Aturan Talak dan Iddah · 65:1–7

65:4

وَٱلَّٰٓـِٔي يَئِسۡنَ مِنَ ٱلۡمَحِيضِ مِن نِّسَآئِكُمۡ إِنِ ٱرۡتَبۡتُمۡ فَعِدَّتُهُنَّ ثَلَٰثَةُ أَشۡهُرٖ وَٱلَّٰٓـِٔي لَمۡ يَحِضۡنَۚ وَأُوْلَٰتُ ٱلۡأَحۡمَالِ أَجَلُهُنَّ أَن يَضَعۡنَ حَمۡلَهُنَّۚ وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجۡعَل لَّهُۥ مِنۡ أَمۡرِهِۦ يُسۡرٗا ٤

Masa ‘iddah bagi perempuan-perempuan yang sudah tidak dapat haidh lagi, jika kalian ragu menghitung masa ‘iddahnya, maka hitunglah masa ‘iddahnya tiga bulan. Begitu pula bagi perempuan-perempuan yang memang tidak berhaidh. Masa ‘iddah bagi perempuan-perempuan yang hamil adalah setelah melahirkan anaknya. Siapa saja yang taat kepada Allah dan bertauhid, Allah pasti memudahkan semua urusannya.

Baca dalam Surah Aṭ-Ṭalāq →