِّ شَيۡءٖ وَهُدٗى وَرَحۡمَةٗ لَّعَلَّهُم بِلِقَآءِ رَبِّهِمۡ يُؤۡمِنُونَ ١٥٤

Kami telah berikan Taurat kepada Musa untuk menyempurnakan nikmat Kami kepada Musa dan para pengikutnya. Taurat berisi syari’at yang rinci untuk pedoman menyelesaikan hal-hal yang dihadapi kaum Musa. Taurat menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum Musa, supaya mereka beriman kepada hari akhirat, hari manusia bertemu dengan Tuhannya.

6:155

وَهَٰذَا كِتَٰبٌ أَنزَلۡنَٰهُ مُبَارَكٞ فَٱتَّبِعُوهُ وَٱتَّقُواْ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ ١٥٥

Al-Qur’an ini adalah sebuah kitab yang sangat besar barakahnya, yang Kami turunkan kepada manusia. Wahai manusia, ikutilah Al-Qur’an ini dan taatilah supaya kalian mendapat rahmat.

6:156

أَن تَقُولُوٓاْ إِنَّمَآ أُنزِلَ ٱلۡكِتَٰبُ عَلَىٰ طَآئِفَتَيۡنِ مِن قَبۡلِنَا وَإِن كُنَّا عَن دِرَاسَتِهِمۡ لَغَٰفِلِينَ ١٥٦

Wahai kaum Quraisy, kalian jangan berkata: “Kitab Allah hanya diturunkan kepada dua golongan sebelum kami, yaitu kaum Yahudi dan Nasrani. Dan kami tidak pernah dapat mengerti isi kitab yang dibaca oleh para pendeta Yahudi dan Nasrani itu.”

6:157

أَوۡ تَقُولُواْ لَوۡ أَنَّآ أُنزِلَ عَلَيۡنَا ٱلۡكِتَٰبُ لَكُنَّآ أَهۡدَىٰ مِنۡهُمۡۚ فَقَدۡ جَآءَكُم بَيِّنَةٞ مِّن رَّبِّكُمۡ وَهُدٗى وَرَحۡمَةٞۚ فَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّن كَذَّبَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَصَدَفَ عَنۡهَاۗ سَنَجۡزِي ٱلَّذِينَ يَصۡدِفُونَ عَنۡ ءَايَٰتِنَا سُوٓءَ ٱلۡعَذَابِ بِمَا كَانُواْ يَصۡدِفُونَ ١٥٧

Atau kalian juga jangan berkata: “Sekiranya kepada kami diturunkan sebuah kitab, tentu kami akan lebih mendapatkan petunjuk daripada kaum Yahudi dan Nasrani.” Sungguh Al-Qur’an telah datang kepada kalian dari Tuhan kalian sebagai petunjuk dan rahmat. Karena itu, adakah golongan yang lebih zhalim daripada orang-orang yang mendustakan Al-Qur’an dan menjauhinya? Kelak Kami akan menimpakan adzab yang berat kepada orang-orang yang mendustakan Al-Qur’an. Mereka itu telah menjauhkan diri dari petunjuk Kami.

6:158

هَلۡ يَنظُرُونَ إِلَّآ أَن تَأۡتِيَهُمُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ أَوۡ يَأۡتِيَ رَبُّكَ أَوۡ يَأۡتِيَ بَعۡضُ ءَايَٰتِ رَبِّكَۗ يَوۡمَ يَأۡتِي بَعۡضُ ءَايَٰتِ رَبِّكَ لَا يَنفَعُ نَفۡسًا إِيمَٰنُهَا لَمۡ تَكُنۡ ءَامَنَتۡ مِن قَبۡلُ أَوۡ كَسَبَتۡ فِيٓ إِيمَٰنِهَا خَيۡرٗاۗ قُلِ ٱنتَظِرُوٓاْ إِنَّا مُنتَظِرُونَ ١٥٨

Bukankah kaum kafir itu hanya menantikan datangnya malaikat pencabut nyawa mereka, atau menantikan turunnya adzab dari Tuhanmu, atau menantikan datangnya tanda-tanda hari kiamat? Pada hari itu, iman seseorang tidaklah bermanfaat bagi dirinya, bila sebelumnya ia tidak beriman. Atau ia beriman, tetapi tidak beramal shalih. Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir: “Nantikanlah adzab Allah. Kami juga ingin menyaksikan datangnya adzab itu kepada kalian.”

