النِّسَاء

An-Nisā’

Wanita · Madaniyah · 176 ayat

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Dengan nama Allah Yang Mahaluas dan kekal belas kasih-Nya kepada orang mukmin lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.

Kesatuan Manusia dan Tanggung Jawabnya terhadap Keluarga dan Kerabat

4:1

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُواْ رَبَّكُمُ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفۡسٖ وَٰحِدَةٖ وَخَلَقَ مِنۡهَا زَوۡجَهَا وَبَثَّ مِنۡهُمَا رِجَالٗا كَثِيرٗا وَنِسَآءٗۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ ٱلَّذِي تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلۡأَرۡحَامَۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيۡكُمۡ رَقِيبٗا ١

Wahai manusia, taatlah kepada Tuhan kalian yang telah menciptakan kalian dari diri yang satu, kemudian menciptakan pasangannya dari diri yang satu itu. Dari seorang laki-laki dan seorang perempuan pertama itulah Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Taatlah kepada Allah, Tuhan yang menjadi tumpuan kalian ketika kalian meminta rahmat-Nya. Jagalah ikatan kerabat kalian. Allah selalu mengawasi perbuatan kalian.

4:2

وَءَاتُواْ ٱلۡيَتَٰمَىٰٓ أَمۡوَٰلَهُمۡۖ وَلَا تَتَبَدَّلُواْ ٱلۡخَبِيثَ بِٱلطَّيِّبِۖ وَلَا تَأۡكُلُوٓاْ أَمۡوَٰلَهُمۡ إِلَىٰٓ أَمۡوَٰلِكُمۡۚ إِنَّهُۥ كَانَ حُوبٗا كَبِيرٗا ٢

Wahai kaum mukmin, berikanlah harta anak-anak yatim yang telah baligh itu kepada mereka. Janganlah kalian tukar harta anak yatim yang baik dengan harta kalian yang buruk, dan jangan pula kalian campurkan harta anak yatim dengan harta kalian. Sungguh menukar dan mencampur harta anak yatim dengan harta kalian adalah dosa yang sangat besar.

4:3

وَإِنۡ خِفۡتُمۡ أَلَّا تُقۡسِطُواْ فِي ٱلۡيَتَٰمَىٰ فَٱنكِحُواْ مَا طَابَ لَكُم مِّنَ ٱلنِّسَآءِ مَثۡنَىٰ وَثُلَٰثَ وَرُبَٰعَۖ فَإِنۡ خِفۡتُمۡ أَلَّا تَعۡدِلُواْ فَوَٰحِدَةً أَوۡ مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُكُمۡۚ ذَٰلِكَ أَدۡنَىٰٓ أَلَّا تَعُولُواْ ٣

Wahai kaum mukmin, jika kalian khawatir tidak dapat berlaku adil dalam mengurus harta anak-anak perempuan yatim yang kalian asuh karena kalian ingin menikahi anak perempuan yatim itu, maka janganlah kalian nikah dengan anak perempuan yatim itu. Akan tetapi nikahlah kalian dengan perempuan lain yang kalian senangi, dua orang, tiga orang atau empat orang. Jika kalian khawatir tidak dapat berlaku adil kepada istri-istri kalian, maka nikahilah seorang perempuan saja, atau nikahlah dengan hamba perempuan yang kalian miliki. Menikah dengan seorang perempuan saja, lebih dapat menyelamatkan kalian dari berbuat tidak adil.

4:4

وَءَاتُواْ ٱلنِّسَآءَ صَدُقَٰتِهِنَّ نِحۡلَةٗۚ فَإِن طِبۡنَ لَكُمۡ عَن شَيۡءٖ مِّنۡهُ نَفۡسٗا فَكُلُوهُ هَنِيٓـٔٗا مَّرِيٓـٔٗا ٤

Wahai kaum mukmin, berikanlah maskawin kepada perempuan-perempuan yang kalian nikahi sebagai suatu pemberian yang menyenangkan. Wahai para suami, jika para istri memberikan dengan suka rela sebagian maskawin mereka kepada kalian, makanlah harta itu dengan senang hati.

4:5

وَلَا تُؤۡتُواْ ٱلسُّفَهَآءَ أَمۡوَٰلَكُمُ ٱلَّتِي جَعَلَ ٱللَّهُ لَكُمۡ قِيَٰمٗا وَٱرۡزُقُوهُمۡ فِيهَا وَٱكۡسُوهُمۡ وَقُولُواْ لَهُمۡ قَوۡلٗا مَّعۡرُوفٗا ٥

Wahai kaum mukmin, janganlah kalian serahkan harta kekayaan anak-anak yatim dan orang yang lemah mental yang ada di tangan kalian kepada orang-orang yang akal dan mentalnya lemah. Allah telah jadikan harta kalian sebagai bekal hidup kalian. Berikanlah nafkah dan pakaian kepada orang-orang yang tidak sehat akal dan mentalnya itu, serta ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.

4:6

وَٱبۡتَلُواْ ٱلۡيَتَٰمَىٰ حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغُواْ ٱلنِّكَاحَ فَإِنۡ ءَانَسۡتُم مِّنۡهُمۡ رُشۡدٗا فَٱدۡفَعُوٓاْ إِلَيۡهِمۡ أَمۡوَٰلَهُمۡۖ وَلَا تَأۡكُلُوهَآ إِسۡرَافٗا وَبِدَارًا أَن يَكۡبَرُواْۚ وَمَن كَانَ غَنِيّٗا فَلۡيَسۡتَعۡفِفۡۖ وَمَن كَانَ فَقِيرٗا فَلۡيَأۡكُلۡ بِٱلۡمَعۡرُوفِۚ فَإِذَا دَفَعۡتُمۡ إِلَيۡهِمۡ أَمۡوَٰلَهُمۡ فَأَشۡهِدُواْ عَلَيۡهِمۡۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ حَسِيبٗا ٦

Wahai kaum mukmin, ujilah kemampuan anak-anak yatim yang telah dewasa untuk mengurus harta mereka sendiri. Jika kalian yakin mereka telah mampu, maka serahkanlah harta kekayaan itu kepada mereka. Wahai pengasuh anak yatim, janganlah kalian memakan harta anak yatim dengan berlebihan dan serakah karena khawatir bila mereka telah dewasa, mereka akan mengambil hartanya dari kalian. Siapa saja yang berkecukupan, lalu mengasuh anak yatim, hendaklah ia berhati-hati mengurus harta anak yatim itu. Siapa saja yang miskin, lalu mengasuh anak yatim, ia boleh menggunakan harta anak yatim itu sekadarnya. Jika kalian menyerahkan harta anak yatim itu kepada mereka, bawalah saksi-saksi untuk menyaksikan penyerahan harta mereka. Cukuplah Allah menjadi pengawas atas perbuatan kalian.

Aturan Pembagian Waris

4:7

لِّلرِّجَالِ نَصِيبٞ مِّمَّا تَرَكَ ٱلۡوَٰلِدَانِ وَٱلۡأَقۡرَبُونَ وَلِلنِّسَآءِ نَصِيبٞ مِّمَّا تَرَكَ ٱلۡوَٰلِدَانِ وَٱلۡأَقۡرَبُونَ مِمَّا قَلَّ مِنۡهُ أَوۡ كَثُرَۚ نَصِيبٗا مَّفۡرُوضٗا ٧

Anak-anak laki-laki memperoleh bagian dari harta yang ditinggalkan oleh ibu bapaknya dan kerabatnya. Anak-anak perempuan juga memperoleh bagian dari harta yang ditinggalkan oleh ibu bapaknya dan kerabatnya. Masing-masing memperoleh bagian sedikit atau banyak sesuai dengan bagian yang Allah tetapkan.

4:8

وَإِذَا حَضَرَ ٱلۡقِسۡمَةَ أُوْلُواْ ٱلۡقُرۡبَىٰ وَٱلۡيَتَٰمَىٰ وَٱلۡمَسَٰكِينُ فَٱرۡزُقُوهُم مِّنۡهُ وَقُولُواْ لَهُمۡ قَوۡلٗا مَّعۡرُوفٗا ٨

Wahai kaum mukmin, apabila kaum kerabat, anak yatim dan orang-orang miskin datang kepadamu ketika pembagian waris, berikanlah sedikit sedekah dari harta waris itu kepada mereka, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang baik.

4:9

وَلۡيَخۡشَ ٱلَّذِينَ لَوۡ تَرَكُواْ مِنۡ خَلۡفِهِمۡ ذُرِّيَّةٗ ضِعَٰفًا خَافُواْ عَلَيۡهِمۡ فَلۡيَتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلۡيَقُولُواْ قَوۡلٗا سَدِيدًا ٩

Orang-orang yang akan mati dan meninggalkan anak keturunan yang lemah, hendaklah mereka berhati-hati dalam berwasiat. Hendaklah orang-orang yang akan mati itu taat kepada Allah dalam berwasiat, dan hendaklah mereka berwasiat dengan benar.

4:10

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَأۡكُلُونَ أَمۡوَٰلَ ٱلۡيَتَٰمَىٰ ظُلۡمًا إِنَّمَا يَأۡكُلُونَ فِي بُطُونِهِمۡ نَارٗاۖ وَسَيَصۡلَوۡنَ سَعِيرٗا ١٠

Orang-orang yang memakan harta anak yatim dengan cara-cara yang batil, berarti mereka memasukkan api neraka ke dalam perut mereka. Mereka akan masuk ke dalam neraka Sa’ir.

4:11

يُوصِيكُمُ ٱللَّهُ فِيٓ أَوۡلَٰدِكُمۡۖ لِلذَّكَرِ مِثۡلُ حَظِّ ٱلۡأُنثَيَيۡنِۚ فَإِن كُنَّ نِسَآءٗ فَوۡقَ ٱثۡنَتَيۡنِ فَلَهُنَّ ثُلُثَا مَا تَرَكَۖ وَإِن كَانَتۡ وَٰحِدَةٗ فَلَهَا ٱلنِّصۡفُۚ وَلِأَبَوَيۡهِ لِكُلِّ وَٰحِدٖ مِّنۡهُمَا ٱلسُّدُسُ مِمَّا تَرَكَ إِن كَانَ لَهُۥ وَلَدٞۚ فَإِن لَّمۡ يَكُن لَّهُۥ وَلَدٞ وَوَرِثَهُۥٓ أَبَوَاهُ فَلِأُمِّهِ ٱلثُّلُثُۚ فَإِن كَانَ لَهُۥٓ إِخۡوَةٞ فَلِأُمِّهِ ٱلسُّدُسُۚ مِنۢ بَعۡدِ وَصِيَّةٖ يُوصِي بِهَآ أَوۡ دَيۡنٍۗ ءَابَآؤُكُمۡ وَأَبۡنَآؤُكُمۡ لَا تَدۡرُونَ أَيُّهُمۡ أَقۡرَبُ لَكُمۡ نَفۡعٗاۚ فَرِيضَةٗ مِّنَ ٱللَّهِۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمٗا ١١

Wahai kaum mukmin, Allah tetapkan bagi kalian bagian harta waris bagi anak-anak kalian. Anak laki-laki memperoleh bagian dua kali bagian anak perempuan. Jika anak-anak kalian itu perempuan dua orang atau lebih, mereka memperoleh dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Jika anak yang ditinggalkan hanya seorang perempuan, maka anak itu memperoleh setengahnya . Jika orang yang meninggal hanya mempunyai seorang anak laki-laki, maka ibu bapaknya masing-masing memperoleh seperenam dari harta yang ditinggalkan oleh anaknya. Jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak, dan ahli warisnya hanya ibu bapaknya, maka ibunya memperoleh sepertiga. Jika orang yang meninggal mempunyai saudara-saudara perempuan, ibunya memperoleh seperenam. Pembagian waris dilaksanakan setelah wasiat orang yang meninggal ditunaikan dan atau utangnya dilunasi. Wahai kaum mukmin, kalian tidak ada yang mengetahui, bapak-bapak kalian ataukah anak-anak kalian yang paling besar manfaatnya bagi kalian di akhirat kelak. Ini semua adalah syari’at Allah. Sungguh Allah Maha Mengetahui semua perbuatan kalian lagi Mahabijaksana mengatur hukum waris bagi kalian.

4:12

۞ وَلَكُمۡ نِصۡفُ مَا تَرَكَ أَزۡوَٰجُكُمۡ إِن لَّمۡ يَكُن لَّهُنَّ وَلَدٞۚ فَإِن كَانَ لَهُنَّ وَلَدٞ فَلَكُمُ ٱلرُّبُعُ مِمَّا تَرَكۡنَۚ مِنۢ بَعۡدِ وَصِيَّةٖ يُوصِينَ بِهَآ أَوۡ دَيۡنٖۚ وَلَهُنَّ ٱلرُّبُعُ مِمَّا تَرَكۡتُمۡ إِن لَّمۡ يَكُن لَّكُمۡ وَلَدٞۚ فَإِن كَانَ لَكُمۡ وَلَدٞ فَلَهُنَّ ٱلثُّمُنُ مِمَّا تَرَكۡتُمۚ مِّنۢ بَعۡدِ وَصِيَّةٖ تُوصُونَ بِهَآ أَوۡ دَيۡنٖۗ وَإِن كَانَ رَجُلٞ يُورَثُ كَلَٰلَةً أَوِ ٱمۡرَأَةٞ وَلَهُۥٓ أَخٌ أَوۡ أُخۡتٞ فَلِكُلِّ وَٰحِدٖ مِّنۡهُمَا ٱلسُّدُسُۚ فَإِن كَانُوٓاْ أَكۡثَرَ مِن ذَٰلِكَ فَهُمۡ شُرَكَآءُ فِي ٱلثُّلُثِۚ مِنۢ بَعۡدِ وَصِيَّةٖ يُوصَىٰ بِهَآ أَوۡ دَيۡنٍ غَيۡرَ مُضَآرّٖۚ وَصِيَّةٗ مِّنَ ٱللَّهِۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَلِيمٞ ١٢

Wahai para suami, kalian memperoleh separuh dari harta yang ditinggalkan oleh istri-istri kalian jika mereka tidak mempunyai anak. Jika istri-istri kalian mempunyai anak, kalian memperoleh seperempat dari harta yang mereka tinggalkan. Pembagian waris dilaksanakan setelah wasiat orang yang meninggal ditunaikan dan atau utangnya dilunasi. Wahai para suami, para istri memperoleh seperempat dari harta yang kalian tinggalkan, jika kalian tidak mempunyai anak. Jika kalian mempunyai anak, para istri bagiannya seperdelapan dari harta yang kalian tinggalkan. Pembagian waris dilaksanakan setelah wasiat orang yang meninggal ditunaikan dan atau utangnya dilunasi. Jika seorang laki-laki atau perempuan hanya diwarisi oleh seorang saudara laki-laki seibu atau seorang saudara perempuan seibu, maka bagian saudara seibu itu seperenam. Jika saudara seibu yang ditinggalkan lebih dari seorang, mereka memperoleh sepertiga. Pembagian waris dilaksanakan setelah wasiat orang yang meninggal ditunaikan dan atau utangnya dilunasi tanpa boleh dikurangi sedikit pun. Inilah syari’at Allah. Allah Maha Mengetahui perbuatan kalian, dan Allah Maha Penyabar menghadapi kedurhakaan kalian dalam pembagian waris.

4:13

تِلۡكَ حُدُودُ ٱللَّهِۚ وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ يُدۡخِلۡهُ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَاۚ وَذَٰلِكَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِيمُ ١٣

Demikian itulah syari’at Allah. Siapa saja yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, dia akan dimasukkan ke dalam surga-surga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Para penghuni surga kekal di dalamnya. Menjadi penghuni surga itu adalah keberuntungan yang sangat besar.

4:14

وَمَن يَعۡصِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَيَتَعَدَّ حُدُودَهُۥ يُدۡخِلۡهُ نَارًا خَٰلِدٗا فِيهَا وَلَهُۥ عَذَابٞ مُّهِينٞ ١٤

Siapa saja yang durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya serta melanggar syari’at-Nya, Allah akan memasukkan dia ke dalam neraka. Penghuni neraka kekal di dalamnya. Penghuni neraka akan mendapatkan siksa yang menghinakan martabatnya.

Ancaman Hukuman Zina

4:15

وَٱلَّٰتِي يَأۡتِينَ ٱلۡفَٰحِشَةَ مِن نِّسَآئِكُمۡ فَٱسۡتَشۡهِدُواْ عَلَيۡهِنَّ أَرۡبَعَةٗ مِّنكُمۡۖ فَإِن شَهِدُواْ فَأَمۡسِكُوهُنَّ فِي ٱلۡبُيُوتِ حَتَّىٰ يَتَوَفَّىٰهُنَّ ٱلۡمَوۡتُ أَوۡ يَجۡعَلَ ٱللَّهُ لَهُنَّ سَبِيلٗا ١٥

Wahai kaum mukmin, jika kalian menuduh perempuan-perempuan mukmin berzina, kalian wajib menghadirkan empat orang saksi laki-laki mukmin untuk membuktikan perbuatan zina perempuan itu. Jika empat orang saksi laki-laki memberikan kesaksian, hendaklah perempuan-perempuan itu ditahan di rumah-rumah penjara kalian sampai maut menjemputnya, atau kelak Allah berikan jalan penyelesaian lain bagi perempuan itu.

4:16

وَٱلَّذَانِ يَأۡتِيَٰنِهَا مِنكُمۡ فَـَٔاذُوهُمَاۖ فَإِن تَابَا وَأَصۡلَحَا فَأَعۡرِضُواْ عَنۡهُمَآۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ تَوَّابٗا رَّحِيمًا ١٦

Wahai kaum mukmin, bila ada laki-laki dan perempuan mukmin berzina, maka kalian wajib menghukum mereka. Jika mereka bertaubat dan berbuat baik, maka kalian wajib mengusir mereka dari tempat tinggalnya. Allah Maha Penerima taubat hamba-Nya, lagi Maha Penyayang kepada hamba-Nya yang bertaubat.

4:17

إِنَّمَا ٱلتَّوۡبَةُ عَلَى ٱللَّهِ لِلَّذِينَ يَعۡمَلُونَ ٱلسُّوٓءَ بِجَهَٰلَةٖ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٖ فَأُوْلَٰٓئِكَ يَتُوبُ ٱللَّهُ عَلَيۡهِمۡۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمٗا ١٧

Taubat yang diterima Allah adalah taubat orang-orang yang berbuat dosa karena kelalaian, kemudian mereka bertaubat sebelum mati. Orang-orang yang berbuat dosa karena kelalaian itulah yang diampuni dosanya oleh Allah setelah mereka bertaubat. Allah Maha Mengetahui semua perbuatan kalian, dan Mahabijaksana mengatur ketentuan bertaubat

4:18

وَلَيۡسَتِ ٱلتَّوۡبَةُ لِلَّذِينَ يَعۡمَلُونَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ حَتَّىٰٓ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ ٱلۡمَوۡتُ قَالَ إِنِّي تُبۡتُ ٱلۡـَٰٔنَ وَلَا ٱلَّذِينَ يَمُوتُونَ وَهُمۡ كُفَّارٌۚ أُوْلَٰٓئِكَ أَعۡتَدۡنَا لَهُمۡ عَذَابًا أَلِيمٗا ١٨

Orang-orang yang melakukan dosa hingga menjelang ajalnya, lalu ia berkata: “Sungguh sekarang saya bertaubat,” maka taubatnya tidak diterima. Allah juga tidak menerima taubat orang-orang yang mati dalam keadaan kafir. Kami sediakan adzab yang sangat pedih di akhirat bagi orang-orang yang mati kafir.

Wanita yang Halal Dinikahi

4:19

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا يَحِلُّ لَكُمۡ أَن تَرِثُواْ ٱلنِّسَآءَ كَرۡهٗاۖ وَلَا تَعۡضُلُوهُنَّ لِتَذۡهَبُواْ بِبَعۡضِ مَآ ءَاتَيۡتُمُوهُنَّ إِلَّآ أَن يَأۡتِينَ بِفَٰحِشَةٖ مُّبَيِّنَةٖۚ وَعَاشِرُوهُنَّ بِٱلۡمَعۡرُوفِۚ فَإِن كَرِهۡتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰٓ أَن تَكۡرَهُواْ شَيۡـٔٗا وَيَجۡعَلَ ٱللَّهُ فِيهِ خَيۡرٗا كَثِيرٗا ١٩

Wahai kaum mukmin, tidak dihalalkan bagi kalian mewarisi dengan paksa perempuan-perempuan yang ditinggal mati suami mereka. Janganlah kalian merintangi perempuan-perempuan janda itu untuk menikah dengan laki-laki lain hanya karena kalian ingin meminta kembali sebagian maskawin yang telah diberikan keluarga kalian kepada mereka. Bila perempuan-perempuan janda itu melanggar syari’at berkabung dengan terang-terangan, maka kalian boleh meminta kembali maskawinnya. Kalian wajib memperlakukan perempuan-perempuan janda itu dengan cara yang baik selama masa berkabung. Wahai para suami, jika kalian tidak menyukai sesuatu hal dari istri-istri kalian, boleh jadi yang tidak kalian sukai itu ternyata Allah jadikan kebaikan yang besar bagi kalian.

4:20

وَإِنۡ أَرَدتُّمُ ٱسۡتِبۡدَالَ زَوۡجٖ مَّكَانَ زَوۡجٖ وَءَاتَيۡتُمۡ إِحۡدَىٰهُنَّ قِنطَارٗا فَلَا تَأۡخُذُواْ مِنۡهُ شَيۡـًٔاۚ أَتَأۡخُذُونَهُۥ بُهۡتَٰنٗا وَإِثۡمٗا مُّبِينٗا ٢٠

Wahai para suami, jika kalian menceraikan istri kalian lalu menikah dengan perempuan lain padahal kalian telah memberikan maskawin yang banyak kepada istri yang kalian ceraikan itu, maka kalian sama sekali tidak boleh meminta kembali maskawin itu sedikit pun. Apakah kalian patut memintanya kembali dengan cara zhalim dan jelas dosanya?

4:21

وَكَيۡفَ تَأۡخُذُونَهُۥ وَقَدۡ أَفۡضَىٰ بَعۡضُكُمۡ إِلَىٰ بَعۡضٖ وَأَخَذۡنَ مِنكُم مِّيثَٰقًا غَلِيظٗا ٢١

Wahai para suami, apakah patut kalian meminta kembali maskawin, padahal kalian sudah mengumpuli istri kalian itu, dan kalian telah membuat perjanjian dengan para istri kalian yang wajib ditaati?

4:22

وَلَا تَنكِحُواْ مَا نَكَحَ ءَابَآؤُكُم مِّنَ ٱلنِّسَآءِ إِلَّا مَا قَدۡ سَلَفَۚ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةٗ وَمَقۡتٗا وَسَآءَ سَبِيلًا ٢٢

Wahai kaum mukmin, janganlah kalian menikahi perempuan-perempuan yang pernah dinikahi oleh bapak-bapak kalian, kecuali yang telah terjadi pada masa jahiliyah. Perbuatan seperti itu adalah perbuatan yang sangat kotor dan penuh dengan murka Allah serta merupakan perilaku yang sangat buruk.

4:23

حُرِّمَتۡ عَلَيۡكُمۡ أُمَّهَٰتُكُمۡ وَبَنَاتُكُمۡ وَأَخَوَٰتُكُمۡ وَعَمَّٰتُكُمۡ وَخَٰلَٰتُكُمۡ وَبَنَاتُ ٱلۡأَخِ وَبَنَاتُ ٱلۡأُخۡتِ وَأُمَّهَٰتُكُمُ ٱلَّٰتِيٓ أَرۡضَعۡنَكُمۡ وَأَخَوَٰتُكُم مِّنَ ٱلرَّضَٰعَةِ وَأُمَّهَٰتُ نِسَآئِكُمۡ وَرَبَٰٓئِبُكُمُ ٱلَّٰتِي فِي حُجُورِكُم مِّن نِّسَآئِكُمُ ٱلَّٰتِي دَخَلۡتُم بِهِنَّ فَإِن لَّمۡ تَكُونُواْ دَخَلۡتُم بِهِنَّ فَلَا جُنَاحَ عَلَيۡكُمۡ وَحَلَٰٓئِلُ أَبۡنَآئِكُمُ ٱلَّذِينَ مِنۡ أَصۡلَٰبِكُمۡ وَأَن تَجۡمَعُواْ بَيۡنَ ٱلۡأُخۡتَيۡنِ إِلَّا مَا قَدۡ سَلَفَۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ غَفُورٗا رَّحِيمٗا ٢٣

Wahai kaum mukmin, diharamkan bagi kalian menikahi ibu-ibu kalian, anak-anak perempuan kalian, saudara-saudara perempuan kalian, bibi-bibi dari pihak bapak kalian, bibi-bibi dari pihak ibu kalian, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki kalian, anak-anak perempuan dari saudara perempuan kalian, ibu-ibu yang menyusui kalian, saudara-saudara perempuan kalian yang sesusuan, ibu-ibu mertua kalian, anak-anak tiri perempuan kalian yang ada dalam pemeliharaan kalian yang ibu-ibu mereka telah kalian kumpuli. Jika kalian belum mengumpuli ibu-ibu dari anak-anak tiri perempuan kalian, kemudian kalian ceraikan, kalian tidak berdosa menikahi anak-anak perempuan tiri kalian. Diharamkan bagi kalian menikahi menantu perempuan kalian. Kalian tidak boleh memadu dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang terjadi pada masa jahiliyah. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.

4:24

۞ وَٱلۡمُحۡصَنَٰتُ مِنَ ٱلنِّسَآءِ إِلَّا مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُكُمۡۖ كِتَٰبَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡۚ وَأُحِلَّ لَكُم مَّا وَرَآءَ ذَٰلِكُمۡ أَن تَبۡتَغُواْ بِأَمۡوَٰلِكُم مُّحۡصِنِينَ غَيۡرَ مُسَٰفِحِينَۚ فَمَا ٱسۡتَمۡتَعۡتُم بِهِۦ مِنۡهُنَّ فَـَٔاتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ فَرِيضَةٗۚ وَلَا جُنَاحَ عَلَيۡكُمۡ فِيمَا تَرَٰضَيۡتُم بِهِۦ مِنۢ بَعۡدِ ٱلۡفَرِيضَةِۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمٗا ٢٤

Diharamkan pula kalian menikahi perempuan-perempuan yang bersuami, kecuali perempuan-perempuan kafir tawanan perang yang menjadi budak kalian, sebagai ketetapan Allah kepada kalian. Dihalalkan bagi kalian selain perempuan-perempuan yang diharamkan itu untuk kalian nikahi dengan membayar maskawin, bukan untuk pasangan berzina. Wahai para suami, siapa pun dari istri-istri yang telah kalian senggamai tetapi belum kalian berikan maskawinnya, hendaklah kalian berikan maskawin kepada mereka sebagai satu kewajiban. Jika suami dan istri telah menetapkan maskawinnya, maka tidak berdosa bagi mereka untuk mengurangi atau menambah dengan suka rela besarnya maskawin yang telah disepakati. Allah Maha Mengetahui niat kalian dan Mahabijaksana dalam membuat syari’at pernikahan bagi kalian.

4:25

وَمَن لَّمۡ يَسۡتَطِعۡ مِنكُمۡ طَوۡلًا أَن يَنكِحَ ٱلۡمُحۡصَنَٰتِ ٱلۡمُؤۡمِنَٰتِ فَمِن مَّا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُكُم مِّن فَتَيَٰتِكُمُ ٱلۡمُؤۡمِنَٰتِۚ وَٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِإِيمَٰنِكُمۚ بَعۡضُكُم مِّنۢ بَعۡضٖۚ فَٱنكِحُوهُنَّ بِإِذۡنِ أَهۡلِهِنَّ وَءَاتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ بِٱلۡمَعۡرُوفِ مُحۡصَنَٰتٍ غَيۡرَ مُسَٰفِحَٰتٖ وَلَا مُتَّخِذَٰتِ أَخۡدَانٖۚ فَإِذَآ أُحۡصِنَّ فَإِنۡ أَتَيۡنَ بِفَٰحِشَةٖ فَعَلَيۡهِنَّ نِصۡفُ مَا عَلَى ٱلۡمُحۡصَنَٰتِ مِنَ ٱلۡعَذَابِۚ ذَٰلِكَ لِمَنۡ خَشِيَ ٱلۡعَنَتَ مِنكُمۡۚ وَأَن تَصۡبِرُواْ خَيۡرٞ لَّكُمۡۗ وَٱللَّهُ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ٢٥

Wahai kaum laki-laki muslim, siapa saja di antara kalian tidak sanggup menikahi perempuan-perempuan mukmin merdeka, ia boleh mengumpuli budak-budak perempuan beriman yang kalian miliki. Allah lebih mengetahui kesungguhan keimanan kalian masing-masing. Kalian dan budak-budak perempuan beriman itu kedudukannya sama dalam Islam. Karena itu, nikahilah budak-budak perempuan mukmin dengan izin tuan-tuan mereka. Berikanlah maskawin kepada mereka dengan wajar untuk menjadi istri, bukan pasangan berzina dan bukan gundik. Apabila budak-budak perempuan mukmin yang bersuami berzina, maka mereka mendapatkan hukuman separuh dari yang dikenakan kepada perempuan-perempuan mukmin merdeka yang bersuami. Orang-orang mukmin miskin di antara kalian yang khawatir berbuat zina boleh menikahi budak perempuan mukmin. Akan tetapi bersabar untuk tidak menikahi mereka, lebih baik bagi kalian. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.

4:26

يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيُبَيِّنَ لَكُمۡ وَيَهۡدِيَكُمۡ سُنَنَ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ وَيَتُوبَ عَلَيۡكُمۡۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٞ ٢٦

Wahai kaum mukmin, Allah ingin menjelaskan dan menerangkan kepada kalian syari’at yang telah berlaku pada umat-umat sebelum kalian. Allah hendak mengampuni kalian. Allah Maha Mengetahui kemampuan kalian dan Mahabijaksana menetapkan syari’at-Nya bagi kepentingan kalian.

4:27

وَٱللَّهُ يُرِيدُ أَن يَتُوبَ عَلَيۡكُمۡ وَيُرِيدُ ٱلَّذِينَ يَتَّبِعُونَ ٱلشَّهَوَٰتِ أَن تَمِيلُواْ مَيۡلًا عَظِيمٗا ٢٧

Wahai kaum mukmin, Allah menghendaki untuk mengampuni dosa-dosa kalian. Adapun orang-orang kafir, karena mengikuti hawa nafsunya, mereka menginginkan kalian menyimpang jauh dari agama Allah.

4:28

يُرِيدُ ٱللَّهُ أَن يُخَفِّفَ عَنكُمۡۚ وَخُلِقَ ٱلۡإِنسَٰنُ ضَعِيفٗا ٢٨

Wahai kaum mukmin, Allah menghendaki untuk meringankan beban kalian, karena manusia diciptakan dalam keadaan lemah.

Haram Mengambil Hak Orang Lain

4:29

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَأۡكُلُوٓاْ أَمۡوَٰلَكُم بَيۡنَكُم بِٱلۡبَٰطِلِ إِلَّآ أَن تَكُونَ تِجَٰرَةً عَن تَرَاضٖ مِّنكُمۡۚ وَلَا تَقۡتُلُوٓاْ أَنفُسَكُمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِكُمۡ رَحِيمٗا ٢٩

Wahai kaum mukmin, janganlah kalian mengambil harta milik sesama kalian dengan cara-cara haram. Akan tetapi dihalalkan memperoleh harta milik sesama kalian dengan cara jual beli secara suka rela. Janganlah kalian merusak diri kalian sendiri dengan cara melanggar hak orang lain. Allah Maha Penyayang kepada kalian.

4:30

وَمَن يَفۡعَلۡ ذَٰلِكَ عُدۡوَٰنٗا وَظُلۡمٗا فَسَوۡفَ نُصۡلِيهِ نَارٗاۚ وَكَانَ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرًا ٣٠

Siapa saja yang mengambil hak orang lain karena rasa permusuhan dan kezhaliman, Allah akan memasukkannya ke dalam neraka. Memasukkan orang durhaka ke dalam neraka adalah sangat mudah bagi Allah.

4:31

إِن تَجۡتَنِبُواْ كَبَآئِرَ مَا تُنۡهَوۡنَ عَنۡهُ نُكَفِّرۡ عَنكُمۡ سَيِّـَٔاتِكُمۡ وَنُدۡخِلۡكُم مُّدۡخَلٗا كَرِيمٗا ٣١

Wahai kaum mukmin, jika kalian menjauhi perbuatan-perbuatan yang diharamkan bagi kalian, maka Kami akan menghapuskan semua dosa kecil kalian. Kami akan memasukkan kalian ke surga.

4:32

وَلَا تَتَمَنَّوۡاْ مَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بِهِۦ بَعۡضَكُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٖۚ لِّلرِّجَالِ نَصِيبٞ مِّمَّا ٱكۡتَسَبُواْۖ وَلِلنِّسَآءِ نَصِيبٞ مِّمَّا ٱكۡتَسَبۡنَۚ وَسۡـَٔلُواْ ٱللَّهَ مِن فَضۡلِهِۦٓۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٗا ٣٢

Wahai kaum mukmin, janganlah kalian iri melihat orang lain yang Allah beri karunia lebih banyak daripada kalian. Laki-laki yang berusaha berhak mendapatkan hasil usahanya. Perempuan yang berusaha juga berhak mendapatkan hasil usahanya. Wahai kaum mukmin, mintalah rezeki kepada Allah. Allah Maha Mengetahui semua usaha dan permintaan kalian.

4:33

وَلِكُلّٖ جَعَلۡنَا مَوَٰلِيَ مِمَّا تَرَكَ ٱلۡوَٰلِدَانِ وَٱلۡأَقۡرَبُونَۚ وَٱلَّذِينَ عَقَدَتۡ أَيۡمَٰنُكُمۡ فَـَٔاتُوهُمۡ نَصِيبَهُمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ شَهِيدًا ٣٣

Bagi setiap orang telah Kami tetapkan ahli warisnya untuk mewarisi harta yang ditinggalkan oleh ibu bapaknya dan kaum kerabatnya. Wahai ahli waris, orang-orang yang telah bersumpah setia mengikat persaudaraan untuk saling membela keselamatan mereka, hendaklah kalian beri bagian kepada mereka. Allah Maha Menyaksikan apa saja yang kalian lakukan.

Syari’at Berkeluarga

4:34

ٱلرِّجَالُ قَوَّٰمُونَ عَلَى ٱلنِّسَآءِ بِمَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بَعۡضَهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٖ وَبِمَآ أَنفَقُواْ مِنۡ أَمۡوَٰلِهِمۡۚ فَٱلصَّٰلِحَٰتُ قَٰنِتَٰتٌ حَٰفِظَٰتٞ لِّلۡغَيۡبِ بِمَا حَفِظَ ٱللَّهُۚ وَٱلَّٰتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَٱهۡجُرُوهُنَّ فِي ٱلۡمَضَاجِعِ وَٱضۡرِبُوهُنَّۖ فَإِنۡ أَطَعۡنَكُمۡ فَلَا تَبۡغُواْ عَلَيۡهِنَّ سَبِيلًاۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيّٗا كَبِيرٗا ٣٤

Kaum laki-laki menjadi pemimpin bagi kaum perempuan, karena Allah telah memberikan akal dan kepemimpinan kepada kaum laki-laki lebih dari kaum perempuan, dan karena kaum laki-laki membelanjakan sebagian hartanya kepada kaum perempuan yang menjadi tanggungannya. Perempuan-perempuan shalihah yaitu istri-istri yang mengurus kepentingan suami-suami mereka dan memelihara kehormatan diri mereka ketika suami mereka tidak di rumah, karena Allah telah memberikan suami kepada mereka sehingga kehormatan perempuan-perempuan itu terpelihara. Wahai para suami, jika kalian khawatir istri-istri kalian durhaka kepada kalian, nasehatilah mereka. Jika istri-istri kalian tidak mau taat, biarkanlah mereka sendirian di tempat-tempat tidur mereka. Jika tidak juga mau taat, pukullah mereka tanpa menyakiti. Jika istri-istri kalian itu telah mau taat kepada kalian, janganlah kalian mencari-cari alasan untuk menyusahkan mereka demi kesenangan kalian. Allah Mahatinggi kekuasaan-Nya dan Mahaagung kebesaran-Nya.

4:35

وَإِنۡ خِفۡتُمۡ شِقَاقَ بَيۡنِهِمَا فَٱبۡعَثُواْ حَكَمٗا مِّنۡ أَهۡلِهِۦ وَحَكَمٗا مِّنۡ أَهۡلِهَآ إِن يُرِيدَآ إِصۡلَٰحٗا يُوَفِّقِ ٱللَّهُ بَيۡنَهُمَآۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا خَبِيرٗا ٣٥

Wahai kaum kerabat, jika kalian khawatir terjadi keretakan hubungan antara suami istri, hendaklah kalian mengutus penengah dari pihak keluarga suami dan penengah dari pihak keluarga istri. Jika suami istri itu menghendaki perdamaian, niscaya Allah akan memberikan petunjuk kepada mereka untuk berdamai. Allah Maha Mengetahui niat kalian dan Maha Mengerti usaha kalian untuk mendamaikan perselisihan suami istri.