6:159

إِنَّ ٱلَّذِينَ فَرَّقُواْ دِينَهُمۡ وَكَانُواْ شِيَعٗا لَّسۡتَ مِنۡهُمۡ فِي شَيۡءٍۚ إِنَّمَآ أَمۡرُهُمۡ إِلَى ٱللَّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُواْ يَفۡعَلُونَ ١٥٩

Wahai Muhammad, kamu sama sekali bukan termasuk golongan orang yang menerima sebagian ajaran agama Allah dan menolak sebagian lainnya, sehingga muncul berbagai sekte agama. Kedurhakaan mereka kepada Allah, penyelesaiannya terserah kepada Allah. Kelak di akhirat, Allah akan menjelaskan kepada mereka apa yang telah mereka lakukan di dunia dahulu.

6:160

مَن جَآءَ بِٱلۡحَسَنَةِ فَلَهُۥ عَشۡرُ أَمۡثَالِهَاۖ وَمَن جَآءَ بِٱلسَّيِّئَةِ فَلَا يُجۡزَىٰٓ إِلَّا مِثۡلَهَا وَهُمۡ لَا يُظۡلَمُونَ ١٦٠

Siapa saja yang beramal shalih, ia akan mendapatkan pahala sepuluh kali lipat dari amalnya. Siapa saja yang berbuat dosa, ia akan diberi balasan yang setimpal dengan dosanya itu. Orang-orang yang berbuat dosa tidak akan dihukum secara zhalim di akhirat kelak.

6:161

قُلۡ إِنَّنِي هَدَىٰنِي رَبِّيٓ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ دِينٗا قِيَمٗا مِّلَّةَ إِبۡرَٰهِيمَ حَنِيفٗاۚ وَمَا كَانَ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ ١٦١

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Tuhanku telah memberiku hidayah untuk mengikuti Islam, agama yang benar, agama Ibrahim, agama tauhid. Ibrahim sama sekali bukan dari golongan orang musyrik.”

6:162

قُلۡ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحۡيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ١٦٢

Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Shalatku, semua ibadahku, amal shalih selama hidupku, dan keimananku sampai aku mati, semuanya demi mencari keridhaan Allah, Tuhan yang menguasai seluruh alam.

6:163

لَا شَرِيكَ لَهُۥۖ وَبِذَٰلِكَ أُمِرۡتُ وَأَنَا۠ أَوَّلُ ٱلۡمُسۡلِمِينَ ١٦٣

Tidak ada makhluk yang menyamai Allah. Karena itu, aku diperintahkan untuk mengesakan-Nya. Aku adalah orang yang pertama di antara kalian yang mengikuti Islam.”

6:164

قُلۡ أَغَيۡرَ ٱللَّهِ أَبۡغِي رَبّٗا وَهُوَ رَبُّ كُلِّ شَيۡءٖۚ وَلَا تَكۡسِبُ كُلُّ نَفۡسٍ إِلَّا عَلَيۡهَاۚ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٞ وِزۡرَ أُخۡرَىٰۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُم مَّرۡجِعُكُمۡ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمۡ فِيهِ تَخۡتَلِفُونَ ١٦٤

Wahai Muhammad, tanyakanlah kepada kaum kafir Quraisy: “Apakah patut selain Allah aku percayai sebagai tuhan? Padahal Allah adalah Tuhan yang Maha Berkuasa atas apa saja.” Apa saja dosa yang dilakukan oleh seseorang, ia bertanggung jawab atas dosanya itu. Seseorang tidak menanggung dosa orang lain. Kemudian kepada Allah lah kalian akan dikembalikan pada hari kiamat. Allah akan menjelaskan kepada kalian agama yang benar yang kalian perselisihkan di dunia.

6:165

وَهُوَ ٱلَّذِي جَعَلَكُمۡ خَلَٰٓئِفَ ٱلۡأَرۡضِ وَرَفَعَ بَعۡضَكُمۡ فَوۡقَ بَعۡضٖ دَرَجَٰتٖ لِّيَبۡلُوَكُمۡ فِي مَآ ءَاتَىٰكُمۡۗ إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ ٱلۡعِقَابِ وَإِنَّهُۥ لَغَفُورٞ رَّحِيمُۢ ١٦٥

Wahai manusia, Allah adalah Tuhan yang menjadikan kalian sebagai pengelola-pengelola di bumi. Allah menjadikan nasib kalian berbeda-beda, sehingga sebagian kalian ada yang melebihi sebagian lainnya. Perbedaan nasib itu untuk menguji kalian dalam menggunakan nikmat-nikmat Allah yang diberikan kepada kalian. Tuhan kalian sangat cepat dalam menimpakan siksa-Nya kepada orang yang durhaka. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.