Kewajiban Membantu Kerabat dan Orang-Orang Lemah serta Haram Bakhil

4:36

۞ وَٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ وَلَا تُشۡرِكُواْ بِهِۦ شَيۡـٔٗاۖ وَبِٱلۡوَٰلِدَيۡنِ إِحۡسَٰنٗا وَبِذِي ٱلۡقُرۡبَىٰ وَٱلۡيَتَٰمَىٰ وَٱلۡمَسَٰكِينِ وَٱلۡجَارِ ذِي ٱلۡقُرۡبَىٰ وَٱلۡجَارِ ٱلۡجُنُبِ وَٱلصَّاحِبِ بِٱلۡجَنۢبِ وَٱبۡنِ ٱلسَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُكُمۡۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ مَن كَانَ مُخۡتَالٗا فَخُورًا ٣٦

Wahai kaum mukmin, beribadahlah kalian kepada Allah. Janganlah kalian menyekutukan-Nya dengan siapa pun. Berbuat baiklah kalian kepada ibu bapak, kaum kerabat dekat, anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang masih berkerabat, tetangga bukan kerabat, teman yang bukan kerabat, orang-orang yang kehabisan bekal dalam perjalanannya, dan budak-budak kalian. Allah tidak menyukai orang-orang yang congkak lagi membanggakan diri dengan kekayaannya.

4:37

ٱلَّذِينَ يَبۡخَلُونَ وَيَأۡمُرُونَ ٱلنَّاسَ بِٱلۡبُخۡلِ وَيَكۡتُمُونَ مَآ ءَاتَىٰهُمُ ٱللَّهُ مِن فَضۡلِهِۦۗ وَأَعۡتَدۡنَا لِلۡكَٰفِرِينَ عَذَابٗا مُّهِينٗا ٣٧

Orang-orang yang congkak yaitu orang-orang yang bakhil dan mengajak orang lain bakhil. Begitu juga orang-orang yang tidak mau mensyukuri nikmat Allah dan tidak mau bersedekah. Kami sediakan siksa yang sangat menghinakan bagi orang-orang kafir.

4:38

وَٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمۡ رِئَآءَ ٱلنَّاسِ وَلَا يُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَلَا بِٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِۗ وَمَن يَكُنِ ٱلشَّيۡطَٰنُ لَهُۥ قَرِينٗا فَسَآءَ قَرِينٗا ٣٨

Begitu juga orang-orang yang mendermakan hartanya karena ingin pujian manusia. Juga orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhirat. Siapa saja yang menjadikan setan sebagai teman, berarti dia berteman dengan teman yang sangat jahat.

4:39

وَمَاذَا عَلَيۡهِمۡ لَوۡ ءَامَنُواْ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِ وَأَنفَقُواْ مِمَّا رَزَقَهُمُ ٱللَّهُۚ وَكَانَ ٱللَّهُ بِهِمۡ عَلِيمًا ٣٩

Mengapa orang-orang bakhil tidak mau beriman kepada Allah dan hari akhirat? Juga mengapa mereka tidak mau mendermakan sebagian rezeki yang Allah berikan kepada mereka? Padahal Allah Maha Mengetahui orang-orang yang suka berderma.

4:40

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَظۡلِمُ مِثۡقَالَ ذَرَّةٖۖ وَإِن تَكُ حَسَنَةٗ يُضَٰعِفۡهَا وَيُؤۡتِ مِن لَّدُنۡهُ أَجۡرًا عَظِيمٗا ٤٠

Allah tidak menganiaya hamba-Nya sedikit pun sekalipun seberat biji sawi. Jika seseorang mendermakan hartanya, maka Allah akan melipatgandakan pahalanya, dan akan memberinya pahala yang sangat besar dari sisi-Nya di akhirat.

4:41

فَكَيۡفَ إِذَا جِئۡنَا مِن كُلِّ أُمَّةِۭ بِشَهِيدٖ وَجِئۡنَا بِكَ عَلَىٰ هَٰٓؤُلَآءِ شَهِيدٗا ٤١

Wahai Muhammad, bagaimana keadaan orang-orang yang bakhil di hari kiamat, tatkala Kami datangkan para nabi untuk menjadi saksi bagi setiap umatnya, dan Kami datangkan kamu untuk menjadi saksi kepada kaum muslim?

4:42

يَوۡمَئِذٖ يَوَدُّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَعَصَوُاْ ٱلرَّسُولَ لَوۡ تُسَوَّىٰ بِهِمُ ٱلۡأَرۡضُ وَلَا يَكۡتُمُونَ ٱللَّهَ حَدِيثٗا ٤٢

Pada hari kiamat, orang-orang kafir dan orang-orang yang mendurhakai Rasulullah berkeinginan, alangkah baiknya sekiranya mereka tidak dihidupkan lagi, dan lenyap ditelan bumi. Tetapi mereka tidak dapat menyembunyikan isi hati mereka dari pengetahuan Allah.

Haram Shalat ketika Mabuk

4:43

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَقۡرَبُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَأَنتُمۡ سُكَٰرَىٰ حَتَّىٰ تَعۡلَمُواْ مَا تَقُولُونَ وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىٰ تَغۡتَسِلُواْۚ وَإِن كُنتُم مَّرۡضَىٰٓ أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوۡ جَآءَ أَحَدٞ مِّنكُم مِّنَ ٱلۡغَآئِطِ أَوۡ لَٰمَسۡتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمۡ تَجِدُواْ مَآءٗ فَتَيَمَّمُواْ صَعِيدٗا طَيِّبٗا فَٱمۡسَحُواْ بِوُجُوهِكُمۡ وَأَيۡدِيكُمۡۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُورًا ٤٣

Wahai kaum mukmin, janganlah kalian melakukan shalat di saat kalian mabuk, sehingga kalian menyadari ucapan-ucapan kalian. Janganlah kalian masuk masjid ketika kalian sedang junub, sehingga kalian bersuci, kecuali sekadar lewat saja. Jika kalian sakit atau dalam perjalanan atau salah seorang di antara kalian selesai buang hajat, atau setelah kalian bersenggama dengan istri kalian, lalu kalian tidak mendapatkan air, maka kalian boleh bertayamum dengan debu yang bersih. Ketika bertayamum, usaplah wajah-wajah kalian dan tangan-tangan kalian sampai pergelangan tangan. Allah Maha Pemberi maaf lagi Maha Pengampun.

Sifat-Sifat Kaum Yahudi dan Nasrani

4:44

أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ أُوتُواْ نَصِيبٗا مِّنَ ٱلۡكِتَٰبِ يَشۡتَرُونَ ٱلضَّلَٰلَةَ وَيُرِيدُونَ أَن تَضِلُّواْ ٱلسَّبِيلَ ٤٤

Wahai Muhammad, apakah kamu tidak memperhatikan bahwa orang-orang Yahudi dan Nasrani yang telah diberi Taurat dan Injil memilih jalan sesat dan menginginkan kaum muslim ikut sesat?

4:45

وَٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِأَعۡدَآئِكُمۡۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَلِيّٗا وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ نَصِيرٗا ٤٥

Wahai kaum muslim, Allah lebih mengetahui musuh-musuh kalian daripada kalian sendiri. Cukuplah Allah menjadi pelindung bagi kalian. Cukuplah Allah menjadi penolong bagi kalian dalam mengalahkan kaum Yahudi dan Nasrani.

4:46

مِّنَ ٱلَّذِينَ هَادُواْ يُحَرِّفُونَ ٱلۡكَلِمَ عَن مَّوَاضِعِهِۦ وَيَقُولُونَ سَمِعۡنَا وَعَصَيۡنَا وَٱسۡمَعۡ غَيۡرَ مُسۡمَعٖ وَرَٰعِنَا لَيَّۢا بِأَلۡسِنَتِهِمۡ وَطَعۡنٗا فِي ٱلدِّينِۚ وَلَوۡ أَنَّهُمۡ قَالُواْ سَمِعۡنَا وَأَطَعۡنَا وَٱسۡمَعۡ وَٱنظُرۡنَا لَكَانَ خَيۡرٗا لَّهُمۡ وَأَقۡوَمَ وَلَٰكِن لَّعَنَهُمُ ٱللَّهُ بِكُفۡرِهِمۡ فَلَا يُؤۡمِنُونَ إِلَّا قَلِيلٗا ٤٦

Di antara kaum Yahudi ada yang mengubah kalimat-kalimat Taurat dari aslinya. Kaum Yahudi berkata: “Kami mendengar firman Allah, tetapi kami menentang kebenarannya.” Jika kaum Yahudi diperintahkan untuk mendengarkan Al-Qur’an, maka mereka tidak mau mendengarkannya, bahkan mereka berkata kepada Nabi: “Wahai Muhammad, dengar omongan kami!.” Mereka memutar-balikkan ayat-ayat Taurat ketika membacanya dan mencela Islam. Sekiranya kaum Yahudi mau berkata: “Wahai Muhammad, kami mendengar dan kami menaati Al-Qur’an yang kamu baca,” bukan berkata: “Wahai Muhammad, dengarlah dan perhatikan perkataan kami,” niscaya ucapan mereka `Kami mendengar dan kami menaati` lebih baik bagi mereka dan lebih terpuji di sisi Allah. Namun kaum Yahudi memilih kafir kepada Muhammad, sehingga Allah melaknat mereka. Karena itu, hanya sedikit sekali orang Yahudi yang mau beriman kepada Muhammad.

4:47

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ ءَامِنُواْ بِمَا نَزَّلۡنَا مُصَدِّقٗا لِّمَا مَعَكُم مِّن قَبۡلِ أَن نَّطۡمِسَ وُجُوهٗا فَنَرُدَّهَا عَلَىٰٓ أَدۡبَارِهَآ أَوۡ نَلۡعَنَهُمۡ كَمَا لَعَنَّآ أَصۡحَٰبَ ٱلسَّبۡتِۚ وَكَانَ أَمۡرُ ٱللَّهِ مَفۡعُولًا ٤٧

Wahai kaum Yahudi dan Nasrani, berimanlah kalian kepada Al-Qur’an yang Kami turunkan kepada Muhammad. Al-Qur’an membenarkan ajaran tauhid dalam Taurat dan Injil. Jika kalian tidak mau beriman, maka Kami akan menghancurkan kalian. Kami akan mengembalikan kalian kepada kekafiran atau Kami akan mengutuk kalian seperti Kami telah mengutuk orang-orang Yahudi dahulu yang melanggar hari Sabat. Ancaman Allah itu pasti berlaku.

4:48

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَغۡفِرُ أَن يُشۡرَكَ بِهِۦ وَيَغۡفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَآءُۚ وَمَن يُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱفۡتَرَىٰٓ إِثۡمًا عَظِيمًا ٤٨

Allah tidak akan mengampuni dosa orang-orang yang menyekutukan Allah. Akan tetapi Allah mengampuni dosa-dosa lainnya bagi siapa saja yang Allah kehendaki. Siapa saja yang menyekutukan Allah, ia benar-benar telah melakukan dosa yang sangat besar.

4:49

أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ يُزَكُّونَ أَنفُسَهُمۚ بَلِ ٱللَّهُ يُزَكِّي مَن يَشَآءُ وَلَا يُظۡلَمُونَ فَتِيلًا ٤٩

Wahai Muhammad, apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku diri mereka bersih dari dosa? Hanya Allah yang dapat membersihkan dosa hamba-Nya yang dikehendaki-Nya. Di akhirat kelak, Allah tidak sedikit pun berlaku aniaya kepada hamba-Nya.

4:50

ٱنظُرۡ كَيۡفَ يَفۡتَرُونَ عَلَى ٱللَّهِ ٱلۡكَذِبَۖ وَكَفَىٰ بِهِۦٓ إِثۡمٗا مُّبِينًا ٥٠

Wahai Muhammad, apakah tidak kamu perhatikan orang-orang yang berdusta atas nama Allah? Berdusta atas nama Allah itu cukuplah sebagai perbuatan dosa yang nyata.

4:51

أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ أُوتُواْ نَصِيبٗا مِّنَ ٱلۡكِتَٰبِ يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡجِبۡتِ وَٱلطَّٰغُوتِ وَيَقُولُونَ لِلَّذِينَ كَفَرُواْ هَٰٓؤُلَآءِ أَهۡدَىٰ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ سَبِيلًا ٥١

Wahai Muhammad, apakah kamu tidak memperhatikan kaum Yahudi dan Nasrani yang telah diberi Taurat dan Injil? Mereka mempercayai ajaran-ajaran sesat dan ajaran-ajaran setan. Kaum Yahudi dan Nasrani berkata kepada kaum kafir Quraisy, bahwa mereka lebih banyak mendapat petunjuk Allah daripada orang-orang mukmin.

4:52

أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ لَعَنَهُمُ ٱللَّهُۖ وَمَن يَلۡعَنِ ٱللَّهُ فَلَن تَجِدَ لَهُۥ نَصِيرًا ٥٢

Kaum Yahudi dan Nasrani adalah orang-orang yang dilaknat oleh Allah. Wahai Muhammad, siapa saja yang dilaknat oleh Allah, pasti kamu tidak akan mendapati seorang penolong pun baginya dari adzab Allah.

4:53

أَمۡ لَهُمۡ نَصِيبٞ مِّنَ ٱلۡمُلۡكِ فَإِذٗا لَّا يُؤۡتُونَ ٱلنَّاسَ نَقِيرًا ٥٣

Atau kaum Yahudi dan Nasrani, ketika memperoleh sedikit kekuasaan, mereka tidak mau menyantuni orang-orang lemah yang berada di bawah kekuasaan mereka.

4:54

أَمۡ يَحۡسُدُونَ ٱلنَّاسَ عَلَىٰ مَآ ءَاتَىٰهُمُ ٱللَّهُ مِن فَضۡلِهِۦۖ فَقَدۡ ءَاتَيۡنَآ ءَالَ إِبۡرَٰهِيمَ ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡحِكۡمَةَ وَءَاتَيۡنَٰهُم مُّلۡكًا عَظِيمٗا ٥٤

Atau kaum Yahudi dan Nasrani dengki kepada orang mukmin, karena Allah telah memberikan karunia-Nya kepada orang mukmin. Kami telah memberikan kitab dan syari’at kepada keluarga Ibrahim. Kami telah memberikan kekuasaan yang besar kepada mereka.

4:55

فَمِنۡهُم مَّنۡ ءَامَنَ بِهِۦ وَمِنۡهُم مَّن صَدَّ عَنۡهُۚ وَكَفَىٰ بِجَهَنَّمَ سَعِيرًا ٥٥

Di antara kaum Yahudi dan Nasrani ada yang mau beriman kepada kenabian Muhammad, dan ada pula yang mengingkari kenabian Muhammad. Cukuplah neraka Jahanam sebagai tempat penyiksaan bagi orang-orang yang mengingkari kenabian Muhammad.

4:56

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِـَٔايَٰتِنَا سَوۡفَ نُصۡلِيهِمۡ نَارٗا كُلَّمَا نَضِجَتۡ جُلُودُهُم بَدَّلۡنَٰهُمۡ جُلُودًا غَيۡرَهَا لِيَذُوقُواْ ٱلۡعَذَابَۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمٗا ٥٦

Orang-orang yang mengingkari Al-Qur’an dan kenabian Muhammad, Kami akan masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami jadikan kulitnya utuh kembali, agar mereka tetap merasakan siksaan. Allah Mahaperkasa menghukum orang yang durhaka dan Mahabijaksana dalam membuat syari’at untuk manusia.

4:57

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ سَنُدۡخِلُهُمۡ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدٗاۖ لَّهُمۡ فِيهَآ أَزۡوَٰجٞ مُّطَهَّرَةٞۖ وَنُدۡخِلُهُمۡ ظِلّٗا ظَلِيلًا ٥٧

Orang-orang yang beriman dan beramal shalih, Kami akan masukkan mereka ke dalam surga-surga, yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Penghuni surga kekal di dalamnya untuk selama-lamanya, dan mendapatkan istri yang suci. Kami masukkan mereka ke tempat naungan yang teduh lagi nyaman.

Perintah Menunaikan Amanah

4:58

۞ إِنَّ ٱللَّهَ يَأۡمُرُكُمۡ أَن تُؤَدُّواْ ٱلۡأَمَٰنَٰتِ إِلَىٰٓ أَهۡلِهَا وَإِذَا حَكَمۡتُم بَيۡنَ ٱلنَّاسِ أَن تَحۡكُمُواْ بِٱلۡعَدۡلِۚ إِنَّ ٱللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُم بِهِۦٓۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ سَمِيعَۢا بَصِيرٗا ٥٨

Wahai kaum mukmin, Allah sungguh menyuruh kalian menunaikan semua amanah kepada yang berhak menerimanya. Jika kalian memutuskan perkara sesama manusia, hendaklah kalian memutuskan dengan adil. Allah adalah sebaik-baik pemberi nasehat kepada kalian. Allah Maha Mendengar pembicaraan kalian dan Maha Mengetahui keputusan yang kalian tetapkan dalam mengadili perkara.

4:59

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُواْ ٱلرَّسُولَ وَأُوْلِي ٱلۡأَمۡرِ مِنكُمۡۖ فَإِن تَنَٰزَعۡتُمۡ فِي شَيۡءٖ فَرُدُّوهُ إِلَى ٱللَّهِ وَٱلرَّسُولِ إِن كُنتُمۡ تُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِۚ ذَٰلِكَ خَيۡرٞ وَأَحۡسَنُ تَأۡوِيلًا ٥٩

Wahai kaum mukmin, taatlah kalian kepada Allah dan taatlah kepada Rasul-Nya, serta para pemimpin yang menegakkan syari’at Islam dari golongan kalian. Jika kalian, rakyat atau pemimpin, berbeda pendapat tentang sesuatu, selesaikanlah persoalan kalian itu berdasarkan ketentuan Allah dan Rasul-Nya, jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhirat. Penyelesaian demikian itu lebih baik dan cara terbaik bagi kalian.

4:60

أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ يَزۡعُمُونَ أَنَّهُمۡ ءَامَنُواْ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبۡلِكَ يُرِيدُونَ أَن يَتَحَاكَمُوٓاْ إِلَى ٱلطَّٰغُوتِ وَقَدۡ أُمِرُوٓاْ أَن يَكۡفُرُواْ بِهِۦۖ وَيُرِيدُ ٱلشَّيۡطَٰنُ أَن يُضِلَّهُمۡ ضَلَٰلَۢا بَعِيدٗا ٦٠

Wahai Muhammad, tidakkah kamu memperhatikan adanya orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadamu, juga kepada Taurat dan Injil yang diturunkan kepada rasul sebelum kamu? Dalam menyelesaikan perkara, ternyata mereka lebih senang mengikuti aturan-aturan sesat, padahal mereka diperintahkan untuk meninggalkan aturan sesat itu. Setan ingin menyesatkan mereka ke jalan yang sangat sesat.

4:61

وَإِذَا قِيلَ لَهُمۡ تَعَالَوۡاْ إِلَىٰ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ وَإِلَى ٱلرَّسُولِ رَأَيۡتَ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ يَصُدُّونَ عَنكَ صُدُودٗا ٦١

Wahai Muhammad, apabila ada yang berkata kepada kaum Yahudi dan Nasrani: “Marilah kalian mengikuti Al-Qur’an dan syari’at yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya,” niscaya kamu saksikan orang-orang munafik dari golongan mereka mengingkari kamu dengan sangat kerasnya.

4:62

فَكَيۡفَ إِذَآ أَصَٰبَتۡهُم مُّصِيبَةُۢ بِمَا قَدَّمَتۡ أَيۡدِيهِمۡ ثُمَّ جَآءُوكَ يَحۡلِفُونَ بِٱللَّهِ إِنۡ أَرَدۡنَآ إِلَّآ إِحۡسَٰنٗا وَتَوۡفِيقًا ٦٢

Wahai Muhammad, bagaimana nasib orang-orang munafik itu ketika malapetaka menimpa mereka karena ulah mereka sendiri? Lalu mereka datang kepadamu seraya bersumpah dengan menyebut nama Allah. Mereka mengatakan bahwa kami hanya menginginkan penyelesaian yang baik dan suasana damai.

4:63

أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ يَعۡلَمُ ٱللَّهُ مَا فِي قُلُوبِهِمۡ فَأَعۡرِضۡ عَنۡهُمۡ وَعِظۡهُمۡ وَقُل لَّهُمۡ فِيٓ أَنفُسِهِمۡ قَوۡلَۢا بَلِيغٗا ٦٣

Orang-orang munafik itu telah Allah ketahui isi hati mereka. Karena itu, jauhilah perbuatan mereka dan nasehatilah mereka. Katakanlah kepada mereka perkataan yang dapat menyentuh hati mereka.

4:64

وَمَآ أَرۡسَلۡنَا مِن رَّسُولٍ إِلَّا لِيُطَاعَ بِإِذۡنِ ٱللَّهِۚ وَلَوۡ أَنَّهُمۡ إِذ ظَّلَمُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ جَآءُوكَ فَٱسۡتَغۡفَرُواْ ٱللَّهَ وَٱسۡتَغۡفَرَ لَهُمُ ٱلرَّسُولُ لَوَجَدُواْ ٱللَّهَ تَوَّابٗا رَّحِيمٗا ٦٤

Setiap rasul yang Kami utus hanyalah untuk ditaati atas izin Kami. Wahai Muhammad, siapa saja yang semula pura-pura beriman kepadamu, berarti mereka berlaku zhalim kepada dirinya sendiri. Sekiranya mereka mau datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan kamu pun memintakan ampun untuk mereka, niscaya mereka akan mendapati Allah Maha Penerima taubat dan Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya.

4:65

فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤۡمِنُونَ حَتَّىٰ يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيۡنَهُمۡ ثُمَّ لَا يَجِدُواْ فِيٓ أَنفُسِهِمۡ حَرَجٗا مِّمَّا قَضَيۡتَ وَيُسَلِّمُواْ تَسۡلِيمٗا ٦٥

Wahai Muhammad, demi Tuhanmu, orang-orang yang mengaku beriman itu tidak dapat begitu saja dikatakan beriman sehingga mereka mau mengikuti syari’at kamu dalam menyelesaikan perselisihan di antara mereka, mereka mau menerima keputusanmu tanpa keberatan, dan mereka mengikuti keputusanmu dengan sepenuh hati.

4:66

وَلَوۡ أَنَّا كَتَبۡنَا عَلَيۡهِمۡ أَنِ ٱقۡتُلُوٓاْ أَنفُسَكُمۡ أَوِ ٱخۡرُجُواْ مِن دِيَٰرِكُم مَّا فَعَلُوهُ إِلَّا قَلِيلٞ مِّنۡهُمۡۖ وَلَوۡ أَنَّهُمۡ فَعَلُواْ مَا يُوعَظُونَ بِهِۦ لَكَانَ خَيۡرٗا لَّهُمۡ وَأَشَدَّ تَثۡبِيتٗا ٦٦

Sekiranya Kami perintahkan kepada Bani Israil: “Bunuhlah golongan kalian yang menyembah patung anak sapi itu atau tinggalkanlah kampung kalian”, pasti hanya sedikit sekali yang mau melakukannya. Sekiranya Bani Israil mau melakukan apa yang Allah perintahkan kepada mereka, maka hal itu lebih baik bagi mereka dan lebih meneguhkan iman mereka.

4:67

وَإِذٗا لَّأٓتَيۡنَٰهُم مِّن لَّدُنَّآ أَجۡرًا عَظِيمٗا ٦٧

Dengan demikian, niscaya Kami akan memberikan kepada mereka pahala yang sangat besar dari sisi Kami.

4:68

وَلَهَدَيۡنَٰهُمۡ صِرَٰطٗا مُّسۡتَقِيمٗا ٦٨

Niscaya mereka Kami beri hidayah untuk mengikuti Islam.

4:69

وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَٱلرَّسُولَ فَأُوْلَٰٓئِكَ مَعَ ٱلَّذِينَ أَنۡعَمَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِم مِّنَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ وَٱلصِّدِّيقِينَ وَٱلشُّهَدَآءِ وَٱلصَّٰلِحِينَۚ وَحَسُنَ أُوْلَٰٓئِكَ رَفِيقٗا ٦٩

Siapa saja yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, di akhirat kelak ia akan bersama-sama dengan para nabi, orang-orang yang jujur dalam beriman, orang yang mati syahid dan orang-orang shalih yang telah Allah beri nikmat. Mereka itu adalah teman-teman yang sangat baik bagi orang-orang mukmin.

4:70

ذَٰلِكَ ٱلۡفَضۡلُ مِنَ ٱللَّهِۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ عَلِيمٗا ٧٠

Demikian itu adalah rahmat dari Allah. Cukuplah Allah yang mengetahui perbuatan mereka.

Perintah Bersiap-Siap Perang

4:71

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ خُذُواْ حِذۡرَكُمۡ فَٱنفِرُواْ ثُبَاتٍ أَوِ ٱنفِرُواْ جَمِيعٗا ٧١

Wahai kaum mukmin, siapkanlah diri kalian dengan sebaik-baiknya untuk berperang. Hendaklah kalian pergi berperang berkelompok-kelompok atau maju bersama-sama.

4:72

وَإِنَّ مِنكُمۡ لَمَن لَّيُبَطِّئَنَّ فَإِنۡ أَصَٰبَتۡكُم مُّصِيبَةٞ قَالَ قَدۡ أَنۡعَمَ ٱللَّهُ عَلَيَّ إِذۡ لَمۡ أَكُن مَّعَهُمۡ شَهِيدٗا ٧٢

Wahai kaum mukmin, di tengah kalian ada orang-orang munafik yang enggan ikut pergi berperang. Jika kalian ditimpa kekalahan, ia berkata: “Sungguh Allah telah menyelamatkan diriku, karena aku tidak turut pergi berperang bersama mereka.”

4:73

وَلَئِنۡ أَصَٰبَكُمۡ فَضۡلٞ مِّنَ ٱللَّهِ لَيَقُولَنَّ كَأَن لَّمۡ تَكُنۢ بَيۡنَكُمۡ وَبَيۡنَهُۥ مَوَدَّةٞ يَٰلَيۡتَنِي كُنتُ مَعَهُمۡ فَأَفُوزَ فَوۡزًا عَظِيمٗا ٧٣

Wahai kaum mukmin, jika Allah memberikan kemenangan kepada kalian, sungguh orang munafik akan mengatakan seolah-olah kalian tidak pernah berteman baik dengan dia. Orang munafik itu berkata: “Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu ikut berperang bersama orang-orang mukmin. Aku tentu akan memperoleh harta rampasan perang yang sangat banyak.”

4:74

۞ فَلۡيُقَٰتِلۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ ٱلَّذِينَ يَشۡرُونَ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا بِٱلۡأٓخِرَةِۚ وَمَن يُقَٰتِلۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ فَيُقۡتَلۡ أَوۡ يَغۡلِبۡ فَسَوۡفَ نُؤۡتِيهِ أَجۡرًا عَظِيمٗا ٧٤

Orang-orang yang mengutamakan pahala akhirat daripada kehidupan dunia, hendaklah mereka berperang untuk membela Islam. Siapa saja yang berperang untuk membela Islam, baik ia terbunuh atau menang, Kami akan memberikan pahala yang sangat besar kepadanya di akhirat.

4:75

وَمَا لَكُمۡ لَا تُقَٰتِلُونَ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱلۡمُسۡتَضۡعَفِينَ مِنَ ٱلرِّجَالِ وَٱلنِّسَآءِ وَٱلۡوِلۡدَٰنِ ٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَآ أَخۡرِجۡنَا مِنۡ هَٰذِهِ ٱلۡقَرۡيَةِ ٱلظَّالِمِ أَهۡلُهَا وَٱجۡعَل لَّنَا مِن لَّدُنكَ وَلِيّٗا وَٱجۡعَل لَّنَا مِن لَّدُنكَ نَصِيرًا ٧٥

Wahai kaum mukmin, mengapa kalian tidak mau berperang untuk membela Islam? Padahal kaum laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang tertindas telah berdo’a: “Wahai Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri yang penduduknya berbuat zhalim. Berikanlah kepada kami seorang penolong dari sisi-Mu. Berikanlah kepada kami seorang pembela dari sisi-Mu.”

4:76

ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ يُقَٰتِلُونَ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ يُقَٰتِلُونَ فِي سَبِيلِ ٱلطَّٰغُوتِ فَقَٰتِلُوٓاْ أَوۡلِيَآءَ ٱلشَّيۡطَٰنِۖ إِنَّ كَيۡدَ ٱلشَّيۡطَٰنِ كَانَ ضَعِيفًا ٧٦

Orang-orang beriman berperang untuk membela Islam, sedangkan orang-orang kafir berperang di jalan setan. Wahai kaum mukmin, perangilah para pengikut setan. Sungguh sejak dahulu, siasat setan itu sangat lemah.

Orang-Orang yang Takut Berperang

4:77

أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ قِيلَ لَهُمۡ كُفُّوٓاْ أَيۡدِيَكُمۡ وَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُواْ ٱلزَّكَوٰةَ فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيۡهِمُ ٱلۡقِتَالُ إِذَا فَرِيقٞ مِّنۡهُمۡ يَخۡشَوۡنَ ٱلنَّاسَ كَخَشۡيَةِ ٱللَّهِ أَوۡ أَشَدَّ خَشۡيَةٗۚ وَقَالُواْ رَبَّنَا لِمَ كَتَبۡتَ عَلَيۡنَا ٱلۡقِتَالَ لَوۡلَآ أَخَّرۡتَنَآ إِلَىٰٓ أَجَلٖ قَرِيبٖۗ قُلۡ مَتَٰعُ ٱلدُّنۡيَا قَلِيلٞ وَٱلۡأٓخِرَةُ خَيۡرٞ لِّمَنِ ٱتَّقَىٰ وَلَا تُظۡلَمُونَ فَتِيلًا ٧٧

Wahai Muhammad, apakah kamu tidak memperhatikan para sahabat di Makkah yang ingin segera berperang sebelum ada perintah untuk berperang? Mereka diseru: “Janganlah kalian tergesa-gesa untuk berperang. Akan tetapi laksanakan shalat dan keluarkan zakat lebih dahulu.” Namun ketika para sahabat hijrah ke Madinah lalu diperintahkan untuk berperang, tiba-tiba sebagian dari mereka takut kepada golongan kafir Quraisy seperti takut mereka kepada Allah, bahkan lebih takut lagi. Sebagian sabahat itu berkata: “Wahai Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan perang kepada kami. Alangkah baiknya sekiranya Engkau menundanya beberapa waktu lagi.” Wahai Muhammad, katakanlah: “Kesenangan dunia itu sangat remeh, sedangkan pahala akhirat jauh lebih baik bagi siapa saja yang taat kepada Allah dan bertauhid. Wahai kaum mukmin, kalian tidak akan diperlakukan secara zhalim sedikit pun.”

Orang-Orang Munafik Takut Berperang

4:78

أَيۡنَمَا تَكُونُواْ يُدۡرِككُّمُ ٱلۡمَوۡتُ وَلَوۡ كُنتُمۡ فِي بُرُوجٖ مُّشَيَّدَةٖۗ وَإِن تُصِبۡهُمۡ حَسَنَةٞ يَقُولُواْ هَٰذِهِۦ مِنۡ عِندِ ٱللَّهِۖ وَإِن تُصِبۡهُمۡ سَيِّئَةٞ يَقُولُواْ هَٰذِهِۦ مِنۡ عِندِكَۚ قُلۡ كُلّٞ مِّنۡ عِندِ ٱللَّهِۖ فَمَالِ هَٰٓؤُلَآءِ ٱلۡقَوۡمِ لَا يَكَادُونَ يَفۡقَهُونَ حَدِيثٗا ٧٨

Wahai manusia, di mana pun kalian berada, maut akan mengejar kalian. Sekalipun kalian berada dalam benteng-benteng yang kokoh. Jika kaum mukmin memperoleh kemenangan, orang-orang munafik yang tidak ikut berperang berkata: “Kemenangan itu dari Allah.” Jika kaum mukmin kalah, orang-orang munafik itu berkata: “Wahai Muhammad, kekalahan ini karena kamu.” Wahai Muhammad, katakanlah: “Menang atau kalah dalam perang, semuanya dari Allah.” Akan tetapi, mengapa kaum munafik nyaris tidak mampu memahami hal ini?”

4:79

مَّآ أَصَابَكَ مِنۡ حَسَنَةٖ فَمِنَ ٱللَّهِۖ وَمَآ أَصَابَكَ مِن سَيِّئَةٖ فَمِن نَّفۡسِكَۚ وَأَرۡسَلۡنَٰكَ لِلنَّاسِ رَسُولٗاۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ شَهِيدٗا ٧٩

Wahai manusia, apapun nikmat yang kalian peroleh, semuanya datang dari Allah. Apapun musibah yang menimpa kalian adalah karena kesalahan kalian sendiri. Wahai Muhammad, Kami telah mengutusmu sebagai rasul kepada umat manusia. Cukuplah Allah sebagai saksi atas kebenaran kenabianmu.

4:80

مَّن يُطِعِ ٱلرَّسُولَ فَقَدۡ أَطَاعَ ٱللَّهَۖ وَمَن تَوَلَّىٰ فَمَآ أَرۡسَلۡنَٰكَ عَلَيۡهِمۡ حَفِيظٗا ٨٠

Siapa saja yang taat kepada Rasul-Nya, berarti ia taat kepada Allah. Wahai Muhammad, siapa saja yang ingkar kepada Rasul Allah, Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pelindung bagi orang-orang kafir.

4:81

وَيَقُولُونَ طَاعَةٞ فَإِذَا بَرَزُواْ مِنۡ عِندِكَ بَيَّتَ طَآئِفَةٞ مِّنۡهُمۡ غَيۡرَ ٱلَّذِي تَقُولُۖ وَٱللَّهُ يَكۡتُبُ مَا يُبَيِّتُونَۖ فَأَعۡرِضۡ عَنۡهُمۡ وَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلًا ٨١

Orang-orang munafik berkata kepada Nabi: “Kami taat kepadamu.” Wahai Muhammad, setelah orang-orang munafik itu meninggalkan kamu, sebagian mereka berunding pada malam hari untuk mengatur siasat guna melawan kamu. Allah mencatat siasat jahat mereka. Wahai Muhammad, janganlah kamu pedulikan orang-orang munafik itu. Pasrahkanlah dirimu kepada Allah. Cukuplah Allah menjadi pembelamu.

4:82

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ ٱلۡقُرۡءَانَۚ وَلَوۡ كَانَ مِنۡ عِندِ غَيۡرِ ٱللَّهِ لَوَجَدُواْ فِيهِ ٱخۡتِلَٰفٗا كَثِيرٗا ٨٢

Apakah orang-orang munafik itu tidak mau memperhatikan Al-Qur’an dengan seksama? Sekiranya Al-Qur’an ini datang dari selain Allah, niscaya mereka akan mendapati banyak sekali ayat-ayat yang saling bertentangan dalam Al-Qur’an ini.

4:83

وَإِذَا جَآءَهُمۡ أَمۡرٞ مِّنَ ٱلۡأَمۡنِ أَوِ ٱلۡخَوۡفِ أَذَاعُواْ بِهِۦۖ وَلَوۡ رَدُّوهُ إِلَى ٱلرَّسُولِ وَإِلَىٰٓ أُوْلِي ٱلۡأَمۡرِ مِنۡهُمۡ لَعَلِمَهُ ٱلَّذِينَ يَسۡتَنۢبِطُونَهُۥ مِنۡهُمۡۗ وَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ وَرَحۡمَتُهُۥ لَٱتَّبَعۡتُمُ ٱلشَّيۡطَٰنَ إِلَّا قَلِيلٗا ٨٣

Ketika orang-orang munafik mengetahui kekuatan atau kelemahan kaum muslim, mereka segera menyebarluaskannya kepada musuh. Sekiranya orang-orang munafik itu mau menyerahkan kepada Rasul dan para pemimpin kaum mukmin untuk mengatasi kelemahan kaum mukmin, niscaya Rasul dan para pemimpin itu akan mencari penyelesaiannya. Wahai kaum mukmin, sekiranya bukan karena rahmat Allah dan karunia-Nya kepada kalian, niscaya kalian semua sudah mengikuti bisikan setan. Hanya sedikit dari kalian yang tidak mengikuti bisikan setan itu.

Kewajiban Berperang dan Strateginya

4:84

فَقَٰتِلۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ لَا تُكَلَّفُ إِلَّا نَفۡسَكَۚ وَحَرِّضِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَۖ عَسَى ٱللَّهُ أَن يَكُفَّ بَأۡسَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْۚ وَٱللَّهُ أَشَدُّ بَأۡسٗا وَأَشَدُّ تَنكِيلٗا ٨٤

Wahai Muhammad, perangilah orang-orang kafir demi membela Islam. Engkau tidak dibebani kecuali yang menjadi kewajibanmu. Wahai Muhammad, bangkitkanlah semangat kaum mukmin untuk berperang. Semoga Allah menghilangkan beban penderitaan yang ditimpakan orang-orang kafir kepada orang-orang mukmin. Allah jauh lebih kuat dan lebih kuasa dalam memberikan hukuman kepada orang-orang kafir.

4:85

مَّن يَشۡفَعۡ شَفَٰعَةً حَسَنَةٗ يَكُن لَّهُۥ نَصِيبٞ مِّنۡهَاۖ وَمَن يَشۡفَعۡ شَفَٰعَةٗ سَيِّئَةٗ يَكُن لَّهُۥ كِفۡلٞ مِّنۡهَاۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ مُّقِيتٗا ٨٥

Siapa saja yang menolong orang lain untuk berbuat kebaikan, maka kelak di akhirat dia akan memperoleh pahala atas pertolongannya itu. Akan tetapi, siapa saja yang menolong orang lain untuk berbuat dosa, di akhirat kelak dia akan menanggung siksa atas perbuatan dosanya itu. Allah Maha Mengawasi semua perbuatan makhluk-Nya.

4:86

وَإِذَا حُيِّيتُم بِتَحِيَّةٖ فَحَيُّواْ بِأَحۡسَنَ مِنۡهَآ أَوۡ رُدُّوهَآۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٍ حَسِيبًا ٨٦

Wahai kaum mukmin, bila kalian diberi ucapan salam oleh sesama mukmin, hendaklah kalian membalasnya dengan ucapan salam yang lebih baik atau dengan ucapan salam yang sama. Allah pasti membalas semua perbuatan kalian.

4:87

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۚ لَيَجۡمَعَنَّكُمۡ إِلَىٰ يَوۡمِ ٱلۡقِيَٰمَةِ لَا رَيۡبَ فِيهِۗ وَمَنۡ أَصۡدَقُ مِنَ ٱللَّهِ حَدِيثٗا ٨٧

Allah adalah Tuhan. Tiada tuhan selain Allah. Sungguh Allah akan mengumpulkan kalian pada hari kiamat, hari yang tidak diragukan lagi datangnya. Siapakah yang lebih benar perkataannya tentang hari kiamat daripada Allah?

4:88

۞ فَمَا لَكُمۡ فِي ٱلۡمُنَٰفِقِينَ فِئَتَيۡنِ وَٱللَّهُ أَرۡكَسَهُم بِمَا كَسَبُوٓاْۚ أَتُرِيدُونَ أَن تَهۡدُواْ مَنۡ أَضَلَّ ٱللَّهُۖ وَمَن يُضۡلِلِ ٱللَّهُ فَلَن تَجِدَ لَهُۥ سَبِيلٗا ٨٨

Wahai kaum mukmin, mengapa kalian berpecah menjadi dua golongan dalam menghadapi kaum munafik? Padahal Allah telah menjadikan orang-orang munafik rugi karena dosa-dosa mereka. Apakah kalian ingin dapat memberi petunjuk kepada orang-orang yang Allah jadikan sesat karena mereka banyak berbuat dosa? Siapa saja yang Allah jadikan sesat karena dosa-dosanya, tidak ada jalan baginya untuk mendapatkan petunjuk.

4:89

وَدُّواْ لَوۡ تَكۡفُرُونَ كَمَا كَفَرُواْ فَتَكُونُونَ سَوَآءٗۖ فَلَا تَتَّخِذُواْ مِنۡهُمۡ أَوۡلِيَآءَ حَتَّىٰ يُهَاجِرُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِۚ فَإِن تَوَلَّوۡاْ فَخُذُوهُمۡ وَٱقۡتُلُوهُمۡ حَيۡثُ وَجَدتُّمُوهُمۡۖ وَلَا تَتَّخِذُواْ مِنۡهُمۡ وَلِيّٗا وَلَا نَصِيرًا ٨٩

Wahai kaum mukmin, orang-orang munafik sangat ingin kalian menjadi kafir seperti mereka, sehingga kalian sama dengan mereka. Karena itu, janganlah kalian menjadikan seorang pun di antara orang-orang munafik teman kepercayaan, sampai mereka mau hijrah di jalan Allah. Jika orang-orang munafik menolak untuk berhijrah, tawanlah mereka dan bunuhlah mereka di mana pun kalian mendapati mereka. Janganlah kalian menjadikan seorang pun di antara orang-orang munafik teman kepercayaan dan penolong dalam membela agama kalian.

4:90

إِلَّا ٱلَّذِينَ يَصِلُونَ إِلَىٰ قَوۡمِۭ بَيۡنَكُمۡ وَبَيۡنَهُم مِّيثَٰقٌ أَوۡ جَآءُوكُمۡ حَصِرَتۡ صُدُورُهُمۡ أَن يُقَٰتِلُوكُمۡ أَوۡ يُقَٰتِلُواْ قَوۡمَهُمۡۚ وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ لَسَلَّطَهُمۡ عَلَيۡكُمۡ فَلَقَٰتَلُوكُمۡۚ فَإِنِ ٱعۡتَزَلُوكُمۡ فَلَمۡ يُقَٰتِلُوكُمۡ وَأَلۡقَوۡاْ إِلَيۡكُمُ ٱلسَّلَمَ فَمَا جَعَلَ ٱللَّهُ لَكُمۡ عَلَيۡهِمۡ سَبِيلٗا ٩٠

Wahai kaum mukmin, adapun orang-orang munafik yang bergabung dengan kaumnya yang ada ikatan perjanjian damai dengan kalian, atau mereka datang kepada kalian dan menyatakan dengan sungguh-sungguh untuk tidak memerangi kalian, atau tidak memerangi kaum mereka yang telah ada ikatan perjanjian damai dengan kalian, maka mereka itu boleh kalian jadikan teman. Sekiranya Allah takdirkan orang-orang munafik dapat menguasai kalian, pasti mereka akan memerangi kalian. Jika orang-orang munafik tidak lagi memerangi kalian dan mau mengadakan perjanjian damai dengan kalian, maka Allah tidak mengizinkan kalian untuk memerangi mereka.

4:91

سَتَجِدُونَ ءَاخَرِينَ يُرِيدُونَ أَن يَأۡمَنُوكُمۡ وَيَأۡمَنُواْ قَوۡمَهُمۡ كُلَّ مَا رُدُّوٓاْ إِلَى ٱلۡفِتۡنَةِ أُرۡكِسُواْ فِيهَاۚ فَإِن لَّمۡ يَعۡتَزِلُوكُمۡ وَيُلۡقُوٓاْ إِلَيۡكُمُ ٱلسَّلَمَ وَيَكُفُّوٓاْ أَيۡدِيَهُمۡ فَخُذُوهُمۡ وَٱقۡتُلُوهُمۡ حَيۡثُ ثَقِفۡتُمُوهُمۡۚ وَأُوْلَٰٓئِكُمۡ جَعَلۡنَا لَكُمۡ عَلَيۡهِمۡ سُلۡطَٰنٗا مُّبِينٗا ٩١

Wahai kaum mukmin, kalian akan mendapati sebagian lain dari kaum munafik ingin berdamai dengan kalian jika kalian menang terhadap kaum musyrik. Mereka memihak kaum musyrik jika kaum musyrik menang atas kalian. Setiap kali mereka diajak mengganggu kaum mukmin, niscaya mereka mau melakukannya. Jika mereka tidak mau menghentikan permusuhan dengan kalian, tidak mau mengadakan perjanjian damai dengan kalian, dan tidak mau menahan diri dari memerangi kalian, maka bersiap-siaplah kalian menghadapi mereka. Perangilah mereka di mana pun kalian temui mereka. Kami telah memberikan kekuasaan kepada kalian untuk memerangi mereka dengan alasan yang benar.

Sanksi Pembunuhan

4:92

وَمَا كَانَ لِمُؤۡمِنٍ أَن يَقۡتُلَ مُؤۡمِنًا إِلَّا خَطَـٔٗاۚ وَمَن قَتَلَ مُؤۡمِنًا خَطَـٔٗا فَتَحۡرِيرُ رَقَبَةٖ مُّؤۡمِنَةٖ وَدِيَةٞ مُّسَلَّمَةٌ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِۦٓ إِلَّآ أَن يَصَّدَّقُواْۚ فَإِن كَانَ مِن قَوۡمٍ عَدُوّٖ لَّكُمۡ وَهُوَ مُؤۡمِنٞ فَتَحۡرِيرُ رَقَبَةٖ مُّؤۡمِنَةٖۖ وَإِن كَانَ مِن قَوۡمِۭ بَيۡنَكُمۡ وَبَيۡنَهُم مِّيثَٰقٞ فَدِيَةٞ مُّسَلَّمَةٌ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِۦ وَتَحۡرِيرُ رَقَبَةٖ مُّؤۡمِنَةٖۖ فَمَن لَّمۡ يَجِدۡ فَصِيَامُ شَهۡرَيۡنِ مُتَتَابِعَيۡنِ تَوۡبَةٗ مِّنَ ٱللَّهِۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمٗا ٩٢

Seorang mukmin tidak dibenarkan sama sekali membunuh mukmin lainnya kecuali karena keliru. Siapa saja yang membunuh seorang mukmin karena keliru, hukumannya adalah memerdekakan seorang budak mukmin dan membayar denda kepada keluarganya, kecuali bila keluarganya mau memaafkannya. Wahai kaum mukmin, apabila yang terbunuh itu seorang mukmin dari kaum yang ada permusuhan dengan kalian, hukumannya adalah membebaskan seorang budak mukmin. Apabila yang terbunuh berasal dari kaum yang ada perjanjian damai dengan kalian, hendaklah si pembunuh memberikan denda yang diserahkan kepada keluarga yang terbunuh dan membebaskan seorang budak mukmin. Bagi pembunuh yang tidak mampu memenuhi ketentuan ini, ia wajib berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai tanda bertaubat kepada Allah. Allah Maha Mengetahui kelemahan kalian dan Mahabijaksana mengatur syari’at untuk kalian.

4:93

وَمَن يَقۡتُلۡ مُؤۡمِنٗا مُّتَعَمِّدٗا فَجَزَآؤُهُۥ جَهَنَّمُ خَٰلِدٗا فِيهَا وَغَضِبَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِ وَلَعَنَهُۥ وَأَعَدَّ لَهُۥ عَذَابًا عَظِيمٗا ٩٣

Siapa saja yang dengan sengaja membunuh seorang mukmin, maka hukumannya adalah neraka Jahanam. Pembunuh itu kekal di dalam neraka. Allah murka kepadanya dan melaknatnya. Allah menyediakan adzab yang sangat berat bagi pembunuh itu.

Perintah Teliti dalam Bertindak

4:94

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا ضَرَبۡتُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ فَتَبَيَّنُواْ وَلَا تَقُولُواْ لِمَنۡ أَلۡقَىٰٓ إِلَيۡكُمُ ٱلسَّلَٰمَ لَسۡتَ مُؤۡمِنٗا تَبۡتَغُونَ عَرَضَ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا فَعِندَ ٱللَّهِ مَغَانِمُ كَثِيرَةٞۚ كَذَٰلِكَ كُنتُم مِّن قَبۡلُ فَمَنَّ ٱللَّهُ عَلَيۡكُمۡ فَتَبَيَّنُوٓاْۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٗا ٩٤

Wahai kaum mukmin, apabila kalian berperang untuk membela Islam, hendaklah kalian benar-benar meneliti berita yang kalian terima. Janganlah kalian berkata kepada orang-orang yang kalian dapati tanda-tanda keislaman pada mereka: “Kamu bukan seorang mukmin,” hanya karena kalian menginginkan harta kesenangan dunia. Padahal di sisi Allah ada harta rampasan yang banyak sekali. Begitulah yang kalian lakukan dahulu, lalu Allah memberikan rahmat kepada kalian. Karena itu, hendaklah kalian meneliti setiap berita yang kalian terima. Allah Maha Mengetahui semua yang kalian lakukan.

Martabat Orang-Orang yang Berjihad

4:95

لَّا يَسۡتَوِي ٱلۡقَٰعِدُونَ مِنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ غَيۡرُ أُوْلِي ٱلضَّرَرِ وَٱلۡمُجَٰهِدُونَ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ بِأَمۡوَٰلِهِمۡ وَأَنفُسِهِمۡۚ فَضَّلَ ٱللَّهُ ٱلۡمُجَٰهِدِينَ بِأَمۡوَٰلِهِمۡ وَأَنفُسِهِمۡ عَلَى ٱلۡقَٰعِدِينَ دَرَجَةٗۚ وَكُلّٗا وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلۡحُسۡنَىٰۚ وَفَضَّلَ ٱللَّهُ ٱلۡمُجَٰهِدِينَ عَلَى ٱلۡقَٰعِدِينَ أَجۡرًا عَظِيمٗا ٩٥

Orang-orang mukmin yang tinggal di rumah tidak mau ikut berperang, padahal tidak ada halangan baginya, ia tidak sama martabatnya dengan orang-orang mukmin yang berjihad untuk membela Islam dengan harta dan jiwa mereka. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya satu derajat daripada orang-orang yang tetap tinggal di rumah. Masing-masing telah Allah berikan janji pahala di akhirat. Allah lebihkan orang-orang yang berjihad dengan pahala yang sangat besar daripada orang-orang yang tetap tinggal di rumah.

4:96

دَرَجَٰتٖ مِّنۡهُ وَمَغۡفِرَةٗ وَرَحۡمَةٗۚ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورٗا رَّحِيمًا ٩٦

Di surga, Allah lebihkan orang-orang yang berjihad beberapa derajat. Allah juga berikan pengampunan dan rahmat kepada mereka. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang kepada orang mukmin yang tetap tinggal di rumah.

4:97

إِنَّ ٱلَّذِينَ تَوَفَّىٰهُمُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ ظَالِمِيٓ أَنفُسِهِمۡ قَالُواْ فِيمَ كُنتُمۡۖ قَالُواْ كُنَّا مُسۡتَضۡعَفِينَ فِي ٱلۡأَرۡضِۚ قَالُوٓاْ أَلَمۡ تَكُنۡ أَرۡضُ ٱللَّهِ وَٰسِعَةٗ فَتُهَاجِرُواْ فِيهَاۚ فَأُوْلَٰٓئِكَ مَأۡوَىٰهُمۡ جَهَنَّمُۖ وَسَآءَتۡ مَصِيرًا ٩٧

Ketika orang-orang yang tidak mau berhijrah ke Madinah menghadapi sakaratul maut, mereka didatangi para malaikat. Para malaikat bertanya kepada orang-orang itu: “Mengapa kalian tidak mau berhijrah?” Mereka menjawab: “Kami dahulu adalah orang-orang yang tertindas di negeri Makkah.” Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah sangat luas, sehingga kalian dapat berhijrah ke tempat itu?” Tempat tinggal mereka di akhirat adalah Jahanam, tempat tinggal yang sangat buruk.

4:98

إِلَّا ٱلۡمُسۡتَضۡعَفِينَ مِنَ ٱلرِّجَالِ وَٱلنِّسَآءِ وَٱلۡوِلۡدَٰنِ لَا يَسۡتَطِيعُونَ حِيلَةٗ وَلَا يَهۡتَدُونَ سَبِيلٗا ٩٨

Adapun kaum mukmin laki-laki, kaum mukmin perempuan dan anak-anak yang lemah, sehingga mereka tidak mampu dan tidak mengetahui jalan untuk pergi berhijrah,

4:99

فَأُوْلَٰٓئِكَ عَسَى ٱللَّهُ أَن يَعۡفُوَ عَنۡهُمۡۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَفُوًّا غَفُورٗا ٩٩

mudah-mudahan mereka itu diampuni oleh Allah. Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun kepada para hamba-Nya yang tertindas.

4:100

۞ وَمَن يُهَاجِرۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ يَجِدۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ مُرَٰغَمٗا كَثِيرٗا وَسَعَةٗۚ وَمَن يَخۡرُجۡ مِنۢ بَيۡتِهِۦ مُهَاجِرًا إِلَى ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ ثُمَّ يُدۡرِكۡهُ ٱلۡمَوۡتُ فَقَدۡ وَقَعَ أَجۡرُهُۥ عَلَى ٱللَّهِۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورٗا رَّحِيمٗا ١٠٠

Siapa pun yang berhijrah di jalan Allah, niscaya ia akan mendapatkan peluang yang sangat besar dan rezeki yang sangat banyak di muka bumi ini. Siapa pun yang keluar dari rumahnya untuk berhijrah di jalan Allah dan Rasul-Nya lalu ia mati dalam perjalanan hijrah, maka pasti Allah akan memberikan pahala kepadanya. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang kepada para hamba-Nya yang berhijrah.

Ketentuan Mengqashar Shalat

4:101

وَإِذَا ضَرَبۡتُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَلَيۡسَ عَلَيۡكُمۡ جُنَاحٌ أَن تَقۡصُرُواْ مِنَ ٱلصَّلَوٰةِ إِنۡ خِفۡتُمۡ أَن يَفۡتِنَكُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْۚ إِنَّ ٱلۡكَٰفِرِينَ كَانُواْ لَكُمۡ عَدُوّٗا مُّبِينٗا ١٠١

Wahai kaum mukmin, jika kalian melakukan perjalanan di muka bumi, kalian tidak berdosa untuk meng-qashar shalat, empat rakaat menjadi dua rakaat, jika kalian khawatir shalat kalian terganggu oleh orang-orang kafir. Orang-orang kafir itu benar-benar musuh kalian yang nyata.

Ketentuan Shalat Khauf

4:102

وَإِذَا كُنتَ فِيهِمۡ فَأَقَمۡتَ لَهُمُ ٱلصَّلَوٰةَ فَلۡتَقُمۡ طَآئِفَةٞ مِّنۡهُم مَّعَكَ وَلۡيَأۡخُذُوٓاْ أَسۡلِحَتَهُمۡۖ فَإِذَا سَجَدُواْ فَلۡيَكُونُواْ مِن وَرَآئِكُمۡ وَلۡتَأۡتِ طَآئِفَةٌ أُخۡرَىٰ لَمۡ يُصَلُّواْ فَلۡيُصَلُّواْ مَعَكَ وَلۡيَأۡخُذُواْ حِذۡرَهُمۡ وَأَسۡلِحَتَهُمۡۗ وَدَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَوۡ تَغۡفُلُونَ عَنۡ أَسۡلِحَتِكُمۡ وَأَمۡتِعَتِكُمۡ فَيَمِيلُونَ عَلَيۡكُم مَّيۡلَةٗ وَٰحِدَةٗۚ وَلَا جُنَاحَ عَلَيۡكُمۡ إِن كَانَ بِكُمۡ أَذٗى مِّن مَّطَرٍ أَوۡ كُنتُم مَّرۡضَىٰٓ أَن تَضَعُوٓاْ أَسۡلِحَتَكُمۡۖ وَخُذُواْ حِذۡرَكُمۡۗ إِنَّ ٱللَّهَ أَعَدَّ لِلۡكَٰفِرِينَ عَذَابٗا مُّهِينٗا ١٠٢

Wahai Muhammad, jika kamu berada di tengah pasukan perang mukmin, lalu kamu melakukan shalat bersama mereka, maka bagilah pasukanmu menjadi dua kelompok. Kedua kelompok berdiri shalat bersama kamu menghadap musuh seraya memegang senjata sampai ruku’ pada rakaat pertama. Ketika kamu sujud pertama, kelompok kedua tetap berdiri menghadap musuh. Setelah kelompok pertama selesai sujud, mereka mundur ke belakang lalu digantikan kelompok kedua untuk sujud kedua. Kelompok pertama menghadap musuh seraya memegang senjata. Setelah kelompok kedua selesai sujud, kedua kelompok itu shalat rakaat kedua bersama kamu sampai ruku’. Ketika kamu sujud pertama, kelompok kedua ikut sujud, sedangkan kelompok pertama tetap berdiri menghadap musuh. Setelah kelompok kedua selesai sujud, kelompok pertama sujud kedua. Kemudian kamu salam bersama mereka. Orang-orang kafir menginginkan kalian melengahkan senjata-senjata dan perlengkapan perang kalian. Mereka ingin menyerang kalian dengan serangan mendadak dan serentak. Kalian tidak berdosa meletakkan senjata-senjata kalian karena gangguan hujan atau karena sakit. Kalian harus tetap siap siaga dalam medan perang. Allah menyediakan adzab yang sangat menghinakan martabat orang-orang kafir.

4:103

فَإِذَا قَضَيۡتُمُ ٱلصَّلَوٰةَ فَٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ قِيَٰمٗا وَقُعُودٗا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمۡۚ فَإِذَا ٱطۡمَأۡنَنتُمۡ فَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَۚ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ كَانَتۡ عَلَى ٱلۡمُؤۡمِنِينَ كِتَٰبٗا مَّوۡقُوتٗا ١٠٣

Wahai kaum mukmin, jika kalian telah menyelesaikan shalat, hendaklah kalian tetap mengingat Allah ketika berdiri, duduk atau berbaring. Jika kalian telah aman dari gangguan orang kafir, maka laksanakanlah shalat seperti biasa. Shalat itu waktu-waktunya telah ditetapkan bagi orang-orang mukmin dan berlaku untuk selamanya.

4:104

وَلَا تَهِنُواْ فِي ٱبۡتِغَآءِ ٱلۡقَوۡمِۖ إِن تَكُونُواْ تَأۡلَمُونَ فَإِنَّهُمۡ يَأۡلَمُونَ كَمَا تَأۡلَمُونَۖ وَتَرۡجُونَ مِنَ ٱللَّهِ مَا لَا يَرۡجُونَۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا ١٠٤

Wahai kaum mukmin, janganlah kalian lemah semangat dalam mengejar kaum kafir. Jika kalian merasakan sakit, mereka pun merasakan sakit seperti kalian. Kalian mengharapkan pahala dari Allah, sedangkan orang-orang kafir sama sekali tidak mengharapkan pahala dari Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana dalam menetapkan syari’at perang.

4:105

إِنَّآ أَنزَلۡنَآ إِلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ بِٱلۡحَقِّ لِتَحۡكُمَ بَيۡنَ ٱلنَّاسِ بِمَآ أَرَىٰكَ ٱللَّهُۚ وَلَا تَكُن لِّلۡخَآئِنِينَ خَصِيمٗا ١٠٥

Wahai Muhammad, Kami telah menurunkan Al-Qur’an kepadamu untuk menjelaskan kebenaran yang pasti. Wahai Muhammad, gunakan Al-Qur’an untuk mengadili manusia sesuai dengan yang Allah ajarkan kepadamu. Janganlah kamu menjadi pembela orang-orang yang mengkhianati syari’at Allah.

4:106

وَٱسۡتَغۡفِرِ ٱللَّهَۖ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ غَفُورٗا رَّحِيمٗا ١٠٦

Wahai Muhammad, mohonlah ampun kepada Allah. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada orang-orang yang bertaubat.

4:107

وَلَا تُجَٰدِلۡ عَنِ ٱلَّذِينَ يَخۡتَانُونَ أَنفُسَهُمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ مَن كَانَ خَوَّانًا أَثِيمٗا ١٠٧

Wahai Muhammad, janganlah kamu melayani perdebatan dengan orang-orang yang telah berbuat jahat, tetapi menuduh orang lain yang melakukannya. Allah tidak menyukai orang-orang yang telah berbuat jahat, tetapi menuduh orang lain yang melakukannya lagi suka berbuat dosa.

4:108

يَسۡتَخۡفُونَ مِنَ ٱلنَّاسِ وَلَا يَسۡتَخۡفُونَ مِنَ ٱللَّهِ وَهُوَ مَعَهُمۡ إِذۡ يُبَيِّتُونَ مَا لَا يَرۡضَىٰ مِنَ ٱلۡقَوۡلِۚ وَكَانَ ٱللَّهُ بِمَا يَعۡمَلُونَ مُحِيطًا ١٠٨

Orang-orang yang telah berbuat jahat, tetapi menuduh orang lain yang melakukannya, mereka takut kepada manusia, tetapi tidak takut kepada Allah. Allah selalu mengawasi mereka ketika mereka berada pada malam hari dan melontarkan tuduhan kepada orang lain suatu perbuatan yang tidak diridhai oleh Allah. Allah selalu mengawasi perbuatan khianat mereka.

4:109

هَٰٓأَنتُمۡ هَٰٓؤُلَآءِ جَٰدَلۡتُمۡ عَنۡهُمۡ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا فَمَن يُجَٰدِلُ ٱللَّهَ عَنۡهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ أَم مَّن يَكُونُ عَلَيۡهِمۡ وَكِيلٗا ١٠٩

Wahai Muhammad, orang-orang itulah yang selalu menyalahi kamu demi mengejar kesenangan hidup di dunia. Pada hari kiamat kelak, siapakah yang membela mereka dari pengadilan Allah? Atau siapakah kelak yang menjadi penolong mereka dari siksa Allah?

4:110

وَمَن يَعۡمَلۡ سُوٓءًا أَوۡ يَظۡلِمۡ نَفۡسَهُۥ ثُمَّ يَسۡتَغۡفِرِ ٱللَّهَ يَجِدِ ٱللَّهَ غَفُورٗا رَّحِيمٗا ١١٠

Siapa saja yang berbuat dosa besar atau dosa kecil kemudian ia memohon ampun kepada Allah, niscaya ia akan mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada hamba-Nya yang bertaubat.

4:111

وَمَن يَكۡسِبۡ إِثۡمٗا فَإِنَّمَا يَكۡسِبُهُۥ عَلَىٰ نَفۡسِهِۦۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمٗا ١١١

Siapa saja yang berbuat dosa, sungguh ia telah merugikan dirinya sendiri. Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana dalam mengatur syari’at bertaubat.

4:112

وَمَن يَكۡسِبۡ خَطِيٓـَٔةً أَوۡ إِثۡمٗا ثُمَّ يَرۡمِ بِهِۦ بَرِيٓـٔٗا فَقَدِ ٱحۡتَمَلَ بُهۡتَٰنٗا وَإِثۡمٗا مُّبِينٗا ١١٢

Siapa saja yang berbuat kesalahan atau dosa, kemudian ia menuduh orang lain yang menjadi pelakunya karena ingin berlepas diri, sungguh ia telah memfitnah dan berbuat dosa yang sangat nyata.

4:113

وَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللَّهِ عَلَيۡكَ وَرَحۡمَتُهُۥ لَهَمَّت طَّآئِفَةٞ مِّنۡهُمۡ أَن يُضِلُّوكَ وَمَا يُضِلُّونَ إِلَّآ أَنفُسَهُمۡۖ وَمَا يَضُرُّونَكَ مِن شَيۡءٖۚ وَأَنزَلَ ٱللَّهُ عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡحِكۡمَةَ وَعَلَّمَكَ مَا لَمۡ تَكُن تَعۡلَمُۚ وَكَانَ فَضۡلُ ٱللَّهِ عَلَيۡكَ عَظِيمٗا ١١٣

Wahai Muhammad, sekiranya bukan karena rahmat Allah dan karunia-Nya kepadamu, niscaya usaha keras sebagian dari pendeta Yahudi dan Nasrani akan berhasil menyesatkan kamu. Sebagian dari pendeta Yahudi dan Nasrani tidaklah dapat menyesatkan kamu, mereka justru menyesatkan diri mereka sendiri. Mereka tidak akan dapat merugikan kamu sedikit pun. Allah telah menurunkan Al-Qur’an dan As-Sunnah kepadamu. Allah telah mengajarkan kepadamu syari’at yang sebelumnya tidak kamu ketahui. Rahmat Allah kepadamu sangat besar.

4:114

۞ لَّا خَيۡرَ فِي كَثِيرٖ مِّن نَّجۡوَىٰهُمۡ إِلَّا مَنۡ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوۡ مَعۡرُوفٍ أَوۡ إِصۡلَٰحِۭ بَيۡنَ ٱلنَّاسِۚ وَمَن يَفۡعَلۡ ذَٰلِكَ ٱبۡتِغَآءَ مَرۡضَاتِ ٱللَّهِ فَسَوۡفَ نُؤۡتِيهِ أَجۡرًا عَظِيمٗا ١١٤

Kebanyakan pembicaraan orang-orang yang tidak beriman itu tidak ada manfaatnya. Adapun pembicaraan yang bermanfaat yaitu pembicaraan orang yang menyuruh berderma atau menyuruh berbuat ma’ruf atau mendamaikan orang-orang yang berselisih. Siapa saja yang melakukan perbuatan demikian itu demi mencari keridhaan Allah, Kami akan memberikan pahala yang sangat besar kepadanya.

4:115

وَمَن يُشَاقِقِ ٱلرَّسُولَ مِنۢ بَعۡدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ ٱلۡهُدَىٰ وَيَتَّبِعۡ غَيۡرَ سَبِيلِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ نُوَلِّهِۦ مَا تَوَلَّىٰ وَنُصۡلِهِۦ جَهَنَّمَۖ وَسَآءَتۡ مَصِيرًا ١١٥

Siapa saja yang menentang agama tauhid yang dibawa Rasul Allah setelah jelas bukti kebenaran baginya, dan ia tetap mengikuti agama selain agama tauhid yang diikuti kaum mukmin, Kami akan biarkan dia memilih jalan sesat yang disukainya. Kami akan masukkan dia ke dalam neraka Jahanam. Neraka Jahanam itu adalah seburuk-buruk tempat tinggal.

4:116

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَغۡفِرُ أَن يُشۡرَكَ بِهِۦ وَيَغۡفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَآءُۚ وَمَن يُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ فَقَدۡ ضَلَّ ضَلَٰلَۢا بَعِيدًا ١١٦

Apabila Allah disekutukan dengan tuhan-tuhan rekayasa manusia, maka Allah tidak akan mengampuni dosa pelakunya. Allah mau mengampuni dosa-dosa selain dosa syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Siapa saja yang menyekutukan Allah, sungguh ia telah melakukan kesesatan yang sangat jauh.

4:117

إِن يَدۡعُونَ مِن دُونِهِۦٓ إِلَّآ إِنَٰثٗا وَإِن يَدۡعُونَ إِلَّا شَيۡطَٰنٗا مَّرِيدٗا ١١٧

Orang-orang musyrik ketika berdo’a, mereka menyebut nama tuhan-tuhan selain Allah. Mereka menyebut nama-nama berhala. Nama-nama yang mereka sebut itu hanyalah setan yang terkutuk.

4:118

لَّعَنَهُ ٱللَّهُۘ وَقَالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنۡ عِبَادِكَ نَصِيبٗا مَّفۡرُوضٗا ١١٨

Allah melaknat orang yang ketika berdo’a menyebut nama berhala. Setan berujar: “Wahai Tuhan, sungguh aku akan menjadikan sebagian dari hamba-hamba-Mu berbuat syirik sebagai dosa yang pasti mereka lakukan.

4:119

وَلَأُضِلَّنَّهُمۡ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمۡ وَلَأٓمُرَنَّهُمۡ فَلَيُبَتِّكُنَّ ءَاذَانَ ٱلۡأَنۡعَٰمِ وَلَأٓمُرَنَّهُمۡ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلۡقَ ٱللَّهِۚ وَمَن يَتَّخِذِ ٱلشَّيۡطَٰنَ وَلِيّٗا مِّن دُونِ ٱللَّهِ فَقَدۡ خَسِرَ خُسۡرَانٗا مُّبِينٗا ١١٩

Wahai Tuhan, sungguh aku akan sesatkan manusia. Aku munculkan angan-angan kosong pada diri mereka. Aku suruh manusia berbuat sesat, sehingga mereka kelak akan memotong telinga-telinga hewan. Aku perintahkan kepada manusia untuk berbuat syirik, sehingga mereka mau mengubah ciptaan Allah.” Siapa saja yang menjadikan setan sebagai panutan selain Allah, sungguh ia telah menderita kerugian yang sangat nyata.

4:120

يَعِدُهُمۡ وَيُمَنِّيهِمۡۖ وَمَا يَعِدُهُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ إِلَّا غُرُورًا ١٢٠

Setan memberi janji kepada para pengikutnya dan melambungkan angan-angan kosong mereka. Janji-janji setan kepada manusia, semuanya palsu.

4:121

أُوْلَٰٓئِكَ مَأۡوَىٰهُمۡ جَهَنَّمُ وَلَا يَجِدُونَ عَنۡهَا مَحِيصٗا ١٢١

Tempat tinggal pengikut setan adalah neraka Jahanam. Mereka tidak akan menemukan jalan keluar dari Jahanam.

4:122

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ سَنُدۡخِلُهُمۡ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدٗاۖ وَعۡدَ ٱللَّهِ حَقّٗاۚ وَمَنۡ أَصۡدَقُ مِنَ ٱللَّهِ قِيلٗا ١٢٢

Adapun orang-orang yang beriman dan beramal shalih akan dimasukkan ke dalam surga-surga, yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Penghuni surga kekal di dalamnya untuk selamanya. Janji Allah itu pasti benar. Siapakah yang lebih benar janjinya daripada Allah?

4:123

لَّيۡسَ بِأَمَانِيِّكُمۡ وَلَآ أَمَانِيِّ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِۗ مَن يَعۡمَلۡ سُوٓءٗا يُجۡزَ بِهِۦ وَلَا يَجِدۡ لَهُۥ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَلِيّٗا وَلَا نَصِيرٗا ١٢٣

Wahai kaum musyrik, jalan untuk mendapatkan surga bukanlah seperti angan-angan kalian dan bukan pula seperti angan-angan kaum Yahudi dan Nasrani. Siapa saja yang tetap melakukan dosa sampai sakaratul maut, pasti dia akan diberi hukuman. Dia tidak akan mendapatkan penolong dan pembela selain Allah.

4:124

وَمَن يَعۡمَلۡ مِنَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ مِن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤۡمِنٞ فَأُوْلَٰٓئِكَ يَدۡخُلُونَ ٱلۡجَنَّةَ وَلَا يُظۡلَمُونَ نَقِيرٗا ١٢٤

Siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan yang melakukan suatu amal shalih karena dorongan iman, mereka akan masuk ke dalam surga. Mereka tidak akan dikurangi pahalanya sedikit pun.

4:125

وَمَنۡ أَحۡسَنُ دِينٗا مِّمَّنۡ أَسۡلَمَ وَجۡهَهُۥ لِلَّهِ وَهُوَ مُحۡسِنٞ وَٱتَّبَعَ مِلَّةَ إِبۡرَٰهِيمَ حَنِيفٗاۗ وَٱتَّخَذَ ٱللَّهُ إِبۡرَٰهِيمَ خَلِيلٗا ١٢٥

Siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang menaati Islam karena Allah, beramal shalih dan mengikuti agama Ibrahim, agama tauhid? Allah telah menjadikan Ibrahim sebagai orang kepercayaan-Nya.

4:126

وَلِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۚ وَكَانَ ٱللَّهُ بِكُلِّ شَيۡءٖ مُّحِيطٗا ١٢٦

Semua yang ada di langit dan di bumi hanyalah milik Allah. Allah selalu mengawasi semua yang ada.

4:127

وَيَسۡتَفۡتُونَكَ فِي ٱلنِّسَآءِۖ قُلِ ٱللَّهُ يُفۡتِيكُمۡ فِيهِنَّ وَمَا يُتۡلَىٰ عَلَيۡكُمۡ فِي ٱلۡكِتَٰبِ فِي يَتَٰمَى ٱلنِّسَآءِ ٱلَّٰتِي لَا تُؤۡتُونَهُنَّ مَا كُتِبَ لَهُنَّ وَتَرۡغَبُونَ أَن تَنكِحُوهُنَّ وَٱلۡمُسۡتَضۡعَفِينَ مِنَ ٱلۡوِلۡدَٰنِ وَأَن تَقُومُواْ لِلۡيَتَٰمَىٰ بِٱلۡقِسۡطِۚ وَمَا تَفۡعَلُواْ مِنۡ خَيۡرٖ فَإِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِهِۦ عَلِيمٗا ١٢٧

Wahai Nabi, orang-orang mukmin minta fatwa kepadamu tentang hak waris bagi kaum perempuan. Katakanlah: “Wahai kaum mukmin, Allah memberi fatwa kepada kalian sebagaimana ayat-ayat Al-Qur’an yang dibacakan kepada kalian tentang hak waris bagi perempuan dan anak-anak yatim perempuan yang sebelumnya tidak kalian berikan bagian yang menjadi hak mereka. Kalian berkeinginan menikahi anak yatim perempuan yang berharta, dan kalian tidak mau memberikan waris kepada anak-anak yang masih kecil. Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum mukmin: “Hendaklah kalian mengurus anak-anak yatim dengan adil. Apapun kebaikan yang kalian lakukan, Allah senantiasa Maha Mengetahui.”

4:128

وَإِنِ ٱمۡرَأَةٌ خَافَتۡ مِنۢ بَعۡلِهَا نُشُوزًا أَوۡ إِعۡرَاضٗا فَلَا جُنَاحَ عَلَيۡهِمَآ أَن يُصۡلِحَا بَيۡنَهُمَا صُلۡحٗاۚ وَٱلصُّلۡحُ خَيۡرٞۗ وَأُحۡضِرَتِ ٱلۡأَنفُسُ ٱلشُّحَّۚ وَإِن تُحۡسِنُواْ وَتَتَّقُواْ فَإِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٗا ١٢٨

Seorang istri yang khawatir suaminya tidak memperhatikan kepentingan dirinya atau akan menceraikannya, suami-istri itu tidak berdosa untuk berdamai dengan sungguh-sungguh. Perdamaian itu lebih baik daripada perceraian, tetapi manusia berwatak kikir untuk berbuat baik. Wahai suami-istri, jika kalian berbuat baik dan taat kepada Allah, maka Allah Maha Mengetahui kebaikan kalian.

4:129

وَلَن تَسۡتَطِيعُوٓاْ أَن تَعۡدِلُواْ بَيۡنَ ٱلنِّسَآءِ وَلَوۡ حَرَصۡتُمۡۖ فَلَا تَمِيلُواْ كُلَّ ٱلۡمَيۡلِ فَتَذَرُوهَا كَٱلۡمُعَلَّقَةِۚ وَإِن تُصۡلِحُواْ وَتَتَّقُواْ فَإِنَّ ٱللَّهَ كَانَ غَفُورٗا رَّحِيمٗا ١٢٩

Wahai para suami, kalian tidak akan sanggup berbuat adil sepenuhnya kepada istri-istri kalian, sekalipun kalian sangat menginginkannya. Karena itu, kalian jangan condong kepada salah seorang istri kalian, lalu kalian tinggalkan istri yang lain tanpa menggilirnya. Kalian perlakukan dia seperti barang yang tidak berguna. Wahai suami-istri, jika kalian berdamai dan taat kepada Allah, maka Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada suami istri yang mau berdamai.

4:130

وَإِن يَتَفَرَّقَا يُغۡنِ ٱللَّهُ كُلّٗا مِّن سَعَتِهِۦۚ وَكَانَ ٱللَّهُ وَٰسِعًا حَكِيمٗا ١٣٠

Jika suami-istri bercerai, maka Allah akan memberikan kecukupan rezeki-Nya kepada masing-masing. Allah Mahaluas rahmat-Nya dan Mahabijaksana dalam mengatur syari’at untuk menyelesaikan perselisihan suami istri.

4:131

وَلِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ وَلَقَدۡ وَصَّيۡنَا ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ مِن قَبۡلِكُمۡ وَإِيَّاكُمۡ أَنِ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَۚ وَإِن تَكۡفُرُواْ فَإِنَّ لِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۚ وَكَانَ ٱللَّهُ غَنِيًّا حَمِيدٗا ١٣١

Semua yang ada di langit dan di bumi hanyalah milik Allah. Wahai kaum mukmin, Kami sungguh telah memerintahkan kepada kaum Yahudi dan Nasrani sebelum kalian, dan juga kepada kalian untuk taat kepada Allah. Jika mereka kafir, maka sesungguhnya semua yang ada di langit dan di bumi hanyalah milik Allah. Allah tidak memerlukan ketaatan manusia lagi Maha Terpuji sifat-sifat-Nya.

4:132

وَلِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلًا ١٣٢

Semua yang ada di langit dan di bumi hanyalah milik Allah. Allah cukup berkuasa atas semua makhluk-Nya.

4:133

إِن يَشَأۡ يُذۡهِبۡكُمۡ أَيُّهَا ٱلنَّاسُ وَيَأۡتِ بِـَٔاخَرِينَۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلَىٰ ذَٰلِكَ قَدِيرٗا ١٣٣

Wahai manusia, jika Allah menghendaki, niscaya Allah akan melenyapkan kalian dan menggantinya dengan generasi baru. Allah Mahakuasa berbuat demikian.

4:134

مَّن كَانَ يُرِيدُ ثَوَابَ ٱلدُّنۡيَا فَعِندَ ٱللَّهِ ثَوَابُ ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡأٓخِرَةِۚ وَكَانَ ٱللَّهُ سَمِيعَۢا بَصِيرٗا ١٣٤

Siapapun yang menginginkan balasan di dunia, sungguh Allah memiliki balasan di dunia dan balasan di akhirat. Allah Maha Mendengar semua yang kalian katakan dan Maha Mengetahui semua yang kalian perbuat.

4:135

۞ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُونُواْ قَوَّٰمِينَ بِٱلۡقِسۡطِ شُهَدَآءَ لِلَّهِ وَلَوۡ عَلَىٰٓ أَنفُسِكُمۡ أَوِ ٱلۡوَٰلِدَيۡنِ وَٱلۡأَقۡرَبِينَۚ إِن يَكُنۡ غَنِيًّا أَوۡ فَقِيرٗا فَٱللَّهُ أَوۡلَىٰ بِهِمَاۖ فَلَا تَتَّبِعُواْ ٱلۡهَوَىٰٓ أَن تَعۡدِلُواْۚ وَإِن تَلۡوُۥٓاْ أَوۡ تُعۡرِضُواْ فَإِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٗا ١٣٥

Wahai kaum mukmin, jadilah kalian penegak keadilan ketika memberi kesaksian karena Allah, sekalipun terhadap diri kalian sendiri, ibu bapak kalian atau kerabat dekat kalian. Jika kalian menjadi saksi bagi orang kaya atau miskin, maka hendaklah kalian berlaku adil, karena Allah lebih utama daripada golongan kaya maupun golongan miskin. Karena itu, janganlah kalian mengikuti hawa nafsu kalian, sehingga kalian berlaku tidak adil. Jika kalian merubah kesaksian atau merahasiakannya, maka Allah Maha Mengetahui semua perbuatan kalian.

4:136

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ ءَامِنُواْ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَٱلۡكِتَٰبِ ٱلَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَٱلۡكِتَٰبِ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ مِن قَبۡلُۚ وَمَن يَكۡفُرۡ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِ فَقَدۡ ضَلَّ ضَلَٰلَۢا بَعِيدًا ١٣٦

Wahai orang-orang yang beriman kepada ‘Isa, berimanlah kalian kepada Allah dan kepada Muhammad. Berimanlah juga kalian kepada Al-Qur’an, kitab yang telah diturunkan kepada Rasul-Nya dan Taurat serta Injil yang telah Allah turunkan sebelumnya. Siapa saja yang kafir kepada Allah dan para malaikat, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhirat, maka sungguh ia telah sangat jauh sesatnya.

4:137

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ثُمَّ كَفَرُواْ ثُمَّ ءَامَنُواْ ثُمَّ كَفَرُواْ ثُمَّ ٱزۡدَادُواْ كُفۡرٗا لَّمۡ يَكُنِ ٱللَّهُ لِيَغۡفِرَ لَهُمۡ وَلَا لِيَهۡدِيَهُمۡ سَبِيلَۢا ١٣٧

Orang-orang yang beriman, kemudian kafir, kemudian beriman, kemudian kembali kafir, kemudian bertambah keras kekafirannya, Allah tidak akan memberikan pengampunan kepada mereka. Allah tidak akan memberikan hidayah kepada mereka.

4:138

بَشِّرِ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ بِأَنَّ لَهُمۡ عَذَابًا أَلِيمًا ١٣٨

Wahai Muhammad, kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapatkan adzab yang sangat menyakitkan di akhirat.

4:139

ٱلَّذِينَ يَتَّخِذُونَ ٱلۡكَٰفِرِينَ أَوۡلِيَآءَ مِن دُونِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَۚ أَيَبۡتَغُونَ عِندَهُمُ ٱلۡعِزَّةَ فَإِنَّ ٱلۡعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعٗا ١٣٩

Orang-orang munafik yaitu orang-orang yang telah menjadikan orang-orang kafir sebagai teman kepercayaan melebihi kepercayaannya kepada orang-orang mukmin. Apakah orang-orang munafik ingin mendapat kejayaan bersama orang-orang kafir? Padahal semua kejayaan hanyalah milik Allah.

4:140

وَقَدۡ نَزَّلَ عَلَيۡكُمۡ فِي ٱلۡكِتَٰبِ أَنۡ إِذَا سَمِعۡتُمۡ ءَايَٰتِ ٱللَّهِ يُكۡفَرُ بِهَا وَيُسۡتَهۡزَأُ بِهَا فَلَا تَقۡعُدُواْ مَعَهُمۡ حَتَّىٰ يَخُوضُواْ فِي حَدِيثٍ غَيۡرِهِۦٓ إِنَّكُمۡ إِذٗا مِّثۡلُهُمۡۗ إِنَّ ٱللَّهَ جَامِعُ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ وَٱلۡكَٰفِرِينَ فِي جَهَنَّمَ جَمِيعًا ١٤٠

Wahai kaum mukmin, Allah telah memberikan penjelasan kepada kalian di dalam Al-Qur’an. Jika kalian mendengar olok-olokan orang-orang kafir terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, maka janganlah kalian duduk bersama mereka sampai mereka beralih ke pembicaraan yang lain. Karena jika kalian tetap duduk bersama mereka, berarti kalian sama dengan mereka. Allah akan mengumpulkan semua orang munafik dan orang kafir di dalam neraka Jahanam.

4:141

ٱلَّذِينَ يَتَرَبَّصُونَ بِكُمۡ فَإِن كَانَ لَكُمۡ فَتۡحٞ مِّنَ ٱللَّهِ قَالُوٓاْ أَلَمۡ نَكُن مَّعَكُمۡ وَإِن كَانَ لِلۡكَٰفِرِينَ نَصِيبٞ قَالُوٓاْ أَلَمۡ نَسۡتَحۡوِذۡ عَلَيۡكُمۡ وَنَمۡنَعۡكُم مِّنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَۚ فَٱللَّهُ يَحۡكُمُ بَيۡنَكُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۚ وَلَن يَجۡعَلَ ٱللَّهُ لِلۡكَٰفِرِينَ عَلَى ٱلۡمُؤۡمِنِينَ سَبِيلًا ١٤١

Wahai kaum mukmin, orang-orang munafik selalu mengharap musibah menimpa kalian. Jika kalian mendapatkan kemenangan dari Allah, orang-orang munafik berkata: “Wahai kaum mukmin, bukankah dahulu kalian bersama kami?” Akan tetapi, jika orang-orang kafir yang mendapatkan kemenangan, orang-orang munafik berkata: “Wahai orang-orang kafir, bukankah kalian dahulu telah kami beritahu tentang keadaan orang-orang mukmin, dan kami membela kalian menghadapi tantangan orang-orang mukmin?” Allah kelak akan mengadili kalian semua pada hari kiamat. Allah tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk mengalahkan kebenaran hujah orang-orang mukmin.

4:142

إِنَّ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ يُخَٰدِعُونَ ٱللَّهَ وَهُوَ خَٰدِعُهُمۡ وَإِذَا قَامُوٓاْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ قَامُواْ كُسَالَىٰ يُرَآءُونَ ٱلنَّاسَ وَلَا يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ إِلَّا قَلِيلٗا ١٤٢

Orang-orang munafik selalu menyangka dapat menipu Allah. Dan Allah menghancurkan tipu daya mereka. Apabila orang-orang munafik shalat, mereka melakukannya dengan bermalas-malasan karena sekadar ingin mencari pujian manusia. Kaum munafik itu sangat sedikit mengingat Allah.

4:143

مُّذَبۡذَبِينَ بَيۡنَ ذَٰلِكَ لَآ إِلَىٰ هَٰٓؤُلَآءِ وَلَآ إِلَىٰ هَٰٓؤُلَآءِۚ وَمَن يُضۡلِلِ ٱللَّهُ فَلَن تَجِدَ لَهُۥ سَبِيلٗا ١٤٣

Orang-orang munafik terombang-ambing antara keimanan dan kekafiran. Orang-orang munafik tidak termasuk golongan orang beriman dan tidak termasuk golongan kafir. Wahai Muhammad, siapa saja yang banyak berbuat dosa, lalu Allah jadikan ia sesat, engkau tidak akan mendapatkan cara untuk memberi hidayah keimanan kepadanya.

4:144

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَتَّخِذُواْ ٱلۡكَٰفِرِينَ أَوۡلِيَآءَ مِن دُونِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَۚ أَتُرِيدُونَ أَن تَجۡعَلُواْ لِلَّهِ عَلَيۡكُمۡ سُلۡطَٰنٗا مُّبِينًا ١٤٤

Wahai kaum mukmin, janganlah kalian menjadikan selain orang mukmin sebagai pemimpin kalian. Apakah kalian ingin Allah menimpakan siksa-Nya dengan terang-terangan kepada kalian, karena memilih orang kafir menjadi pemimpin kalian?

4:145

إِنَّ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ فِي ٱلدَّرۡكِ ٱلۡأَسۡفَلِ مِنَ ٱلنَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمۡ نَصِيرًا ١٤٥

Di akhirat kelak, orang-orang munafik berada di bagian neraka paling bawah. Mereka tidak akan mendapatkan seorang pun yang dapat menolong mereka dari siksa neraka.

4:146

إِلَّا ٱلَّذِينَ تَابُواْ وَأَصۡلَحُواْ وَٱعۡتَصَمُواْ بِٱللَّهِ وَأَخۡلَصُواْ دِينَهُمۡ لِلَّهِ فَأُوْلَٰٓئِكَ مَعَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَۖ وَسَوۡفَ يُؤۡتِ ٱللَّهُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ أَجۡرًا عَظِيمٗا ١٤٦

Adapun orang-orang yang bertaubat, beramal shalih, teguh dalam mengikuti agama Allah dan ikhlas melaksanakan syari’at agama mereka karena Allah, maka orang-orang itu termasuk golongan mukmin. Allah akan memberikan pahala yang sangat besar kepada orang-orang mukmin.

4:147

مَّا يَفۡعَلُ ٱللَّهُ بِعَذَابِكُمۡ إِن شَكَرۡتُمۡ وَءَامَنتُمۡۚ وَكَانَ ٱللَّهُ شَاكِرًا عَلِيمٗا ١٤٧

Wahai kaum mukmin, Allah tidak akan menimpakan adzab kepada kalian, jika kalian taat dan beriman kepada-Nya. Di akhirat kelak, Allah tetap memberikan pahala besar kepada kalian, sekalipun amal shalih kalian sedikit. Allah Maha Mengetahui keadaan kalian.

Larangan Menyakiti Hati

4:148

۞ لَّا يُحِبُّ ٱللَّهُ ٱلۡجَهۡرَ بِٱلسُّوٓءِ مِنَ ٱلۡقَوۡلِ إِلَّا مَن ظُلِمَۚ وَكَانَ ٱللَّهُ سَمِيعًا عَلِيمًا ١٤٨

Allah tidak menyukai perkataan yang menyakitkan hati orang lain. Adapun orang yang teraniaya boleh mengeluarkan perkataan yang menyakitkan hati ketika mengadukan perkaranya kepada hakim. Allah senantiasa Maha Mendengar pengaduan hamba-Nya lagi Maha Mengetahui pengaduan yang benar dan yang salah.

4:149

إِن تُبۡدُواْ خَيۡرًا أَوۡ تُخۡفُوهُ أَوۡ تَعۡفُواْ عَن سُوٓءٖ فَإِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَفُوّٗا قَدِيرًا ١٤٩

Wahai kaum mukmin, jika kalian menampakkan atau merahasiakan perbuatan baik, atau kalian memaafkan perbuatan yang tidak baik, maka Allah selalu Maha Pemberi maaf lagi Mahakuasa untuk menghukum orang yang bersalah.

Dampak Kekafiran dan Keimanan

4:150

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَكۡفُرُونَ بِٱللَّهِ وَرُسُلِهِۦ وَيُرِيدُونَ أَن يُفَرِّقُواْ بَيۡنَ ٱللَّهِ وَرُسُلِهِۦ وَيَقُولُونَ نُؤۡمِنُ بِبَعۡضٖ وَنَكۡفُرُ بِبَعۡضٖ وَيُرِيدُونَ أَن يَتَّخِذُواْ بَيۡنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا ١٥٠

Sungguh orang-orang Yahudi dan Nasrani kafir kepada Allah dan para rasul-Nya. Mereka bermaksud membuat agama yang tidak berasal dari Allah dan para rasul-Nya. Mereka berkata: “Kami beriman kepada sebagian nabi, tetapi kami kafir kepada sebagian nabi lainnya.” Orang-orang Yahudi dan Nasrani yang membuat agama sendiri itu bermaksud menyesatkan manusia dari agama Allah.

4:151

أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡكَٰفِرُونَ حَقّٗاۚ وَأَعۡتَدۡنَا لِلۡكَٰفِرِينَ عَذَابٗا مُّهِينٗا ١٥١

Orang-orang Yahudi dan Nasrani yang beriman kepada sebagian nabi, tetapi kafir kepada sebagian nabi lainnya adalah orang-orang kafir sejati. Di akhirat kelak Kami siapkan bagi mereka itu siksa yang amat menghinakan martabat mereka.

4:152

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ بِٱللَّهِ وَرُسُلِهِۦ وَلَمۡ يُفَرِّقُواْ بَيۡنَ أَحَدٖ مِّنۡهُمۡ أُوْلَٰٓئِكَ سَوۡفَ يُؤۡتِيهِمۡ أُجُورَهُمۡۚ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورٗا رَّحِيمٗا ١٥٢

Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan semua rasul-Nya serta mereka tidak mendustakan seorang rasul pun, maka mereka kelak memperoleh pahala surga. Allah senantiasa Maha Pengampun dan Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman kepada semua rasul-Nya.

Hukuman Allah untuk Kaum Yahudi yang Ingkar

4:153

يَسۡـَٔلُكَ أَهۡلُ ٱلۡكِتَٰبِ أَن تُنَزِّلَ عَلَيۡهِمۡ كِتَٰبٗا مِّنَ ٱلسَّمَآءِۚ فَقَدۡ سَأَلُواْ مُوسَىٰٓ أَكۡبَرَ مِن ذَٰلِكَ فَقَالُوٓاْ أَرِنَا ٱللَّهَ جَهۡرَةٗ فَأَخَذَتۡهُمُ ٱلصَّٰعِقَةُ بِظُلۡمِهِمۡۚ ثُمَّ ٱتَّخَذُواْ ٱلۡعِجۡلَ مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَتۡهُمُ ٱلۡبَيِّنَٰتُ فَعَفَوۡنَا عَن ذَٰلِكَۚ وَءَاتَيۡنَا مُوسَىٰ سُلۡطَٰنٗا مُّبِينٗا ١٥٣

Wahai Muhammad, kaum Yahudi meminta kepadamu agar kamu menurunkan sebuah kitab dari langit untuk mereka. Kaum Yahudi dahulu pernah meminta kepada Musa hal yang lebih besar dari itu. Mereka dahulu berkata: “Perlihatkanlah Allah dengan terang-terangan kepada kami.” Karena kezhaliman mereka itu, mereka disambar petir. Setelah datang bukti-bukti kebenaran kenabian Musa, kemudian mereka membuat patung anak sapi untuk disembah. Kami telah memaafkan perbuatan dosa mereka. Kami telah berikan mukjizat-mukjizat yang jelas kepada Musa.

4:154

وَرَفَعۡنَا فَوۡقَهُمُ ٱلطُّورَ بِمِيثَٰقِهِمۡ وَقُلۡنَا لَهُمُ ٱدۡخُلُواْ ٱلۡبَابَ سُجَّدٗا وَقُلۡنَا لَهُمۡ لَا تَعۡدُواْ فِي ٱلسَّبۡتِ وَأَخَذۡنَا مِنۡهُم مِّيثَٰقًا غَلِيظٗا ١٥٤

Bukit Thursina telah Kami angkat di atas kaum Musa untuk menjadi saksi atas janji mereka. Kami telah berfirman kepada kaum Musa: “Masuklah ke pintu negeri Palestin seraya bersujud.” Kami berfirman kepada mereka: “Janganlah kalian melakukan pelanggaran pada hari Sabat.” Kami telah adakan perjanjian yang kuat dengan kaum Musa.

4:155

فَبِمَا نَقۡضِهِم مِّيثَٰقَهُمۡ وَكُفۡرِهِم بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَقَتۡلِهِمُ ٱلۡأَنۢبِيَآءَ بِغَيۡرِ حَقّٖ وَقَوۡلِهِمۡ قُلُوبُنَا غُلۡفُۢۚ بَلۡ طَبَعَ ٱللَّهُ عَلَيۡهَا بِكُفۡرِهِمۡ فَلَا يُؤۡمِنُونَ إِلَّا قَلِيلٗا ١٥٥

Karena kaum Musa telah melanggar janji dan mereka telah ingkar kepada syari'at Allah serta telah membunuh beberapa nabi dengan dalih yang tidak benar, mereka berkata: "Hati kami telah tertutup untuk menerima kebenaran kenabian Musa." Bahkan karena dosa-dosa mereka, Allah kunci mati hati mereka, sehingga hanya sedikit saja keimanan mereka kepada ajaran Musa.

4:156

وَبِكُفۡرِهِمۡ وَقَوۡلِهِمۡ عَلَىٰ مَرۡيَمَ بُهۡتَٰنًا عَظِيمٗا ١٥٦

Kaum Musa telah kafir kepada ‘Isa. Mereka juga berdusta dengan menuduh Maryam berzina.

4:157

وَقَوۡلِهِمۡ إِنَّا قَتَلۡنَا ٱلۡمَسِيحَ عِيسَى ٱبۡنَ مَرۡيَمَ رَسُولَ ٱللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَٰكِن شُبِّهَ لَهُمۡۚ وَإِنَّ ٱلَّذِينَ ٱخۡتَلَفُواْ فِيهِ لَفِي شَكّٖ مِّنۡهُۚ مَا لَهُم بِهِۦ مِنۡ عِلۡمٍ إِلَّا ٱتِّبَاعَ ٱلظَّنِّۚ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينَۢا ١٥٧

Kaum Musa menjadi kafir karena mereka berkata: “Kami telah membunuh Al-Masih ‘Isa bin Maryam, seorang rasul Allah.” Padahal mereka dahulu tidak membunuhnya, mereka juga tidak menyalibnya, tetapi penglihatan merekalah yang tertipu. Kaum Musa yang kafir berselisih tentang kebenaran penyaliban ‘Isa. Hati mereka benar-benar penuh keraguan. Mereka pun tidak memiliki bukti kebenaran sedikit pun, mereka hanya menduga-duga. Mereka sebenarnya tidak yakin telah membunuh ‘Isa.

4:158

بَل رَّفَعَهُ ٱللَّهُ إِلَيۡهِۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمٗا ١٥٨

Allah benar-benar telah mengangkat ‘Isa ke hadirat-Nya. Allah Mahaperkasa menggagalkan tipu daya orang kafir dan Mahabijaksana menyelamatkan hamba-Nya.

4:159

وَإِن مِّنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ إِلَّا لَيُؤۡمِنَنَّ بِهِۦ قَبۡلَ مَوۡتِهِۦۖ وَيَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ يَكُونُ عَلَيۡهِمۡ شَهِيدٗا ١٥٩

Setiap orang Yahudi dan Nasrani kelak benar-benar akan beriman kepada ‘Isa ketika ‘Isa turun kembali ke dunia dan sebelum ‘Isa wafat. Pada hari kiamat ‘Isa menjadi saksi atas keimanan mereka.

4:160

فَبِظُلۡمٖ مِّنَ ٱلَّذِينَ هَادُواْ حَرَّمۡنَا عَلَيۡهِمۡ طَيِّبَٰتٍ أُحِلَّتۡ لَهُمۡ وَبِصَدِّهِمۡ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ كَثِيرٗا ١٦٠

Kami haramkan bagi orang-orang Yahudi hal-hal yang baik yang semula Kami halalkan bagi mereka, karena mereka berlaku zhalim dan banyak menyimpang dari ajaran nabinya.

4:161

وَأَخۡذِهِمُ ٱلرِّبَوٰاْ وَقَدۡ نُهُواْ عَنۡهُ وَأَكۡلِهِمۡ أَمۡوَٰلَ ٱلنَّاسِ بِٱلۡبَٰطِلِۚ وَأَعۡتَدۡنَا لِلۡكَٰفِرِينَ مِنۡهُمۡ عَذَابًا أَلِيمٗا ١٦١

Kaum Yahudi juga memungut riba, padahal mereka telah dilarang untuk memakan harta manusia dengan cara yang batil. Kami siapkan adzab yang sangat pedih bagi orang-orang kafir itu.

4:162

لَّٰكِنِ ٱلرَّٰسِخُونَ فِي ٱلۡعِلۡمِ مِنۡهُمۡ وَٱلۡمُؤۡمِنُونَ يُؤۡمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبۡلِكَۚ وَٱلۡمُقِيمِينَ ٱلصَّلَوٰةَۚ وَٱلۡمُؤۡتُونَ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱلۡمُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِ أُوْلَٰٓئِكَ سَنُؤۡتِيهِمۡ أَجۡرًا عَظِيمًا ١٦٢

Wahai Muhammad, di antara cendekiawan Yahudi, Nasrani dan orang-orang yang beriman kepada nabi sebelummu ada yang beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadamu dan Taurat serta Injil yang diturunkan sebelum kamu. Mereka melaksanakan shalat, mengeluarkan zakat, dan beriman kepada Allah dan hari akhirat. Mereka itu akan Kami beri pahala yang besar di akhirat.

Pokok-Pokok Agama Semua Rasul Sama

4:163

۞ إِنَّآ أَوۡحَيۡنَآ إِلَيۡكَ كَمَآ أَوۡحَيۡنَآ إِلَىٰ نُوحٖ وَٱلنَّبِيِّـۧنَ مِنۢ بَعۡدِهِۦۚ وَأَوۡحَيۡنَآ إِلَىٰٓ إِبۡرَٰهِيمَ وَإِسۡمَٰعِيلَ وَإِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَ وَٱلۡأَسۡبَاطِ وَعِيسَىٰ وَأَيُّوبَ وَيُونُسَ وَهَٰرُونَ وَسُلَيۡمَٰنَۚ وَءَاتَيۡنَا دَاوُۥدَ زَبُورٗا ١٦٣

Wahai Muhammad, Kami telah menurunkan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah menurunkan wahyu kepada Nuh dan kepada nabi-nabi sesudahnya. Kami telah menurunkan wahyu kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, ‘Isa, Ayyub, Yunus, Harun, Sulaiman. Kami juga telah menurunkan kitab Zabur kepada Dawud.

4:164

وَرُسُلٗا قَدۡ قَصَصۡنَٰهُمۡ عَلَيۡكَ مِن قَبۡلُ وَرُسُلٗا لَّمۡ نَقۡصُصۡهُمۡ عَلَيۡكَۚ وَكَلَّمَ ٱللَّهُ مُوسَىٰ تَكۡلِيمٗا ١٦٤

Wahai Muhammad, Kami juga telah menurunkan kitab kepada rasul-rasul sebelummu yang sebagian telah Kami ceritakan kepadamu dan sebagian lain tidak Kami ceritakan kepadamu. Allah benar-benar telah berbicara langsung kepada Musa.

4:165

رُّسُلٗا مُّبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَ لِئَلَّا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَى ٱللَّهِ حُجَّةُۢ بَعۡدَ ٱلرُّسُلِۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمٗا ١٦٥

Para rasul menyampaikan kabar gembira dan ancaman kepada umatnya agar kelak di akhirat tidak ada alasan bagi umat-umat para nabi itu untuk membantah Allah dengan mengatakan bahwa Allah tidak mengutus rasul-rasul-Nya kepada hamba-hamba-Nya. Allah Mahaperkasa menghukum kaum yang durhaka dan Mahabijaksana dalam memilih hamba-hamba-Nya yang dijadikan rasul.

4:166

لَّٰكِنِ ٱللَّهُ يَشۡهَدُ بِمَآ أَنزَلَ إِلَيۡكَۖ أَنزَلَهُۥ بِعِلۡمِهِۦۖ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ يَشۡهَدُونَۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ شَهِيدًا ١٦٦

Wahai Muhammad, Allah benar-benar menjadi saksi atas semua yang telah diturunkan kepadamu. Allah telah menurunkan Al-Qur’an kepadamu karena Dia mengetahui bahwa hanya kamulah yang patut menerima Al-Qur’an. Para malaikat juga menjadi saksi atas kebenaran Al-Qur’an. Cukuplah Allah sebagai saksi atas kebenaran kenabianmu.

4:167

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَصَدُّواْ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ قَدۡ ضَلُّواْ ضَلَٰلَۢا بَعِيدًا ١٦٧

Orang-orang kafir dan orang-orang yang menghalangi manusia untuk masuk Islam, sungguh mereka itu telah sangat jauh sesatnya.

4:168

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَظَلَمُواْ لَمۡ يَكُنِ ٱللَّهُ لِيَغۡفِرَ لَهُمۡ وَلَا لِيَهۡدِيَهُمۡ طَرِيقًا ١٦٨

Allah tidak akan memberi ampunan sedikit pun kepada orang-orang kafir dan orang-orang yang berbuat syirik. Mereka itu tidak akan mendapatkan hidayah dari Allah.

4:169

إِلَّا طَرِيقَ جَهَنَّمَ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدٗاۚ وَكَانَ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٗا ١٦٩

Orang-orang kafir dan orang-orang musyrik hanya memperoleh jalan menuju neraka Jahanam. Mereka akan menghuni neraka Jahanam untuk selamanya. Memasukkan mereka ke dalam neraka Jahanam adalah sangat mudah bagi Allah.

4:170

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ قَدۡ جَآءَكُمُ ٱلرَّسُولُ بِٱلۡحَقِّ مِن رَّبِّكُمۡ فَـَٔامِنُواْ خَيۡرٗا لَّكُمۡۚ وَإِن تَكۡفُرُواْ فَإِنَّ لِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمٗا ١٧٠

Wahai manusia, Muhammad telah datang kepada kalian sebagai seorang rasul Allah yang membawa Al-Qur’an dari Tuhan kalian. Karena itu, berimanlah kalian kepadanya. Beriman kepada Muhammad itu lebih baik bagi kalian. Jika kalian kafir kepada Muhammad, maka semua yang ada di langit dan di bumi hanyalah milik Allah. Allah Maha Mengetahui perbuatan kalian dan Mahabijaksana dalam menghukum kalian.

‘Isa dalam Al-Qur’an

4:171

يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ لَا تَغۡلُواْ فِي دِينِكُمۡ وَلَا تَقُولُواْ عَلَى ٱللَّهِ إِلَّا ٱلۡحَقَّۚ إِنَّمَا ٱلۡمَسِيحُ عِيسَى ٱبۡنُ مَرۡيَمَ رَسُولُ ٱللَّهِ وَكَلِمَتُهُۥٓ أَلۡقَىٰهَآ إِلَىٰ مَرۡيَمَ وَرُوحٞ مِّنۡهُۖ فَـَٔامِنُواْ بِٱللَّهِ وَرُسُلِهِۦۖ وَلَا تَقُولُواْ ثَلَٰثَةٌۚ ٱنتَهُواْ خَيۡرٗا لَّكُمۡۚ إِنَّمَا ٱللَّهُ إِلَٰهٞ وَٰحِدٞۖ سُبۡحَٰنَهُۥٓ أَن يَكُونَ لَهُۥ وَلَدٞۘ لَّهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلٗا ١٧١

Wahai kaum Yahudi dan Nasrani, janganlah kalian menambahkan sesuatu yang tidak diajarkan Allah dan Rasul-Nya pada agama kalian. Janganlah kalian mengatakan sesuatu yang tidak benar, lalu kalian atas namakan agama Allah. Al-Masih ‘Isa bin Maryam adalah utusan Allah dan titah-Nya. ‘Isa bin Maryam adalah ruh yang telah Allah berikan kepada Maryam. Karena itu, berimanlah kalian kepada Allah dan para rasul-Nya. Janganlah kalian mengatakan bahwa Allah itu tiga. Berhentilah kalian dari perkataan dusta itu. Hal itu lebih baik bagi kalian. Allah adalah Tuhan Yang Esa, Mahasuci Allah dari mempunyai anak. Semua yang ada di langit dan di bumi hanyalah milik-Nya. Cukuplah Allah sebagai saksi atas kebenaran keesaan-Nya.

4:172

لَّن يَسۡتَنكِفَ ٱلۡمَسِيحُ أَن يَكُونَ عَبۡدٗا لِّلَّهِ وَلَا ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ ٱلۡمُقَرَّبُونَۚ وَمَن يَسۡتَنكِفۡ عَنۡ عِبَادَتِهِۦ وَيَسۡتَكۡبِرۡ فَسَيَحۡشُرُهُمۡ إِلَيۡهِ جَمِيعٗا ١٧٢

‘Isa Al-Masih tidak merasa rendah diri untuk menjadi hamba Allah. Begitu juga para malaikat yang dekat kepada-Nya. Siapa saja yang merasa rendah diri sebagai hamba Allah, dan merasa enggan taat kepada-Nya, pada hari akhirat kelak Allah akan mengembalikan semua manusia kepada-Nya.

4:173

فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَيُوَفِّيهِمۡ أُجُورَهُمۡ وَيَزِيدُهُم مِّن فَضۡلِهِۦۖ وَأَمَّا ٱلَّذِينَ ٱسۡتَنكَفُواْ وَٱسۡتَكۡبَرُواْ فَيُعَذِّبُهُمۡ عَذَابًا أَلِيمٗا وَلَا يَجِدُونَ لَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ وَلِيّٗا وَلَا نَصِيرٗا ١٧٣

Adapun orang-orang yang beriman dan beramal shalih, maka Allah akan menyempurnakan pahala surga bagi mereka. Allah akan menambahkan rahmat-Nya kepada mereka. Adapun orang-orang yang merasa rendah diri sebagai hamba Allah dan enggan taat kepada-Nya, Allah akan menimpakan adzab kepada mereka dengan adzab yang pedih. Mereka tidak akan mendapat pembela dan penolong selain Allah dari siksa neraka di akhirat.

4:174

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ قَدۡ جَآءَكُم بُرۡهَٰنٞ مِّن رَّبِّكُمۡ وَأَنزَلۡنَآ إِلَيۡكُمۡ نُورٗا مُّبِينٗا ١٧٤

Wahai manusia, telah datang kepada kalian bukti kebenaran kenabian Muhammad dari Tuhan kalian. Kami telah turunkan Al-Qur’an kepada kalian sebagai suatu kebenaran yang jelas dan mudah dipahami.

4:175

فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ بِٱللَّهِ وَٱعۡتَصَمُواْ بِهِۦ فَسَيُدۡخِلُهُمۡ فِي رَحۡمَةٖ مِّنۡهُ وَفَضۡلٖ وَيَهۡدِيهِمۡ إِلَيۡهِ صِرَٰطٗا مُّسۡتَقِيمٗا ١٧٥

Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti Islam dengan teguh, Allah akan memasukkan mereka ke dalam surga. Mereka akan mendapatkan pahala-Nya. Allah akan memberikan hidayah kepada mereka untuk melaksanakan Islam.

Waris bagi Saudara Perempuan Tunggal

4:176

يَسۡتَفۡتُونَكَ قُلِ ٱللَّهُ يُفۡتِيكُمۡ فِي ٱلۡكَلَٰلَةِۚ إِنِ ٱمۡرُؤٌاْ هَلَكَ لَيۡسَ لَهُۥ وَلَدٞ وَلَهُۥٓ أُخۡتٞ فَلَهَا نِصۡفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ إِن لَّمۡ يَكُن لَّهَا وَلَدٞۚ فَإِن كَانَتَا ٱثۡنَتَيۡنِ فَلَهُمَا ٱلثُّلُثَانِ مِمَّا تَرَكَۚ وَإِن كَانُوٓاْ إِخۡوَةٗ رِّجَالٗا وَنِسَآءٗ فَلِلذَّكَرِ مِثۡلُ حَظِّ ٱلۡأُنثَيَيۡنِۗ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمۡ أَن تَضِلُّواْۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمُۢ ١٧٦

Wahai Muhammad, orang-orang mukmin minta fatwa kepadamu tentang waris bagi saudara perempuan tunggal. Katakanlah: “Wahai kaum mukmin, Allah memberikan fatwa kepada kalian dalam perkara saudara perempuan tunggal yang menjadi ahli waris. Seseorang meninggal dunia tanpa meninggalkan anak, tetapi dia hanya mempunyai seorang saudara perempuan, bagi seorang perempuan sebatang kara itu memperoleh separuh harta waris yang ditinggalkan saudaranya. Bila seorang perempuan meninggal dunia tanpa meninggalkan anak, sedang ahli warisnya hanya seorang saudara laki-laki sebatang kara, maka ia mewarisi seluruh harta perempuan itu. Apabila ahli waris hanya terdiri dari dua saudara perempuan, maka kedua ahli waris itu mendapat bagian dua pertiga harta yang ditinggalkan oleh saudara laki-lakinya. Jika ahli waris yang ditinggalkan ada beberapa orang saudara laki-laki dan perempuan, bagian laki-laki dua kali bagian perempuan. Allah menerangkan kepada kalian dengan jelas dan mudah supaya kalian tidak tersesat. Allah Maha Mengetahui apa saja yang menjadi kepentingan kalian.”